MARI SELAMATKAN AL-AQSHA

Konferensi Internasional Al-Aqsha Haqquna:

AKSI NYATA MENGEMBALIKAN MASJID AL-AQSHA KE PANGKUAN UMAT ISLAM

Waktu :
Day / Date : Thusday, 20 Sya’ban 1429 H. / August 21st 2008 M.
Local time  : 09.00 – 17.00 WIB.
Tempat : (Alternative) :
Audhitorium Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta
on Medan Merdeka Barat Street, No. 4-5 Jakarta, Indonesian.

PANITIA PELAKSANA :

JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH)

Sekretariat Pusat :

Pesantren Al-Fatah

Jl. Pesantren 1 Rt 02/05 Pasirangin, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat 16820

Telp. : 021-8249833, 081310460021

e-mail : ajlamaahhizbullah@yahoo.co.id

Maksud dan Tujuan:

  • Menyamakan persepsi umat Islam Internasional tentang pentingnya mewujudkan solidaritas bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel
  • Membangun jaringan (networking) umat Islam Internasional untuk mewujudkan solidaritas bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel
  • Menggalang aksi nyata umat Islam Internasional bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel.

Bentuk Kegiatan:

  • Konferensi Internasional sehari bersifat terbuka dan terbatas
  • Pameran Foto Perjuangan Al-Aqsha dan Dunia Islam
  • Menggalang dana bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha
  • Penandatanganan komitmen bersama pimpinan umat Islam Internasional bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha

Info lebih jelas akan saya paparkan di sini jika sudah ada data yang lengkap. atau hubungi saja telp diatas

Undangan belum saya Edit, nanti anda bisa download di sini.

About these ads

44 Balasan ke MARI SELAMATKAN AL-AQSHA

  1. HambaMu mengatakan:

    Memang bagus mengadakan acara ini, undangannya gratis enggak?. Kenapa kita nggek perangi aja tuh israel.

  2. Tendi Rahmat mengatakan:

    insyaallah kami dari Tasikmalaya siap mendukung dengan harta dan jiwa

  3. Tendi Rahmat mengatakan:

    alhamdulillah dapat surat dari imaamul muslimin, Insya Allah segera di persiapkan….

  4. zurick zaryan mengatakan:

    Ass. Kang Tendi Rahmat.
    Kata kang Topan Kang tendi bisa aktif atuh di blog ini untuk menjawab comment atau mengirim naskah, berita ke sini.

  5. Tendi Rahmat mengatakan:

    Insyaallah, kalau skedar jawab comment atau kirim naskah bisa di jadwalkan.

  6. YAHUDI SIALAN mengatakan:

    DEWA dan YAHUDI (I)

    TULISAN INI DI COPY ‘n’ PASTE DARI SEBUAH MILIST, Tingkat acurasi nya ? I really2 don’t know, juz read and think ! sukur2 lo sempet ngecek ke berbagai sumber

    Ternyata, salah satu grup musik papan atas di
    Indonesia yaitu DEWA telah secara konsisten
    menyebarkan simbol Yahudi dari mulai album pertama
    mereka DEWA 19 (1992), TERBAIK-TERBAIK (1995), THE
    BEST OF DEWA 19 (1999), BINTANG LIMA (2000), CINTAILAH
    CINTA (2002), ATAS NAMA CINTA I & II
    ( 2004), dan LASKAR CINTA (2004)

    Simbol Yahudi dengan cerdik diletakkan dengan berbagai
    cara dan hanya bisa dilihat dengan cara cara tertentu.
    Ada yang dibuat terbalik, disamarkan, diputar dan
    hanya bisa dibaca didepan cermin

    Sebelum membahas lebih jauh tentang simbol, kita perlu
    ketahui siapa sebenarnya Ahmad Dhani Manaf, sang
    komadan grup musik ini.

    Dalam Album Laskar Cinta, Dhani menulis sebagai
    berikut :

    DHANI THANKS TO : ….., JAN PIETER FREDERICH KOHLER (
    THANKS FOR THE GEN ) …, Siapakah JAN PIETER
    FREDERICH KOHLER??

    Merunut silsilah keluarga, pemilik nama tersebut
    ternyata ayah dari ibu kandung Ahmad Dhani, alias
    kakeknya. Ibunya sendiri bernama Joyce Theresia Pamela
    Kohler. Jan Pieter Frederich Kohler adalah orang
    Yahudi Jerman.

    Secara jujur Dhani berterima kasih atas gen Yahudi
    yang ia terima dari sang kakek. (THANKS FOR THE GEN).
    Bisa jadi karena kebanggaannya mewarisi gen dari
    opa-nya.

    A. SIMBOL-SIMBOL YAHUDI YANG BANYAK TERDAPAT PADA
    ALBUM DEWA:
    1) Dhani sering tampil dipanggung dengan memakai
    kalung Bintang David (simbol Zionis-Israel).

    2) Pada cover album pertama DEWA 19, terdapat gambar
    Piramida Tak Sempurna (Unfinished Pyramid). Piramida
    tersebut terpancung dibagian ujungnya. Lambang
    tersebut sudah dikenal luas sebagai salah satu lambang
    Yahudi (lambang gerakan Masonis – salah satu
    organisasi Yahudi, dan juga lambang tsb pada uang 1
    dollar Amerika). Dan untuk diingat, dalam
    mitologi Judaisme angka “19″ dikenal sebagai “Dark
    Star” (Bintang Kegelapan).

    Jika dicermati dengan seksama, cobalah untuk
    memperbesar gambar puncak pyramid yang ditutupi kabut
    (misalnya dengan program Windows Picture & Fax Viewer,
    puncak piramid itu di zoom-in (+) beberapa kali), maka
    terlihat dipuncak piramid itu-walau agak samar, ada
    sesuatu yang tidak lancip, malah berwarna gelap yang
    cenderung berbentuk bulat yang bisa jadi merupakan
    bola, lingkaran, atau juga bisa sebuah mata.

    3) Dalam album “TERBAIK TERBAIK”, Pertama, secara
    jelas dimuat simbol Dewa Ra (Dewa matahari dalam
    mitologi Mesir Kuno). Dalam agama Yahudi (Judaisme)
    Dewa Ra diklaim sebagi salah satu Tuhan mereka. Pada
    Sinagog (rumah ibadah Yahudi) lambang ini lazim di
    pajang.

    Kedua, terdapat pula lembaran satu Protocol Of Zions
    (Ayat-ayat Iblis) dalam bahasa Ibrani. Untuk
    menyamarkan, Protocol of Zions dalam cover album ini
    diletakkan secara terbalik horizontal. Yang sisi kiri
    dipindah kekanan dan sebaliknya. Untuk membacanya
    hadapkan dulu ke depan cermin.

    Ketiga, terdapat foto empat personil Dewa tengah
    berdiri dibawah gambar lingkaran dengan satu titik di
    tengahnya (Circle with a dot), gambar ini dikenal
    sebagai symboll occultism/organ perempuan yang
    merupakan gerakan pemuja setan dan dianggap juga
    sebagai penjelmaan simbol mata setan(The Evil Eye),.
    Berikut ini cuplikan dari Bulletin Masonis (organisasi
    Yahudi):

    Since the Satanist worships the Sex Act, he must have
    a symbol of the female organ, to go along with male
    organ- the Obelisk. And , indeed, Satanist do have a
    symbol of the female organ – the Circle. And, when a
    point is added to the middle of the circle, you have
    the complete sex act, the male being the point and the
    female being the circle (Point With A Circle” Masonic
    Short Talk Bulletin, August, 1931, Vol.9,No.8,
    Reprinted July,1990, p.4)

    Bagi anda pengguna Macromedia Fontographer 4.11/9/99.
    Anda bisa lihat Occult Symbol yang berpola huruf
    Ibrani, terdapat “circle with a dot”

    4) Dalam cover Album THE BEST OF DEWA 19 (1999),
    Pertama, Secara kasat mata ada dua lambang yang
    dimuat: adalah tulisan tangan italic yang ditumpuk
    jadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis
    horizontal, satunya lagi vertical, dan saling
    bersilangan seperti salib miring.
    Cover berbentuk horizontal ini baru memiliki arti jika
    diberdirikan atau diputar 90 derajat kearah kiri
    (lihat tanda panah biru di sudut kanan bawah cover
    tsb, itu bukan sekedar gambar panah tapi suatu
    instruksi) agar ‘pesan’nya sampai. Dikepala salib
    terdapat gambar personil Dewa yang
    jika dicermati membentuk sebuah bulatan. Ini sama
    dengan symbol okultisme yang terdapat dalam lambang
    Dewa Horus.
    Kedua, Juga dicover depan. Di sudut kiri bawah ada
    gambar kepala seorang gadis dengan rambut panjang
    terurai, dikepala si gadis seolah ada pusaran air.
    Jika diperbesar maka akan terlihat bahwa “pusaran air”
    dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari
    Dewa Horus.

    Ketiga, dipermukaan cakram digital (CD) juga berisi
    symbol okultisme Dewa Horus (juga ada tanda panahnya)

    Keempat, dicover yang berisi lirik lagupun, jika di
    rotasi 90 derajat akan terlihat simbol yang sama.
    Garis putih yang ada diatasnya hanya sebagai
    ‘pengelabuan’, namun intinya adalah garis saling
    menyilang seperti salib dengan lingkaran di bagian
    atasnya

    5) Dalam cover Album BINTANG LIMA (2000), Gambar sayap
    dengan hati di tengah dimuat utuh dengan latar
    belakang empat personil Dewa. Simbol ini lajim
    dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan
    Teosofie Yahudi. Ritual pengikut Teosofi biasanya
    mengadakan upacara pemanggilan arwah atau jin.

    6) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA (2002),
    Pertama, Cover depan album ini memuat secara menyolok
    simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam
    Mitologi Mesir Kuno yang diklaim sebagai salah satu
    dewa mereka.

    Kedua, Dicover dalam juga ada simbol yang sekilas
    mirip mata, yang merupakan contekan habis salah satu
    simbol yang terdapat dalam buku The secrect Language
    of Symbol yang disarikan dari kitab Yahudi, Taurat.
    Simbol ini biasa disebut Femina Geni Vegia atau
    kelamin perempuan.

    Ketiga, Dibagian lain juga ada gambar mata setan.

    Keempat, Dipiringan disc-nya jika dicermati bergambar
    kepala burung dengan simbol mata Horus. Yang merupakan
    salah satu simbol dari gerakan freemasonry.

    7) Dalam cover Album CINTAILAH CINTA I & II (2004),
    Lambang sayap yang merupakan lambang resmi Dewa dimuat
    dalam album live ini dengan latar belakang hitam
    kelam. Seperti hal nya Album Bintang Lima (2000),
    album ini juga mengunakan sayap simbol Teosofi dengan
    makna yang sama.

    8) Album : LASKAR CINTA (2004), Inilah album ke
    tujuh Dewa yang akhirnya menjadi “batu sandungan” dan
    membuka selubung semua album-album dewa sebelumnya
    yang sarat dengan kampanye symbol dan lambang Yahudi

    Tipologi huruf “Laskar Cinta” yang dibalik, ternyata
    diambil dari huruf Ibrani (huruf yang digunakan dalam
    Kitab Yahudi)

    Gambar siluet wajah Ahmad Dhani pakai peci dengan
    tulisan berpola Arabic bertuliskan “Ahmad”. Benarkah
    bertuliskan Ahmad??, mengapa huruf alif-nya ada
    cabang? Padahal alif itu lurus tidak bercabang. Jelas
    bukan suatu kekhilafan. Jika gambar itu dibalik 180
    derajat, tulisan Arabic yang semula seakan berbunyi
    “Ahmad” menjadi huruf Arabic yang terdiri
    dari konsonan semua dengan huruf : YHWH, alias
    “YaHWeh, alias Tuhan Tertinggi Yahudi. Believe it or
    Not??

    PERCAYA ATO NGGAK TERSERAH ELO …..!

  7. Ahmad dhani mengatakan:

    Umat Islam Harus Bersatu

    Jumat, 10/10/2008

    Umat Islam diminta waspada terkait situasi pascakerusuhan di Monas, Ahad (1/6) lalu. Situasi yang berkembang saat ini dinilai sudah bergeser menjadi ajang adu domba sesama penganut Islam. Anggota Forum Peduli Umat dan Bangsa (FPUB), Ferry Nur, berharap umat cerdas agar tidak mudah tersulut provokasi yang merugikan. ”Siapa yang untung dari pertikaian antara Ansor dan Front Pembela Islam (FPI). Ansor penganut Islam, FPI juga Islam. Mereka jangan mau diadu domba oleh pihak lain,” kata Ferry, Rabu (4/6).
    Daripada saling serang, Sekjen Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA) ini mengimbau umat bersatu dan menjaga ukhuwah. ”FPUB menyeru umat merapatkan barisan.” Koordinator FPUB, KH Fikri Bareno, merasa heran perbedaan perlakuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus Monas. ”Saya bangga setelah insiden Monas, Presiden berpidato dengan gagah, menyesalkan kejadian itu. Tapi, mengapa Presiden tak berpidato segagah dan setegas itu dalam hal pembubaran Ahmadiyah?”
    Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, dengan tegas mengatakan tak boleh ada badan otonom ataupun lembaga-lembaga di bawah NU yang mendesak pembubaran FPI. Pembubaran FPI merupakan domain negara. ”Itu tidak dalam kapasitas aturan NU,” katanya di Makkah. Hasyim juga tidak menampik bahwa Ahmadiyah merupakan aliran sesat yang menyimpang dari Islam. ”Yang penting itu caranya. Dia (Ahmadiyah) kan masih nongkrong di kaum Muslimin. Tentu harus dihadapi dengan dakwah. Karena keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan kekerasan,” katanya.
    Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Syuhada Bahri, mengimbau para tokoh dan pemimpin masyarakat tidak mudah diadu domba. ”DDII tak menyetujui segala bentuk provokasi yang menimbulkan aksi kekerasan.”
    Ketua DPR, Agung Laksono, menambahkan, potensi konflik horizontal sesama umat pascainsiden sangat besar. Apalagi, situasi politik saat ini sedang panas-panasnya menjelang Pemilu 2009. Karena itu, dia meminta semua pimpinan ormas menahan diri dan meredam aksi. Dan yang terpenting, surat keputusan bersama (SKB) soal Ahmadiyah harus segera terbit. ”Kami harap pemerintah percepat ambil keputusan.” Namun, jangan sampai keputusan itu menimbulkan efek, sehingga ada peluang masyarakat main hakim sendiri. ”Masyarakat banyak yang ingin Ahmadiyah bubar karena menyimpang dari agama. Pemerintah harus menyikapi aspirasi ini dengan bijaksana.”
    Wasekjen DPP PPP, Teuku Taufiqulhadi, yakin jika pemerintah tidak bersikap tegas terhadap Ahmadiyah, di belakang hari akan muncul anggota masyarakat lain menggantikan FPI. ”Posisi FPI dalam kasus Ahmadiyah adalah posisi kebanyakan kaum Muslim Indonesia.”
    Ketua Umum Persis, KH Shiddiq Amien, meminta pemerintah tegas terhadap Ahmadiyah. ”Tapi, kami juga mendesak semua pihak bisa menahan diri,” katanya di Bandung.
    Juru bicara Presiden, Andi Mallarangeng, menjelaskan, SKB Ahmadiyah masih dalam proses. ”Ini tak gampang dan mudah karena menyangkut masalah sensitif. Tapi, kami mencari keputusan yang tepat.”

    Sumber : [Republika.co.id]

  8. Ikhwan terpencar mengatakan:

    Kutipan Berita
    Rabbi Yahudi: Negara Israel adalah Kebohongan Setan
    Ikadi Online: Seorang penyiar Amerika, Niel Cavuto, melakukan wawancara dengan Rabbi (pendeta) Yahudi bernama Yisroel Weiss yang merupakan anggota kelompok Yahudi Bersatu Anti-Zionisme. Disiarkan oleh saluran televisi Amerika Fox News. Talk show ini – menurut para pengamat – adalah talk show terpenting yang diadakan sebuah saluruan televisi, dikarenakan dua sebab:

    Yang pertama: Siaran talk show ini memuat seruan dari seorang rabbi yahudi yang dengan tegas menyerukan pembubaran Negara Zionis; karena, menurutnya, pendirian negara itu adalah hal yang diharamkan dalam Taurat, dan juga karena keberadaan negara itu merusak segala hal (semua orang), termasuk Yahudi sendiri.

    Yang kedua: Siaran talk show ini ditayangkan oleh televisi Fox News, yang terkenal paling anti terhadap Islam.

    Karena itu, talk show ini merupakan persaksian penting dan berbobot, dari ahlinya sendiri. Baik yang diwawancarai, maupun saluran telavisi yang menyiarkannya, keduanya tidak berpihak kepada orang-orang Palestina ataupun orang-orang Islam.

    Inilah rincian wawancara tersebut:

    Yisroel Weiss (YW): Sesungguhnya pendirian Negara Israel meneriakan secara jelas dan eksplisit, KEBOHONGAN SETAN yang telah menipu orang-orang yang berniat baik di dunia ini, dan meyakinkan mereka dengan hal yang jahat serta menyebalkan, yang disebut dengan: Negara Yahudi.

    Kemudian dia menambahkan, “bahwa (adanya doktrin, red) Negara Israel segalanya bagi manusia, baik Yahudi maupun bukan Yahudi”. Namun sebenarnya, Pandangan ini telah menjadi kesepakatan sejak seratus tahun yang lalu. Yaitu sejak berdirinya Gerakan Zionisme, dengan merubah Agama Yahudi, dari Agama Ruhani, manjadi bentuk fisik yang memiliki tujuan rasialis, demi mendapatkan sepotong tanah. Dan seluruh referensi mengatakan, bahwa hal ini bertentangan dengan ajaran Agama Yahudi, dan diharamkan mutlak dalam Taurat, karena kita terusir karena perintah Allah!

    Cavuto: Apa yang mengahalangi agar kalian memiliki negara? Apa yang menjadi halangan kalian memiliki negeri dimana kalian berafiliasi? Apa yang menghalangi kalian memiliki pemerintahan?

    YW: Kami diharuskan tidak memiliki negara. Kami wajib hidup di antara semua bangsa, sebagaimana Bangsa Yahudi telah jalani selama lebih dari dua ribu tahun, sebagai penduduk yang tulus, menyembah Allah, dan bersifat penyayang!

    Kebalikan dari yang diyakini orang, bahwa perang ini (Perang Lebanon-Israel, red) bukanlah perang agama. Kami, dulu tinggal bersama komunitas muslim dan Arab tanpa perlu ada pengawasan dari PBB terhadap HAM.

    Cavuto: Perkenankan saya bertanya tentang hal ini wahai Rabbi, Apakah kehidupan Bangsa Yahudi dahulu lebih baik, sebelum berdirinya Negara Israel?

    YW: Ya. 100% Lebih baik! Di Palestina, kita memiliki sertifikat komunitas Yahudi yang hidup disana. Seperti komunitas-komunitas lain yang hidup di berbagai tempat. Mereka dahulu hidup harmonis. Dan mereka meminta PBB untuk mengakui hal itu, sebagaimana ditunjukan oleh dokumen-dokumen yang ada pada kami. Dimana salah seorang pendeta besar Yahudi berkata, “Kami tidak ingin Negara Yahudi.” Ketika diputuskan pendirian Negara Israel, maka dilupakanlah penduduk negeri itu, baik Muslimin, Nasrani ataupun Yahudi.

    Cavuto: Bagaimanapun juga, kalian tidak memiliki tanah air, tetapi kalian dahulu orang-orang asing yang menghadapi penindasan dan pembunuhan selama millennium yang lalu, khususnya 50 atau 60 tahun yang lalu?

    YW: Ada pembunuhan, karena gerakan anti-semit, tapi ada hal lain. Ketika anda memancing permusuhan anda menciptakan gerakan anti-semit lewat Gerakan Zionisme. Dengan kata lain, bahwa hal ini tidak terjadi begitu saja, tanpa sebab. Sehingga anda mengetuk pintu tetangga, lalu mengajak mereka untuk memusuhi Bangsa Semit.

    Cavuto: Anda seorang Yahudi Ortodox, sepengetahuan saya. Nah, apa pandangan Yahudi konservatif terhadap hal ini?

    YW: Pandangan yang dominan di kalangan Yahudi adalah, bahwa BENAR kita harus tidak memiliki negara. Tetapi negara telah berdiri, namun opini yang dibuat Zionisme mengatakan, bahwa orang-orang Arab ingin melemparkan setiap Yahudi ke laut, dan ada kedengkian yang tersembunyi terhadap Yahudi. Nah, opini tersebut membuat mereka bisa meyakinkan banyak orang Yahudi. Dan itu yang membuat mereka takut kembali ke negeri itu.

    Cavuto: Baik, anda tidak mingkin menyalahkan mereka. Itu benar. Maksud saya seperti Presiden Iran, yang mengatakan bahwa holocaust tidak pernah terjadi sama sekali. Kalau bisa, dia akan hancurkan Israel dan seluruh orang Yahudi?!

    YW: Ini adalah kebohongan yang nyata! Di Iran ada komunitas Yahudi, dan dia tidak membunuh mereka ketika ada kesempatan.

    Cavuto: Jadi anda tidak menangkap bahwa perkataannya bermakna, dia akan membunuh orang-orang Yahudi.

    YW: Dia hanya ingin membubarkan entitas politiknya. Kenyataannya, kami sekelompok Yahudi pergi mengunjungi Iran tahun lalu. Kami diterima oleh para pemimpin Iran. Kami bertemu dengan Wakil Presiden, karena Presiden Iran sedang ke Venezuela ketika itu. Kami juga bertemu dengan pemimpin-pemimpin agama. Dan mereka semua menjelaskan secara gamblang, bahwa mereka tidak dalam permusuhan dengan Yahudi.

    Cavuto: Jadi, anda berpandapat bahwa selama Negara Israel ada, dia (berdirinya Negara Israel, red) tidak akan mendatangkan kebaikan?

    YW: Orang yahudi menderita. Orang Palestina menderita. Kami berdoa, agar Negara Yahudi bubar secara damai.

    Cavuto: Sungguh mengejutkan, Pak Pendeta, ini pandangan yang jarang kita dengar!

    YW: Wawancara ini harus DISIARKAN ke seluruh dunia, secepat mungkin! Dan itu ada di hadapan anda. (fij/almujtm)

    dikutip dari link asli

  9. Marsela mengatakan:

    0 komentar
    Al-Quds akan Tetap Milik Ummat Islam Walau Dinodai dan Dikhianati

    [12/01/2008 ]

    Oleh : Nasher al-Fadlolah

    Harian Akhbar al-Kholij Bahrain24/7/2005

    Utusan pemerintah Amerika bergerak cepat menuju Israel dalam rangka proyeksi legalisasi perampokan tanah Palestina oleh Israel. Lebih khusus al-Quds yang merupakan gambaran nyata dari bentuk penganiayaan terhadap agama dan sejarah rakyat Palestina khususnya dan bangsa Arab pada umumnya.

    Apa yang terjadi di al-Quds merupakan penodaan terhadap Masjid al-Aqsha sebagai kiblat pertama bagi kaum muslimin dan merupakan tindakan profokatif terhadap simbol agama Islam. Amerika maupun yang lainnya sama sekali tidak berhak mengambil sebagian wilayah kaum muslimin untuk diberikannya kepada para penjajah dan pencaplok permukiman.

    Palestina adalah tanahnya para Nabi, Ibrahim, Dawud, Sulaiman, Musa, zakaria, Yahya dan Isa Alaihim Sala. (Ibrahim bukanlah yahudi, bukan juga Nashrani, akan tetapi dia itu adalah seorang yang lurus dan Islam, bukan juga ia termasuk orang-orang musyrik.(al-Imran 67)).

    Tanah Palestina yang di tengah-tengahnya ada Masjid al-Aqsha merupakan waqaf bagi semua generasi kaum muslimin. Allah telah mewaritskan tanah ini berikut apa yang ada diatasnya. Keadaanya tidak boleh dirubah, apakah itu oleh kongres Amerika, keputusan pemerintah Amerika yang zionis ataupun oleh pemerintah penjajah Israel. Sesuatu yang pasti tanah itu adalah tanah yang diberkahi, tanah Palestina.

    Sikap pemerintah Amerika melalui utusannya menunjukan keberpihakan mereka terhadap entitas zionis dan melambangkan koailisi yang abadi antara zionis dan Amerika. Sikap seperti ini satu bentuk dari perang dan permusuhan terhadap Islam dan kaum muslimin, tempat-tempat sucinya. Inilah siyarat yang jelas bagi setiap orang yang menggadaikan hidupnya kepada politik Amerika, apakah itu dari bangsa Palestina, Arab atau yang lainya. Tidak ada penggadaian pada Amerika karena mereka telah menampatkan posisinya untuk memerangi Arab dan kaum muslimin, yang telah mengangkat anak kesayaangan, menyokong dan melindungi musuh yang paling berbahaya yaitu Yahudi laknatullah.

    Setiap hari bangsa Palestina dibunuhi dengan senjata Amerika. Akan tetapi senantiasa Amerika menutupi aksi teroris ini secara politis, apakah itu ditingkat PBB atau ditingkat kongres Amerika sendiri. Pada saat dimana mereka menyatakan keseriusannya terhadap keputusan-keputusan PBB secara bohong dan dusta.

    Apakah ini tidak cukup untuk membangunkan dunia Arab dan Islam dari mati surinya? Agar mereka bangkit dan menyadari tentang pertempuran hakiki yang sedang berlangsung?.dan agar mereka bersatu padu di bawah bendera Islam.

    Apakah belum tiba masanya bagi pemerintahan Arab dan Islam untuk mengambil sikap yang jelas dan mengemban tanggung jawabnya menghadapi penghinaan terhadap tempat-tempat suci Islam, tempat isra nya Rasulallah SAW. Apakah tidak layak bagi Liga Arab dan OKI untuk berbuat sesuatu dan mengambil peran yang nyata sebagai ganti dari sikapnya yang diam dan membisu??

    Seharusnya dunia Arab dan Islam bersama rakyat mengambil langkah-langkah berikut ini. Kembali kepada Allah. Beriman bahwa Islam adalah pijakan pokok dalam menghadapi masalah Palestina dan dengan Islamlah kita menghadapi semua perkembangan terbaru ini. Mendidik ummat dan generasi penerusnya agar mempersiapkan secara ilmiah, pendidikan mereka dan ekonomi mereka, untuk menghadapi tantangan masa kini serta bahaya di sekeliling. Mendirikan sekolah-sekolah yang bebas dari intervensi Amerika dengan segala bentuknya. Dengan demikian akan terciptalah para pemimpin yang jujur yang dan berakhlak Rabbany yang sangat dibutuhkan oleh ummat sekarang ini, untuk mengembalikan kemuliannya.

    Hal-hal diatas harus harus didukung pula dengan SDM, pendanaan dan penyebaran informasi kepada seluruh rakyat Palestina. Pada saat yang sama kekuatan perlawanan nasional dan Islam muncul dan bangkit menghadapi semua kecongkakan dan kebiadaban Israel hingga di berikan kemanangan oleh Allah.

    Pada saat ini tidak layak bagi bangsa Palestina untuk memunculkan aliansi permusuhan atau serangan-serangan opini yang menampakan keputus asaan dan menyerah terhadap keadaan. Kemengan itu dijanjikan bagi kaum muslimin, insya Allah. Hal itu sudah diberitakan oleh hadits-hadits Nabi. Berita kemenangan bagi kaum muslimin tidak terbatas waktu, agar para mujahid terus berjuang sampai kemenangan diraihnya. Jika tidak hari ini mungkin besok.

    Agar bisa diketahui bersama, bahwa musibah itu adalah cobaan dari Allah untuk menguji kaum muslimin: (Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini , sehingga Dia menyisihkan yang buruk dari yang baik . Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya . Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar).

    Bersabarlah wahai ummat ini, beramallah, bersiaplah dan bertakwalah kepada Allah, insya Allah kemenangan akan datang.(asy/infopalestina).
    Diposkan oleh Al Aqsha Haqquna di 00:19 0 komentar
    Kedudukan al-Aqsha Dalam Islam

    [ 11/01/2008 ]

    Semenjak lama aku menyibukkan diri dalam pembahasan reorintasi yaitu mengembalikan segala sesuatu atau segala pekerjaan kepada awalnya.

    Sepanjang pengamatanku, kesalahan prilaku sebagian kaum muslimin dalam pekerjaanya atau ketidak tekunan mereka dalam pekerjaan, dikarenakan niat awal ketika mereka bekerja adalah ingin mendapatkan gaji yang yang sesuai dengan jenis pekarjaannya.

    Kita sering mendengar, ketika seseorang dikritik karena lalai atau tidak teliti dalam pekerjaanya, ia selalu mengaitkan alasannya itu dengan gaji yang ia terima setiap bulan. Ia berkata, “Aku bekerja sesuai dengan jumlah gajiku”. Perkataan ini sering kita dengar bahkan sudah menjadi hal yang biasa di antara sebagian pekerja kita.

    Kalaulah kita setuju dengan alasan mereka, kemudian kita teliti dan menghitung-hitung waktu yang digunakan oleh mereka dalam pekerjaanya, pasti kita akan menemukan bahwa, mayoritas mereka menghabiskan waktunya dengan ngobrol-ngobrol di telepon tidak karuan atau hanya sekedar minum teh. Bahkan banyak diantara mereka keluar dari kantor hanya untuk menghisap rokok karena mungkin ia seorang pecandu rokok. Ia tidak sabar untuk keluar menunggu hingga waktu pekerjaanya selesai.

    Kalau kita teliti waktu yang dipakai untuk bekerja oleh sebagian pegawai kebanyakannya dipakai sia-sia atau dipakai sesuatu yang tidak ada manfaatnya. Dari sini akan terungkap urgensinya reorientasi dalam prilaku akhlaq atau pekerjaan, supaya kita bisa terhindar dari kesalahan atau bisa tekun dalam pekerjaan. Sehingga kalaupun seandainya gaji kita ini pas-pasan, sebagaimana diungkapkan oleh sebagian pegawai kita, maka ketahuilah disana ada balasan yang akan diberikan oleh Allah, yaitu keberkahan dalam kesedikitan, kecukupan pada keluarga dan anak, ketentraman jiwa dan ketenangan hati.

    Itulah mukaddimah yang panjang yang mesti saya utarakan sebagai pengantar bagi masalah yang menjadi sentral pembicaraan ini, yaitu masalah Palestina dan Masjid al-Aqsha serta usaha-usaha yang dilakukan secara terus menerus oleh kelompok Yahudi radikal untuk menghancurkan al-Aqhsa dan membangun diatasnya Haikal.

    Dari awal saya katakan, masalah ini kalau kita mau mengurut ke pokok pangkalnya (reorientasi) adalah apa yang diucapkan oleh Yasir Arafat ketika ia menang dalam pemilu dan mau mendirikan negara Palestina. Ia mengatakan, dirinya sangat berkeinginan untuk menjadikan negara Palestina itu sebagai negara sekuler.

    Tapi coba lihat, katika Yahudi mau mendirikan negaranya, reorientasinya atas dasar agama. Oleh karena itu mereka menamakan negaranya dengan nama salah satu Nabi yang mulia, Ya’qub (Israil) alaihi salam. Inilah perbedaan cara pandang masalah Palestina menurut Yahudi dan Arab.

    Kalau seandainya masalah ini dikembalikan pada asalnya (awal pembebasan Palestina oleh Uamr bin Khottob atau pembebasan kembali oleh Shalahuddin al-Ayubi), maka bangsa arab tidak akan kehilangan sejengkal pun dari tanah Palestina yang penuh berkah ini.

    Dibawah ini ada beberapa hal yang akan mengembalikan masalah al-Aqsha ini kepada asalnya :

    1. Dari awal al-Qur’an telah memuat dokumen khusus tentang kepemilikan Palestina. Allah berfirman : “ Maha suci (Allah) yang telah mengisrakan hambanya pada waktu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang diberekahi sekelilingnya untuk kami lihatkan ayat-ayat kami, bahwasanya Dia itu Maha Mendengar dan Maha Melihat” (al-Isra ayat 1). Ayat yang mulia ini dibaca ketika shalat dan ketika kita membaca al-Qur’an. Hal ini menegaskan tidak sedikitpun keraguan bahwa Allah Ta’ala memberikan amanat kepada kaum muslimin untuk menjaga rumahNya yang suci ini, karena mereka mengakui semua nabi-nabi dan rasulNya atas Nabi kita alaihi shalatu wa salam. Sebagaimana mereka (kaum muslimin) mengimani semua kitab yang diturunkan sebelum terjadi perubahan oleh mereka. Allah telah memberikan amanah tanggung jawab, pemeliharaan, dan penjagaan dari setiap penodaan dan perubahan kepada kaum muslimin. Maka ayat ini merupakan dokumen yang selalu dibaca setiap hari dan malamnya, yang megingatkan kaum muslimin akan tanggung jawabnya terhadap Masjid al-Aqsha dan sekitarnya.

    2. Al-Aqsha adalah kiblat pertama bagi kaum muslimin, sebelum Allah memerintahkan mereka merubah arah kiblatnya ke Masjid al-Haram. Sebab yang paling kuat disyari’atkannya shalat menghadap Bait al-Maqdis adalah adanya berhala dan patung di Baitullah. Hingga suatu saat Allah memberikan idzin untuk menghadap ke Masjid al-Aqsha. Sebagaimana diriwayatkan tarikhnya dari Qotadah ia berkata : “ Dulu mereka dan Rasulalallah shalat mengahadap baet al-Maqdis sewaktu berada di Makkah sebelum Hijrah. Setelah hijrah Rasulallah shalat menghadap Bait al-Maqdis selama 16 bulan, kemudin Beliau shalat menghadap ka’bah (Baitullah al-Haram).

    3. Masjid al-Aqsha berada pada posisi ketiga dalam kedudukan dan keutamaannya di dalam Islam, setelah Masjid al-Haram di Makkah dan Masjid al-Nabawi di Madinah. Shalat di masjid tersebut pahalanya sama dengan 500 kali shalat di masjid biasa. Rasulalla bersabda : “Shalat di Masjid al-Haram sama dengan 100.000 shalat di amsjid lainya, dan shalat di Masjidku (masjid al-Nabawi) sama dengan 1000 shalat di masjid lainnya dan shalat di Masjid al-Aqsha sama dengan 500 shalat di Masjid lainnya (hadits Hasan riwayat al-Thabrani).

    4. Masjid al-Aqsha adalah salah satu masjid yang diperbolehkan niat khusus untuk melakukan ibadah di tempat itu, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, Muslim, Ibnu majah dan Abu Dawud dari Abu Hurairah ra. Ia berkata, “ Telah bersabda Rasulallah SAW. “Tidak boleh mengkhususkan melakukan perjalan kecuali kepada tiga masjid. yaitu, Masjid al-Haram, Masjid al-Nabawi dan Masjid al-Aqsha”. Hadits ini menunjukan ketinggian Masjid al-Aqsha di dalam Islam. Hadits itu juga menekankan pentingnya kaum muslimin memperhatikan Masjid al-Aqsha serta menekankan tanggung jawab dalam membela dan menjaga masjid tersebut. Tidak boleh membiarkan atau melalaikan Masjid al-Aqsha dikuasai oleh musuh.

    5. Dalam reorientasi masalah al-Aqsha, kita kembali menguak apa yang dilakukan Khalifah kedua, Umar Ibnu al-Khottob, yang telah melakukan perjalanan ke Palestina, ketika penduduk negeri itu mensyaratkan, bahwa yang menerima penyerahan Palestina harus Umar sendiri. Inilah satu-satunya negeri yang pada zaman Khalifah al-Rasysidin, penyerahan daerah penaklukannya diterima oleh seorang Khalifah secara langsung. (Filistin Dirasat Manhajiah fi al-Qodhiyah al-Filistiniyah/ DR. Muhsin Muhammad Shalih/hal.22). Umar Bin Khottob mengadakan perjanjian tertulis “al-Ahdah al-Umariyah” bahwa orang Nashrani telah mengamanahkan kepada Umar diri mereka, harta mereka, gereja mereka, keturunan mereka, orang-orang yang sakit diantara mereka, orang yang sembuhnya, dan semua kepercayaan di sana, untuk dijaga dan pelihara oleh pemerintahahan Islam (ibid hal.22)

    6. Komandan perang Shalahuddin al-Ayubi telah berjanji kepada dirinya, tidak akan tersenyum selama hidupnya sebelum membebaskan Bait al-Muqaddas dari kekuasaan tentara Salibis. Maka ia mempersiapkan niatnya itu pada tahun 583 H./4 Juli 1187. dan pada tanggal 27 Rajab tahun 573 H./2 Oktober 1187 Bait al-Maqdis dapat dibebaskan kembali dari penjajahan tentara Salibis, yang telah menjajahnya selama 88 tahun. Pemerintahan Islam telah berlaku di Palestina selama 1200 tahun, yaitu hingga tahun 1917. Masa terpanjang bagi suatu pemerintahan manapun di dunia ( ibid. hal. 25)

    7. Palestina adalah tempat dimana para shahabat Nabi, para tabi’in dan para ahli fiqh berdiam disana, diantara para shahabat adalah, Ubadah bin Shamit, Syadad bin Uwes, Usamah bin Zaid bin Haritsah, Dihyah al-Kalbi, Uwes bin Shamat. Diantara para tabi’in adalah, Raja bin Hayawiyah al-Kindi, salah seseorang keturunan Bisan (yang diisyaratkan oleh Sulaiman bin Abdul Malik sebagai orang yang loyal kepada kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz) diantara para tabi’in lain adalah Ubadah bin Nasi al-Kindi, Malik bin Dinar, dan al-Auza’i. Diantara para fuqoha misalnya, Ibrahim bin Adham, Laits bin Sa’ad (ulama Mesir), Abu Bakar al-Thurthusi, Abu Bakar al-Jurjani, Ibnu Qudamah al-Muqoddasi. Yang termasuk keturunan Palestina misalnya, Musa bin Nushair al-Lakhmi sang penakluk Andalusia. Ulama pertama yang ahli dalam ilmu kimia adalah Kholid bin Yazid al-Umawi (ibid. hal. 25-26).

    Inilah tulisan yang sangat ringkas tentang kedudukan al-Aqsha di dalam Islam serta tanggung jawab kaum muslimin terhadapnya, dimasa lalu ataupun masa sekarang.

    Tulisan Abdurrahman Ali al-Banfalah

    Harian berita al-Khalij al-Bahrain 15/5/2005
    Diposkan oleh Al Aqsha Haqquna di 00:17 0 komentar
    Menara Al-Quds Akan Lenyap

    [ 12/01/2008 ]

    Al-Quds adalah satu nama untuk suautu wilayah kabupaten yang menggambarkan wilayah yang paling suci diantara kota-kota lainya di Palestina. Al-Quds adalah nama yang menunjukan kesucian suatu kota termasuk di dalamnya bangunan-bangunan, tempat bersejarah lainya.

    Konflik Al-Quds adalah konflik yang paling tajam di dunia. Sejak ratusan tahun lalu, pertentangan al-Quds jadi lebih menarik bagi siapapun karena keistimewaan sejarahnya.

    Sejak pertama kali Israel menyerang kota Al-Quds, sudah kelihatan karakteristik pertempuran ini. Yaitu dari sisi kedudukan Al-Quds yang mempunyai peranan penting dalam sisi religi maupun historis bagi kedua belah pihak, Palestina, Israel dan bangsa Arab ataupun Islam.

    Sejak awal Al-Quds seudah menjadi pusat permukiman Yahudi Israel. Mereka telah membangun permukiman dan yahudisasi. Mereka menyusup ke Palestina dengan menjual agama, ekonomi, dan politik. Pada zaman pemerintahan Utsmaniyah mereka lebih giat lagi dalam penyusupan ke kantong-kantong al-Quds. Bahkan menjadikan al-Quds sebagai program sentralnya, terutama pada saat penjajahan Inggris terhadap Palestina dalam menjadikan al-Quds sebagai basis kota yahudi di dunia.

    Penjajahan inilah yang membuka pintu masuknya permukiman yahudi, lebih luas lagi, Mengakibatkan entitas Israel di Al-Quds semakin kuat. Maka melalui berbagai macam konspirasi dan kemudahan dari dunia internasional, jadilah Palestina terampas hak-haknya sejak tahun 1948.

    Meyahudikan Al-Quds adalah mimpi yahudi dan cita-cita tertingginya. Tidak mungkin bisa dirubah walau bagaimanapun keadaannya. Di Al-Quds lah dimulainya permukiman yahudi dan penyempurnaan lingkaran penjajahanya. Al-Quds adalah jantungnya zionis, dia adalah permata proyek zionisme dan sebagai cita-cita tertinggi mereka.

    Sebenarnya mereka sudah mencoba menguasai al-Quds dan Masjid Al-Aqsha secara penuh untuk penyempurnaan yahudisai mereka. Seperti menggabungkan Al-Quds secara administrative dan politis serta menjadikanya ibu kotaIsrael tak terbagi. Mereka telah menggusur 142.000 hektar tanah milik bangsa Arab. Di samping merampas empat perkampungan dan perkebunan milik Palestina di luar tembok rasial. Mereka juga menggabungkan 595 apartemen dan menyegel 437 sentral perdagangan dan sekolah perempuan Palestina yang menampung 300 siswi. Mereka mengambil paksa 80 % wilayah Palestina paska perang tahun 1948. Merek hancurkan 720 pertanian bangsa Arab di dalam pagar rasial. Melingkupi satu sekolah dan dua masjid serta mengusir 6000 penduduknya. Mereka juga menutup sejumlah lembaga dan yayasan Al-Quds diantaranya kantor pelayanan social di Al-Quds dan membungkam sejumlah organisasi bangsa Arab, seperti sejumlah lembaga pendidikan, rumah sakit atau mengalihkanya untuk membantu kantor social Israel.

    Sementara itu, penggalian terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha yang dilakukan organisasi Umana Haikal (penjaga haikal) adalah yang paling berbahaya dari semua kejahatan Israel. Penggalian mereka ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1967. mereka mulai menggali sejumlah rumah, sekolah dan masjid milik bangsa Arab dengan alasan mencari Haikal Sulaiman. Kemudian terus berlanjut hingga tahun 1968 di bawah masjid Al-Aqsha. Terowongan ini panjang dan dalam yang di dalamnya terdapat kuil Yahudi.

    Apa yang dilakukan Lembaga Israel saat ini kemungkinan dalam rangka mempercepat penguasaan mereka terhadap Masjid Al-aqsha atau yahudisasi al-Quds secara menyeluruh atau distrik kota lama secara khususnya. Dan perlu diingat, penggalian mereka di bawah Masjid Al-Aqsha ini berlangsung siang dan malam. Apa yang dilakukan Israel terakhir kali merupakan bagian dari keseleruhan rencana mereka.

    Israel berusaha menghancurkan Masjid Al-Aqsha serta kedudukanya dari hati kaum muslimin di timur dan baratnya. Mereka sangat berkepentingan untuk menyibukan kita dengan perpecahan dan kelemahan. Seluruh kaum muslimin saat ini dituntut untuk melakukan tanggung jawabnya. Tidak hanya mereka bertanggung jawan di depan Tuhanya dari penistaan dan dan penghancuran Masjid Al-Aqsha.

    Bukanlah organisasi yahudi sebagai satu-satunya yang bertanggung jawab atas yahudisasi Al-Quds dan masjid Al-Aqsha. Tetapi banyak factor dan sebab. Setelah Israel menjajah Al-Quds bagian timur, telah mengambil langkah secara langsung dan cepat untuk meyahudikan kota Al-Quds dari semua cara. Apakah masjid Al-Aqsha akan tetap ada dan menjadi menara cahaya bagi Islam dan kaum muslimin ? ataukah akan segera padam terkubur galian dan reruntuhan al-Aqsha. (asy/info palestina)

    DR. Yusuf Kamil Ibrahim, harian Palestina

    Diposkan oleh Al Aqsha Haqquna di 00:13 0 komentar
    Jumat, 2008 Januari 11
    Tempat-tempat Bersejarah di Al-Aqsha

    [Sabtu, 11/08/2008]

    http://www.infopalestina.com/ms/DataFiles%5CCache%5CTempImgs%5C2007%5C1%5Calquds_300_0.jpg Menara Babul Asbath.

    Bangunan ini terletak di sebelah utara al-Haram antara gerbang Hittah dan Gebang Al-Ashbath. Bangunan ini didirakan pada zaman Sultan Al-Muluk Al-Asyraf Sya’ban (764-778 H/1363-1376 M) yang dipimpin oleh Gubernur Saifuddin Qatlubigo tahun 769 H/1367 M. hal ini bisa diketahui dari prasasti yang ada di sana. Perlu disebutkan di sini bahwa menara ini terdiri dari delapan sudut, bukan empat sudut seperti biasanya. Bangunan ini mengalami perbaikan pada zaman kekhalifahan utsmaniyah dan diebntuk menyerupai selinder (bulat).

    Qubbah Al-Silsilah

    Bangunan ini terletak beberapa meter di sebelah timur Qubbah Sakhra. Qubbah Al-Silsilah ini dibangun oleh Khalifah Bani Umayah, Abdul Muluk bin Marwan (65-68 H/507-685 M) sementara Qubbah Sakhra dibangun antara tahun 66-72 H oleh Kholifah yang sama.

    Qubbah ini berdiri di atas bangunan segi enam yang ditopang oleh enam tiang. Bangunan ini dikelilingi oleh serambi yang terdiri dari 11 segi dan beradadi atas 11 tiang yang kokoh. Sebagaimana mihrab yang berada di sebelah selatanya.

    Dinamakan Qubbah Silsilah yang beraarti Qubbah rangkaian, karena adanya rangkaian cahaya yang tergantung dalamnya serta bisa dilihat dari luar. Rangkaian cahaya ini tergantung antara langit dan bumi.

    Bangunan ini pernah direnovasi sebanyak dua kali yaitu, pada masa kerajaan Mamlukiyah dan kekhalifahan Ustmaniyah. Yaitu pada masa Sulatn Al-Malik Al-Dzahir Bebres (658-676 H) dan Sultan Sulaiman Al-Qanuni (926-974).

    Menara Gerbang Silsilah

    Bangunan ini terletak di sebelah barat al-Haram al-Syarif, antara gerbang Silsilah dan Sekolah Al-Asurafiyah. Bangunan ini didirkan pada zaman Sultan Al-Nashir Muhammad bin Qalawan tepatnya pada tahun ketiga dari kesultanannya (741-809 H/ 1309-1340 M) berdasarkan perintah dari wakilnya, Al-Amir Saifuddin Tunkaz Al-Nashir ke enam tahun 730 H/1329 M. Tahun ini sesuai dengan prasasti yang terdapat di sebalh timurnya dari bangunan menara tersebut.

    Tulisan prasasti tersebut berbunyi : Bismillahirrahmaniraahim, menara ini dibangun atas perintah dari Sultan Al-Malik Al-Nashir pada tahun 730 H.

    Menara Al-Maghoribah

    Bangunan ini terletak di bagian barat daya dari al-Haram Al-Qudsi. Menara ini terkenal dengan kemegahanya yang dibangun oleh Hakim Syarifuddin Abdurrahman bin Al-Shahib salah seorang menteri dari sultan Fakhruddin Al-Kholili (4) Bangunan ini didirikan pada masa keemasanya Syarifuddin yang menjadi penjaga Al-Haramain al-Syarifain (di AL-Quds dan Hebron) tahun 677 H./7812 M. pada masa Sultan Al-Malik al-said Nashiruddin Barkat Khan (676-678 H)

    Qubbah Mi’raj

    Bangunan ini terletak di sebelah barat Qubbah Al-Shakhra agak miring ke belah utara. Pendirian bangunan ini terjadi pada masa keislaman, yaitu pada masa kesultanan Al-Ayubiyah tepatnya pada masa Sulatan Al-Amlik Al-Adil Saifuddin Abi Bakar (596-615 H/1200-1218 M) atas perintah dari Amir Al-Zanjili wali kota Al-Quds, sebagaimana tertulis pada prasasti di pintu masuk utama.

    Qubbah Nahwiyah

    Qubbah ini terletak di pojok Barat Daya Qubbah Shakhra, dibangun pada zaman Al-Ayubiyah tepatnya pada Sultan MAlik Isa tahun 604 H/1207 M. Dulu bangunan ini digunakan sebagai tempat belajar Bahasa Arab, karena Sultan Malik Isa terkenal dengan kecintaanya pada bahasa Arab. Sebagaimana terdapat pada prsasti yang terdapat di dalam Qubbah tersebut.

    Qubbah ini terdiri dari dua ruangan dan satu aula yang memanjang yang bisa dimasuki dari pintu utama. Ruangan ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dan pepohonan. Demikian juga dengan tiang-tiangnya yang kokoh yang dihiasu dengan berbagai ukiran yang menunjukan bahwa bangunan ini didirikan pada dua zaman Sahlibiyah dan Ayubiyah. (pic/asy/infopalestina)

  10. Marsela mengatakan:

    Panggilan Terakhir Sebelum Al-Aqsha Runtuh
    [ 29/04/2008 - 04:39 ]

    Oleh Mahmud Mubarak

    Harina al-Hayat London (21/4/2008)

    Di perempat tahun 2001, Dunia diguncangkan dengan suatu undang-undang negara yang membuat marah, ketika pemerintah Afganistan yang dipimpin Taliban mengumumkan niatnya untuk menghancurkan patung-patung budha yang ada di negaranya. Kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan undang-undang internasional. Terkait masalah ini, negara-negara Barat dan sebagian Negara Timur Tengah memminta pemerintah Taliban untuk mengurungkan niatnya. Mereka juga mengutus sebagian Negara muslim datang ke Afganistan. Mereka terdiri dari beberapa ulama senior dan pejabat diplomatik untuk mengajak pemerintah Afganistan agar membatalkan niatnya. Keputusan Taliban tersebut akan memicu ketegangan di kawasan. Pada saat yang sama, Dewan Keamaan PBB mengeluarkan surat edaran yang bebunyi keputusan pemerintah Taliban ini bertentangan dengan undang-undang internasional termasuk di dalamnya piagam Denhag tahun 1954 tentang kewajiban melindungi benda-benda yang bernilai sejarah dan kebudayaan.

    Hari ini, di saat dunia disibukan dengan permasalahan Irak dan Palestina disibukan dengan serangan demi serangan yang dilancarkan Israel ke jantung Gaza. Juga ditengah konflik internal, Israel memanfaatkan situasi ini untuk terus menggali terowongan di sekitar Masjid Al-Aqsha dengan maksud meruntuhkanya. Langkah ini jelas bertentangan dengan undang-undang internasional. Namun tindakan Israel ini tidak mendapatkan reaksi apapun dari Negara-negara Barat. Boro-boro melahirkan resolusi dari Dewan Keamanan sebegaimana terjadi pada pemerintah Taliban.

    Maka kekhawatiran yang diungkapkan ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina jajahan 1948 beberapa hari yang lalu tentang adanya penggalian Israel yang sudah sampai di jantung areal al-Haram Masjid Al-Aqsha tepatnya di bawah tanah antara Qubbah Sakhra dan Masjid Kiblat. Kegiatan ini kontan telah menabuh genderang perang yang sangat berbahaya bagi kelangsungan Al-Aqsha dimasa yang akan datang. Kemungkinan runtuhnya al-Aqsha lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebabnya semakin dekatnya penggalian mereka dan juga alat-alat kimia yang mereka gunakan untuk mempercepat lapuknya tiang-tiang al-Aqsha.

    Maka situasi Al-Aqsha bisa masuk ke dalam undang-undang internasional dari beberapa sudut mana saja. Kedudukan Masjid Al-Aqsha sesuai dengan peraturan yang disepakati pada perjanjian Denhag tahun 1899 dan 1907. juga sesuai dengan Kesepakatan Jeneva tahun 1949 dan materi protokloler yang menyebutkan, al-Aqsha bagian dari Al-Quds Timur yang dijajah Israel tahun 1967. Selain itu Al-Aqsha masuk dalam perjanjian Denhag untuk perlindungan benda-benda yang bernilai budaya tahun 1945.

    Yang terjadi saat ini, jika Negara-negara Arab dan Islam belum melakukan tanggung jawabnya untuk melindungi tempat sucinya, kemungkinan tuntutan untuk menjaganya juga sangat terlambat. Organisasi Islam OKI (Organization Conference Islamic) dulu pernah melakukan tanggung jawabnya ketika Yahudi berusaha membakar Al-Aqsha tahun 1969. OKI yang terdiri dari 50 negara yang bergabung di dalamnya harus dapat membentuk pasukan khusus seperti PBB. Atau dapat mengerahkan tentara anggotany untuk melindungi tempat suci ummat Islam sebelum terlambat.

    Dengan kedudukanya yang mengakar OKI mungkin mampu meyakinkan dunia bahwa Masjid al-Aqsha bisa menjadi barang waqaf, walau tidak sama kedudukanya dengan patung budha. (asy)

  11. Marsela mengatakan:

    Tangisan Untuk Puing Al-Aqsha
    [ 18/01/2008 - 03:42 ]

    Oleh Syaikh Najih Bakerot

    Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan symbol-simbol Islam tetap tegak dan menjadikan sekolah-sekolahnya tetap makmur. Ia akan tetap ada hingga akhir zaman bersmaan dengan orang yang berinfaq di jalanya atau memperhatikan perkembanganya. Tempat-tempat ini akan menjadi nafas bagi orang-orang shaleh diantara para umara dan penguasa. Hingga hilanglah perkampungan muslim akibat fitnah dan kelemahan atau penyakit “wahn” yang menghinggapi sebagian pemimpin muslimin yang mengakibatkan hancur luluh dan porak porandanya semua sendi-sendi islam seperti sekarang ini.

    Walapun begitu, bangunan Jawaliyah merupakan salah satu symbol Aqidah Islam masih jelas terlihat bagi para pemimpin yang memahami pentingnya symbol ini.

    Tempat :

    Jawaliah terletak di sebelah utara Masjid Al-Aqsa yang dibatasi di bagian utara dan baratnya dengan sekolah Umar ibnu Khotob di areal lapangan dekat dengan tembok Al-Aqsha.

    Pendiri

    Bangunan ini didirikan oleh gubernur Ilmu Din Sanjar Jawali. Dulunya bekas rumah keluarga Bakar. Sanjar bekerja sama dengan Nasher Muhammad wali kotaGaza yang kemudian ia ditangkap dan dipenjarakan. Setela ia keluar Nasher kemudian pindah ke Kairo dam menjadi pangawas di Sekolah dan Rumah sakit Qalawan.

    Setelah meninggalnya Nasher, Sanjar kemudian diutus ke Gaza mengantikan nasher menjadi hakim di Gaza dan membangun tempat ini.

    Preode Pendirian

    Sekolah ini didirikan pada tahun 685 H. pada zaman al-Muluk yaitu preode ketika Sanjar sebagai Hakim wilayah Palestina dan Gaza. Dibangun itu, tidak ada ukiran atau prasasti yang menandai pendirian bangunan ini. Besar kemungkinan prasasti ini sudah dihapuskan pada awal abad ke lima ketika Jawaliah mengawali renovasi pada masa kekhalifahan Utsmaniyah hingga tahun 1870.

    Jawaliah masih merupakan gedung besar yang menghadap kiblat. Disampingnya terdapat dua ruangan yang mempunyai lima jendela. Selain itu di samping Jawaliah terdapat bangunan-bangunan baru seperti sekolah Umar Ibnu Khottob yang didirikan pada tahun 1923. Di sebelah utara, pada ruangan yang ketiga, terdapat lapangan yang memanjang yang merupakan tempat masuknya kaum muslimin ke al-Aqsha melalui jalan al-Saro kalau dulu, atau sekarang bernama jalan Al-Alam.

    Di sana juga ada ruangan-ruangan di sebalh timur dan utaranya. Dan dibagian baratnya ada lapangan. Pada zaman penjajahan Salibis tempat ini dijadikan gereja bagi para prajurit Haikal.

    Ketiga shalahuddin al-Ayubi membebaskan negeri ini dari tangan Salibis. Ia menjadikan ruangan ini sebagai kuburan pemimpin Ayubiyin.

    Sekolah terbesar ini kemudian dihancurkan pada pertengahan abad dua puluh dan tidak tersisa kecuali puing-puing dan bekas bangunan yang mengelilinginya dari peninggalan Utsmaniyah.

    Sekolah hari ini :

    Hingga hari ini sekolah tersebut hanya tinggal dua ruangan. Di bawahnya dibangun terowongan yang digunakan Zionis Israel sebagai benteng kepolisian Israel dan tempat wisatawan manca Negara, untuk melihat secara langsung apa yang terjadi di dalam masjid Al-Aqsha

    Penutup :

    Kami menyerukan kepada para pengelola waqaf Islam atau kepada siapa yang berkepentingan terhadap symbol kaum muslimin saat ini untuk memperhatikan tempat tersebut. Karena saat ini tempat tersebut dijadikan pintu masuk cepat menuju al-Aqsha bagi Israel. Oleh karena itu, tempat tersebut layak mendapatkan prioritas renovasi, sebelum segala sesuatunya hilang.

    Insya Allah di masa yang akan datang tempat ini akan menjadi cahaya dan sekolah yang mulia sebagaimana masa lalunya. (asy)

  12. shalahuddin mengatakan:

    Mari para ikhwan semua kita tingkatkan ghirah untuk membebaskan Al_Aqsha dengan dengan cara ikut menyumbangkan opini kepada dunia bahwa kita di sini ikut ambil bagian dalam mengusir panjajah yahudi di bumi para Nabi itu.

  13. ikhwan riyasah mengatakan:

    Muslimah Palestina Dipaksa Lepas Kerudung Saat Interogasi di Penjara Israel

    Muslimah Palestina, Sana Salah dari kota Bethlehem dipaksa membuka jilbabnya saat menjalani interogasi di penjara Israel Maskobeyya, Yerusalem.

    Sana menyampaikan pengalamannya itu pada pengacara dari Palestinian Prisoner Club yang mengunjunginya di penjara hari Rabu kemarin.

    Ia juga mengungkapkan, enam interogator Israel menginterogasinya selama delapan jam dengan kondisi tangan dan kakinya diikat. Selain itu, Sana mengalami tindak kekerasan saat diinterogasi. Para interogator Sana memukul, menampar dan mencaci maki Sana dengan perkataan yang tidak sopan.

    “Saya sudah satu setengah bulan berada di penjara Maskobeyya. Selama 20 hari pertama di sini, saya tidak boleh berganti pakaian,” kata Sana. Ia mengeluhkan dadanya sering sakit dan mata kirinya tidak bisa melihat dengan jelas, akibat tindakan kasar para interogator Zionis.

    Sementara itu, anggota legislatif Palestina dari Hamas, Muna Mansour sudah mendesak parlemen Palestina dan lembaga-lembaga terkait di Palestina untuk melakukan upaya serius guna membebaskan semua tawanan perempuan Palestina di penjara-penjara Israel. Muna mendesakkan hal tersebut setelah mengunjungi rumah-rumah perempuan Palestina di Ramallah, yang kini menjadi tawanan Israel.

    Saat ini ada sekitar 11.600 warga Palestina yang menjadi tawanan Israel dan tersebar di 28 penjara Israel. Dari jumlah tawanan itu, 500 diantaranya adalah anak-anak Palestina berusia di bawah 18 tahun, 35 perempuan Palestina dan 41 anggota legislatif Palestina. (ln/PIC)

    Dalam Satu Malam, Tentara Zionis Israel Tembak Dua Pemuda Palestina di Kota Ramallah

    Dua pemuda Palestina gugur syahid dalam bentrokan antara warga Palestina dan tentara Zionis Israel di kota Ramallah yang terjadi sejak hari Kamis dinihari.

    Sumber-sumber layanan gawat darurat di kota Ramallah, Tepi Barat mengungkapkan, pemuda Palestina bernama Aziz Beerat, 20, dari desa Kafr Malik di timur Ramallah, gugur akibat tembakan tentara Zionis Kamis dinihari. Sedangkan pemuda Palestina lainnya yang gugur bernama Mohammad al-Ramahi,21.

    Menurut para dokter Palestina, al-Ramahi meninggal dunia akibat luka tembak tentara Zionis saat melakukan aksi protes di dekat kamp pengungsi Palestina, Rabu malam.

    Militer Israel mengklaim Beerat adalah salah satu dari tiga orang laki-laki yang membawa bom molotov yang tertangkap basah oleh patroli Israel. Menurut militer Israel, Beerat mengabaikan tembakan peringatan sehingga tentara Israel terpaksa menembaknya.

    Sedangkan al-Ramahi, menurut tentara-tentara Israel, ditembak karena diduga akan menyerang pos militer Israel yang ada di dekat kamp pengungsi.

    Sehari sebelumnya, tentara Zionis Israel juga menembak seorang remaja Palestina, Abdul Kadir Zeid, 17, di dekat pemukiman Yahudi di Ramallah. Dua rekan Zeid, juga terkena tembakan dan mengalami luka-luka. (ln/aljz/aby)

    Tentara Zionis Tembak Tiga Remaja Palestina di Ramallah

    Sejumlah remaja Palestina kembali menjadi korban peluru-peluru panas tentara Zionis Israel. Akibatnya, seorang remaja Palestina berusia 17 tahun gugur syahid dan dua remaja lainnya mengalami luka tembak.

    Menurut aparat keamanan Palestina, tentara-tentara Zionis Israel yang ditempatkan di pemukiman Beit El dan kamp militer yang terletak di sebelah barat pinggiran kota Ramallah menembaki tiga remaja Palestina dari kamp pengungsi Jalazaoun, tak jauh dari kamp militer tersebut.

    Ketiga remaja Palestina itu sedang berjalan-jalan di jalan utama yang memisahkan kamp pengungsi dengan kamp militer, ketika tiba-tiba tentara-tentara Zionis menembaki mereka. Militer Israel mengklaim, ketiga remaja Palestina itu akan melemparkan bom-bom molotov ke kamp militer Israel.

    Ketiga remaja Palestina yang belum diketahui namanya itu, menambah daftar panjang anak-anak dan remaja Palestina yang menjadi korban tindakan brutal tentara-tentara Zionis di wilayah Tepi Barat dan Jalur Ghaza.(ln/prtv)

    Yahudi Israel Bangun Sinagog di Dekat Kompleks Masjid al-Aqsa

    Stasiun televisi Israel Channel 7, hari Minggu kemarin menayangkan pembukaan sinagog Ohel Yitzhak di Timur Yerusalem. Sinagog itu merupakan rekonstruksi sinagog yang oleh kaum Yahudi di Israel diyakini sebagai sinagog Tent of Isaac yang lokasinya hanya sekitar 80 meter dari kompleks Masjid al-Aqsa.

    Dalam tayangan tersebut, nampak hadir dalam acara persemian, walikota Yerusalem Uri Lupolianski, Rabi Shmuel Rabinovich dan kerabat dari milyader AS, Irwin Moskowitz.

    Moskowitz-lah yang mendanai sekaligus pemilik dari sinagog Ohel Yitzhak. Selama ini, ia ikut aktif dalam menempatkan para pemukim Yahudi di wilayah Muslim di Timur Yerusalem. Menurut Rabinovich, Moskowitz juga yang memberikan hak pada Wall Heritage Foundation untuk melakukan penggalian untuk pembangunan rekonstruksi sinagog dan menjadi pengelola sinagog tersebut.

    “Tujuan dari semua ini adalah untuk mengangkat kembali kehidupan orang-orang Yahudi di masa lalu,” kata Rabinovich.

    Ia juga mengatakan, Wall Heritage Foundation memegang hak operasional seluruh kota suci (al-Quds) sehingga tidak perlu meminta izin dari warga Muslim yang tinggal di dekat lokasi penggalian. Sinagog hasil rekonstruksi itu didirikan di antara dua pintu gerbang yang oleh kaum Yahudi Israel dinamakan Cotton Merchants Gate dan Heavy Chain Gate. Dulunya, properti itu milik komunitas Yahudi asal Hungaria yang dibeli pada tahun 1867. Pembangunan sinagognya baru dimulai pada tahun 1917, tapi hancur akibat pemboman yang dilakukan Yordania pada tahun 1948.

    Lembaga Al-Aqsa Foundation for Endowment and Heritage menyatakan, Western Wall Heritage Foundation dan Otoritas Benda-Benda Bersejarah Israel sudah sejak lama membuat lorong-lorong di bawah kompleks Masjid al-Aqsa yang terhubung ke sinagog Ohel Yitzhak di wilayah pemukiman Muslim. (ln/arabnews)

    Tokoh-Tokoh Islam Sedunia Bahas Upaya Selamatkan al-Quds

    Tokoh-tokoh Islam dari seluruh dunia sejak hari Minggu kemarin berkumpul di ibukota Qatar, Doha membahas penyelamatan al-Quds-tempat suci ketiga umat Islam-dari cengkeraman penjajahan Zionis Israel.

    Pertemuan itu digelar oleh Al-Quds International Institution (QII) selama dua hari, dihadiri oleh lebih dari 300 tokoh Islam dari 47 negara. Diantaranya, Presiden Persatuan Ulama Islam Internasional Syaikh Yusuf al-Qaradawi, penasehat presiden Iran Ali Akbar Velayati dan mantan uskup di al-Quds Atallah Hanna.

    Seluruh peserta yang hadir sepakat bahwa keberadaan al-Quds sedang terancam akibat kebijakan yudaisasi yang diterapkan secara sistmeatis oleh rezim Zionis Israel dan perlu segera dilakukan upaya penyelamatan terhadap tempat dimana kompleks Masjid al-Aqsa itu berada.

    “Al-Quds sedang menghadapi ancaman nyata berupa yudaisasi dan penghapusan identitas-identitas Islam yang melekat di al-Quds. Semua faksi-faksi di Palestina, khususnya Fatah dan Hamas harus melakukan upaya untuk mempersatukan Palestina, termasuk seluruh negara-negara Arab dan Muslim untuk menyelamatkan al-Quds,” kata Faisal Mawlawi, pimpinan organisasi Islam di Libanon yang juga salah satu pendiri QII.

    “Sebuah bahaya yang nyata sedang mengancam Masjid al-Aqsa dan seluruh kota suci al-Quds. Umat Islam seluruh dunia harus bekerjasama untuk menyelamatkan tempat-tempat suci di Palestina,” tambah Yooni Allie, anggota eksekutif QII dari Afrika Selatan.

    Sejumlah tokoh Islam yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan komitmen mereka untuk menyelamatkan al-Quds dari ancaman kehancuran yang dilakukan oleh rezim Zionis. Ketua Deputi Jamaat al-Islam dari Pakistan, Abdul Ghafar Aziz mengatakan, masyarakat Muslim di Asia Selatan dan sub-benua India sangat peduli terhadap bahwa yang sedang mengancam Masjid al-Aqsa.

    Kepedulian serupa ditegaskan oleh Ketua Jamaah al-Islami Kashmir Abdul Rashid al-Turaby yang juga anggota pengurus QII. “Dengan dukungan Amerika, Israel ingin menghapus eksistensi Islam di al-Quds dan seluruh wilayah negara Palestina dan Masjid al-Aqsa terancam roboh total,” ujar al-Turaby.

    Rezim Zionis Israel merebut al-Quds pada Perang Enam Hari pada 1967, kemudian menganeksasi kota suci umat Islam itu. Al-Quds sangat penting bagi umat Islam karena di kota ini terletak Masjid al-Aqsa yang pernah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam, sehingga tempat itu menjadi tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjid Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

    Masjid al-Aqsa juga menjadi bagian perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah dan di kota al-Quds terdapat tempat-tempat peribadatan penting bagi umat Kristiani sedunia seperti Gereja Yerusalem dan Gereja Yunani Ortodoks

    Selama bertahun-tahun setelah menduduki al-Quds, rezim Zionis menerapkan kebijakan yudaisasi dengan menghapus identitas-identitas keislaman di al-Quds. Otoritas Zionis misalnya, melakukan pengusiran secara sistematis warga Palestina di al-Quds dengan menghancurkan rumah-rumah mereka.

    Sementara QII baru didirikan pada tahun 2001 di Libanon dengan tujuan untuk menggalang persatuan negara-negara Arab dan Muslim untuk menjaga kota al-Quds dari ancaman kehancuran yang dilakukan rezim Zionis Israel. Indonesia termasuk anggota QII yang dalam pertemuan kemarin diwakili oleh Hidayat Nur Wahid yang juga ketua MPR.

    “Persoalan al-Quds tetap ada di hati umat Islam Indonesia, yang meyakini bahwa al-Quds sedang terancam dibawah penjajahan Israel,” kata Hidayat. (ln/iol)

    Tentara Israel Tembak Warga Palestina dari Jarak Dekat

    BTselem, organisasi hak asasi manusia di Israel kembali merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan kekejaman militer Israel terhadap rakyat Palestina. Dalam video itu terlihat seorang tentara Zionis Israel menembak seorang laki-laki Palestina dari jarak dekat.

    Tentara Israel itu menggunakan peluru karet berlapis timah untuk menembak Ashraf Abu Rahma, nama warga Palestina itu. Dengan mata ditutup dan tangan diborgol, Abu Rahma ditembak dari jarak sekitar 1, 5 meter di hadapan sekelompok tentara Israel. Dalam pernyataan yang dimuat di situs resminya, BTselem menyatakan bahwa peluru yang ditembakkan tentara Zionis itu mengenai jari kaki kiri Abu Rahma.

    BTselem menyatakan, mereka telah mengirimkan copy dari rekaman video itu pada polisi militer Israel dan mendesak mereka untuk melakukan penyelidikan terhadap tentara-tentara Israel yang melakukan kekejaman itu.

    Militer Israel mengakui bahwa salah seorang tentaranya dan menyebut insiden itu sebagai pelanggaran terhadap kode etik militernya dan berjanji akan melakukan investigasi atas peristiwa itu. Militer Israel mengklaim laki-laki Palestina itu ditangkap tentaranya karena ikut serta dalam sebuah aksi kerusuhan dan tembakan dengan menggunakan senjata anti-huru hara dalam jarak dekat pasti akan menimbulkan luka-luka.

    BTselem mengatakan, insiden penembakan itu terjadi pada tanggal 7 Juli lalu di desa Nilin, Tepi Barat dan direkam oleh warga Nilin, seorang anak perempuan berusia 14 tahun. (ln/aljz)

    Tentara Zionis Tembak Warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Ghaza

    Militer Israel mengakui tentaranya menembak mati seorang anggota Hamas yang diklaim Israel mencoba melarikan diri saat akan ditangkap di dekat kota Jenin, Tepi Barat. Di selatan Jalur Ghaza, seorang warga Palestina lainnya gugur, juga akibat tembakan tentara Zionis.

    Dalam pernyataannya tentara Israel menyatakan, warga Palestina yang menjadi korban penembakan di Tepi Barat bernama Talal Sa’ad Talal Abed. “Talal dalam kondisi kritis ketika mendapatkan perawatan medis di lokasi kejadian, ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, ” demikian pernyataan militer Israel.

    Militer Israel menuding Talal, 32, warga Kafr Dan sebagai anggota Hamas yang kerap menyelundupkan para pelaku bom bunuh diri ke wilayah Israel.

    Terkait penembakan di Ghaza, juru bicara militer Israel mengungkapkan, tentara Israel menembak seorang Palestina yang dicurigai akan melintasi pagar perbatasan Ghaza-Israel dekat Kissufirm. Militer Israel mengklaim tentara telah berusaha meminta lelaki itu berhenti dengan melepaskan tembakan peringatan. Karena tidak digubris, tentara Israel akhirnya membunuh warga Palestina yang ternyata tidak membawa senjata apapun. (ln/alarby/aljz))

    Lelaki Palestina Diikat di Tiang Listrik, Lalu Dipukuli Oleh Pemukim Yahudi

    Biadab! Cuma kata itu yang pantas atas perilaku para pemukim Yahudi dan tentara Zionis di kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat terhadap seorang laki-laki Palestina.

    Ta’ayush, organisasi Arab-Yahudi, merilis sebuah rekaman video penyiksaan yang dilakukan para pemukim Yahudi terhadap seorang lelaki Palestina bernama Abu Karch yang berprofesi sebagai guru, di dekat pemukiman Eshael. Dalam video itu terlihat Abu Karch diikat ke sebuah tiang listrik dan sejumlah pemukim Yahudi dengan bebas menendang dan memukuli Karch. Tentara Zionis yang berada di sekitarnya cuma diam melihat tindakan brutal para pemukim Yahudi.

    “Hari Sabtu kemarin, saya berniat membantu kerabat saya di perkebunannya. Di sana terjadi kebakaran. Saat itulah para pemukim Yahudi datang dan memukuli kami, ” kata Midhat Abu Karch.

    Ia melanjutkan, “Mereka mengikat saya di tiang listrik sambil terus memukuli saya. Ada beberapa tentara Israel yang datang saat insiden itu terjadi. Saya minta tolong tapi mereka bilang tunggu saja sampai polisi yang datang.”

    Abu Karch lalu melaporkan peristiwa itu ke kepolisian Israel. Juru Bicara Polisi Israel Mickey Rosenfeld mengklaim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap sejumlah pemukim Yahudi dari pemukiman Assael untuk diinterogasi atas keterlibatan mereka dalam kasus pemukulan itu.

    “Mereka diduga terlibat dalam kasus ini, bukan berdasarkan pada rekaman video itu tapi berdasarkan pada hasil investigasi kami, ” kata Rosenfeld.

    Para pemukim Yahudi di Tepi Barat memang kerap menyerang warga Palestina, terutama di kawsan perbukitan tandus di selatan kota al-Khalil. Dua bulan yang lalu, sekelompok pemukim Yahudi menyerang dan memukuli suami istari warga Palestina di wilayah itu. Serangan itu juga terekam video dan akhirnya dua pemukim Yahudi di wilayah itu ditangkap. (ln/iol)

    Tentara Zionis Bunuh Dua Pejuang Palestina di Tepi Barat

    Tentara Zionis Israel membuhuh dua warga Palestina di kota Nablus, Tepi Barat, Selasa (24/6). Namun militer Israel hanya mengakui tentaranya berhasil membunuh seorang anggota senior pejuang Jihad Islam dalam serangannya ke kota itu.

    Menurut militer Israel, mereka sudah lama mengincar pejuang Palestina dari faksi Jihad Islam bernama Tarek Jumea Abu Ali, 24 tahun. Israel menuding Abu Ali menghasut orang untuk melakukan serangan terhadap Israel.

    Jihad Islam mengingatkan, serangan Israel terhadap para pejuangnya di Tepi Barat bisa merusak kesepakatan gencatan senjata di Jalur Ghaza yang sudah memasuki hari keenam. Namun Israel berdalih bahwa pejuang Palestina itu gugur dalam baku tembak dengan tentaranya, setelah mereka menemukan bahan peledak dan sejumlah senjata di flat tempat tinggal Abu Ali.

    Saksi mata, tetangga Abu Ali mengatakan, kedua pejuang Palestina itu bukan gugur dalam baku tembak tapi akibat sebuah ledakan yang diduga dilakukan tentara Zionis. (ln/bbc)

    Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata, Israel Bunuh Seorang Laki-Laki Palestina

    Kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel di Jalur Ghaza tinggal beberapa jam lagi diberlakukan, tapi rezim Zionis Israel sudah melakukan pelanggaran.

    Sumber medis Palestina di Jalur Ghaza mengungkapkan, seorang warga laki-laki Palestina merenggang nyawa akibat serangan Israel di selatan Ghaza City. Sumber medis Palestina belum mengetahu identitas lengkap laki-laki Palestina itu.

    Sesuai kesepakatan yang dimediasi Mesir, gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Ghaza akan mulai diberlakukan pada Kamis pukul 06.00 pagi waktu setempat.

    Sebelum resmi diberlakukan, pasukan Zionis masih melakukan serangan ke Jalur Ghaza yang menyebabkan sejumlah warga sipil Palestina luka-luka. Serangan Zionis itu dibalas dengan tembakan sekitar 50 roket pejuang Palestina ke wilayah selatan Israel.

    Pejabat-pejabat pemerintahan Israel bersikap skeptis atas kesepakatan gencatan senjata itu meski berharap gencatan senjata ini bisa berjalan sukses. “Apa yang mereka sebut masa ‘tenang’ sebenarnya rapuh dan sepertinya tidak akan bertahan lama, ” kata PM Israel Ehud Olmert hari Rabu kemarin.

    Sementara Hamas menyatakan komitmen penuhnya terhadap kesepakatan gencatan senjata itu, sepanjang Israel juga mematuhinya. Pimpinan Hamas di Jalur Ghaza Ismail Haniyah mengungkapkan keyakinannya bahwa semua faksi pejuang Palestina akan menghormati gencatan senjata demi kepentingan nasional Palestina. Tapi disisi lain ia juga meragukan komitmen Israel yang menurutnya tidak pernah berminat untuk melakukan kesepakatan atau gencatan senjata dengan Hamas. (ln/presstv/aljz)

    MANA GREGET-NYA NIH KOK SITUS INI ADEM-ADEM AJA, TOLONG DIKASIH TAHU JADWAL KONFERENSI AL-AQSHA YANG DI BANDUNG ITU KAPAN YAH ??

    ********************************************************************
    wahai ikhwan-ikhwan jangan pada gaptek dong ayo rame -rane kita dakwah dan beropini ke seluruh dunia tentang apa saja misi kita …………………………………………………………..

  14. antiyahudi mengatakan:

    ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH
    HADIRILIAH-HADIRILAH TA’LIM JAMAAH MUSLIMIN (HIZBULLAH) WILAYAH JAWA BARAT. AKAN DIADAKAN DI MASJID AGUNG BANDUNG PADA TANGGAL 2 NOPEMBER 2008. TEPAT HARI MINGGU, YANG INSYA ALLAH AKAN DIMULAI DARI JAM 08-00 PAGI SAMPAI SELESAI. INGAT-INGAT CLING, JANGAN SAMPAI LUPA, AJAKLAH SEMUANYA IKHWAN-IKHWAN SERTA AKHWAT-AKHWAT KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT DARI MANA SAJA KARENA ACARANYA SANGAT PENTING SEKALI UNTUK KITA DENGARKAN SERTA RENUNGKAN. KALAU KITA TIDAK MENGIKUTINYA AMAT MERUGILAH JADINYA, MAKA DARI ITU MARILAH KITA DATANG BERBONDONG BONDONG BESERTA KELUARGA ATAU KAWAN.
    WAHAI KAUM MUSLIMIN SERTA MUSLIMAT MARILAH KITA PEDULI DENGAN KEBERADAAN MASJID AL-AQSHA YANG SUDAH DIDUDUKI OLEH TENTARA-TENTARA YAHUDI ISRAEL SERTA RENCANANYA UNTUK MENGHANCURKAN PERADABAN ISLAM, MAKA DARI ITU TA’LIM TERSEBUT AMATLAH PENTING.
    WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

  15. atiyah mengatakan:

    Peringati Pembakaran Masjid Al-Aqsha

    Jakarta -infopalestina: -Kami peserta Konferensi Internasional Al-Aqsha “Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsha Ke Pangkuan Muslimin”, yang diselenggarakan di Jakarta tanggal 20 Sya´ban 1429 H. atau 21 Agustus 2008 M., dihadiri lebih dari dua ratus tokoh mewakili para ulama, pemuka organisasi Islam, cendekiawan, para pimpinan politik, dan jurnalis, baik nasional maupun internasional.

    Dengan memohon pertolongan dan kekuatan Allah Subhanahu Wa Ta´ala menyampaikan DEKLARASI JAKARTA UNTUK PEMBEBASAN AL-AQSHA, sebagai berikut :

    1. Mendukung seluruh Deklarasi Istanbul 2007, serta bertekad dengan mengharapkan ridho Allah untuk terus menjaga komitmen dan berjuang membebaskan Al-Aqsha dan mengembalikan Al-Aqsha ke pangkuan muslimin.
    2. Menyeru segenap pemimpin Negara-negara Islam dan Organisasi Islam Dunia, serta tokoh dan cendikiawan muslim di dunia agar mendesak Israel untuk menghentikan usaha penggalian terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha, serta mengembalikan otoritas Masjid Al-Aqsha ke pangkuan kaum muslimin.
    3. Menyeru semua pimpinan Dunia Islam agar menekan zionis Yahudi untuk menghentikan aneksasi wilayah-wilayah pemukiman muslimin Palestina, serta upaya jahat Israel untuk menodai kesucian dan merusak bangunan Masjid Al-Aqsha.
    4. Mengajak segenap umat Islam di dunia untuk bangkit dan berjama´ah menyatukan langkah dengan segenap dana, jiwa dan seluruh kekuatan untuk membebaskan Al-Aqsha di bawah Pimpinan Al-Khilafah.
    5. Mendukung dialog antar pihak-pihak muslim yang masih berbeda pendapat, dalam memperjuangkan hak sipil dan kepimpinanan wilayah Palestina.
    6. Menyepakati terbentuknya working group, yang terdiri dari tokoh ulama, cendikiawan, dan perwakilan muslimin, yang berkedudukan di Jakarta.

    Working Group tersebut akan bertugas :

    a. Mensosialisasikan atau menyadarkan kaum muslimin untuk membela dan membebaskan Al-Aqsha dari cengkraman zionis Israel.

    b. Mobilisasi seluruh dana dan kekuatan muslimin sedunia untuk pembebasan Al-Aqsha.

    c. Membuat roadmap pembebasan Al-Aqsha.

    d. Membangun jaringan kerjasama (net working) antar segenap muslimin sedunia.

    e. Melakukan usaha-usaha pemberdayaan muslimin Palestina, meliputi pendidikan, keterampilan, dan usaha-usaha lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan muslimin Palestina.

    f. Memfasilitasi pembentukan kelompok kerja serupa di negara-negara berpenduduk Islam di dunia.

    Jakarta, 20 Sya´ban 1429 H. / 21 Agustus 2008 M. (AMRais)

    Hikmah:

    Kami Dukung Sepenuhnya…

    Semoga Allah Meneguhkan Kita Semua…

    Ya Allah Berilah Kami Kesempatan Membela Al-Aqsa Secara Langsung…

  16. atiyah mengatakan:

    Tokoh-tokoh Islam dari seluruh dunia sejak hari Minggu kemarin berkumpul di ibukota Qatar, Doha membahas penyelamatan al-Quds-tempat suci ketiga umat Islam-dari cengkeraman penjajahan Zionis Israel.

    Pertemuan itu digelar oleh Al-Quds International Institution (QII) selama dua hari, dihadiri oleh lebih dari 300 tokoh Islam dari 47 negara. Diantaranya, Presiden Persatuan Ulama Islam Internasional Syaikh Yusuf al-Qaradawi, penasehat presiden Iran Ali Akbar Velayati dan mantan uskup di al-Quds Atallah Hanna.

    Seluruh peserta yang hadir sepakat bahwa keberadaan al-Quds sedang terancam akibat kebijakan yudaisasi yang diterapkan secara sistmeatis oleh rezim Zionis Israel dan perlu segera dilakukan upaya penyelamatan terhadap tempat dimana kompleks Masjid al-Aqsa itu berada.

    “Al-Quds sedang menghadapi ancaman nyata berupa yudaisasi dan penghapusan identitas-identitas Islam yang melekat di al-Quds. Semua faksi-faksi di Palestina, khususnya Fatah dan Hamas harus melakukan upaya untuk mempersatukan Palestina, termasuk seluruh negara-negara Arab dan Muslim untuk menyelamatkan al-Quds,” kata Faisal Mawlawi, pimpinan organisasi Islam di Libanon yang juga salah satu pendiri QII.

    “Sebuah bahaya yang nyata sedang mengancam Masjid al-Aqsa dan seluruh kota suci al-Quds. Umat Islam seluruh dunia harus bekerjasama untuk menyelamatkan tempat-tempat suci di Palestina,” tambah Yooni Allie, anggota eksekutif QII dari Afrika Selatan.

    Sejumlah tokoh Islam yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan komitmen mereka untuk menyelamatkan al-Quds dari ancaman kehancuran yang dilakukan oleh rezim Zionis. Ketua Deputi Jamaat al-Islam dari Pakistan, Abdul Ghafar Aziz mengatakan, masyarakat Muslim di Asia Selatan dan sub-benua India sangat peduli terhadap bahwa yang sedang mengancam Masjid al-Aqsa.

    Kepedulian serupa ditegaskan oleh Ketua Jamaah al-Islami Kashmir Abdul Rashid al-Turaby yang juga anggota pengurus QII. “Dengan dukungan Amerika, Israel ingin menghapus eksistensi Islam di al-Quds dan seluruh wilayah negara Palestina dan Masjid al-Aqsa terancam roboh total,” ujar al-Turaby.

    Rezim Zionis Israel merebut al-Quds pada Perang Enam Hari pada 1967, kemudian menganeksasi kota suci umat Islam itu. Al-Quds sangat penting bagi umat Islam karena di kota ini terletak Masjid al-Aqsa yang pernah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam, sehingga tempat itu menjadi tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjid Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

    Masjid al-Aqsa juga menjadi bagian perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah dan di kota al-Quds terdapat tempat-tempat peribadatan penting bagi umat Kristiani sedunia seperti Gereja Yerusalem dan Gereja Yunani Ortodoks

    Selama bertahun-tahun setelah menduduki al-Quds, rezim Zionis menerapkan kebijakan yudaisasi dengan menghapus identitas-identitas keislaman di al-Quds. Otoritas Zionis misalnya, melakukan pengusiran secara sistematis warga Palestina di al-Quds dengan menghancurkan rumah-rumah mereka.

    Sementara QII baru didirikan pada tahun 2001 di Libanon dengan tujuan untuk menggalang persatuan negara-negara Arab dan Muslim untuk menjaga kota al-Quds dari ancaman kehancuran yang dilakukan rezim Zionis Israel. Indonesia termasuk anggota QII yang dalam pertemuan kemarin diwakili oleh Hidayat Nur Wahid yang juga ketua MPR.

    “Persoalan al-Quds tetap ada di hati umat Islam Indonesia, yang meyakini bahwa al-Quds sedang terancam dibawah penjajahan Israel,” kata Hidayat. (ln/iol)

  17. copas mengatakan:

    Surat cinta dari manusia yang malamnya penuh cinta
    Kami tujukan kepada :
    Insan yang tersia-sia malamnya

    Assalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

    Wahai orang-orang yang terpejam matanya,

    Perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami sibuk di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahsianya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari syurga.

    Wahai orang-orang yang terlelap,

    Sungguh nikmat malam-malammu. Gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat tenaga cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat dirimu terlena, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja dibalik selimutmu yang demikian hangatnya. Aduhai kau sangat menikmatinya.

    Wahai orang-orang yang terlena,

    Ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak seperti dirimu!! Kami adalah para perindu kamar di syurga. Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya di syurga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang memerlukannya, menyebarkan salam serta mendirikan solat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam.” Sudahkah kau dengar tadi? Ya, sebuah kamar yang menakjubkan untuk kami dan orang-orang yang mendirikan solat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.

    Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta,

    Kau pasti pernah mendengar namaku disebut. Aku Abu Hurairah, Periwayat Hadist. Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tak terperi. Penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau? Kenikmatan itu tidak serta merta kukecap sendiri. Kubagi malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi. Jika salah satu dari kami selesai mendirikan solat, maka kami bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya. Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? Pedulikah kau pada keluargamu? Adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? Sekadar untuk membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?

    Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. Sejarah mencatatku sebagai Sang Penakluk kesombongan pasukan salib. Suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, “Nuruddin itu sudah asyik dengan solat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang benar.” Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, “Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan kerana pasukannya yang banyak. Tetapi lebih kerana dia mempunyai rahsia bersama Tuhan.” Aku tersenyum, mereka memang benar. Kemenangan yang kuraih adalah kerana do’a dan solat-solat malamku yang penuh kekhusyu’an.

    Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Isteriku tercinta, Khatun binti Atabik. Dia adalah istri solehah di mataku, terlebih di mata Allah. Malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan. Gemerisik dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang.

    Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah. Astaghfirullaah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya. Pegawai itu kuperintahkan untuk menabuh genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.

    Wahai orang-orang yang terbuai,

    Kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al Aqsa, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, Shalahuddin Al-Ayyubi. Orang-orang yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang Panglima yang selalu menjaga solat berjama’ah. Kesenanganku adalah mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang paling kutunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku. Sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata, pengejawantahan cintaku pada-Nya.

    Wahai orang-orang yang masih saja terlena,

    Pernahkah kau mendengar kisah penaklukan Konstantinopel? Akulah orang dibalik penaklukan itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada pasukanku untuk berpuasa pada siang harinya. Dan saat malam tiba, kami laksanakan solat malam dan munajat penuh harap akan pertolongan-Nya. Jika Allah memberikan kematian kepada kami pada siang hari disaat kami berjuang, maka kesyahidan itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di ujung kematian, namun sebelum itu, di ujung malamnya Allah temukan kami berada dalam kehidupan. Kehidupan dengan menghidupi malam kami.

    Wahai orang-orang yang gelap mata dan hatinya,

    Pernahkah kau dengar kisah Penduduk Basrah yang kekeringan? Mereka sangat merindukan air yang keluar dari celah-celah awan. Sebab terik matahari terasa sangat menyengat, padang pasir pun semakin kering dan tandus. Suatu hari mereka sepakat untuk mengadakan Solat Istisqa yang langsung dipimpin oleh seorang ulama di masa itu. Ada wajah-wajah besar yang turut serta di sana, Malik bin Dinar, Atha’ As-Sulami, Tsabit Al-Bunani. Solat dimulai, dua rakaat pun usai. Harapan terbesar mereka adalah hujan-hujan yang penuh berkah.

    Namun waktu terus beranjak siang, matahari kian meninggi, tak ada tanda-tanda hujan akan turun. Mendung tak datang, langit membisu, tetap cerah dan biru. Dalam hati mereka bertanya-tanya, adakah dosa-dosa yang kami lakukan sehingga air hujan itu tertahan di langit? Padahal kami semua adalah orang-orang terbaik di negeri ini?

    Solat demi solat Istisqa didirikan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu malam, Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani terjaga di sebuah masjid. Saat malam itulah, aku, Maimun, seorang pelayan, berwajah kuyu, berkulit hitam dan berpakaian usang, datang ke masjid itu. Langkahku menuju mihrab, kuniatkan untuk solat Istisqa sendirian, dua orang terpandang itu mengamati gerak gerikku.

    Setelah solat, dengan penuh kekhusyu’an kutengadahkan tanganku ke langit, seraya berdo’a :
    “Tuhanku, betapa banyak hamba-hamba-Mu yang berkali-kali datang kepada-Mu memohon sesuatu yang sebenarnya tidak mengurangi sedikit pun kekuasaan-Mu. Apakah ini kerana apa yang ada pada-Mu sudah habis? Ataukah perbendaharaan kekuasaan-Mu telah hilang? Tuhanku, aku bersumpah atas nama-Mu dengan kecintaan-Mu kepadaku agar Engkau berkenan memberi kami hujan secepatnya.”

    Lalu apa gerangan yang terjadi? Angin langsung datang bergemuruh dengan cepat, mendung tebal di atas langit. Langit seakan runtuh mendengar do’a seorang pelayan ini. Do’aku dikabulkan oleh Tuhan, hujan turun dengan derasnya, membasahi bumi yang tandus yang sudah lama merindukannya.

    Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani pun terhairan dan kau pasti juga hairan bukan? Aku, seorang budak miskin harta, yang hitam pekat, mungkin lebih pekat dari malam-malam yang kulalui. Hanya manusia biasa, tapi aku menjadi sangat luar biasa kerana do’aku yang makbul dan malam-malam yang kupenuhi dengan tangisan dan taqarrub pada-Nya.

    Wahai orang-orang yang masih saja terpejam,

    Penghujung malam adalah detik-detik termahal bagiku, Imam Nawawi. “Suatu hari muridku menanyakan kepadaku, bagaimana aku boleh menciptakan berbagai karya yang banyak? Bila aku beristirahat, bagaimana aku mengatur tidurku?” Lalu kujelaskan padanya, “Jika aku mengantuk, maka aku hentikan solatku dan aku bersandar pada buku-bukuku sejenak. Selang beberapa waktu jika telah segar kembali, aku lanjutkan ibadahku.”
    Aku tahu kau pasti berfikir bahwa hal ini sangat sulit dijangkau oleh akal sihatmu. Tapi lihatlah, aku telah melakukannya, dan sekarang kau boleh menikmati karya-karyaku.

    Wahai orang-orang yang tergoda,

    Begitu kuatkah syaitan mengikat tengkuk lehermu saat kau tertidur pulas? Ya, sangat kuat, tiga ikatan di tengkuk lehermu! Dia lalu menepuk setiap ikatan itu sambil berkata, “Hai manusia, engkau masih punya malam panjang, kerana itu tidurlah!.”

    Hei, sedarlah, sedarlah, jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya! Syaitan itu berbohong kepadamu. Maka bangunlah, bangkitlah, kerahkan kekuatanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan lepas ikatan yang pertama. Kemudian, berwudhulah, maka akan lepas ikatan yang kedua. Dan yang terakhir, solatlah, solat seperti kami, maka akan lepaslah semua ikatan-ikatan itu.

    Wahai orang-orang yang masih terlelap,

    Masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan? Masihkah? Adakah tergerak hatimu untuk bangkit, bersegera, mendekat kepada-Nya, bercengkerama dengan-Nya, memohon keampunan-Nya, meski hanya 2 rakaat? Tidakkah kau tahu, bahwa Allah turun ke langit bumi pada 1/3 malam yang pertama telah berlalu. Tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata, “Akulah Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Kuberi, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni. Dia terus berkata demikian, hingga fajar merekah.”

    Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia,

    Bagi kami, manusia-manusia malam, dunia ini sungguh tak ada ertinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya. Sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya? Maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam. Kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya, maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.

    Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di syurga-Nya, mendapati dirimu dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Semoga…

    Wassalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh,

    Manusia-Manusia Malam

    Semoga kisah orang-orang besar itu menjadi penyemangat kita untuk mengikuti jejak mereka.

    *sumber : http://ms.wordpress.com/tag/deenul-islam/

  18. client mengatakan:

    Jalan Panjang Penyelesaian Sengketa Israel dan Palestina

    A. Pendahuluan
    Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berhubungan dengan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tingkat peradaban manusia yang semakin tinggi dengan diiringi perkembangan kehidupan yang semakin global dan dinamis akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghadapkan manusia pada permasalahan-permasalahan yang semakin kompleks, sehingga dibutuhkan suatu hubungan-hubungan yang lebih intens. Hubungan antara anggota masyarakat ini kemudian meluas tidak hanya terbatas antara anggota masyarakat dalam satu negara saja tetapi telah melewati batas negaranya. Hubungan internasional yang dilakukan oleh negara dengan negara, negara dengan individu maupun organisasi internasional tidak selamanya berjalan dengan baik. Perbedaan kepentingan-kepentingan, misalnya perbatasan, sumber daya alam, perdagangan dan lain sebagainya dalam hubungan internasional tersebut seringkali menjadi potensi sengketa antar mereka, sehingga hubungan yang dilakukan tersebut pada akhirnya sangat rentan dengan konflik[1]. Kondisi ini dapat mempengaruhi bahkan menghambat hubungan internasional, tidak hanya bagi negara yang bersengketa saja namun juga akan mempengaruhi negara-negara yang lainnya, misalnya konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina.

    Konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel merupakan sebuah konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang telah berlangsung hampir satu abad. Penyebab konflik tersebut antara lain menyangkut soal wilayah, kekuasaan, perbedaan keyakinan (agama) dan keturunan. Selama konflik telah terjadi kekerasan dengan berbagai tingkat intensitasnya di Palestina.[2] Pemerintah Israel melalui cara yang terorganisir dan sistematis telah mengusir warga Palestina dari wilayahnya sendiri. Setelah perang Timur Tengah tahun 1948 pemerintah Israel berhasil mengusir sejumlah besar penduduk Palestina ke Mesir, Suriah, Yordania dan Libanon. Dari tahun 1978 sampai 1985 tercatat sekitar 850 penduduk Palestina yang terusir dari wilayahnya. Perlawanan fisik Palestina terhadap Israel dimulai pada tahun 1987 yang dikenal dengan intifadha. Pada bulan November 1998 PLO memproklamirkan berdirinya negara Palestina sementara gerakan-gerakan perlawanan terus berlangsung sampai sekarang.
    Konflik yang telah berlangsung beberapa dekade tersebut sampai sekarang belum menunjukkan titik terang penyelesaian final bagi kedua pihak. Upaya-upaya penyelesaian sengketa secara damai terus diusahakan oleh berbagai pihak. Hal ini seperti yang diamanatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa semua negara harus menahan diri dari penggunaan cara-cara kekerasan yaitu ancaman dan penggunaan senjata terhadap negara lain atau cara-cara yang tidak sesuai dengan tujuan-tujuan PBB (Pasal 2 ayat (4)). Pasal 33 Piagam PBB memberikan alternatif cara-cara yang bisa ditempuh dalam penyelesaian sengketa secara damai, yaitu yang menyatakan bahwa: “Pihak-pihak yang tersangkut dalam suatu sengketa yang terus menerus yang mungkin membahayakan terpeliharanya perdamaian dan keamanan internasional, pertama-tama harus mencari penyelesaian melalui negosiasi, penyelidikan, dengan peraturan, konsiliasi, arbitrasi, penyelesaian menurut hukum, melalui badan-badan atau perjanjian setempat, atau dengan cara damai lain yang dipilih sendiri”.
    Amerika Serikat (AS) pada tahun 1991 dan 1993 terdorong menyelenggarakan konferensi perdamaian Madrid dan Oslo sebagai upaya untuk mendamaikan kedua pihak (Israel dan Palestina). Konferensi Madrid menghasilkan kesepakatan bagi Israel dan Palestina untuk saling mengakui. Konferensi perdamaian Oslo menghasilkan persetujuan Declaration of Principle yang memberikan dasar bagi Palestina untuk mengatur sendiri secara terbatas Jalur Gaza dan Jericho (di Tepi Barat). Bulan Oktober 1998 diadakan perundingan Wye yang menghasilkan Wye Memorandum yang menyatakan bahwa Israel akan mengembalikan 13% wilayah yang didudukinya kepada Palestina. Pelaksanaan perundingan wye mengalami kebuntuan sehingga diselenggarakan pertemuan Sharm El-Sheikh (1999) yang selain membahas mengenai penarikan pasukan Israel dari 10% wilayah Tepi Barat juga memuat persetujuan mengenai status final yang sudah harus dicapai paling lambat satu tahun setelah perundingan (2000) yaitu menyangkut masalah batas negara, Kota Jerusalem dan pengungsi Palestina. Tahun 2000, AS kembali menyelenggarakan perundingan Camp David untuk memecahkan berbagai persoalan mengenai status final.[3]
    Kerusuhan yang berkembang di Palestina semakin mengkhawatirkan masyarakat dunia sehingga muncul berbagai pertemuan untuk membahas permasalahan tersebut, antara lain pertemuan Sharm El-Sheikh tahun 2000, KTT Liga Arab pada Oktober 2000, KTT OKI pada Oktober 2000 yang intinya meminta Israel untuk menghentikan tindakan-tindakan provokatif. Tim Quartet (AS, Rusia, PBB dan Uni Eropa) pada tanggal 30 April 2003 mengeluarkan rencana perdamaian Israel dan Palestina yang dikenal dengan Peace Road Map (Peta Jalan Perdamaian (PJP)), namun rencana perdamaian inipun tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Macetnya proses perdamaian PJP membuat prihatin berbagai kalangan. Berbagai upaya untuk melaksanakan proses perdamaian tidak resmi dilakukan atas inisiatif tokoh-tokoh oposisi kiri Israel dan Palestina sehingga menghasilkan Persetujuan Jenewa (Geneve Accord) bagi upaya penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina yang secara prinsip ditandatangani tanggal 12 Oktober 2003.[4]
    Penyelesaian sengketa antara Israel dan Palestina yang selama ini terus diupayakan oleh masyarakat internasional tersebut terus mengalami kegagalan. Perjanjian Oslo I dan II (1993 dan 1994), perjanjian Camp David 1994 dan 2000 yang merupakan kelanjutan kesepakatan Taba, peta jalan damai (April 2003) dan perjanjian Jenewa (akhir 2003) tidak optimal dalam mengurangi konflik yang terjadi diantara mereka. Bahkan hak-hak hidup bangsa Palestina semakin terancam oleh kekerasan dan kekejaman tentara Zionis Israel. Selama hampir 15 tahun perundingan tersebut tidak memberikan perkembangan yang berarti bagi kehidupan politik, ekonomi dan keamanan Palestina.[5] Pembunuhan, pembantaian, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya telah menjadi pemandangan sehari-hari bagi masyarakat Palestina.
    Berdasarkan uraian di atas penulis mencoba untuk menganalisis lebih lanjut penyebab kegagalan upaya penyelesaian sengketa natara Israel dan Palestina dari kesepakatan yang dihasilkannya.

    B. Sejarah Konflik antara Palestina dan Israel
    Konflik antara Israel dan Palestina adalah bagian dari konflik Arab-Israel yang kemudian berlanjut menjadi konflik antara bangsa Israel dan bangsa Palestina. Konflik tersebut mulai muncul sejak awal abad 20 yang disebabkan karena sengketa soal wilayah, tanah dan juga dipengaruhi faktor agama. Kaum Yahudi selalu mengklaim tanah yang sekarang diperebutkan ini berdasarkan pada janji yang ada dalam kitab suci kepada Abraham dan para keturunannya. Padahal, jika Bangsa Arab lainnya mengajukan argumen-argumen yang sama, mereka juga adalah keturunan Abraham. Berdasarkan sejarah, sekitar 3.000 tahun Sebelum Masehi (SM), yang sekarang disebut tanah Palestina itu pada awalnya hanya dikenal sebagai tanah Kanaan. Disebut demikian karena suku Kanaan merupakan suku yang paling dominan di wilayah itu. Dominasi itu sedikit berkurang ketika tahun 1900 sampai 1700 SM, wilayah Kanaan mulai dimasuki kaum imigran Semit dari wilayah Mesopotamia (kini Irak). Di Kanaan, para imigran itu kemudian dikenal sebagai kelompok Ivrim (Hibrani) yang artinya keturunan Ever (nenek moyang Abraham). Kaum Ivrim kemudian menyebut diri mereka Israel.[6]
    Hyksos, keturunan Semit dari Suriah, sekitar tahun 1650 SM menguasai delta Sungai Nil dan mendesak raja pribumi Mesir, Thebes, ke pedalaman. Namun, sekitar tahun 1570 SM, sebuah revolusi kaum pribumi di bawah pimpinan keturunan Thebes berhasil menjatuhkan kekuasaan nonpribumi (nonpri) Hyksos. Sejarah kaum nonpri Semit di Mesir menjadi sejarah penderitaan. Puncaknya terjadi di zaman militerisme Firaun Rameses II (1220-1165). Akhirnya muncullah sebutan apiru atau kaum pengungsi/gelandangan bagi kelompok Israel itu. Bersamaan dengan masuknya para apiru ke Kanaan itu, datang pula sebuah invasi besar dari bangsa-bangsa laut. Diperkirakan, mereka berasal dari Pulau Kreta di Laut Tengah. Ada empat suku di antara bangsa-bangsa laut itu, yaitu suku Filistin, suku Edom, suku Moab, dan suku Ammon. Kaum Filistin menduduki wilayah pantai barat daya Kanaan, yang kini dikenal dengan Jalur Gaza. Karena wilayah pantai dikuasai oleh suku laut Filistin, maka para penguasa Yunani (Ottoman) kemudian menyebut seluruh wilayah dibelakangnya sebagai Palaistina, yang merupakan sebuah lafal Yunani dari kata Hibrani Pleshet (Tanah Suku Filistin).[7]
    Keberadaan Israel di Palestina tidak terlepas dari cita-cita awal gerakan Ziomis yang didirikan Theodore Herzl pada tahun 1896. Konggres pertama gerakan zionis di Basle Swiss tahun 1897 merekomendasikan berdirinya sebuah negara khusus bagi kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia. Pada Konggres kedua tahun 1906, gerakan zionis pimpinan Herzl merekomendasikan dengan tegas akan mendirikan sebuah negara bagi rakyat Yahudi di tanah Palestina. Situasi politik di benua Eropa akibat pecahnya Perang Dunia I (1914-1918) memberi peluang bagi gerakan zionisme untuk mewujudkan cita-citanya. Inggris yang terlibat dalam perang dunia I bekerjasama dengan gerakan zionis dan bangsa-bangsa Arab yang berada di bawah kekuasaan imperium Ottoman. Inggris disatu sisi mendorong bangkitnya nasionalisme Arab untuk melawan kekuasaan Ottoman yang memihak Jerman pada saat itu, dipihak lain Inggris memberi janji sebuah negara di palestina pada gerakan zionis saat itu, sehingga terjadi konspirasi internasional yang memudahkan jalan bagi berdirinya negara Yahudi di Palestina.[8]
    Ada dua peristiwa sejarah penting yang menjadi fondasi bagi berdirinya negara Yahudi di tanah Palestina[9]. Pertama, perjanjian Sykes_Picot tahun 1916 antara Inggris dan Perancis yang membagi peninggalan imperium Ottoman di wilayah Arab. Pada perjanjian tersebut di tegaskan Perancis mendapat wilayah jajahan Suriah dan Lebanon, Inggris memperoleh wilayah jajahan Irak dan Jordania, sedangkan Palestina dijadikan status wilayah Internasional. Kedua, Deklarasi Balfour tahun 1917 yang menjanjikan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina pada gerakan zionisme. Sejak saat itu warga Yahudi di Eropa mulai melakukan imigrasi ke tanah Palestina, imigrasi besar-besaran terjadi pada tahun 1930-an.
    Reaksi rakyat Palestina saat itu cukup keras, pada tahun 1936 mereka mengadakan mogok total. Negara-negara Arab atas permintaan Inggris membujuk pemimpin spiritual Palestina, Muhammad Amien Huseini agar menginstruksikan kepada rakyat Palestina mengakhiri aksi mogoknya. Amien Huseini dengan jaminan Inggris dan atas nama solidaritas dengan negara Arab memenuhi permintaan tersebut. Pemerintah Inggris bersama dengan delegasi Palestina kemudian mengadakan konggres di London dari bulan September 1946 sampai Februari 1947, namun konggres tersebut tidak menghasilkan keputusan apapun tentang Palestina. Pemerintah Inggris akhirnya menyerah dan melimpahkan masalah Palestina kepada PBB.
    PBB kemudian membentuk komite khusus untuk mencari penyelesaian masalah Palestina. Berdasarkan hasil pengumpulan data dan studi lapangan, komite ini mengajukan dua usulan. Pertama, membagi dua tanah Palestina untuk Yahudi dan Arab namun dengan adanya satu kesatuan ekonomi. Kedua, membentuk negara federal antara Yahudi dan Arab. PBB, atas desakan AS menolak dua usulan komite tersebut, kemudian masalah Palestina dibahas di forum Sidang Majelis Umum PBB pada tanggal 29 November 1947. Pada saat itu diadakan pemungutan suara yang menghasilkan Resolusi PBB No 181 yang menegaskan membagi dua tanah Palestina untuk Yahudi dan Arab serta memberi jangka waktu kekuasaan pemerintah protektorat Inggris di tanah palestina sampai bulan Agustus 1948.[10]
    Pada tanggal 14 Mei 1948, David Ben Gourion mengumumkan secara resmi berdirinya negara Israel dengan berpijak pada legitimasi resolusi PBB No 181. Beberapa saat setelah pengumuman itu pemerintas AS menyatakan pengakuannya kepada negara Israel yang kemudian disusul pengakuan dari Uni Soviet. Selanjutnya negara Israel berhasil masuk menjadi anggota penuh PBB. Resolusi PBB No. 181 tahun 1947 dan deklarasi negara Yahudi tahun 1948 tersebut ternyata membawa dampak buruk di Timur Tengah yang terus berlanjut sampai sekarang. Negara-negara Arab saat itu memilih perang daripada menerima Resolusi PBB No. 181 dan negara Yahudi tersebut.
    Perang Arab-Israel pertama terjadi pada tahun 1948, setelah pecah perang tahun 1948-1949, wilayah itu dibagi menjadi tiga bagian: Negara Israel, Daerah Otoritas Palestina meliputi: Tepi Barat, dan Jalur Gaza. Kemudian disusul perang Suez tahun 1956, perang Arab Israel tahun 1967 dan tahun 1973 serta perang Libanon tahun 1982. Gerakan-gerakan aliansi regional untuk mematahkan resolusi 181 ini juga sering muncul di kawasan Timur Tengah. Pada tahun 1960-an muncul Republik Persatuan Arab (penyatuan Mesir dan Suriah). Setelah perjanjian persadamaian Mesir – Israel di Camp David, muncul Front Timur yang terdiri dari Suriah, Irak dan PLO. Akibat berbeda pendapat Suriah dan Irak dalam perang Irak_Iran menyebabkan Front Timur ini bubar. Kemudian muncul lagi Front Pantang Menyerah yang beranggotakan Suriah, Libya, PLO dan Yaman Selatan.
    Perang Arab-Israel tahun 1967 mengantarkan lahirnya resolusi DK PBB No. 242 yang berhasil diturunkan pada 22 November 1967 melalui pemungutan suara untuk mencari penyelesaian jalan tengah konflik Arab dan Israel. Inti dari isi Resolusi DK No. 242 tersebut adalah tidak dibenarkan menduduki daerah melalui peperangan serta meminta Israel menarik pasukannya dari tanah-tanah yang diduduki.[11] Sikap keras negara-negara Arab terus menurun. Konferensi puncak Arab di Fez_Maroko tahun 1982 untuk pertama kalinya mengeluarkan keputusan yang secara implisit menerima eksistensi negara Israel dan Resolusi DK PBB No. 242. Puncak dari kelenturan sikap Arab adalah kesediannya hadir dalam konferensi perdamaian Timur Tengah di kota Madrid, Spanyol tahun 1991 dengan kesepakatan menjadikan resolusi DK PBB No. 242 sebagai rujukan. Pihak-pihak yang bersengketa di Timur Tengah sekarang sepakat menjadikan resolusi DK PBB no. 242 sebagai kerangka penyelesaian sengketa yang terjadi antar mereka.
    Bagi Israel, resolusi itu secara eksplisit memang tidak memberikan legitimasi keberadaan pasukannya di tanah Arab dan tidak menuntut pihak Arab mengadakan perundingan langsung dengan Israel, hubungan diplomasi atau kerjasama ekonomi. Namun resolusi itu memberikan keuntungan karena menuntut pihak Arab mengakhiri keadaan perang dan mengakui eksistensi Israel serta memberikan kebebasan lalu lintas pelayaran di perairan internasional kawasan Timur Tengah. Sementara pihak Palestina memprotes turunnya resolusi tersebut karena tidak menyinggung kepentingan dasarnya bahkan rakyat Palestina hanya dilihat sebagai pengungsi.
    Kemajuan yang signifikan dilakukan Israel dalam konteks proses perdamaian di Timur Tengah ketika dicapai Kesepakatan Oslo tahun 1993 dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Kesepakatan Oslo itu merupakan kesepakatan damai terpenting di Timur Tengah setelah perjanjian damai Mesir dan Israel di Camp David tahun 1979.[12] Pasca kesepakatan Oslo itu proses perdamaian di Timur Tengah terus berjalan. Oktober 1995 dicapai kesepakatan Oslo II di Taba Mesir yang mengantar diserahkannya kota-kota dan desa-desa palestina di Tepi Barat seperti Ramallah, Bethlehem, Nablus, Tul Karem, Kalkiliya dan Jenin. Kota Hebron (Al Khalil) kemudian juga diserahkan kepada Palestina melalui kesepakatan khusus yang dicapai pada Januari 1997. Pasca perjanjian perdamaian tersebut, upaya penyelesaian sengketa antara Israel dan Palestina terus diupayakan berbagai pihak melalui berbagai pertemuan dan perundingan, sehingga masing-masing pihak dapat hidup berdampingan dengan tentram, namun ketidaksiapan para pihak terus membuat kegagalan berbagai kesepakatan yang dibuat.

    C. Upaya Penyelesaian Sengketa Dari Perjanjian Oslo Sampai Konsep Peta Perdamaian
    Konflik antara Israel dan palestina telah menyebabkan tragedi kemanusiaan di Timur Tengah. Bangsa palestina yang sejak lama tinggal dan menempati wilayahnya sendiri harus keluar dan terusir. Hak asasi manusia mereka sebagai makhluk telah terampas karena kekerasan yang terjadi selama konflik.[13] Konflik tersebut menjadi semakin rumit karena tidak hanya menyangkut hubungan bilateral Israel dan Palestina dalam segala aspeknya, khususnya sektor politik yang sangat kompleks dan sensitif. Ditambah permasalahan intern yaitu terjadinya friksi di pemerintahan Israel dan Palestina menambah rumit konflik yang terjadi. Penyelesaian sengketa antara Israel dan Palestina terus diupayakan oleh masyarakat internasional, dari Perjanjian Oslo I dan II (1993 dan 1994), perjanjian Camp David 1994 dan 2000 yang merupakan kelanjutan kesepakatan Taba, peta jalan damai (April 2003) dan perjanjian Jenewa (akhir 2003) sebagai upaya untuk mengakhiri konflik yang terjadi.
    1. Perjanjian Oslo I dan II (1993 dan 1994)
    Perkembangan sangat signifikan yang dilakukan Israel dalam konteks penyelesaian sengketa damai di Timur Tengah ketika dicapai kesepakatan Oslo 1993 dengan PLO. Konferensi perdamaian Oslo menghasilkan persetujuan Declaration of Principle yang memberikan dasar bagi Palestina untuk mengatur sendiri secara terbatas Jalur Gaza dan Jericho (di Tepi Barat). Tercapainya kesepakatan Oslo tahun 1993 yang bertumpu pada terbentuknya pemerintahan otonomi Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza adalah suatu tanda berakhirnya permasalahan proyek pemerintahan otonomi Palestina yang selalu mengalami kebuntuan. Pembahasan pada konferensi perdamaian Oslo I dilanjutkan dengan tercapainya persetujuan Oslo II di taba pada 24 September 1995, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan tersebut di Gedung Putih, Washington tanggal 28 September 1995. Peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang bersejarah di Timur Tengah dalam penyelesaian konflik setelah pendudukan Israel tahun 1967.[14]
    Kesepakatan Oslo menegaskan tentang penyerahan tanah wilayah Gaza dan Tepi Barat kepada Palestina, sedangkan masa depan Kota Jerusalem Timur akan dirundingkan kemudian, padahal royek otonomi sebelumnya kota Jerusalem selalu ditegaskan sebagai ibu kota Israel yang tidak bisa dirundingkan lagi. Kesepakatan Oslo cukup memberi harapan kepada rakyat Palestina untuk memperoleh kedua kota tersebut. Kesepakatan Oslo II juga mengharuskan Israel untuk mengembalikan kota-kota yang didudukinya setelah tahun 1967. Pada tanggal 21 Desember 1995 Pemerintah Otonomi Palestina menerima kembali kota Bethlehem, Tepi Barat, Jenin, Tulkarem, Nablus dan Qalqiliyah yang diduduki Israel selama 28 tahun.[15]
    Kesepakatan Oslo I dan II tidak hanya memberi otonomi di Gaza dan sejumlah kota di Tepi Barat tetapi juga mengharuskan Palestina mengadakan pemilu untuk mengganti Piagam Palestina yang menghendaki Israel lenyap dari muka bumi. Kesepakatan Oslo II menyebutkan dengan rinci tentang pemilu Palestina yang diselenggarakan untuk memperoleh legitimasi bagi pemerintah Otonomi Palestina di masa mendatang. Pemilu merupakan pendahuluan ke arah tercapainya hak-hak rakyat Palestina. Pemilu akan diselenggarakan secara bebas dan Rahasia di bawah pengawasan tim pengawas internasional. Ditegaskan juga bahwa penduduk Jerusalem Timur berhak untuk ikut pemilu. Pemilu pada 20 Januari 1996 relatif berhasil. Kebanyakan pro-Arafat menduduki badan legislatif yang beranggotakan 88 orang dan Arafat sendiri terpilih menjadi presiden pertama Palestina.
    Kesepakatan Oslo yang digagas oleh PM Israel Yitzhak Rabin memberikan tanda bahwa masyarakat Israel belum siap menerima proses perdamaian dengan Palestina. PM Israel Yitzhak Rabin akhirnya tewas di tangan ekstremis Yahudi Yigal Amin pada November 1995. Tewasnya PM Israel Yitzhak Rabin dan kemenangan partai Likuid pimpinan Benjamin Netanyahu menyebabkan pelaksanaan kesepakatan Oslo tersendat-sendat dan akhirnya mengalami kegagalan.

    2. Perjanjian Camp David 2000
    Konferensi Damai Timur Tengah di Camp David_Maryland (AS) berlangsung selama 15 hari dari tanggal 11 – 26 Juli 2000. Dokumen AS tentang rancangan kesepakatan final antara Israel dan Palestina diduga kuat akan menjadi rujukan KTT Camp David tersebut. Dokumen tersebut dirancang di Kementerian Luar negeri AS sebagai hasil kompromi dari berbagai perundingan rahasia antara Israel dan Palestina sebelumnya. Isi dokumen tersebut antara lain:
    a. sungai Jordan dan beberapa jembatan di atas sungai tersebut berada di bawah kedaulatan Palestina, namun sepanjang suangai Jordan akan disebar pengawas internasional, termasuk pasukan dari Israel;
    b. Lembah Jordan yang sangat strategis akan berada di bawah kedaulatan Palestina, namun beberapa tempat di lembah itu akan disewakan pada Israel dalam waktu cukup lama;
    c. pengungsi Palestina diberi hak kembali, namun dalam jumlah dan kriteria yang terbatas;
    d. ada dua inisiatif AS untuk penyelesaian Kota Jerusalem Timur, yaitu: 1) Jerusalem Timur dibagi dua (wilayah Arab di Kota Jerusalem Timur berada di bawah kedaulatan Palestina, sedang wilayah Yahudi di bagian kota tersebut berada di bawah kedaulatan Israel; 2) sektor sipil di Jerusalem Timur dikuasai Palestina dan sektor keamanan di kota tersebut dikuasai Israel;
    e. tukar menukar tanah, yaitu tanah yang dibangung pemukiman Yahudi di tepi Barat dan jalur gaza akan terus dikuasai Israel, tetapi sebagai ganti pemerintah Israel harus menyerahkan tanah di wilayah Israel pada Palestina sesuai dengan luas tanah yang dianeksasi Israel di Tepi Barat dan jalur Gaza;
    f. disediakan dana sekitar 100 milyar dollar AS untuk penyelesaian problema pengungsi Palestina yang akan dialokasikan dalam jangka waktu 10 dan 20 tahun;
    g. Israel akan memperoleh dana 17 milyar dollar AS untuk biaya keamanan negara Israel setelah tercapai kesepakatan final dengan Palestina.
    Persetujuan terakhir atas dokumen AS itu tergantung dari kedua pemimpin baik Israel atau Palestina untuk menerimanya secara utuh dokumen tersebut atau perlu ada perubahan lagi sebagai formula penyelesaian final dalam konflik Israel dan Palestina atau bahkan tidak menerima dokumen tersebut sama sekali. Konferensi yang berlangsung selama 15 hari tersebut melibatkan Perdana Menteri Israel Ehud Barak, Pemimpin palestina Yasser Arafat dan AS sebagai mediator konferensi diwakili Presiden AS yaitu Bill Clinton. Tiga pemimpin itu digendakan dapat menjembatani perbedaan pendapat antara Israel dan Palestina yang sangat mendalam yaitu menyangkut isu status kota Jerusalem Timur, pengungsi Palestina, pemukiman Yahudi, perbatasan Israel-Palestina dan pembagian jatah air.
    Ada empat skenario yang disebut akan dihasilkan KTT Camp David tersebut, yaitu[16]:
    a. Israel dan palestina berhasil mencapai kesepakatan final atas semua isu rumit termasuk jerusalem Timur dan pengungsi Palestina;
    b. Israel dan Palestina tidak mencapai kesepakatan apapun dalam KTT tersebut dan yasser Arafat terpaksa mendeklarasikan negara merdeka pada 13 September 2000 tanpa konsultasi atau kesepakatan dengan As dan Israel;
    c. ada kesepakatan khusus antara Israel dan Palestina atas deklarasi negara, sementara isu Jerusalem Timur serta pengungsi Palestina ditunda penyelesaiannya;
    d. tidak ada kesepakatan resmi, tetapi ada saling pengertian antara Israel dan Palestina mengenai deklarasi negara itu sehingga tidak menimbulkan aksi kekerasan ketika negara Palestina nanti dideklarasikan.
    Sejumlah analis meramalkan skenario ketiga dan keempat yang kemungkinan besar dicapai dalam KTT Camp David tersebut. Bagi Arafat maupun Barak skenario ketiga atau keempat adalah yang terbaik. Arafat lebih baik mendeklarasikan negara Palestina secara sepihak pada waktunya nanti dengan kesepakatan resmi atau minimal adanya saling pengertian dengan Israel. Bagi Barak lebih baik membiarkan Arafat mendeklarasikan negara secara sepihak dan kemudian berinteraksi dengan realita baru pasca deklarasi negara Palestina.
    KTT Camp David lebih membahas isu-isu historis, di mana pemimpin dengan kapasitas apapun tidak bisa mengatasnamakan rakyatnya dalam kesepakatan atas isu-isu tersebut. Pejabat Israel atau Palestina sama-sama menegaskan jika KTT Camp David tersebut berhasil mengeluarkan kesepakatan, maka kesepakatan itu harus diajukan pada forum referendum rakyat. Namun pada akhirnya KTT Camp David gagal mencapai kesepakatan bagi kedua pihak.
    Kegagalan ini bukan suatu hal yang mengejutkan karena sejak awal baik israel dan palestina sudah berbeda pendapat secara mendalam dalam folosofi dan ideologi menyangkut isu-isu status final yang dampaknya mempengaruhi pada cara pandang menyelesaikan isu tersebut. Ehud Barak berusaha mempertahankan status quo di Jalur gaza dan tepi Barat. Intinya adalah ibu kota Jerusalem yang bersatu dan abadi, pemukiman Yahudi di bawah kedaulatan Israel, tidak ada militer di Tepi Barat, tidak mengakui hak pulang pengungsi palestina dan tidak kembali pada perbatasan tahun 1967. AS secara implisit mendukung kebijakan Perdana Menteri Barak. Sebaliknya, Yasser Arafat berjuang mengembalikan hak-hak rakyat Palestina dengan mendasarkan pada resolusi PBB No 242, No. 338, dan No. 194. hal ini menyebabkan perbedaan tajam antara Israel dan Palestina di perundingan mengingat kontradiksi antara Resolusi PBB dan pendapat Ehud Barak.
    Kendala utama KTT camp David terletak pada isu Kota Jerusalem, khususnya Kota Lama (Old City) yang memiliki luas satu kilometer persegi tetapi memiliki tempat suci bagi tiga agama samawi, yaitu Islam, Kristen dan Yahudi. Untuk pertama kalinya sejak tahun 1967, Israel dan palestina terlibat konflik terbuka dimeja perundingan soal kota suci tersebut. Palestina memegang teguh hak hukum, historis dan demografis di Jerusalem Timur, sedangkan Israel mengandalkan kekuatan di lapangan. Inisiatif kompromi yang diajukan AS menyangkut kota suci itu ternyata tidak jauh dari sikap Israel yaitu hanya memberi Palestina Otonomi luas di Jerusalem Timur dan semacam kedaulatan agama di tempat suci agama Kristen dan Islam di Old City, sedangkan kedaulatan politik tetap dipegang Israel. Inisiatif tersebut ditolak mentah-mentah oleh Yasser Arafat dan Palestina tetap menuntut kedaulatan penuh atas Jerusalem Timur.

    3. Kesepakatan Wye River dan Pertemuan Sharm El-Sheikh (1999)
    Bulan Oktober 1998 diadakan perundingan Wye (Wye River I) di Washington DC. Pertemuan tersebut menghasilkan Wye Memorandum yang menyatakan bahwa Israel akan mengembalikan 13% wilayah yang didudukinya kepada Palestina. Pelaksanaan perundingan Wye mengalami kebuntuan sehingga diselenggarakan pertemuan Sharm El-Sheikh (1999) yang selain membahas mengenai penarikan pasukan Israel dari 10% wilayah Tepi Barat juga memuat persetujuan mengenai status final yang sudah harus dicapai paling lambat satu tahun setelah perundingan (2000) yaitu menyangkut masalah batas negara, kota Jerusalem dan pengungsi Palestina.
    Kesepakatan Wye River II yang ditandatangani di Sharm El Sheikh, Mesir pada tanggal 5 September 1999 merupakan perubahan sekaligus penambahan butir baru kesepakatan wye River I yang ditandatangani di Washington DC bulan Oktober 1998 dan dibekukan oleh oleh Perdana Menteri Benjamin Netayahu pada Desember 1998. Butir baru dalam kesepakatan Wye River II adalah penegasan kerangka perundingan final israel dan Palestina. Sedangkan unsur perubahan Wye River I adalah mengenai jadwal waktu penarikan pasukan Israel dari Tepi Barat dan kriteria tahanan Palestina yang dibebaskan. Butir-butir kesepakatan Wye River II antara lain mengenai kerangka perundingan final kedua pihak, penarikan pasukan Israel dari Tepi Barat, pembebasan tahanan politik palestina, tindakan keamanan Palestina dan pembukaan jalur aman dan pelabuhan di Gaza dan Tepi Barat serta membuka kembali Pasar kota Hebron.[17]
    a. Kerangka perundingan final
    Perundingan final antara Israel dan palestina akan dimulai pada 13 September 1999 dan akan berlangsung selama satu tahun. Ditegaskan dalam kesepakatan tersebut bahwa lima bulan pertama dari masa setahun tersebut dicanangkan telah tercapai deklarasi prinsip soal penyelesaian isu-isu dalam perundingan final. Isu-isu tersebut antara lain adalah masalah masa depan Kota Jerusalem, pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Jalur Gaza, pengungsi Palestina, sumber air dan perbatasan Israel dan Palestina. Perundingan final tersebut bertujuan untuk melaksanakan resolusi PBB No. 242 dan 338. Israel dan Palestina sepakat menciptakan iklim positif dalam proses perundingan final, kedua pihak tidak dibenarkan mengambil tindakan sepihak yang bisa mengubah peta Tepi Barat dan Jalur Gaza.
    b. Penarikan pasukan Israel dari Tepi Barat
    Kesepakatan Wye River menegaskan bahwa Israel harus menyerahkan 7% kategori C wilayah Tepi Barat (wilayah yang dikuasai penuh Israel secara sipil dan keamanan) untuk diubah menjadi wilayah kategori B (wilayah secara sipil dikuasai Palestina dan keamanannya dikuasai Israel) pada 13 September 1999. Pada tanggal 15 November 1999 Israel harus menyerahkan 2% wilayah Kategori B di Tepi Barat untuk diubah menjadi wilayah kategori A (wilayah Tepi Barat yang dikuasai penuh oleh Palestina secara sipil dan keamanan). Pada tanggal yang sama Israel harus menyerahkan wilayah kategori C di Tepi Barat untuk diubah menjadi wilayah kategori B. Pada 20 Januari 2000 Israel harus menyerahkan satu persen wilayah kategori C di Tepi Barat untuk diubah menjadi wilayah kategori A, dan Israel harus menyerahkan 5,1% wilayah B untuk diubah menjadi wilayah kategori A.
    c. Pembebasan tahanan politik Palestina
    Wye River II menegaskan, Israel harus membebaskan 350 tahanan politik Palestina dengan rincian 200 tanahan politik palestina pada 13 September dan 150 tahanan politik pada 8 Oktober. Ditegaskan juga, Israel harus membebaskan lebih banyak lagi tahanan politik pada bulan Desember 1999 yaitu sebelum bulan puasa.
    d. Tindakan keamanan Palestina
    Wye River II menegaskan, Palestina harus menyita senjata ilegal di Tepi Barat dan Jalur Gaza dan menangkap warga Palestina yang terlibat penyerangan terhadap Israel. Palestina juga harus menyerahkan semua nama polisi palestina pada Israel tanggal 13 September 1999.
    e. Jalur aman dan pelabuhan
    Wye River II menyebutkan mulai dibuka jalur aman di jalur Gaza dan Tepi Barat pada 1 Oktober 1999 dan segera dimulai pembangunan pelabuhan Gaza serta pembukaan kembali pasar Kota Hebron.
    4. Dokumen Stockholm
    Perundingan rahasia di Stockholm dipimpin oleh Ketua parlemen Palestina Ahmed Queri dan menteri urusan Kemanan Dalam Negeri Israel Shlomo Ben Ami dengan AS sebagai mediator yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri yaitu Madeleine Albright. Pertemuan tersebut berhasil merumuskan draf sementara formula penyelesaian akhir Israel dan Palestina yang keputusan terakhirnya menunggu keputusan politik dari Perdana Menteri Ehud Barak dan Presiden Yasser Arafat. Draf sementara yang disebut dengan Dokumen Stockholm itu mencakup masalah kota Jerusalem, pengungsi Palestina dan negara palestina.
    a. Menyangkut Kota Jerusalem
    Dokumen Stockholm menegaskan bahwa 1) Jerusalem tetap tidak terbagi lagi dan menjadi ibukota negara Israel. Namun akan dibentuk lembaga Wali Kota di Jerusalem Barat dan Timur. Lembaga wali kota di Jerusalem Timur memiliki hak otonomi. Sektor sipil di Jerusalem Timur seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur kota akan dikuasai oleh Palestina; 2) bendera Palestina akan dikibarkan di atas Masjid Al_Aqsa; 3) status tempat-tempat suci kristiani di Jerusalem Timur akan dirundingkan lagi antara Israel, Palestina dan Vatikan.
    b. Pengungsi Palestina:
    Menyangkut pengungsi Palestina Dokumen Stockholm menegaskan 1) pengungsi tahun 1948 Israel pada prinsipnya setuju menampung 100.ooo pengungsi dalam jangka waktu 10 tahun, khususnya yang berada di Lebanon; pengungsi tahun 1948 dibagi menjadi tiga kategori: pertama, pengungsi yang bisa kembali ke Israel dan Palestina; kedua, pengungsi yang akan ditempatkan secara abadi di Lebanon dan menjadi warga negara Lebanon; ketiga, pengungsi yang akan ditempatkan di luar Lebanon dan negara Arab; 2) Pengungsi tahun 1967 juga terbagi menjadi tiga bagian. Pertama, mereka yang mengungsi sebelum tahun 1967 tidak dapat kembali ke Palestina; kedua, mereka yang mengungsi antara bulan Juni dan September 1967 bisa kembali ke palestina; ketiga, mereka yang mengungsi setelah September 1967 tidak bisa kembali lagi; 3) akan digelar konferensi internasional untuk membahas pendanaan dan ganti rugi bagi pengungsi Palestina yang akan ditempatkan di luar negara Arab.
    c. Negara Palestina
    Israel bersedia mengakui negara palestina merdeka sebagai bagian dari kesepakatan final kedua pihak. Wilayah negara Palestina yang akan disetujui Israel tersebut hanya akan menguasai wilayah Jalur Gaza, 14% wilayah Tepi Barat, 20% wilayah Tepi Barat akan dianeksasi oleh Israel.
    Isu adanya draf formula penyelesaian akhir konflik antara Israel dan Palestina sudah menyebar di masyarakat. Ekstremis Yahudi mulai mengancam akan membunuh Ehud Barak, sementara elite Palestina menuntut formula penyelesaian akhir Israel dan Palestina harus diajukan pada forum referendum rakyat.

    5. Peta Jalan Damai (April 2003) dan Perjanjian Jenewa (akhir 2003)
    Tim Quartet yang terdiri dari Uni Eropa, Rusia, PBB dan Amerika Serikat pada tanggal 30 April 2003 mengeluarkan rencana perdamaian Israel dan Palestina yang dikenal dengan Peace Road Map (Peta Jalan Perdamaian/ PJP). PJP merupakan sebuah rencana tiga tahap untuk periode selama tiga tahun yang dimulai dengan penghentian kekerasan dan berakhir dengan berdirinya negara Palestina pada tahun 2005. Tahapan proses perdamaian dalam PJP yaitu[18]:
    a. tahap Pertama, Dari Oktober 2002 hingga Mei 2003 dihentikannya serangan Palestina_Israel, memperkuat keamanan, pelaksanaan reformasi Palestina, Penarikan Pasukan Israel dari Tepi Barat, mencabut boikot atas kota-kota Palestina, dan pembekuan pembangunan permukiman Yahudi;
    b. tahap kedua, dari Juni 2003 hingga Desember 2003 adalah proses lanjutan pelaksanaan reformasi Palestina dan penarikan pasukan Israel ke posisi sebelum meletusnya intifadah Al Aqsa pada 28 September 2000 serta kembalinya Dubes Mesir dan Jordania untuk Israel ke Tel Aviv. Pada tahap kedua, akan digelar konferensi damai Timur Tengah pertama dan membahas tentang berdirinya negara Palestina dengan perbatasan sementara;
    c. tahap ketiga, dari tahun 2004 hingga 2005 adalah menggelar konferensi damai Timur Tengah kedua dan mendeklarasikan berdirinya negara Palestina dengan perbatasan sementara. Konferensi damai tersebut juga membahas jalur Suriah-Israel dan Lebanon-Israel.
    Peta Jalan Perdamaian mempunyai sasaran utama, yaitu:[19]
    a. suatu penyelesaian yang menyeluruh bagi konflik Israel dan Palestina sebelum tahun 2005;
    b. kesepakatan yang berisikan dibentuknya satu negara Palestina Merdeka, demokratis dan langgeng, hidup berdampingan secara damai dan aman dengan Israel;
    c. diakhirinya pendudukan yang dimulai tahun 1967;
    d. rakyat Palestina harus memiliki suatu pimpinan yang bertindak secara menentukan dalam melawan terorisme untuk tercapainya suatu penyelesaian.
    Palestina menerima tanpa syarat segera setelah diterbitkannya, sementera Israel pada awalnya menyatakan keberatan walaupun pada 25 Mei 2003 akhirnya menyetujui PJP. Namun perkembangan di lapangan menunjukkan hal yang memprihatinkan. Berbagai bentuk aksi kekerasan bersenjata natara Israel dan Palestina telah membuat macetnya perundingan PJP. Macetnya proses perdamaian di bawah PJP telah membuat prihatin berbagai kalangan. Berbagai upaya untuk melaksanakan proses perdamaian tidak resmi dilakukan atas inisiatif tokoh-tokoh oposisi kiri Israel dan Palestina telah menghasilkan “Persetujuan Jenewa” (Geneve Accord) bagi upaya penyelesaian konflik Israel dan Palestina yang disepakati pada tanggal 12 Oktober 2003 di Yordania. Persetujuan tersebut dirancang oleh kubu pro perdamaian untuk dapat mendobrak berbagai kesulitan dan kemaceta proses perdamaian antara palestina dan Israel. Persetujuan Jenewa ditandatangani pada 1 Desember 2003 di Jenewa dan telah mengundang reaksi berbagai pihak baik pro maupun kontra. Persetujuan Jenewa akhirnya tidak dapat bertahan lama.[20]
    Pada tanggal 19 November 2003 DK PBB secara bulat telah mengesahkan rancangan resolusi mengenai PJP. Disahkannya PJP menjadi resolusi memberi harapan dari berbagai pihak bagi penyelesaian konflik Israel dan Palestina. Meskipun jadwal two state solution tidak tercantum dalam resolusi namun setidaknya PJP memiliki kekuatan hukum yang mengikat bagi berbagai pihak dalam penyelesaian sengketa antara mereka yang harus diimplementasikan secara konsekuen.
    Aksi kekerasan yang dilakukan Israel telah membuat PJP yang semula diharapkan sebagai formula yang diandalkan untuk menyelesaikan konflik antara israel dan Palestina kemudian mengalami kemacetan. Berbagai kebijakan Ariel Sharon dipandang dapat menghancurkan upaya perdamaian yang telah dirintis. Kebijakan Ariel Sharon menggelar operasi militer untuk melenyapkan para pemimpin garis keras Palestina telah membuat situasi konflik bertambah kacau. Pembunuhan keji terhadap para tokoh Hamas pada tanggal 22 Maret dan 17 April 2004 telah menunjukkan sikap Israel yang tidak mengindahkan hukum internasional. Kebijakan PM Sharon membangun tembok pemisah yang mengelilingi wilayah Israel dan memisahkannya dari Palestina dengan alasan untuk melindungi diri dari teroris Palestina telah menyebabkan penderitaan bagi rakyat palestina. Pembangunan tembok tersebut telah menghambat kebebasan bergerak penduduk, menghambat pelaksanaan hak penduduk untuk belanja, kesehatan, pendidikan dan peningkatan standar hidup. Mahkamah Internasional memberikan ketetapan hukum pada tanggal 9 Juli 2004 bahwa pembangunan tembok tersebut adalah ilegal.
    Kebijakan PM Sharon memindahkan sebagian pemukiman Yahudi namun tetap mempertahankan sebagian besar lainnya telah memancing reaksi masyarakat internasional yang tidak dapat menerima perubahan perbatasan secara sepihak di Timur Tengah. Kebijakan Sharon yang didukung AS untuk menghapuskan hak pulang para pengungsi Palestina ke Tepi Barat dan Jalur Gaza telah melanggar HAM rakyat Palestina. Perkembangan yang memprihatinkan dan sebagai evaluasi atas gagalnya PJP, KTT Quartet yang telah diselenggarakan di Markas Besar PBB pada tanggal 4 Mei 2004 dikeluarkan Quartet statement yang berisi tekad untuk menegakkan kembali visi bersama dua negara berdaulat yang hidup berdampingan secara damai dan menyerukan kedua pihak untuk mengambil langkah-langkah untuk memenuhi kewajibannya di bawah PJP. Meskipun demikian, hasil pertemuan Quartet tersebut tidak membawa perubahan signifikan dalam proses perdamaian karena adanya kebijakan-kebijakan Israel yang bertentangan dengan maksud PJP. Peta Jalan Perdamaian yang diharapkan bisa menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina akhirnya tidak bisa dijalankan juga secara optimal.

    D. Kegagalan Penyelesaian Sengketa antara Palestina dan Israel
    Perdamaian, ketertiban dan keamanan merupakan keingingan setiap bangsa didunia. Perdamaian adalah proses yang membutuhkan manajemen dan kerja internasional yang serius dan tulus. Proses itu dibutuhkan untuk melawan sebagian negara besar yang masih melihat bahwa perdamaian dikendalikan oleh negara besar. Jika mempelajari konflik-konflik internasional yang terjadi, upaya penyelesaian perdamaiannya masih tergantung oleh faktor-faktor kekuatan dan perimbangannya yang menentukan hubungan antar negara. Hal inilah yang menyebabkan posisi PBB lemah dalam mewujudkan tujuan-tujuannya dalam menciptakan perdamaian dan keamanan internasional. Hal ini juga yang membuat kegagalan dunia internasional dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah dan perdamaian antara Arab, Palestina dan Israel. Padahal dunia Arab sudah menyatakan siap mengakui Israel dan melakukan hubungan normalisasi dengan imbal balik penarikan Israel dari wilayah Palestina yang dijajahnya tahun 1967 seperti yang dirumuskan dalam prakarsa Arab.[21]
    Perdamaian yang hanya dibangun atas pertimbangan perimbangan kekuatan yang tidak seimbang dari sisi militer akan segera hancur dan akan melahirkan perang berkepanjangan. Masyarakat internasional ikut bertanggungjawab atas gagalnya prakarsa perdamaian yang mereka tawarkan seperti konsep Peta Jalan Damai. Meski sudah dibentuk Tim Quartet, sikap tim ini masih ditentukan oleh dimensi politik Amerika yang jauh dari misi tim Quartet. Semua prakarsa perdamaian internasional jika ingin berhasil maka hari berangkat dari kaidah perundingan dan tawar menawar politik. Salah satu hakikat penting bahwa kekerasan militer tidak akan bisa mewujudkan tujuan-tujuannya terutama konflik seperti Arab – Israel.
    Prinsip perundingan yang berhasil adalah menjaga keseimbangan dalam tuntutan dan penunaian hak. Semua pertimbangan ini sengaja dihilangkan dalam dan dijauhkan dalam menyikapi masalah Palestina. Jika Amerika Serikat masih bersikukuh melakukan perundingan politik final dalam konflik ini dalam sisa waktu yang ada, mereka harus memulai bekerja memecahkan masalah dan bukan mengatur konflik, melakukan pendekatan pemahaman hak-hak legal untuk rakyat Palestina. Upaya Menteri Luar Negeri Amerika dalam hal ini membutuhkan senjata politik yang mendukung dan menyokongnya dan itu belum ada. Konflik berkelanjutan yang melanda kedua negara itu, sejak lama belum menemukan jalan tepat untuk menciptakan situasi damai yang konsisten. Meski, telah beberapa kali konflik antar keduanya seringkali ada masa tunggu dari konflik-konflik berikutnya.
    Dalam melihat persoalan konflik itu, Holsti (1992) menawarkan, 4 komponen untuk mengkajinya, yaitu[22] (1) negara yang terlibat dalam konflik; (2) bidang masalah; (3) sikap pemerintah, dan; (4) tindakan pemerintah. Konflik tersebut, pertama, melibatkan bukan hanya dua negara saja, tapi sudah mengikut-sertakan banyak negara. Terutama negara-negara yang memiliki kepentingan di kedua negara itu. Amerika, salah satu negara yang sangat berkepentingan, sebab menyangkut strategi pertahanannya di kawasan timteng. Kedua, masalah yang melatar-belakangi konflik itu, tampaknya bukan hanya persoalan daerah kekuasaan saja, namun ternyata, faktor agama adalah substansi dari konflik tersebut. Israel dengan Yahudi-nya, dan Palestina yang menganut Islam, masing-masing dipengaruhi sentimen agama. Padahal, kedua agama itu adalah sama-sama agama monoteis.
    Persoalan ketiga, bahwa sikap masing-masing pemerintah Israel maupun Palestina sangat kaku terhadap keinginannya. Israel bersikeras agar Palestina tidak mendapatkan daerah di wilayah yang sudah dikuasainya. Sedangkan, Palestina tetap memperebutkan wilayah yang diklaim adalah bagiannya. Ketiga faktor itu, ternyata diperparah lagi dengan faktor keempat, yaitu bentuk tindakan pemerintah kedua negara itu. Puncak kejengkelan Israel terimplementasi dengan tindakan agresi mereka terhadap Palestina, sebaliknya, Palestina terus melakukan perlawanan, meski dengan bersenjatakan batu dan aksi bom bunuh diri.
    Upaya penyelesaian sengketa yang ditempuh Israel dan Palestina dalam beberapa dekade mulai dari kesepakatan Madrid, Perjanjian Oslo I dan II (1993 dan 1994), perjanjian Camp David 1994 dan 2000 yang merupakan kelanjutan kesepakatan Taba, Peta Jalan Damai (April 2003) dan Perjanjian Jenewa (akhir 2003) tidak optimal dalam mengurangi konflik yang terjadi diantara mereka dan selalu mengalami kegagalan. Cara-cara yang umum digunakan oleh kedua pihak adalah dengan menggunakan negosiasi dan dengan melibatkan pihak ketiga yaitu AS, tim Quartet dan negara-negara Arab lain baik dengan mediasi maupun jada baik.
    Negosiasi adalah cara yang paling umum digunakan para pihak dalam menyelesaikan sengketa. Cara ini sangat praktis dan efektif, karena cara penyelesaian dengan negosiasi ini para pihak dapat langsung berhubungan dan saling memberikan pengertian tentang apa yang dikehendaki, oleh karena itu para pihak dapat bertindak dengan bijaksana untuk menyelesaikan sengketa yang mereka hadapi.[23] Begitu juga dengan Mediasi yang melibatkan pihak ketiga. Mediasi pada prinsipnya hampir sama dengan negosiasi, namun pada mediasi ada campur tangan pihak ketiga. Mediasi merupakan bentuk negosiasi yang fleksibel dengan partisipasi pihak ketiga yang aktif membantu dalam penyelesaian sengketa kedua pihak, dimana pihak ketiga sebagai pihak yang aktif mempunyai wewenang dan dapat mengajukan proposal dan menafsirkannya demi kelancaran proses perundingan.[24]
    Negosiasi maupun mediasi sebagai alternatif cara penyelesaian sengketa ini mempunyai keterbatasan-keterbatasan yang jika itu tidak dilakukan oleh para pihak maka perundingan yang dilakukan akan terus mengalami kegagalan, seperti halnya dengan perundingan yang dilakukan oleh Israel dan Palestina. Keterbatasan tersebut antara lain bahwa negosiasi tidak mungkin dapat dilakukan jika pihak yang bersengketa menolak untuk berhubungan satu sama lain; negosiasi tidak akan efektif jika posisi pihak-pihak saling menjauh dan tidak ada kepentingan bersama; dan negara-negara perunding lebih sering mengabaikan fakta bahwa batas suatu persetujuan biasanya akan tidak mencerminkan pokok masalah masing-masing pihak, tapi mencerminkan kekuatan mereka yang relatif.[25] Prospek keberhasilan mediasi tergantung pada kemauan pihak-pihak untuk membuat konsesi yang perlu dan penyelesaian mediasi tergantung pada apabila salah satu pihak siap untuk meninggalkan tujuan utamanya dan memotong kerugiannya.
    Berdasarkan keterbatasan-keterbatasan perundingan dengan negosiasi dan mediasi tersebut, hal yang menjadi penyebab kegagalan kesepakatan-kesepakatan yang dibuat oleh Israel dan Palestina terletak pada kemauan untuk berunding dan melaksanakan kesepakatan yang dihasilkannya serta kemauan pihak-pihak (Israel dan Palestina) untuk membuat konsesi yang perlu dan kesiapan salah satu pihak untuk meninggalkan tujuan utamanya dan memotong kerugiannya.
    Terlepas dari masalah keterbatasan-keterbatasan negosiasi dan mediasi yang kurang diperhatikan masing-masing pihak, sebenarnya ada permasalahan yang cukup penting bila Palestina dan Israel akan melanjutkan perundingan. Diantara kedua belah pihak masih ada beberapa ganjalan, antara lain status Jerusalem dan masalah pengungsi Palestina.[26] Berdasarkan Declaration of Principles tahun 1993, Palestina menganggap bahwa Jerusalem adalah termasuk subyek yang akan di bicarakan untuk menentukan status permanen. Dalam hal ini Palestina mempunyai dua posisi, yaitu: a) sebagai bagian dari tanah yang dicaplok Israel, 1967 Jerusalem Timur adalah wilayah yang termasuk dalam Resolusi DK PBB No. 242. Dengan demikian daerah itu merupakan bagian dari wilayah negara Palestina. Setelah negara Palestina mempunyai batas wilayah yang jelas, maka Jerusalem Timur akan dijadikan sebagai ibu kota negara; b) Palestina akan menjadikan Jerusalem sebagai kota terbuka, artinya mereka tidak akan membuat batas yang menghalangi lalu lintas masyarakat yang berdatangan ke kota tersebut. Sebagai kota tiga agama, penguasa Palestina akan menjamin adanya kebebasan beribadah di kota tua itu. Dengan kemampuan yang ada, Palestina akan melindungi berbagai situs peninggalan lama yang ada di sana.
    Menanggapi posisi Palestina, Israel menganggap bahwa Jerusalem adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu tidak ada Jerusalem Timur maupun Jerusalem Barat, mereka mengenal satu Jerusalem yang sekarang dianggap sebagai ibukota Israel. Penguasa Israel tetap menginginkan kedaulatan atas Jerusalem tanpa memperdulikan adanya Resolusi DK PBB no. 242 yang memerintahkan pengembalian wilayah Jerusalem Timur yang didudukinya sejak tahun 1967.
    Jerusalem adalah masalah yang paling peka dalam konflik antara Israel dan Palestina. Berbagai usulan telah diajukan sebagai alternatif penyelesaian. Vatikan misalnya, menghendaki Jerusalem di bawah kekuasaan internasional. Beberapa intelektual Israel menyodorkan ide bahwa kedaulatan Jerusalem diberikan saja kepada Tuhan, sehingga kedua belah pihak bisa berunding tanpa dibebani siapa yang berdaulat di Jerusalem. Mesir mengusulkan kedua belah pihak untuk menghentikan klaim kedaulatan atas Masjid Al-Aqsa, seterusnya kedaulatan Masjid diurus oleh Badan Wakaf Muslim. Upaya lain yang ditempuh antara lain OKI telah membentuk Komite Jerusalem yang tugas utamanya merumuskan bagaimana sebaiknya pengaturan Jerusalem. Tetapi pihak Israel tetap tidak mau tau dan mereka tetap ingin menjadikan Jerusalem sebagai ibu kota Israel sebagai pengganti Tel Aviv, sehingga kondisi tersebut menyulitkan perundingan antara Palestina dan Israel.
    Masalah kedua yang mengganjal perundingan antara Israel dan palestina adalah masalah pengungsi Palestina. Sejak perang Arab dan Israel tahun 1948 yang dilanjutkan dengan beberapa perang lain, banyak penduduk Palestina yang meninggalkan tanah airnya. Mereka tersebar di beberapa negara Arab bahkan ada yang di Eropa dan Amerika Serikat. Dalam perundingan posisi Palestina sangat jelas, bahwa setiap pengungsi Palestina berhak untuk kembali ke rumah mereka. Setiap pengungsi juga berhak untuk memperoleh kompensasi selama mereka tidak mempunyai tempat tinggal. Hal ini berdasarkan Resolusi PBB No. 194 tahun 1948 yang menyebutkan adanya hak kembali dan kompensasi. Palestina juga mengusulkan adanya rencana pengembalian pengungsi secara detail yang melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan yang didasarkan pada norma-norma hak asasi manusia yang berlaku secara internasional.
    Tetapi Israel menolak hak pengungsi palestina. Israel merasa tidak bertanggung jawab terhadap pengungsi dan tidak akan memberikan kompensasi apapun. Israel justru mengakui hak kembali ke Israel bagi orang Yahudi dari seluruh dunia karena di Israel ada Undang-Undang yang mengatur masalah kembalinya orang Yahudi (Law of Return). Dengan UU tersebut kaum imigran ini di Israel menjadi warga kelas utama. Mereka memperoleh kemudahan mendapatkan pekerjaan, perumahan dan lainnya. Untuk kepentingan kaum imigran tersebut, pemerintah israel telah membangun berbagai pemukiman di berbagai tempat termasuk di wilayah pendudukan Tepi Barat dan Gaza. Pembangunan pemukiman tersebut telah mempersempit ruang gerak warga Palestina. Sikap Israel dan Palestina yang bertolak belakang ini akan menyulitkan mereka dalam perundingan perdamaian.

    E. Penutup
    Berbagai kesepakatan dan perjanjian yang dilakukan oleh Palestina dan Israel dalam menyelesaikan konflik mereka dari kesepakatan Madrid, Perjanjian Oslo I dan II (1993 dan 1994), perjanjian Camp David 1994 dan 2000 yang merupakan kelanjutan kesepakatan Taba, Peta Jalan Damai (April 2003) dan Perjanjian Jenewa (akhir 2003) tidak optimal dalam mengurangi konflik yang terjadi diantara mereka dan selalu mengalami kegagalan. Hal mendasar yang menjadi penyebabnya adalah kemauan masing-masing pihak untuk melaksanakan kesepakatan yang dihasilkannya. Akar permasalahan yang selalu menjadi konflik adalah masalah status Jerusalem Timur dan masalah pengungsi Palestina. Jika Israel dan Palestina memperhatikan hal tersebut dalam perundingan dengan penerapan win-win solution maka kemungkinan besar perundingan akan berhasil, karena inti dari perundingan adalah menciptakan keuntungan yang sama bagi masing-masing pihak.

    Referensi:

    [1] Huala Adolf. 2004. Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional. Penerbit Sinar Grafika. Jakarta. hal. 1.
    Sengketa merupakan perselisihan mengenai masalah fakta, hukum atau politik dimana tuntutan atau pernyataan suatu pihak ditolak, dituntut balik atau diingkari oleh pihak lain. Menurut Mahkamah sengketa internasional merupakan situasi ketika dua negara mempunyai pandangan yang bertentangan mengenai dilaksanakan atau tidaknya kewajiban-kewajiban yang terdapat dalam perjanjian.
    [2] Musthafa Abd Rahman. 2002. Dilema Israel, Antara Krisi Politik dan Perdamaian. Penerbit Buku Kompas. Jakarta. Hal. 5.
    [3] Gatot Abdullah Masyur. Palestina Pasca Yasser Arafat: Peranan Diplomasi Republik Indonesia. Makalah dalam “Pertemuan Kelompok Ahli tentang Kebijakan Politik Luar Negeri RI di Kawasan Timur Tengah. Hotel Novotel. Solo.15-16 Februari 2005.
    [4] Ibid.
    [5] Amrozi M. Rais. Palestina – Israel, Mencari Solusi yang Adil. Makalah dalam “Pertemuan Kelompok Ahli tentang Kebijakan Politik Luar Negeri RI di Kawasan Timur Tengah. Hotel Novotel. Solo. 15-16 Februari 2005.
    [6] Todd M Ferry. Israeli_Palestinian
    Conflict..http://www.homestayfinder.com/dictionary.aspx?l=en&q=.htm. [Diakses pada tanggal 20 Mei 2007].
    [7] Ibid.
    [8] Musthafa Abd Rahman. Op.Cit. hal. Xxix.
    [9] Musthafa Abd Rahman. 2002. Jejak-Jejak Juang Palestina dari Oslo Hingga Intifadah Al-Aqsa. Penerbit Buku Kompas. Jakarta. xxxi
    [10] Ibid.
    [11] Ibid.
    [12] Ibid.
    [13] M. Hamdan Basyar. Palestina Pasca Yasser Arafat, Peranan Diplomasi RI. Makalah dalam “Pertemuan Kelompok Ahli tentang Kebijakan Politik Luar Negeri RI di Kawasan Timur Tengah. Hotel Novotel. Solo. 15-16 Februari 2005.
    [14] Musthafa Abd. Rahman. Op.Cit. hal. 46.
    [15] Ibid.
    [16] Musthafa Abd. Rahman. Op.Cit. hal. 160.
    [17] Musthafa Abd. Rahman. Op.Cit. hal. 132.
    [18] Musthafa Abd Rahman. Amerika Serikat dan Konsep Peta Jalan Damai. http://www.kompas.com/kompas-cetak/0204/19/ln/43.htm. [dialses pada tanggal 20 Mei 2007]
    [19] Gatot Abdullah Masyur. Loc.Cit.
    [20] Ibid.
    [21] Naje Shadiq Sharab, Kegagalan Dunia Internasional Wujudkan Perdamaian,
    http://www.infopalestina.com/lihatberita.asp?id=7306, [diakses pada tanggal 20 Mei 2007]
    [22] Budi Hari Wibowo. Keharusan Perdamaian Israel-Palestina.
    http://www.dephan.go.id/modules.php?name=Feedback&op=printpage&opid=1. [diakses pada 20 Mei 2007]

    [23] Sri Setianingsih Suwardi. 2006. Penyelesaian Sengketa Internasional. UI Press. Jakarta. Hal.7.
    [24] J G Merrills alih bahasa oleh Achmad Fauzan. 1986. Penyelesaian Sengketa Internasional. Penerbit Tarsito. Bandung. Hal. 21.
    [25] Ibid.
    [26] M Hamdan Basyar. Loc.Cit.

  19. Saus mengatakan:

    DUA HATI DAN LANGIT AL AQSHA

    By saus

    Langit Al Quds malam ini sangat indah. Seperti malam-malam sebelumnya. Mungkin juga malam-malam sesudahnya. Apapun warnanya, aku selalu ingin menikmatinya. Aku sedang di kompleks masjid Al Aqsha kini. Di taman yang berada diantara kubah Al Aqsha dan Sakhra. Di kanan punggungku, adalah potongan langit yang paling kusukai. Langit di atas kubah al Aqsha. Juga Langit di atas Kubah Sakhra yang ada di sebelah kiriku. Potongan langit yang selalu membuatku tak bisa memaksa langkah untuk segera pulang. Selepas Shalat Isya aku selalu berlama-lama di sini. Hamparan rumputnya di selingi beberapa pohon tinggi. Di malam hari siluetnya terlihat berbentuk segitiga dengan puncak yang bersudut sempit.

    Taman ini terletak diantara Masjid AL Aqsha dan Sakhra. Gelap. Lampu taman yang terbatas tak cukup mampu menerangi setiap bagiannya. Tapi dengan demikian bintang-bintang di langit terlihat makin cemerlang.

    Masih ada saat-saat menakjubkan lainnya, yaitu ketika menjelang magrib dan selepas subuh. Tapi, langit yang menembaga itu hanya bisa kunikmati sembari berjalan dalam gegas yang ritmik. Itu bukan waktu yang tepat untuk menikmatinya bukan ?. Tentu saja. Sebab aku harus segera menuju Masjid untuk shalat magrib, atau segera pulang selepas subuh. Toko Ami Jaber menungguku setiap pagi.

    Ketika langit berwarna tembaga, setiap kepingnya seakan-akan menampilkan Imad Aqil, Shalah Syahadah dan barisan panjang syuhada lainnya tersenyum dengan gagah. Juga Ustadz Ahmad. Guruku yang syahid belum lama ini. Langit yang berrona jingga itu seperti kemarahan tak berujung pada tiap darah muslim yang tertumpah di bumi Palestina. Merah itu menelusup didadaku. Menggedornya dengan amat keras. Mencipta geletar yang menusuk-nusuk sepanjang pagi, siang, malam hingga pagi berikutnya. Begitu terus setiap hari. Kurasa itu tak akan pernah berakhir hingga luka Palestina terobati pada hari pembebasannya kelak. Aku berharap saat itu aku turut menyaksikan rona langitku yang berubah menjadi… menjadi seperti apa ya ? Yang pasti, semakin indah. Ya, jika kini ia sangat indah, maka di hari kebebasannya tentu akan semakin indah. Mm… Langit Al Aqsha… ini adalah senyumku untukmu.

    Assalamu’alaikum. Aku harus pulang sekarang. Teman-teman sudah pulang terlebih dahulu ba’da Isya tadi. Kupikir kak Izzah mulai khawatir menungguku di rumah. Ups… maksudku kemah. Ya, kami sudah tidak punya rumah. Kemarin malam aku dapati ia di depan kemah dengan wajah cemas. “Lain kali pulang lebih cepat. Dari sini pun kau bisa melihat langit Al Aqsha dengan cukup jelas�? ucapnya waktu itu. Bagi kak Iz usiaku yang hampir sepuluh tahun ini tak cukup meyakinkan untuk ‘menjaga diri’. Padahal aku sudah berulangkali meyakinkan bahwa seorang lelaki telah mandiri sejak usia tujuh tahun. Ustadz Akhmad selalu ingin aku cepat dewasa.

    Lari-lari kecilku telah mengantarkanku pada puluhan kemah yang berdiri kokoh dalam kerentaan dan ketercabikan yang tak pernah berarti apa-apa di hati kami. Ini adalah kehidupan kami. Kami bersukur dengan segala keterbatasannya. Tidak setiap muslim mendapatkan kepercayaan dariNYA untuk menjaga Al Quds. Menjadi penduduk kota suci ini adalah nikmat yang selalu terasa manis meski genangan darah menenggelamkan generasi islam negeri ini.

    “Ah…!�? beberapa meter di depan kemahku aku terpekik sembari menepuk dahi dengan reflek. Lariku makin menggegas seiring desir rasa bersalah yang begitu cepat berkembangbiak sebab kak Iz kembali terlihat cemas menungguku seperti kemarin.

    ***

    “Assalamu’alaikum�? Suara ramah menghentikan gerak tanganku yang memindahkan tepung gandum dari sebuah kontainer plastik ke dalam kantong-kantong kertas kecil. Mengemas gandum adalah aktifitas tetapku setiap pagi setelah membuka toko dan merapikan letak beberapa barang dagangan.

    “’Alaikumsalam�? jawabku sembari memperhatikannya dengan seksama. Kelihatannya cuma beberapa tahun di atasku. Mungkin 12, 13 atau 14 tahun. Wajah, kulit, rambut… semuanya terlihat baru bagiku. Ia berbeda. Karena itulah secara reflek aku memandangnya beberapa detik sebelum kemudian menanyakan apa yang dibutuhkannya. Ia terlihat bingung meski senyumnya tak pernah lepas.

    “Mm… Do you speak english ?�? ucapnya kemudian. Kali ini aku yang garuk-garuk kepala. Tanpa menunggu jawabanku ia melanjutkan kalimatnya sembari menunjuk sebuah roti dan Anggur. Bahasa inggris. Aku pernah mendengar bahasa ini dari beberapa yahudi. Banyak bahasa yang meraka gunakan. Bahasa inggris hanya salahsatunya.

    Tapi anak ini muslim. Lagi pula tak sedikitpun terlihat seperti yahudi. Bukan yang berkulit gelap, bukan juga yang berambut pirang. Juga bukan yahudi dari kalangan penduduk Arab. Kulitnya bersih meski berwarna agak coklat. Rambutnya hitam dan lurus. Ia menggunakan penutup kepala berwarna hitam. Bentuknya aneh. Silinder ? Ah… tidak juga. Bagian depan dan belakangnya menyudut. Jadi tidak melingkar sepenuhnya.
    DUA HATI DAN LANGIT AL AQSA (2)

    By sausan – Posted on 21 January 2006

    “Pa ! Kok cuma senyum sih ? Ini sudah hampir Dzuhur dan Eza belum juga kembali. kok papa bisa tenang-tenang aja sih ?�? Bu Ardy terlihat duduk dengan gelisah di salah satu sudut ruangan Baitul Maqdis. Tangannya tak henti memilin ujung jilbab merah marunnya yang mungil.

    Matanya terlihat cemas. Pandangannya menyapu ruangan yang luas itu. Mencari sosok puteranya diantara turis-turis yang mondar-mandir dengan pakaian seadanya. Ini adalah kenyataan yang sempat mengejutkannya ketika pertama kali menjejakkan kakinya di Masjid suci ini.

    “Yerusalem bukan Surabaya Pa. Di sini hal yang paling buruk sekalipun bisa terjadi�? tambahnya kemudian. Begitu banyak bayangan mengerikan tentang tempat suci ini yang dia ketahui. Ia tak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Eza. Sementara itu, Pak Ardy tetap dengan senyumnya.

    “Sudahlah ma. Rombongan umrah ini masih akan disini hingga ba’da dzuhur. Papa yakin. Dzuhur nanti Eza sudah ada di sini. Dia nggak akan pergi terlalu jauh. Berikan Eza kesempatan untuk mengetahui banyak hal tentang tempat ini ma. Bukankah kita disini juga atas permintaannya ?�? Lelaki tiga puluh lima tahun itu masih terlihat tenang sembari terus menatap kagum pada lampu-lampu indah yang tergantung di langit-langit Al Aqsha.
    “Oh, ini lampu yang di nyalakan dengan minyak Zaitun dari seluruh penduduk Al Quds itu ?�? gumamnya. Slide di otaknya mengingat kembali sebuah Video tentang Al Aqsha yang beberapa kali di putarnya ketika di tanah air. Benda berharga itu di dapatkannya dari sahabat barunya. Sahabat itu mengusik dan menyalakan kembali bara yang dulu sempat membakar dadanya ketika masih mahasiswa.

    Tiba-tiba ia teringat sesuatu. Di tatapnya wajah istrinya sembari berkata “Bukan Yerusalem ma. tapi, Al Quds�?. Senyumnya masih bertengger diantara ekspresi wajah yang tak mampu di terjemahkan oleh istrinya.

    ***

    Namanya Rizal. Aku ingin menceritakannya pada langit Al Quds malam ini. Hanya bercerita. Sebab aku tak mungkin mengajaknya kemari. Dia tidak akan di ijinkan untuk bertahan lama-lama di taman ini. Apa lagi di malam hari. Tadi siang aja umminya terlihat sangat cemas ketika kami tiba di halaman Al Aqsha beberapa saat sebelum adzan Dzuhur. Kasihan, ammah itu telah menunggu Eza sejak pagi.

    Sayang sekali. Sebenarnya aku sangat ingin mengajaknya menikmati langit Al Aqsha yang indah di malam hari. Tapi, ba’da dzuhur kami harus berpisah. Semoga saja ia bisa menyaksikan langit indah ini dari Hotel Tempatnya menginap. Tapi di mana ia menginap ? Jauh apa dekat ya ?
    “Aku biasa dipanggil ‘Eza’�? katanya waktu itu. Bahasa arabnya patah-patah. Kami lebih sering menggunakan isyarat ditambah lagi dengan beberapa coretan di kertas untuk semakin membuat kami lebih saling mengerti. Capek juga bicara dengan cara begitu. Tapi sangat menyenangkan. Aku bercerita tentang banyak hal. Kadang-kadang kami harus berhenti saat ada pembeli.

    Eza sangat antusias ketika kuceritakan rumahku dan teman-teman di gusur dengan buldozer beberapa tahun lalu. Kugambarkan sketsa rumah yang dilindas oleh buldozer. Seketika itu ku lihat matanya berkilat. Agaknya Eza marah. Ah, tentu saja. Sebab kami adalah saudara seaqidah.

    Saat ku ucapkan ‘abi, ummi’ sambil menunjuk dada kemudian menggambar sebuah senjata laras panjang dan sebuah nisan, bara di matanya tersaput genangan bening yang hampir-hampir meleleh di pipinya. Setelah itu ia memelukku. Erat, erat sekali. Aku merasakan cintanya padaku pada pertemuan kami yang pertama. Dia sahabat yang luar biasa.
    “Al Aqsha, Eza mencintiamu …�? Seruku dalam hati. “Karena itulah Al Aqsha… aku mencintai Eza seperti juga ia mencintaimu…�? Seruku sekali lagi.
    Tiga bulan lagi usiaku genap sepuluh tahun. Saat itu adalah saat untuk memenuhi janjiku pada Al Aqsha. Tabunganku di paman jabir telah cukup untuk membeli senjata yang sebenarnya. Tidak hanya dengan batu, senjata itu akan meronakan keindahan yang kian bertambah pada langit Al Quds. Semoga ALLAH menganugerahkan syahadah padaku.

    Rencana ini tidak kuceritakan pada siapapun. Termasuk kak Iz. Tidak juga kak ‘Audah. Aku ingin ini menjadi kejutan untuk keduanya. Setelah itu aku yakin kak ‘Audah akan bersedia mengajakku ke manapun ia pergi setiap harinya. Meski kak ‘Audah tak pernah bercerita apa saja aktifitasnya, aku yakin tak akan jauh dari yang biasa di lakukan oleh ustadz Ahmad –ayah kak ‘Audah- sebelum kesyahidannya. Aku ingin belajar mengejar syahadah itu darinya.

    Astagfirullah… Ini saatnya aku pulang. Aku tak ingin kak Iz menungguku seperti kemarin.
    Kakiku urung melangkah. Sebuah sentuhan di pungungku mengiringi salam ramah yang sama seperti tadi siang. “Eza ?�?
    Senyum itu kembali mengembang untukku. “’Alaikumsalam�? seruku tertahan. kenapa Eza disini ?

    Tak ada kalimat yang keluar. Seperti biasa. Tapi ada yang tak biasa di wajahnya. Sedih ? Pelukkannya yang erat tidak menjawab tanya di hatiku sedikitpun. Tanya itu semakin meraja ketika kurasakan punggungku basah sementara tubuh Eza berguncang-guncang menahan isak.

    Aku menangis. Sedih sekali rasanya. Dadaku nyeri. Meski tak tau apa yang membuatnya sedih, air mataku tetap membanjir. Ada khawatir yang menyeruak. Apakah ada sesuatu yang terjadi padanya ? Ayah dan ibunya ? Atau jangan-jangan… Tiba-tiba aku merasa yakin bahwa kami akan berpisah. Ya. Mungkin itu sebabnya.

    Eza melepaskan pelukannya. Kali ini ia menatapku begitu lama. Aku semakin yakin bahwa ini adalah saat perpisahan kami. Air mataku semakin membanjir. Sebenarnya aku malu telah menangis. Lelaki Al Quds tidak boleh menangis. Tapi… air mata itu tetap keluar. Itu juga yang kulihat pada sepasang mata penuh cinta di hadapanku.

    “Kak Iz bilang, jika seorang muslim mencintai saudaranya karena ALLAH ia harus mengatakannya pada saudaranya itu…�? Aku merasa harus mengatakan ini. Tidak mengapa meskipun ia tak mengerti. “Eza, aku mencintaimu karena ALLAH�? ucapku kemudian. Dan kami kembali berpelukan erat. Rasa di dada kami menyatu dalam detak-detak yang sama. Ternyata dia mengerti…
    Untuk kedua kalinya Eza membuat jarak lagi diantara kami, kemudian mengambil sesuatu dari saku jaketnya dan mengangsurkannya padaku. Surat.

    “Assalamu’alaikum�? Salamnya mengakhiri pertemuan indah kami malam ini. Pertemuan yang di saksikan langit malam di atas kubah Al Aqsha.

    DUA HATI DAN LANGIT AL AQSA (3)

    By sausan – Posted on 21 January 2006

    “Hh…. Hh….�? Aku tersengal setelah berlari kencang sebelumnya. Beberapa waktu lalu aku menemui Faris di taman antara Al Aqsha dan Sakhra. Aku sudah ada di lobi hotel sekarang. Tinggal beli sesutu agar mama nggak curiga. Lalu segera kembali ke kamar. Segera. Aku tak tahan dengan tatapan-tatapan heran orang-orang itu. Orang sepertiku memang tidak ada di sini. Keberadaanku jadi sangat mencolok.
    Capek sekali. Kakiku sampai gemetaran. Tapi semuanya seperti tidak terasa karena aku berhasil menyampaikan suratku pada Faris. Sejak sampai di hotel hampir ashar tadi hingga magrib aku bekerja keras merangkai kalimat dalam bahasa arab. Tanganku sampai terasa panas karena begitu lama menggenggam dan memencet-mencet tombol kamus elektronik. Kamus itu hadiah dari mas Azzam. Saudara sepupuku. Seorang mahasiswa tingkat tiga di sebuah universitas negeri di surabaya. Umrah kali ini juga dari papa. Aku lulus Ujian Nasional dengan nilai tertinggi.
    Kepalaku di penuhi oleh kebersamaanku dengan mas Azzam. Seorang heroik yang memperkenalkanku pada negeri menakjubkan ini melalui cerita-ceritanya, buku-bukunya, vcd-vcdnya… Semuanya menakjubkan. Dan kini aku telah menemui negeri yang penuh berkah ini. Negeri yang dalam salah satu hadist Rasulullah disebutkan di diami oleh sekelompok orang ahli syukur meski dalam kondisi sesulit apapun.
    Akan kuceritakan ketika semuanya masih segar di kepalaku. Di hatiku. Sebab besok pagi aku akan mengucapkan selamat tinggal pada negeri ini untuk sementara waktu.

    ***

    Langit jingga di atas kubah Al Aqsha mengantarkan lariku yang tak biasa. Aku berusaha lebih cepat dan lebih cepat lagi. Ba’da subuh ini sepertinya akan sangat berbeda. Di kejauhan aku melihat kepulan asap dari arah perkemahanku. Darahku mendidih. Agaknya ada sesuatu yang buruk terjadi di sana. Pasti yahudi-yahudi itu sedang kesetanan.
    Benar saja. Semakin dekat semakin jelas deretan Tank dan sepasukan tentara zionis menghancurkan tenda-tenda kami. Keterlaluan. Setelah mengusir kami dari rumah-rumah kami. Mereka kembali mengusir kami dari tenda-tenda kami. Tidak. Aku tidak akan pergi dari sini. Langit AL Aqsha harus tetap terlihat dari tendaku. Karena itu tendaku tak boleh jauh dari Al Aqsha. Aku akan mempertahankannya.
    Sembari berlari di sepanjang jalan aku memungut batu-batu yang terserak. Zionis itu harus merasakan perihnya kepala jika di robek oleh batu-batuku. Aku akan melindungi setiap jengkal tanah ini dengan segenap dayaku. Dengan setiap tetesan peluh dan darahku.

    ***

    Eza gelisah. Ia mondar-mandir di ruang tunggu bandara. Mama menarik lengannya ketika petugas dari biro perjalanan memberikan isyarat bagi rombongan untuk segera menuju pesawat. Eza yakin mereka belum akan ke Indonesia. Tapi ia tidak peduli. Bukan itu yang merisaukannya. Saat ini semua pikirannya tertuju pada Faris.
    Perasaannya diliputi kekhawatiran. Adakah sesuatu yang terjadi pada Faris ? Pertanyaan itu berulangkali membuatnya mendesah. Bu Ardy memandang penuh heran. Sementara pak Ardy sibuk dengan barang-barang bu Ardy yang begitu melimpah akibat belanja yang tak terkontrol kemarin. “Umrah kali ini benar-benar menjadi wisata�? gerutunya dalam hati. Tangannya bergerak aktif menaikkan barang-barangnya pada sebuah alat yang bergerak seperti ular yang melata. Barang-barang di atasnya mulai bergerak menuju alat berikutnya yang akan melihat isi tas setiap penumpang tanpa membongkarnya. Seperti kacamata tembus pandang yang di miliki oleh superman.
    “Akh !�? Eza berseru sembari memegangi dadanya. Bu Ardy terlihat terkejut dan semakin khawatir.
    “Za ? Kenapa nak ?�? Pekiknya tertahan.
    “Gak papa kok ma…�? Eza menenangkan dengan senyum jenakanya. “Cuma mau ngerjain mama…�? imbuhnya sembari berlari menghindari cubitan yang menyerangnya bertubi-tubi.
    Bu Ardy tersenyum lega. Putranya sudah mulai jahil. Itu berari semuanya normal-normal saja. “Tak ada yang perlu di khawatirkan�? bisiknya dalam hati. Di hadapannya kini Eza kembali menjahili suaminya.
    “Ah, anak itu… Dia memang tidak pernah benar-benar capek�? dialog hatinya semakin melegakan.
    Barisan rombongan telah semakin dekat dengan tangga pesawat. Satu persatu rombongan menaikinya. Tak ada lagi yang memperhatikan seorang anak laki-laki yang meringis menahan sakit. Tangan kirinya bertumpu pada salah satu kursi pesawat. Sementara itu tangan kanannya mendekap dada. Matanya terpejam. Bayangan seorang anak palestina dengan senyum damainya menyapa. Langit yang memayunginya berwarna merah saga. Merah seperti dadanya yang tak henti mengucurkan darah.
    “Faris ! Kau terluka ? Sakit di dada ini pasti karena luka di dadamu. Faris…�? Eza memekik pilu dalam hatinya. Sementara gemetar tubuhnya kian menghebat.
    “Eza, jangan bersedih. Aku sedang bahagia dengan rizkiNYA�? Sosok itu berucap dengan senyum yang damai. Sementara wajah cahayanya lebih indah dari pada jingga langit yang melatarinya.
    “Aku sudah menepati janjiku padamu. Pesanmu telah kusampaikan. Bersiaplah…�?
    Kalimatnya terpotong oleh seruan lembut dari suara yang berbeda. Suara itu datang dari seorang pemuda dengan kafiyeh yang membalut wajahnya. “Cepat kembali ke sini. Kami merindukanmu… “ Gemanya ada pada tiap lapisan udara. Setelah itu menghilang berangsur-angsur, mencipta segaris senyum di wajah Eza yang penuh peluh.
    “Aku akan kembali Faris. Aku berjanji. Insya ALLAH, semua akan terwujud….�? Masih dengan pejamnya Eza meneriakkan janjinya pada langit Al Quds dalam diam.

  20. Sauce mengatakan:

    TWO HEARTS and the sky AL AQSHA

    By sauce

    Al-Quds night sky is very beautiful. Like the previous nights. May also be night-night afterwards. Whatever the color, I always want to enjoy it. I’m in the mosque complex Al Aqsha now. In the park is located between the dome and Aqsha Al Sakhra. In punggungku right, the sky is reduced the most kusukai. The sky above the dome al Aqsha. The sky above the Dome Sakhra in the next kiriku. Pieces of the sky that can not always provide forces to immediately step back. After the Isya I always Prayers at-here. Lincoln rumputnya in selingi several tall trees. In the evening siluetnya seen triangle-shaped peak with the narrow cornered.

    This park is located between the Masjid Al Aqsha and Sakhra. Dark. Lights park is limited enough not able to illuminate each part. But with such stars in the sky look more brilliant.

    There is still time startling other, that is when towards the west and after dawn. But, the sky is the menembaga can only kunikmati while running tracks in the ritmik. That is not the right time to enjoy it not?. Of course. I should immediately go to mosque for prayers west, or go home soon after dawn. Ami Jaber menungguku shop every morning.

    When the copper-colored sky, each seemingly kepingnya-displays Imad Aqil, Shalah cooling off and a long line of other martyr with the gallant smile. Also My Ahmad. Guruku the martyrs have not been this long. Berrona the sky orange as the ire not on every Muslim who spill the blood of the earth in Palestine. Red is menelusup didadaku. Menggedornya very hard. Geletar construct a puncture rasp throughout the morning, afternoon, evening until the next morning. Once continue every day. Kurasa it will never end until the wounds the day terobati Palestinian pembebasannya soon. I hope this time I also witnessed the expression langitku changed menjadiâ € | like any! That is, the more beautiful. Yes, if now he is very beautiful, in the course of the day will be more beautiful. MMA € | sky Al Aqshaâ € | senyumku this is for you.

    Assalamuâ € ™ alaikum. I must go home now. Friends have first baâ € ™ and Isya yesterday. Kupikir loved Izzah start to worry menungguku at home. Upsâ € | excellent tent. Yes, we do not have a home. Yesterday evening I found it in front of the tent with a worried face. â € œLain time to go home more quickly. From here you can see the sky Al Aqsha with enough jelasâ €? he said at that time. Iz are loved for nearly ten years is not enough to convince the â € ~ keep diriâ € ™. I have repeatedly convince a man that has been independent since the age of seven years. My Dota Addict I always want to mature quickly.

    Lari-shin has little mengantarkanku tent in the tens of standing firm in kerentaan and ketercabikan never mean anything in our hearts. This is our life. We bersukur with all the limitations. Not every Muslim to get to keep the trust of the Al Quds. Being a resident of this holy city is always favors the last sweet though puddles of blood drown generation awakened this country.

    â € œAhâ € |! â €? several meters in front of kemahku I let out a scream while tap the forehead with reflek. Lariku increasingly menggegas line whiz feeling guilty that so quickly because berkembangbiak loved Iz return visible panic menungguku like yesterday.

    ***

    â € œAssalamuâ € ™ alaikumâ €? Voters friendly hand to stop the movement of the wheat flour from a plastic container to the bag in a small paper. Discussion on wheat is tetapku each morning after opening the store and fix location of some merchandise.

    â € œâ € ™ Alaikumsalamâ €? jawabku while you watch carefully. It seems only a few years in upon. May 12, 13 or 14 years. Face, skin, rambutâ € | everything looks new for me. He was different. Therefore, the reflek I have to take a few seconds before and ask what is available to. He seems confused though senyumnya never loose.

    â € œMmâ € | Do you speak english? â €? he said then. This time I garuk-garuk the head. Without waiting jawabanku he ever while pointing a bread and Wine. English. I have heard this language from some Jews. Many languages that use meraka. English only salahsatunya.

    But this Muslim children. Moreover, not a bit like the Jews. Not that dark skin, which is also not a blond. Also, not Jews from the Arab population. Clean the skin, although slightly brown color. His hair black and straight. He uses a black head cover. Weird shapes. Cylinders? Aha € | not. The front and rear retire to a corner. So do not fully circular.
    TWO HEARTS and the sky Al Aqsa (2)

    By sausan – Posted on 21 January 2006

    â € œPa! Kok I just smile? This is almost Dzuhur and Eza also not return. can be calm, my father’s life-quiet? â €? Bu Ardy seen sitting with the restlessness in one corner of the Baitul Maqdis. Hands all twisted end veil of tiny red marunnya.

    Eyes visible panic. Eyes sweep the room is spacious. Finding Son figure among the tourist-tourist slosh clothes with a pickup. This is a fact that had mengejutkannya when first set foot in this holy mosque.

    â € œYerusalem not Surabaya Pa. In this case the worst can even terjadiâ €? added later. So many egregious shadow on this holy place that he knew. He do not want something bad happens in Eza. Meanwhile, Mr. Ardy remain with senyumnya.

    â € œSudahlah ma. This group of noise will still be here until baâ € ™ and dzuhur. Papa sure. Dzuhur later Eza is already here. He will never go too far. Eza provide the opportunity to learn many things about this place I love. Did we here also on demand? Â €? Men thirty five years were still visible while continuing quiet Brandy amazed at the beautiful light-light depends on the palate Al Aqsha.
    â € œOh, in this light the fire with olive oil from the entire population of Al-Quds is? â €? gumamnya. Otaknya given the slide in the back of a video on Al Aqsha that in some putarnya times when the ground water. Valuable objects in the supplies of new friends. Friends of the tease and reawaken the first fire was still burning chest when the students.

    Suddenly he remember something. Tatapnya in the face while his wife said, â € œBukan Jerusalem’s. but, Al Qudsâ €?. Senyumnya are among the expressions of the face is unable to translate in by his wife.

    ***

    Rizal name. I want to create heaven on the Al-Quds night. Divorce. I may not take aboard. He will not be allowed to survive long time in this garden. What again in the evening. Yesterday afternoon I umminya look very worried when we arrived at the Al-page Aqsha some time before adzan Dzuhur. Folkestone, ammah it has been waiting since morning Eza.

    Oops. Actually I want to take to enjoy the sky Al Aqsha beautiful at night. But, baâ € ™ dzuhur and we must separate. Hopefully he can see the sky from this beautiful hotel stay local. But where he stay? Far closer to what?
    â € œAku usually called â € ~ Ezaâ € ™ â €? he said at that time. English arabnya broken-broken. We often use the signal by some graffiti in the paper to make the more we understand each other. Also tired of talking way too. But very enjoyable. I talked about many things. Sometimes we have to stop when there are buyers.

    Eza very enthusiastic when kuceritakan house and friends in gusur with bulldozers several years ago. Kugambarkan sketches of the house dilindas by bulldozers. Suddenly I see the eyes gleam. Apparently angry Eza. Ah, of course. Because we are brothers seaqidah.

    When I say â € ~ ABI, ummiâ € ™ while pointing the chest and then drawing a long-barrel weapons, and a gravestone, coals in the eyes tersaput puddles clear that almost melt in the colored. After that he need. Closely, closely once. I feel in love at our first meeting. He was a friend of extraordinary.
    â € œAl Aqsha, Eza mencintiamu â € | â €? Seruku in the liver. â € œKarena that Al Aqshaâ € | I love Eza as he mencintaimuâ € | â €? Seruku again.
    Three months are even more ten years. When it is time to meet janjiku on Al Aqsha. Tabunganku uncle in jabir have enough to buy the weapons. Not only with stones, the weapons will be meronakan beauty of the heavens more increased in the Al-Quds. Hopefully, God confers on the cooling off.

    This plan does not kuceritakan on anyone. Including loved Iz. Not also loved â € ~ Audah. I want this to be surprises for both. After that I sure loved â € ~ Audah both will be willing to go anywhere it every day. Although loved â € ~ Audah never tell any activities, I sure will not be far from normal in ustasa do by Ahmad â € “father loved â € ~ Audah-kesyahidannya before. I want to learn from the organizers of cooling off.

    Astagfirullahâ € | This time I’m home. I do not want stuff like Iz menungguku yesterday.
    Kakiku failed step. A touch of pungungku convoy in a friendly the same as yesterday afternoon. â € œEza? â €?
    Smiles are back to swell. â € œâ € ™ Alaikumsalamâ €? seruku restrained. Eza why here?

    No sentence that comes out. As usual. But there is no normal in the face. Sad? Pelukkannya closely not answer the question in the actual writers. Ask the increasingly act like a king when wet while under punggungku body shook Eza-unstable holding sob.

    I cry. Some think. Painful world. Although not what makes it sad, eyes fixed water flow. There is worry that you. Is there something that happened in? Father and mother? Or not-janganâ € | Suddenly I feel confident that we will separate. Yes. Maybe that’s why.

    Eza release activism. This time he menatapku so long. I am increasingly convinced that this is when our parting. Eyes more water flow. I was actually crying shame. Al-Quds man can not cry. Tapiâ € | watering is still out. It is also the kulihat on a pair of eyes full of love in hadapanku.

    â € œKak Iz is, if a Muslim brother’s love for God because he must be said on his brother ituâ € | â €? I feel I must say this. Why not, although I understand it. â € œEza, because I’m being ALLAHâ €? ucapku then. And we again embrace closely. Our taste in the chest in the tap-tap the same. In fact, he mengertiâ € |
    For the second time Eza create more distance between us, and take something from the pocket jaketnya and mengangsurkannya on. Letter.

    â € œAssalamuâ € ™ alaikumâ €? Salamnya end meeting our beautiful night. The meeting saw the night sky above the dome Al Aqsha.

    TWO HEARTS and the sky Al Aqsa (3)

    By sausan – Posted on 21 January 2006

    â € œHhâ € |. Sweet € |. Â €? I ran fast after the following remark earlier. Some time ago I discovered in the park between Faris Al Aqsha and Sakhra. I have been there in the lobby of the hotel now. Live like that, I think sesutu suspicious. And then immediately return to the room. Soon. I hold the stare-stare wonder the people. People it is not here. Existence is so colorful.
    Tired of it. Kakiku to quiver. But they do not feel as successful as I stated in my letter Faris. Since the hotel until almost ashar west until I was working hard in the chain of Arab language. Hand until last summer because so long fist and mencet push-button electronic dictionary. Dictionary of the prize from the gold azzam. Relatives sepupuku. A three-level students at a university in the country great. Umrah this time also from the father. I passed the National Exam with the highest scores.
    Head in a debate by kebersamaanku azzam with gold. A heroic memperkenalkanku in the country through this incredible story-story, book, book, course-vcdnyaâ € | Everything is incredible. And now I have found that the country is full of blessings. The country in one of the Messenger of Allah mentioned in Harest diami by a group of experts although fortunately in the condition as any.
    Kuceritakan will be when everything is still fresh in my head. In Victoria. For tomorrow morning I will say goodbye to this country for a while.

    ***

    Orange sky above the dome Al Aqsha deliver lariku not normal. I tried faster and faster again. Baâ € ™ dawn, and this seems to be very different. In the distance I see a whiff of smoke from the direction perkemahanku. Darahku boiling. Apparently there was something bad happens there. Sure-Jewish Jews that are possessed.
    True only. The more closely aligning the clear and historic tank commissary zionis destroy our tents. Unreasonable. After the drive us from our homes. They drive us back from our tents. No. I will not go from here. AL Aqsha heaven must remain visible from tendaku. Therefore tendaku not far from Al Aqsha. I will maintain.
    While ran along the road I collect stones scattered. Zionis it must feel perihnya if the head by a tear in the stone-batuku. I will protect every span of land with all Dayaku. With every drop sweat and darahku.

    ***

    Eza restlessness. He loiter at the airport waiting room. Mama to lengannya when officers from the travel agency gives signal for the group to immediately toward the aircraft. Eza sure they would not be to Indonesia. But he does not care. Not that merisaukannya. Currently, all are living in Faris.
    Wounded covered the concerns. Is there something that happened in the Faris? The question is repeatedly making sigh. Bu Ardy look surprisingly full. While the pack with a Ardy busy cafeteria goods Ardy so abundant as a result of spending that is not controlled yesterday. â € œUmrah this time truly wisataâ €? gerutunya in the liver. Raise hands to move on the goods on a tool that moves like a snake slither. Goods at the top of the tool starts moving toward the next will see the contents of the bag every passenger without membongkarnya. Such as see-through glasses that have in by Jeremy.
    â € œAkh! â €? Eza cried while memegangi chest. Bu Ardy looks surprised and increasingly worried.
    â € œZa? Why you? Â €? Pekiknya restrained.
    â € œGak very thin maâ € | â €? Eza pacify jenakanya with a smile. â € œCuma express mamaâ € | â €? he added while pinch ran avoid that attacked him repeatedly.
    Bu Ardy relieved smile. Her sons have started ignorant. That localport all normal-normal course. â € œTak there is a need in khawatirkanâ €? bisiknya in the liver. Before Eza now back menjahili her husband.
    â € œAh, children ituâ € | He never really capekâ €? dialogue heart, the more precisely.
    Barisan group has been increasingly close to the aircraft stairs. A group menaikinya. No longer considered a boy holding a sick grin. On the left hand is one of the aircraft seat. Meanwhile, right hand and embrace the chest. Removing the eyes. Palestine shadow of a child with a smile damainya strikes. The sky is red memayunginya saga. Red chest as the stoppage of blood pour.
    â € œFaris! Walking hurt? Pain in the chest because of this injury, in dadamu. Farisâ € | â €? Eza scream melancholy in his heart. Meanwhile, his body trembling more increase in intensity.
    â € œEza, do not grieve. I’m happy with rizkiNYAâ €? The graying figure with a peaceful smile. Meanwhile, more beautiful face light from the sky in orange melatarinya.
    â € œAku already fulfill the janjiku. Pesanmu has kusampaikan. Bersiaplahâ € | â €?
    Time truncated by the invocation of the soft voice that is different. Voters came from a young man with a bandage kafiyeh face. â € œCepat return here. We merindukanmuâ € | â € œ Gemanya in each layer of air. After it disappears little by little, mint segaris smile in the face of Eza, full sweat.
    â € œAku will return Faris. I promise. Jews and God, all will terwujudâ € |. Â €? Still with pejamnya Eza thunder in the sky promise in the Al-Quds silent.

    ***

    Domed Al Aqsha a high return witnessing the same. The scenery is always repeated. Dozens of tents have been displaced by flat land. Palestine several civilians injured. Bark-bark from the soldiers zionis take turns with the cry of women, children and parents. The sound of an ambulance car roaring sound effect to be perfected so egregious.
    Some people still try to maintain each span the earth in pijaknya. For this earth is Al Quds. Earth Islam. Aqidah in pertaruhkan here. Therefore, there is also still hold sacred stones that slide late. Devastatingly sophisticated weaponry in the hands-clasped hands dirty to Portland. Their faces always change colors. A wild time. Ruffian. In the other ghastly as unmanly. Also any weapons will not make them feel safe from the action intifadha.
    In one corner of the stage event, a certain kind of face hunger but firmly take the role. He sat next to the umpteenth to find a martyr in the earth offer for palestine tegaknya Self Islamic Wal Muslimun. Matakacanya Deal martyr is a small painting with grief and happy that berbaur become one. He was sad because he has lost Her younger sister watched. However, he also happy because his heart said that Her younger sister will stay in the country’s most beautiful and read.
    Heroes of this small, always in the forefront of every action intifadhah. He was so love this country. This holy mosque. In front, for the last time he returned to prove commitment to a few seconds ago. He was off a tank while continuing stone. When the happy face shining. Zionis forehead before casting repeatedly exposed to blood. In the panic, zionis other memberondongkan weapons apinya the holy body that has not even breathe the air ten years. He comes in red blood chest. Then collapse berdebum kebumi same sentence with a silver in the unity of god teriakkannya. In the hands comprised of paper worn so happy tersimbahi sacred blood. After memungutnya, women read Hobbes.
    â € œâ € | I wait a moment longer. I will be ready. This longing will not terobati except by hundreds of bullet Jewish mengantarkanku keharibaanNYA. Do not forget prayer € ™ I will. If you first martyrs, my gratitute on Ash Syahid Imad Aqil. I say that creation. Fillah your brother, Rizal.â €?

  21. Sauce mengatakan:

    Selamatkan Al-Aqsa, Segera!
    Rabu, 19 April 06 – by : admin

    Sinai Online: Pada 10 april 2005, tepatnya pukul setengah delapan pagi, kelompok garis keras Yahudi bersama ribuan pendukung mereka memadati kompleks Mesjid Al-Aqsa guna melancarkan rencana pengepungan dan penyerangan mesjid suci itu. Namun, puluhan ribu warga muslim Palestina telah bersiaga di sekitar Al-Aqsa untuk menghadapi serangan pihak Yahudi. Sehingga, rencana pengepungan dan penyerangan gagal. Tapi, kelompok garis keras Yahudi, Refafah berjanji akan kembali melakukan penghancuran Al-Aqsa dan mendirikan sinagog Yahudi (Haikal Sulaiman) di atasnya pada 9 mei 2005, dilanjutkan dengan sembahyang di tempat tersebut.

    Tulisan ini akan lebih banyak memaparkan tentang berbagai sisi-sisi penting yang harus diketahui tentang Al-Aqsa, sebagai salah satu simbol kebesaran umat Islam. Dan memberi sedikit analisa dibalik aksi penghancuran yang direncanakan kelompok Yahudi ini.

    Keagungan Al-Aqsa.
    Al-Aqsa di mata umat Islam menempati posisi yang sangat mulia. Ia adalah simbol kebesaran umat ini, karena:
    a. Mesjid Al-Aqsa adalah tempat rasul melakukan Isra’, dan darinya memulai Mi’raj.
    b. Al-Aqsa merupakan kiblat pertama kaum muslimin. Setelah peristiwa Isra’-Mi’raj, Al-Aqsa adalah kiblat umat Islam selama 16 bulan. Baru setelah itu berpindah ke Mesjid Haram
    c. Al-Aqsa adalah mesjid kedua. Abu Dzar Al-Ghifari ra. berkata: “Saya bertanya kepada rasulullah Saw., Wahai rasulullah, apa mesjid pertama di bumi? rasul menjawab: Mesjid Haram, saya (Abu Dzar) meneruskan: Setelahnya? rasul menjawab: Mesjid Al-Aqsa. Saya bertanya: Berapa rentang waktu antara keduanya? rasul menjawab: Empat puluh tahun”.
    d. Satu kali shalat di Mesjid Al-Aqsa menyamai shalat lima ratus kali di mesjid lain. rasulullah Saw. bersabda: “Shalat di Mesjid Bait Al-Maqdis melebihi lima ratus pahala shalat di mesjid lain”.
    e. Mesjid Al-Aqsa dikelilingi para pejuang kebenaran. Diriwayatkan dari Abu Umamah Al- Bahili, rasulullah Saw. bersabda: “Sekelompok dari umatku terus memperjuangkan kebenaran, mereka menghantam lawan, tidak merasa sakit karena lawan mereka, sampai datang janji Allah, dan mereka tetap memperjuangkan kebenaran. Para sahabat bertanya: Di mana mereka wahai rasul? rasul menjwab: Di Bait Maqdis dan sekitarnya”.
    f. Al-Aqsa adalah tempat idaman para sahabat, tabi`in, ulama, wali-wali Allah dan orang-orang yang zuhud. Sekitarnya dikelilingi banyak makam para sahabat.
    g. Al-Aqsa adalah tempat Nabi Musa menerima kalam Allah Swt, di sana Allah mengampuni Nabi Daud dan Sulaiman, memberikan kabar kelahiran Nabi Yahya kepada Zakaria, menundukkan gunung-gunung dan burung untuk Nabi Daud. Allah juga mewasiatkan Nabi Ibrahim dan Ishak agar mereka dikubur disana, di sana dilahirkan Nabi Isa, dari sana Beliau diangkat ke langit, di sana Maryam wafat. Ia juga adalah tempat hijrah Nabi Ibrahim, dan di dekatnya beliau dikuburkan.
    h. Al-Aqsa menempati posisi tinggi di hati umat Islam. Menurut mereka, Al-Aqsa adalah tempat mendulang pahala dan melebur dosa, sehingga mereka sangat berharap menziarahinya. Mereka juga memulai ihram untuk haji dan umrah dari sana. Itulah yang dilakukan Umar bin Khattab, Said bin ‘Ash, Saad bin Abi Waqash, Abdullah bin Umar, dan yang lainnya.
    i. Ia adalah tempat pertemuan Nabi Muhammad Saw. dengan seluruh para nabi dalam melakukan shalat ketika peristiwa Isra’ Mi’raj.
    j. Ia adalah wakaf umat Islam. Pelatarannya, kubahnya, pagarnya, kandungan bawah tanahnya, dan seluruh komponennya adalah wakaf umat Islam. Non Muslim tak punya hak di sana. Dan yang berhak menentukan ini adalah Allah Swt., bukan manusia.
    k. Para salafusshalih sangat merindukan untuk ziarah ke Al-Aqsa. Dari kalangan sahabat, Abu Ubaidah bin Jarrah, Sofiah binti Huyai istri Rasul, Muadz bin Jabal, Bilal bin Rabah, Khalid bin Walid, dan yang lainnya. Dari kalangan tabi’in dan ulama, Malik bin Dinar, Uwais Al- Qarni, Ibrahim bin Adham, dan yang lainnya.
    l. Umat Islam menganggapnya sebagai tempat suci dan pusat peninggalan peradaban besar Islam yang wajib dijaga. Mereka juga memposisikannya sangat dekat dengan Mesjid Haram di Mekah, dan menjadikan dua Mesjid ini sebagai tempat yang penting diziarahi.
    Serial Pelecehan
    Sudah sejak lama, tepatnya tahun 1996 kami meneriakkan fakta “Al-Aqsa dalam Bahaya”, ungkap Syekh Kamal Khatib, Wakil Pimpinan Gerakan Islam di Palestina. Namun ironisnya, bangsa Arab dan umat Islam umumnya menganggap hal ini sebagai agitasi media belaka. Padahal, lanjut Syekh Kamal, pihak pimpinan keamanan Israel sendiri menegaskan hal yang sama, yaitu: “Sungguh Al-Aqsa dalam bahaya”.

    Thodore Hertzel pernah mengimpikan musnahnya Al-Aqsa dan tempat suci lainnya. “Jika kita berhasil menguasai Al-Quds, dan saat itu saya masih hidup, maka saya tidak akan menunda waktu untuk menghancurkan seluruh tempat suci selain milik Yahudi”, ungkap Hertzel. Sejarawan Yahudi, Dr. Israel Aldad, dalam koran Amerika, Times, menegaskan cita-cita Israel untuk menghancurkan Al-Aqsa dan menggantinya dengan sinagog mereka.

    Pernyataan Syekh Kamal Khatib dan Dr. Israel Aldad di atas bukan tanpa bukti. Ungkapan Hertzel juga mendapatkan aksi aplikatifnya dari agenda-agenda pemusnahan Al-Aqsa.

    Dengan bermacam alasan, sejumlah gerakan radikal Yahudi melecehkan Al-Aqsa. Jumlah gerakan ini tidak sedikit, ada sekitar 20 organisasi. Belum lagi ditambah aksi-aksi penghancuran yang dijalankan atas nama individu, kebanyakan mereka adalah teroris Yahudi fanatis yang lihai mengggunakan senjata dan orang-orang Nasrani yang mengimani berdirinya Negara Israel sebagai prasarat yang memudahkan kembalinya Isa Al-Masih.

    Di antara gerakan itu adalah Gerakan Gush Emunim. Gerakan ini adalah gerakan massa Yahudi radikal yang berupaya menduduki Jalur Gaza dan Tepi Barat dengan jalan kekerasan.”Menempati setiap penjuru `tanah Israel`”, adalah syiar gerakan ini.

    Selanjutnya, Gerakan Hey Fakiam. Mereka berkeyakinan bahwa masa depan akan dikuasai kebudayaan Israel yang mengakar sejak 4000 tahun. Gerakan ini telah berkali-kali menjalankan misi penghancuran Al-Aqsa.

    Kemudian, Gerakan Hatia. Gerakan politik kanan ini termasuk gerakan paling radikal dan rasial di lingkungan Israel. Menurut mereka, kekuatan dan kejayaan Israel akan tercipta dengan menghancurkan Al-Aqsa.

    Ada juga Gerakan Keamanan Sinagog. Gerakan agama yahudi radikal ini membuat kotak solidaritas “Gunung Sinagog”. Mereka bergerak dalam yahudisasi wilayah Al-Aqsa. Pernah mendirikan sembahyang di sekitar halaman tembok Burak. Markas kelompok ini terletak di Al-Quds.

    Ikatan Pembela Yahudi, termasuk gerakan yang beraliran keras. Dibentuk tahun 1972 oleh rabi yang bernama Maer Kahana. Ia terkenal dengan gagasan-gagasannya yang bersumber dari Talmud untuk mengusir paksa rakyat Palestina dari negaranya, untuk dikuasai Yahudi.

    Masih banyak gerakan lainnya yang memiliki satu misi: menghancurkan Al-Aqsa dan membangun sinagog Yahudi di sana. Seperti Gerakan Kahana Hay, Kelompok Hashmunaem, Organisasi Petar, Gerakan Summit, Gerakan Syuri Tisyun, Haikal Al-Quds fondation, Gerakan Pengembalian Mahkota ke Asalnya, Gerakan Pendudukan Al-Aqsa, Organisasi Rahasia Pasukan Israel, dan sebagainya.

    Berbagai gerakan di atas terus bekerja tiada henti. Agenda yang telah digarap sangat banyak. Pantas kalau salah satu analis belum lama ini menuliskan judul “Al-Aqsa dalam Bahaya”. Berbagai agenda yang berhasil digarap tersebut terangkum dalam beberapa poin:
    1. Pembakaran.
    Pada 21 agustus 1969, Michael Rohan menjalankan agenda ini, sehingga menyebabkan hangusnya mimbar Shalahuddin, terbakarnya atap timur laut Mesjid. Saat kejadian, Israel memutus saluran air yang mengalir ke Al-Aqsa, ambulan pemadam kebakaran Israel juga datang setelah api padam, dan tidak mengambil upaya apapun.

    2. Kegiatan Ritual di Al-Aqsa
    Dengan alasan melakukan ibadah, pada tanggal 18 agustus 1969, sekelompok Zionis berjumlah 25 orang melakukan tawaf mengelilingi Al-Aqsa dengan membaca doa-doa, taurat dan menyanyikan lagu Zionis. Kemudian pada 28 januari 1976, Hakim Roth Oud dari peradilah Israel mengizinkan umat Yahudi untuk beribadah di sana. Keamanan Israel juga pada 24 februari 1982 membolehkan sekelompok anggota Knesset dari Gerakan Rasial Hatya untuk mengunjungi Al-Aqsa dalam rangka memperingati kehancuran haikal (sinagog). Bahkan, utusan Parlemen Israel pernah menancapkan bendera Israel di pelataran mesjid sambil menyanyikan lagu kebangsaan mereka.

    3. Upaya Pengeboman Al-Aqsa.
    Pasukan Keamanan Israel pada 11 mei 1980, menemukan gudang penyimpanan bahan peledak dekat Al-Aqsa yang disiapkan teroris Maer Kahana dan sejumlah partner kerjanya. Pada 11 maret 1983, Keamanan Arab menemukan 46 warga Israel siap disamping tembok selatan Al-Aqsa dengan membawa berbagai bahan peledak dan alat-alat penggali. Kemudian, pada 30 januari 1984, ditemukan tiga bom tangan yang dipakai tentara Israel di depan pintu hitam Al-Aqsa. Keamanan Arab juga menemukan muatan bahan bakar di bawah sebagian ranting pohon yang rencananya akan diledakkan saat Helmuth Kohl, PM Jerman tiba di Al-Aqsa tahun 1985.

    4. Menerobos Al-Aqsa
    Pada 2 maret 1982, sekelompok Yahudi radikal yang dilengkapi senjata api berupaya menerobos Al-Aqsa dengan melawan penjaganya, sebagaimana yang dilakukan seorang tentara Israel Ele Gosman yang berhasil menerobos masuk sampai Kubah Sakhrah dan membunuh dua orang penjaga Mesjid. Aksi mereka yang sama juga telah menyebabkan 9 orang Palestina syahid dan 136 lainnya luka-luka.

    5. Penggalian Tanah sekitar Al-Aqsa.
    Penggalian bawah tanah Al-Aqsa dan sekitarnya dengan dalih menyingkap berbagai peninggalan haikal “khayalan”, hakikatnya adalah upaya untuk meruntuhkan tembok Al-Aqsa dan berbagai tempat suci Islam yang berdekatan dengan Tembok Burak. Penggalian ini dimulai sejak akhir tahun 1967, dan berlangsung hingga sekarang dalam beberapa fase. Diantaranya:
    a. Fase pertama dimulai sejak akhir tahun 1967 sampai 1968, dengan penggalian sepanjang 70 meter di bawah tembok utara Al-Aqsa, tepatnya di belakang bagian utara Mesjid Al-Aqsa. Kedalaman penggalian ini mencapai 14 meter.
    b. Penggalian fase kedua meneruskan fase pertama. Penggalian sepanjang 80 meter, dimulai dari akhir penggalian fase pertama sampai salah satu pintu pagar Al-Aqsa (Pintu Al-Mugharabah).
    c. Fase ketiga dimulai sejak 1970-1974, dan diteruskan tahun 1975-1988. Penggalian ini dimulai dari bawah Gedung Lembaga Hukum Agama (Gedung Tua Peninggalan Islam di Al-Quds) sampai melewati lima dari sepuluh pagar pintu Al-Aqsa, yaitu: Pintu Al-Silsilah, Al-Muthahharah, Al-Qathanin, Al-Hadid, dan Pintu ‘Ala al Din Al Bushairi. Kedalaman galian ini mencapai 10-14 meter, panjangnya sekitar 400 meter.
    d. Fase keempat dan kelima. Dimulai sejak 1973 sampai 1974, terletak di belakang tembok selatan sepanjang tenggara Mesjid Al-Aqsa dan pagar Al-Quds. Panjang galian sekitar 80 meter. Penggalian ini menyebabkan rusaknya tembok selatan Al-Quds pada juli 1974. Dari sini, penggalian diteruskan masuk ke bawah Mesjid Al-Aqsa sedalam 20 meter.
    e. Fase keenam dimulai dari 1977. Penggalian menitikberatkan di daerah yang dekat dari tengah tembok timur pagar Al-Quds dan pagar Al-Aqsa. Penggalian ini mengancam tergusurnya makam-makam Umat Islam.
    f. Fase ketujuh dengan memperdalam galian di bawah pelataran Burak yang berdempetan dengan tembok barat Al-Aqsa. Agenda ini menyebabkan rusak dan runtuhnya sebagian bangunan yang terletak di barat pelataran Al-Aqsa, seperti Gedung Peradilan Agama, gedung Perpustakaan Al Khalidiah, Mesjid Abu Madin, dan banyak rumah penduduk.
    g. Penggalian selanjutnya pada fase kedelapan terletak di belakang dan arah selatan tembok Al-Aqsa. Dimulai sejak 1967 dengan dalih menguak makam-makam raja Israel. Penggalian ini menyebabkan rusaknya tembok selatan Mesjid Al-Aqsa.
    h. Fase kesembilan, dimulai dari 21 agustus 1981, dengan mengulang pembukaan jalan bawah tanah antara dua pintu mesjid, Pintu Silsilah dan Qathanin yang ditemukan Kolonel Inggris, Wareen pada 1867.

    Lantas Kewajiban Umat?
    Dari berbagai kajian Ulama serta para peneliti seputar solusi memerdekakan Al-Aqsa, dapat disimpulkan beberapa poin penting berkait peran Umat Islam, diantaranya:
    A. Peran Individu Muslim.
    1. Selalu menghadirkan niat yang tulus untuk menolong Al-Aqsa.
    2. Menyediakan waktu berdoa untuk rakyat Palestina dan eksistensi Al-Aqsa secara rutin.
    3. Memberitakan kondisi Al-Aqsa melalui berbagai momen yang tepat.
    4. Menghadiri dan mengikuti kegiatan-kegiatan solidaritas Palestina, karena Al-Aqsa merupakan aset terpenting bangsa Palestina.
    5. Menyebarkan kaset islami tentang Al-Aqsa.
    6. Membuat kotak infak rumah, seraya mendengungkan sabda rasul Saw.: “Sedekah tidak mengurangi harta”, juga untuk anak-anak agar mereka terdidik untuk peka dan menolong saudara mereka sejak kecil.
    7. Menjadikan Al-Aqsa sebagai bahan dan materi disela-sela pembicaraan dan ngobrol dengan saudara, kerabat, teman kerja dan yang lain.
    8. Memanfaatkan sms untuk mengingatkan kasus (qadhiyah) Al-Aqsa.
    9. Mereka yang sering puasa, qiyam, dan orang-orang tua yang sering shalat, doa mereka mengguncang langit. Perbanyaklah berdoa untuk Al-Aqsa dan Palestina.

    B. Kewajiban Keluarga.
    1. Agendakan waktu kumpul keluarga untuk membicarakan sejarah dan kondisi Mesjid Al-Aqsa.
    2. Menyisihkan sebagian anggaran keluarga untuk Al-Aqsa.
    3. Mengajarkan anak-anak tentang keutamaan Al-Aqsa dalam Al-Quran dan Hadits.
    4. Menyediakan perpustakaan kecil yang memuat buku-buku dan kaset tentang berbagai tema yang berkaitan dengan Al-Aqsa.
    5. Menugaskan anak untuk membuat majalah dinding atau yang lainnya, berisi berbagai ungkapan, doa, dan kalimat yang ma’tsur tentang Al-Aqsa, dan digantunggan di sudut-sudut rumah.

    C. Kewajiban Media Massa dan Kaum Jurnalis
    1. Membuuat tulisan tentang kondisi dan berbagai peristiwa yang berkaitan dengan Mesjid Al-Aqsa dan Al-Quds.
    2. Memperkuat tulisan dengan data dan fakta, baik berupa gambar maupun tulisan yang memaparkan rintihan Al-Aqsa.
    3. Membentuk tulisan tandingan yang akan menjawab dan membantah segala syubhat yang dihembuskan berbagai media Amerika-Israel seputar Al-Aqsa.
    4. Mengadakan seminar dan muhadhorah tentang Palestina, khususnya Al-Aqsa.

    D. Kewajiban Para Pengajar.
    1. Menjadikan Al-Aqsa sebagai bahan perhatian yang tidak luput dalam kehidupan.
    2. Mendidik murid agar memiliki kecintaan terhadap Al-Aqsa.
    3. Mengalokasikan waktu untuk mengkaji ayat-ayat yang berkaitan dengan Al-Aqsa, seperti surat Al-Isra’, dan mempersilahkan murid untuk berpartisipasi di sana.
    4. Memotivasi murid untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang membawa tema Al-Aqsa, seperti majalah dinding, pameran, tulisan, dan orasi.
    5. Memberdayakan kelompok sandiwara sekolah untuk mengangkat masalah Al-Aqsa.
    6. Memfasilitasi pengajaran dengan kaset, video, internet, dan berbegai perantara untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Aqsa, serta menambah wawasan tentang sejarah dan kondisi Al-Aqsa.
    7. Bekerja sama dengan pihak sekolah atau kuliah untuk mengadakan perlombaan tahunan antar sekolah seputar masalah Al-Aqsa, yang dihadiri oleh elemen sekolah, masyarakat sekitar, dan wali murid.
    8. Memfasilitasi bahan bahts tentang sejarah Al-Aqsa dan peristwa-peristiwa penting dalam bentang sejarah Al-Quds, serta memberikan motivasi kepada mereka yang ikut serta.

    E. Kewajiban para Pemimpin, Du`ât dan Khatib.
    1. Mengaktifkan peran mesjid untuk mengadakan berbagai agenda yang bertemakan Al-Aqsa.
    2. Mendorong jamaah shalat untuk mendoakan rakyat Palestina dan Mesjid Al-Aqsa.
    3. Membuat kotak sumbangan dan pustaka kaset, serta menggantungkan gambar Al-Aqsa.

    Dibalik Aksi Penghancuran
    Ada motivasi tersembunyi dibalik agenda Yahudi garis keras untuk menghancurkan Al-Aqsa, terlebih yang mereka rencanakan pada 9 Mei 2005 mendatang.

    Yang mesti disadari adalah, bahwa Al-Quds merupakan kota yang sering dikunjungi para turis, terutama umat Islam dan Nasrani. Incomenya sangat besar. Dengan menguasai Al-Aqsa, dapat dipastikan Israel akan mudah menguasai Al-Quds. Dengan menguasai Al-Aqsa, berarti Israel telah berhasil melewati agenda besar yang sekaligus merupakan ancaman bagi mereka, karena, di sini mereka akan menghadapi kekuatan besar umat Islam. Jika di sini mereka berhasil, maka selanjutnya akan lebih mudah.

    Di samping itu, Amrozi M Rais, Direktur Center of Middle East Studies (COMES) Jakarta, menyebutkan sebab utama kelompok Yahudi garis keras nekat melakukan rencana jahat itu adalah kekalahan mereka dalam politik praktis. Itu terjadi saat pihak garis kanan berhaluan keras di parlemen Israel, Knesset, kalah dalam voting pada senin 28 Maret dengan perbandingan 72 suara menolak referendum dan 38 suara lainnya mendukung referendum. Referendum itu bermaksud meminta agar rencana ‘sepihak’ PM Israel, Ariel Sharon menarik pasukannya dari Jalur Gaza dilakukan melalui referendum pendududk Israel, bukan hanya dari pihak Sharon saja.

    Setelah kekalahan itu, lanjut Amrozi, pihak Yahudi garis keras ini ingin menunjukkan kepada Sharon dan tentunya kepada dunia, bahwa mereka masih punya eksistensi yang patut diperhitungkan. Apa yang harus mereka lakukan? Ya, salah satunya dengan membuat skenario jahat menyerang dan menduduki Mesjid Al-Aqsa. Karena bergaining di level politik praktis gagal setelah mereka kalah dalam voting soal referendum penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza.
    Ada sejumlah isyarat yang menunjukkan betapa kelompok-kelompok garis keras Yahudi sudah merencanakan dengan ‘serius’ penyerangan dan pendudukan Mesjid Al-Aqsa. Diantara indikasi itu adalah; pertama, pemasangan spanduk besar-besaran di kota-kota Israel yang menyerukan warga Yahudi untuk ikut bersama-sama menyerang dan menduduki Mesjid Al-Aqsha.
    Kedua, pihak maskapai penerbangan melakukan sosialisasi visual di setiap pesawat terbangnya dengan memasang foto kota Al-Quds (Jerusalem) dengan tidak memperlihatkan Mesjid Al-Aqsha dan Qubbah al-Shakhra. Bahkan sebaliknya, mereka menggantikan mesjid suci itu dengan Sinagog Yahudi.
    Keempat, tidak hanya tanggal dan hari yang mereka tetapkan, tapi sampai batas jam penyerangan sudah ditentukan, yaitu setengah delapan pagi (waktu setempat).
    Ketiga, sejumlah kelompok Yahudi meyakini bahwa tahun 2005 adalah limit waktu untuk membangun sinagog Yahudi di atas Mesjid Al-Aqsa. Jika sampai batas waktu ini tidak terlaksana, maka, menurut keyakinan mereka, murka Tuhan akan segera menimpa mereka.

    Entah bagaimana peristiwa 9 Mei 2005 akan berkecamuk. Yang pasti, Yahudi garis keras beserta para pengikutnya kali ini sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan target besar mereka, setelah rentetan agenda kecil berhasil direalisasikan. Al-Aqsa masih terus merintih sebab tangan-tangan kotor Yahudi. Jika saja tangisan Al-Aqsa dapat dilihat kasat mata, maka tangisannya bukan lagi mengeluarkan air mata, tapi mengeluarkan darah. Karena berpuluh-puluh tahun menangis cukup untuk menghabiskan stok air mata.

    Mungkin kebanyakan Umat Islam, termasuk kita, baru mengetahui kondisi riil Al-Aqsa. Bahwa mesjid agung itu telah menjadi korban serial pelecehan Yahudi sejak lama. Bahwa situasi sekitar Al-Aqsa sangat genting. Bahwa tahun 2005 adalah puncak agenda penghancuran Al-Aqsa. Kemudian, salahkah Media massa karena tidak mengekspos hal ini? Atau, siapa yang salah? Ah, rasanya hanya membuang energi jika kita saling menyalahkan. Bukan waktu yang tepat untuk main jago-jagoan. Tunggu apa lagi, galang kekuatan, rapatkan barisan, selamatkan Al-Aqsa.. Segera! Wallâhu a’lam.

    Ahmad Yani Azhari

  22. hatikvah mengatakan:

    20 Th Intifadhah Pertama (1987–1993), Buka Mata terhadap Korban Kejahatan Zionis Dec 9, ’07 11:24 PM
    for everyone
    Sumber: Eramuslim

    Tanggal 8 Desember 2007, adalah hari penting dalam rangkaian perjuangan pembebasan Palestina. Itulah hari meletusnya intifadhah pertama Palestina yang kemudian dilanjutkan dengan intifadhah demi intifadhah lainnya hingga hari ini. Ada banyak hal yang penting kita perhatikan, terkait meletusnya intifadhah pertama yang diarsitekturi oleh Syaikh Ahmad Yasin, rahimahullah itu. Antara lain adalah, dengan membuka mata terhadap aksi kejahatan dan kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina.

    Harian Ad Dustour terbitan Yordania memaparkan data-data resmi yang dikeluarkan sejumlah pihak terkait korban rakyat Palestina di tangan berdarah Zionis Israel. Zionis Israel mengakui pihaknya telah melancarkan banyak sekali serangan terhadap rakyat Palestina sepanjang tahun-tahun pertama Intifadhah terhitung sejak tahun 1987 – 1993. Israel mengaku telah menggelar operasi militer harian, melakuan penangkapan, penghancuran rumah, perusakan aset Palestina termasuk perkebunan penduduk.

    Di antara pembantaian berdarah yang dilakukan Israel adalah pembunuhan atas anak-anak, kaum wanita, dan kaum muda Palestina yang begitu banyak dalam hitungan hari ke hari. Israel melakukan pembantaian secara missal ataupun satu persatu. “Jumla korban Palestina yang meninggal akibat peluru

    panas tentara Israel sepanjang intifadhah pertama adalah sekitar 2000 orang yang gugur, 120 ribu orang terluka, dan lebih dari 120 ribu orang ditangkap, selain kerugian yang mencapai milyaran dolar akibat penghancuran yang dilakukan Israel. ”

    Dalam laporan Palestina juga disebutkan aa 455 orang yang gugur, 76. 455 orang terluka di Ghaza. Sedangkan laporan lainnya menyebutkan, bahwa aksi serangan Israel di Ghaza sejak tahun 1967 – 1987, telah menggugurkan 612 warga Palestina, di samping 75 ribu orang terluka dan sekitar 150 ribu orang terusir dari tanah lahirnya dan menjadi pengungsi di berbagai tempat.

    Dalam laporan yang disebutkan oleh Markaz Ghaza Lil Huquq wal Qanun (Lembaga Pusat HAM dan UU Ghaza) disebutkan ada 70 ribu orang Palestina yang meninggal karena muntahan peluru karet Israel, dengan rincian sebagai berikut:

    * Tahun 1988, peluru karet membunuh 22. 256 orang Palestina.
    * Tahun 1989 dan 1990, peluru karet membunuh 17. 230 orang Palestina
    * Tahun 1991, peluru karet membunuh 9. 709 orang Palestina
    * Tahun 1992, peluru karet membunuh 5. 806 orang Palestina
    * Tahun 1993, peluru karet membunuh 4. 649 orang Palestina
    * Tahun 1994, peluru karet membunuh 1369 orang Palestina
    * Tahun 1995 dan 1996, peluru karet membunuh 2. 188 orang Palestina.

    Informasi mengerikan dari seluruh angka-angka itu adalah terkait dengan jumlah korban meninggal anak-anak di bawah umur yang terbunuh akibat tembakan peluru karet Israel (baca: peluru gotri dari besi yang dilapisi karet tipis, jadi tetap mematikan). “Telah meninggal 277 anak Palestina, kebanyakan mereka meninggal akibat peluru tentara Israel. Sementara ada 23 orang di antara mereka meninggal akibat tembakan senjata imigran Israel yang memang telah dipersenjatai.

    Menurut Organsiasi Solidaritas Internasional HAM terhadap Korban Palestina, tahun 2001 merupakan tahun paling berdarah sejak melutusnya intifadhah Palestina pertama tahun 1987. Di mana pada tahun itu, ada 615 orang meninggal langsung akibat tembakan tentara Israel. “Berbagai kasus yang terjadi sepajang tahun ini, melebihi dari tingkat para korban dan yang terluka sebelumnya. Di mana jumlah mereka yang terkena tembakan Israel adalah sekitar 30. 000 orang, yang mayoritasnya terkena tembakan di wilayah atas tubuhnya atau di sekitar kepala.

    Ini berarti tembakan itu memang dilakukan secara terarah, bukan tembakan secara membabi buta ke sejumlah demonstran. ” Sementara, Pusat Batslem Israel yang juga merupakan salah satu lembaga HAM Israel menyebutkan, “Sekitar 79 orang Palestina sipil meninggal di tangan tim militer Israel sejak meletusnya intifadhah pertama dampai tahun 1992.

    Data-data mengerikan yang tertuang dalam rangka peringatan 20 tahun intifadhah pertama Palestina, diambut oleh Hamas sebagai salah satu elemen perlawanan Palestina yang selama ini keras menentang penjajahan Israel. Hamas mengeluarkan beberapa poin pernyataan. Pertama, mereka menegaskan penghormatannya kepada semua pejuang, mereka yang sudah gugur, mereka yang terluka, para keluarga pejuang yang telah memberikan sumbangsih untuk mempertahankan hak dan prinsip Palestina di hadapan Israel. Kedua, Hamas menegaskan pihaknya takkan menyerahkan sejengkal tanahpun dari Palestina kepada penjajah, apapun bayarannya. “Kami akan menjadikan tubuh kami dan tulang belulang kami sebagai jembatan yang menyatakan tegas kepada seluruh umat Islam bagi kemerdekaan Palestina, dari kotoran penjajah Yahudi perampok, ” tulis pernyataan Hamas. Selain itu, Hamas juga menyampaikan

    pihaknya akan terus membuka dialog demi terwujudnya persatuan nasional Palestina dalam menghadapi penjajah Israel. (M. Lili Nur Aulia, source: Iol/Palestine Information Center/Ad Dustour)

    Hari ini, 20 tahun silam: Intifadhah Pertama Dec 9, ’07 3:33 AM
    for everyone

    Sumber: Hidayatullah

    Sejak dimulai Intifadhah sampai akhir 1993, Israel membunuh 1.283 rakyat Palestina. 130.472 luka, 481 diusir, 22.088 dipenjara dan 2.533 rumah dihancurkan

    Oleh: Dzikrullah *

    ImageDua puluh tahun lalu, 9 Desember 1987, Intifadhah Pertama meletus sebagai perlawanan rakyat Palestina atas penjajah Zionis Israel. Koran-koran waktu itu memberitakan, “Pertempuran yang terdahsyat sejak proklamasi negara Zionis Israel tahun 1948.”

    Intifadhah atau انتفاضة dalam bahasa Arab bermakna “bangun mendadak dari tidur atau dari keadaan tak sadar”. Pada Intifadhah Pertama rakyat Palestina berperang tanpa persenjataan dan tanpa dibantu negara-negara Arab tetangganya. Senjata mereka batu. Sejak itu generasi baru pejuang Palestina dijuluki oleh banyak penulis sebagai “the Children of Stone”, anak-anak batu.

    Truk nylonong

    Penyebab meletusnya Intifadhah Pertama adalah sebuah truk militer Israel yang menabrak sekelompok orang Palestina di dekat camp pengungsi Jabalya di Jalur Gaza. Kejadian pada tanggal 8 Desember 1987 itu menyebabkan empat orang terbunuh dan tujuh orang luka-luka.

    Gaza adalah sebuah wilayah sempit seluas 9 x 50,4 atau 453,6 kilometer per segi yang dipenuhi warga sebanyak lebih dari setengah juta jiwa.

    Kebanyakan mereka adalah pengungsi yang sejak tahun 1948 terdesak dari berbagai wilayah Palestina, karena rumah-rumah mereka yang sederhana dihancurkan, kebun dan toko mereka direbut oleh Israel, satu demi satu.

    Faktor lain yang memanaskan suasana adalah meningkatnya desakan kaum militan Yahudi terhadap pemerintah Israel agar mengambil alih Masjidil Aqsa alias Haram al-Syarif di Al Quds atau East Jerusalem serta mengklaimnya sebagai Kuil Sulaiman.

    Sehari sesudah truk nylonong sampai enam tahun sesudahnya, Intifadhah berkobar hebat di hampir seluruh kawasan Palestina yang dijajah Israel, terutama di Jalur Gaza.

    Di Gaza, Israel memperparah keadaan, karena di tanggal 18 Desember, serdadu-serdadunya membunuh 2 orang dan melukai 20 orang Muslim yang baru selesai shalat Jumat. Para serdadu itu kemudian melanjutkan keganasannya dengan menyerbu Rumah Sakit Syifa, memukuli memukuli para doktor dan perawat dan menyeret orang-orang Palestina yang dirawat karena terluka dalam insiden shalat Jumat.

    Lemparan batu dibalas peluru tajam. Pada tanggal 21 Desember, Israel melaporkan 15 orang tewas dan 70 orang luka-luka, para pejabat PBB melaporkan 17 terbunuh sedangkan sumber-sumber Palestina menyebut 20 orang terbunuh dan 200 orang luka-luka.

    Televisi banyak menyiarkan gambar serdadu Israel bersenjata berat memukuli dan membunuhi warga Palestina. Tayangan-tayangan itu memicu protes dari seluruh dunia.

    Nih, Amerika

    Keesokan harinya, Dewan Keamanan PBB, lewat sebuah voting yang hasilnya 14:1, “mengecam kebijakan dan tindakan Israel yang melanggar hak-hak asasi manusia rakyat Palestina di wilayah penjajahan”. Amerika Serikat adalah satu-satunya yang abstain dalam pemungutan suara itu.

    Anehnya, di hari yang sama, Kongres AS justru mengeluarkan keputusan untuk menambah bantuan kepada Israel dalam bentuk pinjaman sebesar US$ 9 miliar sekaligus mengurangi bunganya. Diantara dana tersebut US$ 550 juta diantaranya untuk segera digunakan menambar anggaran militer dan perlengkapan canggih, US$25 juta untuk perluasan pemukiman Yahudi.

    Donald Neff menulis di Washington Report on Middle East Affairs (WRMEA), “Begitu cepatnya berbagai tindakan AS itu, seakan-akan Kongres memberi hadiah kepada Zionis Israel atas perlakuan brutalnya.”

    Laporan Amnesty Internasional tahun 1987 mengkritik Israel karena menggunakan metode-metode yang brutal dalam menghadapi perlawanan rakyat Palestina. “Dalam bulan Desember, setidaknya ada 23 orang demonstran di Gaza dan Tepi Barat ditembak mati. Terjadi juga pemukulan dan penangkapan membabibuta. Meningkat juga laporan tentang penyiksaan para tahanan oleh para anggota Israel Defense Force (IDF) dan Dinas Keamanan Umum.”

    Patahkan tulang-tulang!

    Seakan meremehkan berbagai kritikan itu, pada tanggal 19 Januari 1988 Menhan Rabin mengumumkan kebijakan baru yang dinamai “Tulang-tulang Patah”.

    Menyambut pengumuman itu, PM Yitzhak Shamir, yang oleh Donald Neff disebut sebagai “teroris tua dari zaman pra-Israel” menyatakan, “Tugas kita sekarang adalah untuk membangun lagi dinding ketakutan antara orang-orang Palestina dan militer Israel.”

    Dalam waktu tiga hari sesudah pengumuman itu, 197 warga Palestina dirawat di beberapa rumah sakit karena mengalami patah tulang yang parah.

    Pejabat Direktur badan PBB UNRWA di Jalur Gaza Angela Williams melaporkan, “Kami sangat terkejut menyaksikan bukti-bukti kebrutalan di mana orang-orang dipukuli, khususnya mereka yang sudah sangat tua juga para perempuan.”

    Kelompok-kelompok HAM Palestina melaporkan, sejak dimulainya Intifadhah sampai akhir tahun 1993, para serdadu Israel dan pemukim Yahudi telah membunuh rakyat Palestina sebanyak 1.283 orang. Diperkirakan 130.472 mengalami luka-luka, 481 orang diusir, 22.088 dipenjara tanpa pengadilan, 2.533 rumah dihancurkan atau diambil alih, serta 184,257 batang pohon di kebun-kebun rakyat Palestina ditebang oleh serdadu Israel.

    Intifadhah Pertama dianggap usai pada 13 September 1993, ketika Perjanjian Oslo ditandantangani dalam sebuah upacara meriah di pekarangan selatan Gedung Putih. PM Israel Yitzhak Rabin dan Ketua PLO (Palestine Liberation Organisation) Yasser Arafat bersalaman disaksikan Presiden AS Bill Clinton.

    Belum genap tiga tahun, Perjanjian itu sudah dianggap mati, ditandai kebijakan agresif perdana menteri Israel yang waktu itu terpilih, Benyamin Netanyahu.

    Ketika Perdana Menteri Ariel Sharon, menginjakkan kaki ke Masjidil Aqsa tahun 2000, dunia menyaksikan Intifadhah Kedua meletus. Sharon hari ini sudah koma selama setahun lebih, konon, karena ususnya membusuk.

    Intifadhah Pertama menandai berubahnya warna perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. Dr Nawwaf Takruri, Ketua Rabitah Ulama Palestina di Suriah menjelaskan, “Dahulu kami berjuang dengan dasar Nasionalisme dan Arabisme, semua gagal total.”

    “Berkat hidayah Allah,” lanjutnya, “sejak Intifadhah Pertama 1987, dan Intifadhah Kedua 2000, perjuangan ini menjadi perjuangan umat Islam sedunia,” katanya ditemui saat Al Quds International Forum berlangsung di Istanbul baru-baru ini.[www.hidayatullah.com]

    * penulis adalah seorang wartawan dan kolumnis http://www.hidayatullah.com

    Blog Entry Subuh Kelam Muslim Palestina Oct 10, ’07 11:49 AM
    for everyone
    sumber: Republika

    Tragedi Hebron
    Subuh Kelam Muslim Palestina

    Pembantaian ini menyibak kebohongan zionis

    Subuh yang hening berubah riuh. Jerit histeris dan bunyi langkah kaki tak beraturan juga terdengar. Ratusan jamaah Masjid al-Haram al-Ibrahimi al-Khalil, Hebron, berlarian tanpa arah menyelamatkan diri dari desingan peluru yang keluar dari moncong senapan mesin Galil, buatan Israel.

    Baruch Goldstein, seorang Yahudi yang berprofesi dokter, masih terus memuntahkan peluru dari senapan sejenis AK 47 buatan Rusia itu hingga sepuluh menit. Tubuh bergelimpangan tertembus timah panas. Sebanyak 43 orang harus kehilangan nyawa dan ratusan orang lainnya mengalami luka.

    Darah pun menggenani karpet masjid yang saat itu dipenuhi oleh sekitar 800 jamaah shalat Subuh. Subuh, 25 Februari 1994 atau bertepatan dengan Ramadhan 1414 H menjadi Subuh kelam bagi Muslim Palestina. Mereka korban pembantaian Goldstein.

    Usai menuntaskan kekejiannya, Goldstein diringkus dan nyawanya melayang pada saat itu juga. Seorang saksi mata, Muhammad Sulaiman Abu Sarah yang juga menjadi penjaga masjid, sebelum melakukan aksinya, Goldstein yang mengenakan pakaian militer Israel berpangkat kapten mendekati masjid.

    Saat itu, Goldstein menenteng Galil. Ia memaksa masuk ke dalam masjid yang sarat jamaah meski telah dilarang Abu Sarah. Bahkan si penjaga masjid tersebut tubuhnya dipukul dengan senjata dan Goldstein menyuruhnya jongkok. Ia pun kemudian melenggang masuk.

    Goldstein langsung berdiri di belakang jamaah shalat dan langsung memuntahkan peluru dari senapan Galil yang ia bawa. ”Saya melihat tujuh orang tewas seketika akibat ulah Goldstein tersebut,” kata Abu Sarah yang dikutip Adel Ali Ealayan dalam bukunya Tragedi Hebron.

    Rekan Abu Sarah yang tak disebut namanya, menyatakan mendengar tembakan tersebut para jamaah langsung histeris dan berlarian ke sana kemari menyelamatkan diri. Rintihan juga terdengar dari jamaah yang tertembus peluru. Darah pun membasahi tubuh para jamaah.

    Mereka yang terluka segera dilarikan ke Rumah Sakit Aghli yang berada di sebelah barat Hebron. Ribuan warga kemudian bergerak menuju masjid, berkumpul untuk mencari informasi mengenai anggota keluarganya yang menjadi jamaah shalat Subuh di masjid itu.

    Kepedihan yang berlangsung di dalam masjid ternyata tak tersudahi. Sebab 30 warga Palestina juga harus kehilangan nyawa akibat tembakan tentara Israel saat mereka berunjuk rasa terkait pembantaian yang dilakukan Goldstein.

    Pada umumnya, kalangan Yahudi Israel menyambut gembira tragedi pembantaian ini. Mereka menyatakan Goldstein merupakan seorang pahlawan yang telah mempersembahkan sebuah bingkisan bagi perayaan Hari Raya Purim, yang dirayakan oleh kaum Yahudi.

    Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) saat itu, Yasser Arafat dalam sebuah wawancara televisi menegaskan, apa yang terjadi pada hari itu merupakan sebuah tragedi dan berdampak buruk bagi keseluruhan proses perdamian Israel-Palestina.

    Ibarhim Gasyah, Juru Bicara Hamas di Hebron, mengungkapkan pembantian yang terjadi di Masjid al-Ibarhimi merupakan serangkaian tindakan kriminal zionis yang tak ada putus-putusnya. Pembantaian ini merupakan kelanjutan peristiwa serupa yang terjadi di sejumlah masjid.

    Gasyah mengingatkan, pembantaian sebelumnya terjadi di Masjid al-Aqsa, Jabalia, dan Khan Yunis. ”Pembantain di al-Ibrahimi semakin memberikan kejelasan bagaimana perlakuan Israel terhadap warga Palestina dan betapa lemahnya otoristas Palestina” katanya.

    Sementara Abbas Zaki, anggota Dewan Pusat al-Fatah, mengatakan zionisme Israel tak bisa mengubah cara-cara yang telah mereka gunakan sejak lama, yaitu teror, pembantaian, dan pembunuhan massal untuk mencapai tujuannya mengusir bangsa Palestina dari tanahnya sendiri.

    Pembantaian ini, kata Zaki, merupakan teror resmi yang telah direncanakan. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Syeikh Al Azhar, Jadil-Haq Ali Jadil-Haq. Ia mengatakan, pembantaian ini menyibak kebohongan zionis yang katanya cinta perdamaian.
    (fer/bbc )

    Blog Entry Tidakkah Kita Menangis Untuk Al-Aqsha Sep 22, ’07 8:04 PM
    for everyone

    Masjid Al-Aqsha Kiblat pertama dan masjid kedua yang dibangun di atas muka bumi ini. Ia juga merupakan wilayah Haram ketika setelah Makkah dan Madinah. Kaum muslimin dianjurkan untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsh dengan niat ibadah.

    Masjid Al-Aqsha adalah satu masjid adri empat masjid yang tidak dapat dimasuki Dajjal laknatullah di akhir zaman nanti. Oleh karena itu, maka hati setiap mukmin selalu condong kepadanya. Seperti terungkap dalam lembaran sejarah panjang kota Al-Quds. bahkan Shahabat Ali radiayallahu anhu mengatakan, “Alangkah aku inginya membangun satu balik lantai dari lantaunya Baitul Maqdis”.

    Masjid Al-Aqsha terus menjadi tempat suci bagi kaum muslimin, hingga pada zaman penjajahan Inggris sekalipun, ketika sekelompok Zionis berupaya mengklaim kepemilikan tembok al-Buraq. Salah satu dinding di bagian Barat Masjid AL-Aqsha. Maka lembaga Al-Buraq Internasional melancrakan seranganya, hingga terjadi revolusi Buraq pada tahun 1929 M. Namun lembaga-lembaga Eropa menegaskan bahwa Tembol Al-Buraq ini adalah milik kaum muslimin.

    Pada perang 1948 Gerakan Zionis internasional belum bisa menjajah Masjid Al-Aqsha, walau mereka telah menduduki bagian Barat kota Al-Quds. Sementara Al-Aqsha terletak di bagian utara Al-Aqsha dan menjadi bagian dari otoritas Yordania dari tahun 1948 hingga tahun 1967 ketika Yordania bertekuk lutut kalah perang melawan Israel.

    Maka saat itu, semua kaum yahudi bersuka ria. Mereka mengadakan pesta kemenanganya dengan meminum khamar di pelataran Masjid Al-Aqsha sebagai perayaan atas kemenanganya atas bangsa Arab serta jatuhnya al-Aqsha ke tangan mereka.

    Pada tanggal 11 Juni 1967 atau empat hari setelah kemenanganya atas Yordania, Israel mulai menghancurkan kompleks al-Mugahrabah yang terdiri dari 135 rumah bangsa Arab. Lalu pada tanggal 27 nya, pemerintahan Knesset mengeluarkan keputusan bahwa l-Quds teramsuk al-Aqsha berada dalam otoritas dan pemerintahanya dan menjadi bagian dari wilayah Israel. Besoknya mereka juga memproklamirkan kekuasaanya atas Al-Aqsha dan berikutnya mengambil alih Dewan Keamanan AL-Quds.

    Yang lebih berbahaya dari tindakan mereka ini, adalah dimulainya penggalian di bawah Masjid Al-Aqsha untuk mengungkap Tembok Ratapan yang mereka klaim dan mengembalikan bangunan ini seperti semula, ungkapnya. Mereka bertujuan menghancurkan bangunan Al-Aqsha dengan alasan membangun tempat bersejarah peribadahan bangsa Yahudi.

    Pada tanggal 12 Agustus 1967 para Rabi Yahudi Amerika, Inggris dan Prancis berkumpul di Al-Quds. Pada pertemuan itu menteri Agama Islam memproklamirikan kemerdekaan Al-Quds dan menempatkan semua tempat bersejarah Islam di sana termasuk tempat bersejarah Kristen serta bagian bersejarah Yahudi berada dalam otoritas pemerintah Israel. Kemudian bangsa yahudi mengklaim bahw al-Haram al-Quds adalah tempat paling mulis bagi bangsa Yahudi, walau masih menjadi tempat suci bagi agama lain.

    Pada pase ini Israel belum berfikiran untuk membangun Haikal Sulaiman (Sinagog). Harusnya fikiran mereka dikembalikan pada masa itu. Akan tetapi ide semacam itu tidak akan menghalangi mereka untuk membangun tempat lain di sekitar al-Aqsha.

    Termasuk dalam rangkaian penghancuran Israel terhadap Al-Aqsha dan penguasaan mereka terhadap tempat dimana akan didirikan Sinagog Yahudi, apa yang dilakukan seorang Zionis Austaralia, Denis Malik William Mochan (28 tahun) yang menyerukan yahudi radikal untuk membakar Masjid Al-aqsha pada tanggal 21 Agustus 1969.

    Kerja sama antara Mochan dan Pemerintah Israel berhasil memutus aliran air ke Masjid Al-Aqsha sesaat menjelang kebakaran masjid terjadi. Mereka juga berupaya menghalangi warga Arab dan mobil kebakaran yang mau memadamkan api di masjid tersebut. api hamper saja melalap kubbah masjid, kalau warga Palestina tidak berbondong-bondong bahu-membahu memadamkan api tersebut. Namun demikian kaum muslimin tidak dapat menyelamatkan mimbar masjid dan melahap bagian selatanya serta menghanguskan tiga atap dan bagian terbesar dari sudut Al-Aqsha.

    Sementara itu, pihak Israel mengklaim, kebakaran terjadi akibat konslet instalasi listrik. Namun menurut tim teknik Arab menjelaskan bahwa kebakaran terjadi akibat disengaja oleh orang-orang yang menginginkanya. Pernyataan ini memaksa pemerintah Israel untuk mengumumkan bahwa penyebab kebakaran akibat ulah Mochan, seorang Australia yang datang empat bulan sebelum kebakaran terjadi.

    Pernyataan ini ditampik pihak Arab yang menyebutkan, Mochan dalam aksi itu, sebab Mochan dikenal sebagai seorang Zionis Kristen. Dan menurut Golda Meir, saat kebakaran terjadi kondisi Mochan dalam situasi terburuk. Ia baru bisa bernapas lega sehari setelah kebakaran itu. Ia takut aksinya itu diketahui bangsa Arab. Tentunya mereka akan menuntut balas bada Mochan. Ia tampak gembira sekali, ketika pengadilan Israel memutuskan sangsi bagi Mochan yang ternyata ringan sekali.

    Inilah tragedy bagi Al-Aqsha pada tahun 1969. Entah apa yang akan terjadi pada tahun 2007 ini ? Pernahkan kita mendengar salah seorang pemimpin ummat mengingat peristiwa ini dan mengecamnya ? Masih adakah peringatan khusus bagi peristiwa yang memilukan ini dari bangsa muslimin ? sayang…

    Kita mengklaim mencintai Masjid Al-Aqsha, tapi yang perlu diingat oleh kita, hari ini, Masjid Al-Aqsha tidak lagi ditangisi.

    sumber: ArRahmah.

  23. client mengatakan:

    SUARA SERAK DARI AL-AQSA

    SUARA JERITAN YG KELUAR DR KERONGKONGAN PARA MUJAHIDIN DI BUMI PARA NABI. JERITAN MEMANGGIL UMAT ISLAM, SUPAYA KEMBALI BERSATU MENGHADAPI PENJARAHAN YAHUDI DENGAN PELINDUNGNYA AMERIKA SBG NEGARA BABILONIA BARU…!!!

    Tidakkah kalian melihat wahai saudara2ku umat Islam.

    Sesungguhnya aku, seorang tua yg lemah, tidak mampu memegang pena dan mengangkat senjata.

    Aku bukan penceramah yg bisa menggetarkan jiwa, dengan suaraku.

    Aku tidak mampu ke-mana2 untuk memenuhi hajatku, kecuali jika mereka dengan iklash mendorong kursi rodaku.

    Apakah hati kalian tidak terbakar melihat kekejaman angkara murka yg sedang berlangsung terhadap saudara2 kalian.

    Tidak adakah yg mau bangkit menentang musuh2 saudara2nya sendiri, musuh yg telah berjanjia setia untuk menghancurkan saudara2 kalian dan sebentar lagi pasti juga akan menghancurkan kalian.

    Tidakkah umat ini malu thd dirinya sendiri yg dihina, sedangkan pada dirinya ada kemuliaan dr Allah SWT. Tidak malukah umat ini membiarkan saudara2nya dihabisi, dan membiarkannya menjadi santapan zionis, tanpa memandang kami, menghentikan air mata kami dan meringankan kami….?

    Ya Allah, kuatkanlah saudara2 kami yg sedang di-cabik2 tubuhnya, kasihanilah saudara2 kami yg lemah ditindas dan bantulah hamba2-Mu yg ber-Iman..!

    Apakah kalian tidak memiliki doa untuk kami…?

    Suatu saat nanti kalian akan mendengar sejarah peperangan kami besar kami dan ketika itu kami berdiri dengan tulisan di dahi bahwa “kami mati berdiri berhadapan dengan musuh, bukan mati membelakangi, dan kami mati bersama anak2, wanita2, orang2 tua, dan pemuda kami..maka nikmatilah kehidupan yg nyaman ditempat tidur kalian.

    Kami jadikan dikalangan mereka kayu bakar buat umat yg tidak mau perduli dan diam didalam kebodohan.

    Janganlah menunggu hingga kami menyerah, sebab kami sudah belajar bahwa hidup pasti menuju mati.

    Biarkan kami mati dalam kemuliaan sebagai Mujahid.

    Jika kalian mau, marilah berada didalam barisan kami.

    Jika kalian mau sepatutnya menyaksikan kematian kami dan mengulurkan simpati.

    Ya Allah kami mengadu kepada-Mu…Kami mengadu kepada-Mu…Kami mengadu kepada-Mu lemahnya kami dan kurangnya kuasa kami.

    Demikianlah kami dihadapan manusia…saudara2 kami yg tidak perduli.

    Engkaulah Tuhan kami orang2 yg lemah.

    Dan Engkaulah Tuhan kami. Kepada siapa Engkau tinggalkan kami? Adakah kepada yg jauh yg datang menyerbu kami? Ataukah kepada musuh yg berkuasa atas kami.

    Ya Allah, kami mengadu kepada-Mu…dari darah2 yg tertumpah, dari kehormatan yg ternoda, dari kehormatan yg diperkosa, dari anak2 yg diyatimkan, dari wanita2 yg dijandakan, dari ibu2 yg kehilangan anak, rumah2 yg diruntuhkan, tanaman yg dirusakkan.

    Ya Allah kami mengadu kepada-Mu berpecahnya kesatuan umat kami, berpecahnya perpaduan kami, tercerai berainya jalan kami, keterbelakangan kami..

    Kami mengadu kepada-Mu..betapa lemahnya kaum kami, betapa tidak berdayanya umat sekeliling kami dan betapa kejamnya musuh2 kami.

    Kepada Umat Islam…!!!

    Sesungguhnay Yahudi tidak mengerti arti perdamaian. Perdamaian bagi mereka adalah kubur2, Perdamaian bagi mereka adalah membunuh jiwa2 yg tidak berdosa dan menghinan harga diri umat Islam. Sesungguhnya telah tiba masanya untuk umat Islam untuk tidak ada lagi kata damai buat Yahudi…!!!

    Sesungguhnya Al-Quds berada dalam kepungan dan bahaya.. Ia adalah jantung dan kemajuan sejarah umat Islam dan kiblat pertama Umat Islam..dari Al-Quds-lah Rasulullah pernah pergi menghadap Engkau…Ya Allah….

    Belumkah tiba saatnya umat Islam untuk kembali sadar?

    Dimana keagungan kaum muslimin?

    Dimana harga diri mujahidin.?

    Dimana darah para syuhada yg mengalir di bumi Isra’ Mi’raj, yg membasahi dan mencuci aib umat Islam.

    Pada saat yg mulia ini, disampaikan salam buat saudara2ku dibumi perjuangan Baaitul Maqdis dan sekitarnya, Kami menyeru kepada mereka supaya bersabar dan tabah sehingga Allah memberi umat kita kejayaan.

    Kejayaan semangkin dekat, Insya Allah.

    Kami sampaikan salam buat ribuan pejuang2 yg meringkuk di penjara Israel.

    Salam buat keluarga2 para syuhada begitu juga buat para pejuang yg ada diseluruh dunia. Dengan harapan kita akan bertemu kembaali menegakkan Dienul Islam.

    Marilah kita bersama memohon kepada Allaah supaya memberi taufiq dan hidayah kepada kita semua dalam perjuangan untuk agama dan umat.

    Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Menjawab Permintaan…!!!

    Syaikh Ahmad Yassin

  24. sato mengatakan:

    amis, Oktober 30, 2008
    HADIRILAH…! SEMINAR AL AQSA HAQQUNA !!!

    HADIRILAH…! SEMINAR DAN TABLIGH AKBAR AL AQSA HAQQUNA !!!

    “Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsa ke Pangkuan Muslimin”

    Menghadirkan Pembicara :

    Dr. Adhyaksa Daullt, SH, M. Sc (Menegpora RI)

    H. Ahmad Heryawan, Lc. (Gubernur Jawa Barat)

    Fariz N. Mehdawi (Duta Besar Palestina)

    Syeikh Dr. Mahmoud Al-Khatib (Ketua Divisi Luar Negeri Al-Quds Intitution Yaman)

    Dr. Abdul Ghani Shamsuddin (Presiden Sekretariat Ulama Asia Tenggara)

    Drs. K.H. A. Hafidz Utsman (Ketua MUI Jawa Barat)

    Abdurrahman Sony Sugema, MBA (Ketua Sidang Konferensi Internasional )

    Herry Nurdi (Pemred Sabili)

    Prof. Dr. dr. Saleh Alkatiri, MD, M.Sc (Dewan imamah Jama’ah Muslimin (Hizbullah))

    Dr. K.H. Miftah Faridl (Ketua MUI Kota Bandung)

    Drs. Fahmi Lukman, M. Hum (PP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI))

    K.H. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid)

    Drs. K.H. Yakhsyallah Mansur, MA (Mudir ‘Am Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor)

    Ustadz Ferry Nur, S.Si (Sekjen KISPA)

    Hedi Muhammad, S.H (Sekjen Forum Ulama dan Umat Islam)

    Drs. Taufiqurrahman (Pengasuh OBSESI Pagi Radio Dahlia FM)

    Ustadz Lesmana Ibrahim

    Drs. K.H. Bukhari Muslim (Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Kota Bandung)

    Ketua PW Muhammadiyah

    Pimpinan Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung

    H. Muhyiddin Hamidy (Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah))

    Seminar Al-Aqsa Haqquna

    Sabtu, 3 Dzulqa’dah 1429H/1 November 2008M. Pukul 08.30-15.30 WIB

    Gd. Wahana Bakti POS Ruang Mas Suharto Lt. 8

    Jl. Banda No. 30 Bandung

    Tabligh Akbar Al-Aqsa Haqquna

    Ahad, 4 Dzulqa’dah 1429H/2 November 2008M pukul 08.00-11.30 WIB

    Masjid Raya Bandung

    Alun-Alun

    Penyelenggara : Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

    Maktab ‘Am Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

    Wilayah Jawa Barat

    Jl. Diponegoro No. 48 Bandung, Indonesia

    (022) 72797769; 081320052222

  25. client mengatakan:

    الشباب مايورغا : ولا حتى السيد المسيح قال لشعبه العبادة Dirinya

    مايورغا الشباب ، ولدت من أسرة متدين البروتستانتية المسيحية. جده وجدته من أحد رجال الدين ، في حين أميرة التدريس في المدارس الخاصة للأطفال في الأسبوع. عقيدة الثالوث حتى المتأصلة في حياة كاري ، أميرة.

    أميرة أنه كان من الصعب الحصول على معلومات عن تعاليم الإسلام ، عندما اجتمع مع الأصدقاء أن المناقشات حول الإسلام والمسلمين ، عندما أتيحت له الفرصة لزيارة واشنطن العاصمة قبل أربع سنوات.

    عندما كلمة أميرة ، الأصدقاء Muslimnya دائما وقال ، “أنا لا قوة لكم لتصبح المسلمين ، أنا فقط شرح عن الاسلام”. الشباب نفسها ليست غاية القلق في تفسير الأصدقاء Muslimnya عن الإسلام ، بل أعتقد أن أميرة أصدقائي Muslimnya الذي هو خطأ وانه ما زال اعتناق دينه ، المسيحي البروتستانتي.

    عندما ، خلال زيارة لجواتيمالا ، أميرة واجتمع مع الجزائري الأصل من خلال منتدى الدردشة على شبكة الإنترنت. وأصبح كل من حسن والأصدقاء والعديد من المناقشات حول الإسلام ، خصوصا عن مفهوم الألوهية في التعاليم المسيحية.

    واعترف الشباب ، يدير من الحجج لدعم مفهوم المسيحية للإله. وشجعت عليه لاستكشاف العالم الافتراضي في لحفر مزيد من المعلومات عن تعاليم الإسلام.

    “قرأت الكثير عن جمال الإسلام وبدأ الناس يدركون أن المسيح أبدا قال عبادته لنفسه ، ولكن يسوع دعا وقته لعبادة الله واحد.

    اهتمام متزايد من الشباب في الإسلام ورمضان ، بدأ اتخاذ بسرعة puasanya وإن كان لا يزال لم تبلغ حد الكمال.

    المقبل ، أميرة العديد من المجموعات ، بعد مناقشة الإسلام على شبكة الإنترنت ، من مجموعة بريدية عمرو دياب (اسم مغنية من أصل مصري) لمجموعة من الله وحده. من العالم الافتراضي ، أميرة اجتمع كثير من المسلمين من مختلف البلدان ، التي هي المكان المناسب لطرح الأسئلة عن كل شيء الإسلام.

    يبدأ الشبان المسلمين في اختيار الاسم الذي سوف يستخدم ، لكنه لا يقدر يقتصر على اعتراف. والسبب ، كما انه ينحدر من أمريكا اللاتينية ، انه لا يمكن ترك التقليد للمجتمع اللاتينية التي لا تبعد كثيرا عن الحزب ، والمشروبات الكحولية والرقص – dansi.

    “لا اريد الدخول في دين الإسلام ، ولكني لا تزال تفعل مثل أن الأنشطة. قلت في نفسي ، لو أنني تمكنت من أن تترك للجميع ، أريد أن أصبح مسلما ،” أميرة.

    الشباب بدأ قراءة القرآن ، آل الشراء. ألف مرة عندما شرب القهوة مع صديق ، أميرة وقال انه يشعر بانه في السلام بعد “فلسفة” في تعاليم الإسلام وسعى إلى الكشف عن مدخل إلى الإسلام. ولكن حتى أفضل صديق وردت ، “انت مجنون”.

    حلم غريب

    ومع ذلك ، لا تزال أميرة تعلم الإسلام. حتى ليلة كان حلم غريب. في الحلم ، أميرة وصديق كان في بناء هذا امر في غاية المعرفة وكان يجلس على الأرض ، التي هي عالية جدا. هناك في الجبهة قبل أن الأشعة تخترق زجاج النافذة ، وأميرة تدعو صديق للخروج ومعرفة ما اذا كان راي. صديق الخوف ، ولكن أميرة مواصلة membujuknya.

    أميرة المناظر الطبيعية هو في النهاية من أصل وكانوا يريدون أن تشهد المدينة فارغة ، والمباني في المدينة القديمة وانظر القذرة. كلا ثم رأى رجلا يأتي مع جلد. الشباب وأصدقائه الخوف ، وفي ذلك الوقت ، الرجل في حلم أميرة وقال “انكم ان لديك بالفعل معرفة الحقيقة ، وطلب المساعدة من الرب لك من كل هذا.”

    قبل الجواب ، أميرة استيقظت من النوم ورأى ضعيفة جدا الجسم ، ورأى انه حتى شل وانه لا يمكن تحقيق تقدم قليلا. وروى حلما في Muslimnya لها. Menyarakan إلى صديق أميرة على الفور اعتنقت الإسلام. أميرة الشعب الأخرى الديني الكاثوليكي الذي يعتبر أميرة هي الخلط وmenyarankannya لطلب المساعدة “الله” (السيد المسيح) لإيجاد سلام حقيقي.

    الشباب لا يزال لم يكن على قلبه لتعتنق الاسلام والعودة لإجراء البحوث على شبكة الإنترنت عن الإسلام واجتمع مع اسمه دينا Stova somethings الذي ترسل لهم على البريد الالكتروني ermail عن الإسلام. الشبان أيضا لا تزال تجد أسباب دينا عندما يسأل لماذا لم تقتصر على اعتراف ، إلى أن قال صديق ، “الاسلام دين يعلمنا التسامح ، ومحاولة تدريجيا”.

    واستمع دينا عبارة ، وأخيرا أميرة وتريد الدخول في دين الإسلام ويقول الجملة اعتراف الدولتين. “وبعد اعتراف الحكم ، وفجأة أنا فقط نرى أن السلام. السلمية للقلوب التي كنت أبحث عن هذا في حياتي. ومن الواضح ، فإن الجواب هو الإسلام. والآن وإلى الأبد ، كنت المحمية ،” أميرة.
    الشباب مايورغا : ولا حتى السيد المسيح قال لشعبه العبادة Dirinya

    ومع ذلك ، أميرة ويجب أن تواجه تحديات خطيرة من أسرهم. اشقائها ، سنة واحدة لا تأخذ الفرصة لأتكلم خارج بعد اعتناق الإسلام. ولكن الله العظمى ، في 16 تشرين الأول / أكتوبر 2007 اشقائها ، ثم اعتنقت الإسلام وتولى جملتين تقتصر على اعتراف.

    حاليا ، لا تزال أميرة نهج الأسرة ، ذلك أن الأسرة بأكملها هي أيضا على استعداد لقبول الإسلام والرسالة التي كان الإسلام. وهناك صراع ليس لضوء المتحولين مثل أميرة. (من قانون الجنسية / د.)

  26. Tanjas mengatakan:

    Ulama Jawa Barat Galang Solidaritas Pembebasan Masjidil Aqsha

    Ulama se-Jawa Barat sepakat untuk mengadakan penggalangan solidaritas terhadap pembebasan Masjid Al-Aqsha Palestina dari penjajahan Zionis Israel . Demikian rekomendasi sidang Seminar Internasional Al-Aqsha Haqquna yang diselenggarakan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Jawa Barat di Gedung Wahana Bakti Pos Bandung , Sabtu (1/11).

    Sekjen Forum Ulama dan Umat Islam Jawa Barat, Hedi Muhammad SH, pada seminar bertema “Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsha ke Pangkuan Muslimin” itu menyatakan, penggalangan solidaritas umat Islam terhadap kondisi Masjid Al-Aqsha yang dinodai Zionis Israel adalah tanda keimanan seorang muslim.

    “Umat Islam yang tidak peduli terhadap Masjid Al-Aqsha sebagai kiblat pertama umat Islam dan tempat isra mi’raj Nabi Muhammad SAW, patut dipertanyakan keimanannya,” tandasnya di depan sekitar 1.200 peserta dari unsur ulama, cendekiawan, tokoh masyarakat, pimpinan pesantren, takmir masjid, wartawan, mahasiswa, dan masyarakat.

    Aksi nyata solidaritas umat Islam terhadap pembebasan Al-Aqsha dikoordinir oleh Kelompok Kerja Al-Aqsha (Al-Aqsha Working Group) yang bertugas mensosialisasikan hasil-hasil seminar ke seluruh elemen dan lapisan umat sampai ke daerah-daerah, memobilisasi dana, membangun jaringan kerjasama dan menggalang dukungan sejuta tanda tangan bagi pembebasan Al-Aqsha.

    Pembina Working Group, Abdurrahman Sony Sugema,MBA menambahkan, setidaknya 100 ulama dan wartawan asal Jabar akan diberangkatkan ke Masjid Al-Aqsha tahun depan untuk shalat berjama’ah di sana.

    “Al-Quran terutama surat Al-Isra ayat pertama dan hadits Nabi tentang ziarah ke Al-Aqsha menunjukkan pentingnya umat Islam memuliakan dan memakmurkan Masjid Al-Aqsha hak milik umat Islam secara berjamaah,” ujarnya.

    Tampil sebagai pembicara, Mr. Taher Hamad (Sekretaris Duta Besar Palestina untuk Indonesia), Syaikh DR Mahmoud Al-Khatib (Ketua Divisi Luar Negeri Al-Quds Institution Yaman), Syaikh DR Suud Abu Mahfudz (Pemred Majalah Sabil Jordania), DR Datok Abdul Ghani Shamsudin (Presiden Sekretariat Ulama Asia Tenggara Malaysia), DR Budi Darmawan (Staf Ahli Menteri Negara Pemuda dan Olahraga), Ferry Nur (Sekjen Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina, Dewan Redaksi Eramuslim.com), Prof. DR. Saleh Al-Katiri (Dewan Imaamah Jama’ah Muslimin (Hizbullah)), KH Yakhsyallah Mansur,MA (Mudir Am Ma’had Shuffah Hizbullah Al-Fatah Bogor).

    Beberapa ulama Jabar turut hadir sebagai pembicara dan pembahas, di antaranya KH DR Miftah Farid (MUI), Hedi Muhammad SH (FUUI), Fahmi Lukman,M.Hum (HTI), Husen At-Tamimi (Al-Irsyad Al-Islamiyah), KH Bukhari Muslim (DMI), Ihsan Setiadi Latief (Persis), Taufik Ridha (Pengamat Tmur Tengah), KHA Hidayat Saeroji (Amir Majelis Dakwah Jama’ah Muslimin (Hizbullah).

  27. milar mengatakan:

    Israel Bangun Museum Yahudi di al-Quds, Dunia Arab dan Muslim Jangan Cuma Diam

    Mufti Yerusalem dan aktivis pergerakan Palestina mendesak dunia Arab ikut turun tangan guna menghentikan rencana rezim Zionis Israel membangun museum Yahudi di lokasi pemakaman Muslim di Yerusalem. Karena di pemakaman tersebut, terdapat makam para sahabat Rasulullah.

    Mereka menyampaikan seruan tersebut setelah pengadilan Israel memberikan izin atas pembangunan museum Yahudi tersebut pada Kamis (30/10 dan menolak permohonan dua organisasi Muslim Palestina agar rencana pembangunan museum Yahudi di lokasi pemakaman Muslim dihentikan.

    Pengadilan Israel beralasan, pemakaman tersebut sudah digunakan oleh masyarakat umum sejak otoritas pemerintahan Kota Yerusalem membangun tempat parkir di dekat pemakaman itu pada tahun 1960-an. Pengadilan Israel juga mengatakan, tawaran dari pelaksana pembangunan proyek museum agar kerangka mereka yang di makamkan di pemakaman tersebut dipindahkan dan dikuburkan kembali di tempat lain, cukup memuaskan.

    Pembangunan museum ini dihentikan pada tahun 2006 setelah ditemukan sejumlah kerangka manusia saat dilakukan penggalian untuk membangun pondasi. Setelah keluar keputusan pengadilan hari Kamis kemarin, maka pembangunan museum itu akan dilanjutkan kembali.

    Mufti al-Quds (Yerusalem Timur) Syaikh Mohammad Hussein menyatakan keputusan pengadilan Israel merupakan keputusan yang sangat serius karena akan membahayakan sebuah tempat suci milik Muslim. Ia menyebut pembangunan museum Yahudi yang dibangun oleh kelompok Yahudi di Los Angeles dan menelan biaya sebesar 250 juta dollar ini, sebagai tindakan agresi Israel terhadap Muslim Palestina

    Hal serupa dilontarkan Pimpinan Gerakan Islam di Israel, Syaikh Raed Salah. “Israel sudah menyatakan perang global terhadap Muslim dan Arab. Di pemakaman itu terdapat makam seorang jenderal sahabat Rasulullah saw,” kata Syaikh Salah dalam keterangan persnya Kamis kemarin, merespon keputusan pengadilan Israel.

    Menurutnya, di pemakaman tersebut terdapat sekitar 70.000 makam warga Muslim dan pembangunan museum Yahudi di lokasi itu merupakan bagian upaya Yudaisasi Israel di al-Quds. Syaikh Salah menyerukan dunia Islam dan Arab segera bertindak untuk menghentikan pembangunan museum Yahudi tersebut di lokasi pemakaman Muslim.

    “Kami sudah mengirimkan pesan ke Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam agar kejahatan Israel ini dihentikan,” kata Syaikh Salah.

    Israel menduduki al-Quds usai perang tahun 1967 dan mengakuinya sebagai bagian dari wilayah Israel meski dunia internasional menentangnya. Al-Quds merupakan kota penting bagi umat Islam dunia karena di kota ini terdapat kompleks Masjid al-Aqsa, masjid suci ketiga bagi setelah Masjid Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Masjid al-Aqsa merupakan peninggalan sejarah yang penting karena masjid ini pernah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam dan menjadi bagian dari peristiwa Isra Mi’raj Rasulullah Muhammad saw.

    Di kota al-Quds selain Muslim, juga terdapat tempat peribadahan penting bagi umat Kristiani, antara lain Gereja Yerusalem dan Gereja Yunani Ortodoks. Tokoh umat Kristiani di Yerusalem Atallah Hana juga mengecam keputusan pengadilan Israel yang disebutnya sebagai bukti nyata dari penjajahan Zionis Israel di al-Quds.

    “Kami bahu membahu, antara Muslim dan umat Kristiani di Palestina,” tukas Atallah Hana. (ln/iol/aby)

  28. muja mengatakan:

    Obama Wajib Bela Israel

    “Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu,”(Barack Obama)

    Islam dan Israel adalah dua isu sensitif dalam dunia politik Amerika Serikat. Dalam pemilu presiden AS misalnya, Islam merupakan citra yang negative. Tidak heran kalau lawan-lawan politik Obama berupaya membangun opini dia pernah menjadi muslim atau dekat dengan Islam.

    Jody Rose, juru kampanye sukarelawan dari Jones County kubu Clinton, pernah menyebarkan email 21 November 2007. Associated Press, hari Minggu (9/12) mempublikasikan isi email tersebut yang bunyinya, “Kita semua harus tetap waspada terkait pencalonan Obama sebagai kandidat presiden. Sebarkan email ini ke setiap orang yang anda kenal. Umat Islam sudah mengatakan bahwa mereka berencana menghancurkan AS dari dalam dan dari luar… “

    Obamapun pernah diisukan pernah mengecap pendidikan madrasah Islam saat bermukim di Indonesia. Disebut-sebut madrasah itu mengajarkan ajaran wahabi. Tudingan ini langsung ditolak oleh Obama. Dia berulang kali membantah tuduhan bahwa dirinya seorang Muslim karena ia adalah anggota dari United Church of Christ.

    Ketika ditanya pengalaman masa kecilnya di Indonesia Obama menjawab:” Saya pernah tinggal di Indonesia selama 41/2 tahun ketika saya masih kecil. Sekolah pertama yang saya masuki adalah sebuah sekolah katolik kemudian saya masuk ke sekolah umum, tapi mayoritas negara itu adalah muslim. Dan Islam yang dipraktekkan di Indonesia ketika itu adalah Islam yang sangat toleran. Negara itu sendiri secara eksplisit adalah negara sekuler dalam konstitusinya.”.

    Obama pun menjelaskan bahwa Islam bisa kompatible dengan dunia modern. Islam dapat menjadi partner dengan agama-agama Kristen, Kristen , Yahudi, Hindu dan Budha dalam menciptakan dunia yang lebih baik. “Saya selalu mencurigai usaha untuk mewarnai Islam dengan cat yang lebih luas karena kebanyakan moyoritas orang Islam adalah orang-orang baik, yang berlawanan dengan retorika politik seolah terjadi benturan peradaban”, ujarnya

    Obama juga mengkritik kampanye yang menjelek-jelekkan orang Yahudi dan ia membantah tuduhan bahwa ia memiliki latar belakang seorang Muslim. Menurutnya, tuduhan itu palsu. “Saya tidak pernah menganut agama Islam. Saya dibesarkan oleh seorang ibu yang menganut paham sekular dan saya adalah seorang Kristen yang aktif serta menjadi anggota jamaah agama Kristen, ” tukas Obama.

    Menjadikan Islam sebagai isu politik untuk menjatuhkan lawan membantah klaim bahwa faktor agama tidak penting bagi masyarakat AS. Sekaligus membuktikan bahwa Islam masih dianggap sebagai ancaman dan cendrung dicitrakan negatif di negara Paman Sam itu. Islam memang menjadi common enemy (musuh bersama) dalam perang melawan terorisme yang dilakoni oleh Bush.

    Saat memulai perang melawan terorisme Bush menyatakan bahwa perang ini adalah perang Salib (Crusade). “This Crusade, this war on terrorism, is going to take a along time(Perang salib ini, perang melawan terorisme , akan memakan waktu yang lama)” , ujar Bush. (BBC, 16/sept/2001). Penggunakan kata perang Salib (crusade) tentu bukan tanpa makna, perang salib jelas mengisyaratkan dalam perang melawan terorisme ini , Islam adalah musuh.

    Hal senada dinyatakan Wakil menteri pertahanan urusan intelijen Letnan Jenderal William Boykin mengatakan: “the U.S. battle with Islamic terrorists as a clash with the devil (bahwa perang melawan teroris Islam sama dengan perang melawan setan) .”(VOA,22 oktober 2003).

    Wajib Membela Israel

    Isu sensitif kedua adalah Yahudi dan Israel. Siapapun politisi, lebih-lebih lagi yang ingin menjadi presiden AS harus bisa membuktikan dirinya menjadi pelindung setia kepentingan Yahudi dan negara Israel. Pengaruh Yahudi dalam dunia politik AS memang sangat menggurita.

    Kedatangan orang Yahudi di AS diperkirakan dimulai saat Columbus melakukan penjajahan ke benua Amerika. Ekpedisi Columbus yang penuh darah banyak membawa orang-orang Yahudi Italia dan Spanyol. Jumlah orang Yahudi semakin lama semakin meningkat. Ketika terjadi revolusi Amerika melawan Inggris jumlah mereka ditaksir sekitar empa ribu jiwa. Namun setengah abad kemudian jumlahnya membengkak menjadi 3,3 juta jiwa.

    Pengaruh Yahudi pun semakin menguat, ketika ekonomi AS dibangun oleh Rothschild yang dikenal sebagai tokoh Yahudi internasional. Gurita kerajaan ekonomi Rothshild pun semakin menguat hingga saat ini, menguasai berbagai sektor terutama perbankan.

    Keluarga Bush yang dikenal sebagai konglomerat minyak pun diperkirakan memiliki hubungan dengan garis keturunan Yahudi. Eramuslim Digest mengutip sebuah artikel yang berjudul “Goerge W. Bush, Zionist Double Agent,American Traitor”. Artikel yang ditulis Texe Marrs, investigator independen – setelah selama lebih kurang enam tahun meneliti akar silsilah keluarga Bush- membuktikan hubungan itu.

    Kekuatan lobi Yahudi di dunia politik AS pun tidak diragukan lagi. Dua organisasi yang sangat menentukan sikap politik luar negeri AS adalah JINSA (Jews Institute for National Security Affairs) dan CSP (Centre for Security Policy) yang dekat dengan CPD (Committee on The Present Danger). CPD sendiri merupakan tempat berkumpulnya para Hawkist Gedung Putih dan Pentagon seperti Paul Wolfowitz, Dick Cheney, Karl Rove. Terdapat juga AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) yang juga memiliki peran yang besar.

    Tidaklah mengherankan kalau Obama juga mengikuti tradisi politik AS ini, tunduk kepada Yahudi dan siap membela negara Zionist Israel. New York Sun Editorial (January 9, 2008) mengungkap bagaimana sikap Obama terhadap Israel.“saya memiliki komitmen yang jelas dan kuat atas keamanan Israel sekutu terkuat kita di wilayah itu dan satu-satunya di wilayah itu negara dengan demokrasi yang mapan. Dan itu akan menjadi titik awal saya”, ujarnya.

    Obama juga mengatakan. “Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel,” seperti dikatakan. Obama kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council) bulan February 2007.

    “Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan cuma omong besar, saya akan melakukan apapun jika menyangkut keamanan Israel. Saya piker ini hal yang fundamental. Saya kira ini menyangkut kepentingan AS kerena hubungan kami yang istimewa, karena Israel tidak hanya telah membangun demokrasi di wilayah itu tapi juga merupakan sekutu terdekat dan loyal kepada kita,” katanya pada NJDC..”

    Kandidat presiden Partai Demokrat, Barack Obama mengatakan dia akan melakukan apapun semampunya untuk menjamin keamanan Israel dan melindungi hubungan yang ada antara Amerika Serikat dan Israel. “Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu,” kata Obama dalam sebuah acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi negara Israel yang ke-60. Dia diperkenalkan oleh duta besar Israel kepada AS, Sallai Meridor

    Sikapnya terhadap Hamas juga tidak berbeda dengan presiden Bush. “Saya sudah mengatakan bahwa mereka adalah organisasi teroris, yang tidak boleh kita ajak negosiasi kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.

    Walhasil, umat Islam tidak perlu berharap Obama akan bersikap lebih adil kepada umat Islam terutama kaum muslim Palestina. Tidak perlu juga berharap Obama akan menghentikan Israel membantai umat Islam di Palestina. Tidak akan pernah, karena sikap politik AS sangat jelas, siapapun yang menjadi presiden harus mendukung kepentingan Yahudi dan menjamin keamanan negara Israel. Ini adalah perkara yang wajib bagi politik AS.

    Yang mungkin terjadi malah sebaliknya, kebijakan Obama bias jadi lebih keras terhadap umat Islam dan Palestina. Pasalnya, dia merasa harus membuktikan isu yang selama ini mengatakan dia dekat dengan Islam dan mendukung HAMAS adalah tidak benar.(Farid Wadjdi)

  29. muja mengatakan:

    Tokoh-Tokoh Yahudi di Belakang Pemilu Presiden AS

    Sudah menjadi rahasia umum, lobi Yahudi memainkan peran besar dalam setiap ajang pemilu presiden di AS. Bahkan bisa dibilang, lobi Yahudi-lah yang memegang kunci kemenangan bagi salah satu kandidat yang memperebutkan kursi kepresidenan AS. Pendek kata, kandidat yang paling kuat mendapat dukungan lobi Yahudi-lah yang akan menang menjadi presiden AS, meski sejatinya para kandidat itu berkampanye ke pelosok negara untuk mencari dukungan suara rakyat.

    Besarnya peran tokoh-tokoh Yahudi di AS juga mewarnai pemilu presiden kali ini dimana Barack Obama menjadi kandidat presiden dari Partai Demokrat dan John McCain dicalonkan oleh Partai Republik. Situs surat kabar Israel Haaretz, Rabu (22/10), memuat laporan tentang tokoh-tokoh Yahudi AS yang memainkan peran penting dalam proses pemilu dan kampanye presiden di Negeri Paman Sam itu dibawah judul “36 Jews Who Have Shaped the 2008 U.S. Election”

    Memang tidak semua nama tokoh-tokoh Yahudi itu dicantumkan Haaretz, karena keterbatasan ruang. Inilah beberapa nama tokoh-tokoh Yahudi AS yang memainkan peranan cukup penting dalam proses pemilu dan kampanye presiden AS;

    1. Sheldon Adelson: seorang Republikan, neokonservatif dan seorang ‘mega-donor’
    2. David Axelrod: ketua strategi dan penasehat media tim kampanye Obama
    3. Steven Bob dan Sam Gordon: dua Rabbi Yahudi dari Chicago, pendiri perkumpulan ‘Rabbis for Obama’ yang menyerukan pada ratusan Rabbi-Rabbi di AS untuk mendukung Obama.
    4. Matt Brooks: Direktur Eksekutif Republican Jewish Coalition, yang kerap menjadi “kelompok pertama yang merespon” isu-isu tentang Yahudi.
    5. Mark Broxmeyer: pengusaha dan ketua Jewish Institute for National Security Affairs, sebuah lembaga think tank kaum konservatif, ketua nasional dari koalisi penasehat Yahudi untuk kampanye McCain dan calon anggota komite keuangan nasional.
    6. Eric Cantor: anggota Kongres dari Virginia, satu-satunya orang Yahudi Republikan di DPR AS, menjadi tangan kanan McCain untuk menggalang dukungan di wilayah Florida dan Virginia.
    7. Laurie David: aktivis pemanasan global dan produser film “An Inconvenient Truth” yang dibintangi Al Gore dan salah satu penggalang dana untuk Yahudi di Hollywood.
    8. Ira Forman: Direktur Eksekutif National Jewish Democratic Council, teman dekat Matt Brooks
    9. Barney Frank: anggota Kongres dari Massachusetts, tokoh liberal di DPR AS, mengakui dirinya sebagai gay, sering menjadi komentator untuk mendukung McCain terutama di Fox News, sebagai ketua di House Financial Services Committee ia kerap dituding sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam krisis keuangan yang terjadi di AS saat ini dan ikut berperan dalam mengosiasikan kebijakan paket bail-out untuk Wall Street.
    10. Malcolm Hoenlein: ketua Conference of Presidents of Major American Jewish Organizations, pernah mengundang Sarah Palin untuk memberikan pidato dalam aksi massa anti-Ahmadinejad di PBB, banyak membantu kampanye McCain.
    11. Cheryl Jacobs: salah satu juru kampanye McCain di Broward County, seorang Rabbi konservatif, dulunya adalah pendukung Demokrat dan mendukung pencalonan Hillary Clinton sebagai presiden AS.
    12. Henry Kissinger: oleh surat kabar New York Times, mantan menlu AS ini disebut sebagai “penasehat lepas” kampanye McCain. Ia sering dimintai nasehatnya terkait isu luar negeri oleh McCain dan memimpin briefing dengan Sarah Palin beserta jajarannya sebelum debat wakil presiden.
    13. Ed Koch: mantan walikota New York City, mendukung Bush pada pemilu tahun 2004, kemudian mendukung Hillary Clinton dan sekarang mendukung Obama.
    14. William Kristol: editor majalah mingguan Standard milik Rupert Murdoch, kolomnis di New York Times dan komentator Fox News, seorang neokonservatif.
    15. Sherry Lansing: penggalang dana dan donatur utama Partai Demokrat, pernah menjadi perempuan pertama yang memimpin Paramount, salah satu studio film terkemuka di Hollywood.
    16. Ed Lasky: melakukan kampanye hitam terhadap lewat situs American Thinkerhis, ia mengatakan bahwa Obama anti-Israel.
    17. Henry Lehman: imigran asal Bavaria, pada usia 23 tahun menetap di Alabama dan mendirikan toko H. Lehman. Tahun 1850, ia beserta dua saudaranya Emanuel and Mayer membangun Lehman Brothers, yang menjadi salah satu perusahaan investasi terbesar di Wall Street. Bangkrutnya perusahaan itu memicu krisis keuangan di AS.
    18. Joe Lieberman: senator asal Connecticut, tangan kanan McCain untuk mencari dukungan suara dari kalangan Yahudi yang belum memutuskan pilihannya terhadap dua kandidat presiden AS.
    19. Mik Moore and Ari Wallach: membangun situs Jewsvote.org, menggunakan metode teknologi tinggi untuk melawan situs-situs yang menyerang Obama.
    20. Eli Pariser: memimpin situs MoveOn.org, situs advokasi online beraliran liberal yang menggalang dana untuk kandidat presiden dari Partai Demokrat.
    21. Martin Peretz: Editor The New Republic, penulis artikel yang berjudul “Can friends of Israel – and Jews – trust Obama? In a word, Yes.” Artikel ini sangat berpengaruh di AS.
    22. Dennis Prager: pembawa acara talk-show radio yang cukup pengaruh di AS.
    23. Penny Pritzker: ketua nasional bidang keuangan kampanye Obama, seorang milyader berasal dari keluarga Yahudi yang dikenal kerap menjadi donatur besar.
    24. Ed Rendell: gubernur Pennsylvania, mantan ketua Komite Nasional Demokrat dan juru bicara kampanye Partai Demokrat.
    25. Denise Rich: mantan istri milyader March Rich, seorang penggalang dana terbesar bagi Partai Demokrat.
    26. Dennis Ross and Dan Kurtzer: staff penasehat masalah Timur Tengah Obama
    27. Robert Rubin: penasehat bidang ekonomi Obama
    28. Dan Shapiro: penasehat tentang kebijakan Timur Tengah dan penggalang dukungan masyarakat Yahudi AS untuk Obama. Disebut-sebut sebagai salah satu penulis pidato Obama di hadapan anggota AIPAC (salah satu kelompok lobi Yahudi terkuat di AS) dimana dalam pidato tersebut terdapat pernyataan bahwa Yerusalem akan tetap menjadi ibukota Israel dan tidak boleh dipisahkan dari Israel.
    29. Sarah Silverman: komedian.
    30. Alan Solow: pengacara asal Chicago yang aktif dalam komunitas Yahudi dan dalam organisasi Conference of Presidents, sejak lama mendukung Obama.
    31. Jon Stewart: pembawa acara program berita televisi “The Daily Show”, oleh New York Times program acaranya disebut sebagai program acara budaya dan politik yang punya pengaruh kuat di masyarakat.
    32. Barbra Streisand: penyanyi terkenal yang menjadi ikon Yahudi-liberal dan penggalang dana bagi Yahudi, mendukung Obama dan berhasil menggalang dana sebesar 25.800 dollar dari kalangan selebritis Hollywood.
    33. Robert Wexler: anggota Kongres dari Florida, pendukung Obama.
    34. Fred Zeidman: ketua U.S. Holocaust Memorial Council, penentu strategi untuk meraih dukungan masyarakat Yahudi AS bagi McCain.

    (ln/Haaretz)

  30. muja mengatakan:

    PRESIDEN AMERIKA LANGGANAN DITEMBAK:

    OBAMA KANDIDAT PRESIDEN AS DIBUNUH ?, JANGAN BUNUH OBAMA,

    Majunya Obama sebagai kandidat Presiden Amerika Serikat, bukan hanya kebutulan, tetapi karena proses penghayatan rakyat Amerika itu sendiri. Direncanakan atau tidak, bukanlah masalah, tetapi kenyataan membuka mata orang, bahwa sudah lama rakyat Amerika mengelu-elukan Presiden berkulit hitam. Indikatornya adalah beberapa film yang diproduk oleh negeri Paman Sam ini, acapkali memerankan Presiden Amerika dari aktor yang berkulit hitam. Apakah sebuah desain, agar kelak Presiden berasal dari warganya yang berkulit hitam?, ataukah sekedar menyenangkan warga kulit ?, atau yang lain. Kenyataan Obama mampu menggilas “super girl” mantan Ibu Negara Amerika, dalam mereguk jumlah delegasi, untuk menapak suksesi.
    Produk film yang menggambarkan tentang Presiden berkulit hitam itu, tidak hanya sekali, diproduksi, namun lebih tepat dikatakan puluhan jumlahnya. Mulai yang menggambarkan drama rumah tangga, hingga kebijakan stretegis Negara.
    FILM : SERING KULIT HITAM BERPERAN SEBAGAI PRESIDEN AMERIKA SERIKAT
    Pada tahun 1997, sebuah film dengan judul The Fitth Element, yang menceriterakan senjata kosmik, Tommy Lister actor kulit hitam berperan sebagai Presiden Linberg.
    Pada tahun 1998, film Deep Impact mengambarkan ancaman komet terhadap bumi, actor Morgan Freeeman berperan sebagai Presiden Tom Beck.
    Pada tahun 2003, film dengan tajuk “Haed of State”, mengkisahkan tentang liku-liku pemilihan presiden Amerika, Chris Rock actor si kulit hitam memerankan Presiden Mays Gilliam.
    Masih banyak lagi peran lain, yang menggunakan actor kulit hitam, bahkan secara ekstrem pernah dalam film komedi Morgan Freeman memerankan sebagai Tuhan. Maklum saja, Amerika adalah Negara liberal.
    Warung ikut terusik ketika”Mama Lourennya” Dunia ber-“nujum”, jika Obama sampai menjadi Presiden Kelak tidak akan lama, karena banyak orang yang menghentikan jabatan itu dengan membunuhnya. Si-ahli nujum itu adalah Dorris Leassing, Nobelis Sastra 2007. The Swedish Academy, yang menganugerahi hadiah Nobel, pernah memuji :kekuatan visi dan skeptisme” Lessing. Ahli nujum ini seorang-orang yang dilahirkan dari Persia dan tumbuh di Negara yang sekarang disebut Zimbabwe. Pernyataan yang keluar dari mulut sang ahli menujum itu sempat membuat geger, dan bunyi pernyataan itu adalah:”Obama tak akan bertahan lama sebagai lelaki kulit hitam di posisi presiden. Mereka akan membunuhnya”.
    Pernyataan Lessing, membuat warung untuk mengkais-kais buku, yang trekait dengan pembunuhan Obama. Ternyata dengan cerdiknya penerbit Mizan melalui tangan cerdas Hermawan Aksan merespon itu.
    Detail Buku:
    JUDUL: Jangan bunuh OBAMA!
    PENULIS : Hermawan Aksan
    PENERBIT : PT Mizan Pustaka. Jln. Cinambo. No. 135 [Cisaranten Wetan]. Ujungberung, Bandung 40294. Telp [022] 7834310. E-mail: kronik@mizan.com
    Web: http://www.mizan.com/
    ISBN : 978-979-433-510-9
    CETAKAN :I, April 2008
    HALAMAN : 238.
    Buku ini seakan menjawab hipotesis Dorris Lessing, jika Obama menempati kedudukan sebagai presiden Amerika, tidak akan lama, alias mati terbunuh. Sebenarnya kekhawatiran itu telah lama muncul, buku ini memberikan contoh, banyaknya Presiden yang mati akibat pembunuhan.
    Ketika Barack Obama muncul sebagai kandidat, dianggap sebagai seorang-orang yang sangat berani, demikian tulis seorang pengamat politik, Phillip Adams. Dalam artikel Adams yang dipublikasikan oleh The Australian, 8 Januri 2008. Kemenangan Obama dalam kaukus Partai Demokrat di Iowa, 3 Januari 2008, kata Adams, telah menempatkan Obama sebagai sasaran moncong senjata kaum rasis yang tak akan menerima Presiden berkulit hitam.
    PRESIDEN AMERIKA LANGGANAN DITEMBAK:
    Dalam sejarah Amerika Serikat, empat preside yang sedang menjabat tumbang oleh peluru; Abraham Lincoln, James Garfield, William McKinley, dan Jhon F. Kennedy.

    *
    Abraham Lincoln [12 Februari 1809 – 15 April 1865] adalah presiden ke-16 Amerika Serikat , menjabat sejak 4 Maret 1861 sampai di bunuh. Gara-gara pidatonya pada 11 April, ketika ia mendukung pemberian suara bagi orang kulit hitam. Seorang-orang bernama Booth melepaskan tembakan pistol Henry Deringer caliber 0,44 ke kepala Lincoln. Penembak itu akhirnya mati tertusuk pisau Mayor Henry Rathbone. Sebelum menghembuskan nafas akhir, sang penembak mengatakan “Sic simper Tyrannis” [Latin: “Demikianlah selalau para tiran”]. Pembunuhan ini merupakan pembunuhan pertama terhadap presiden AS dalam sejarah membuatnya menjadi martit bagi cita-cita persatuan nasional.
    *
    JAMES ABRAHAM GARFIELD [19 November 1831 – 19 September 1881] adalah presiden ke-20 Amerika Serikat. Grafield merupakan presiden kedua AS yang terbunuh. Masa jabatannya merupakan yang tersingkat kedua, setelah William Henry Harrison. Dia menjadi presiden kurang dari empat bulan sampai ditembak pada 2 Juli 19881. Penembaknya adalah Charles J. Guiteau, yang kecewa karena gagal mempertahankan jabatan federalnya. Guiteau sendiri dinyatakan bersalah, kemudian dihukum gantung pada 30 Juni 1882 di Washington
    *
    William McKinley, JR [29 Januari 1843-14 September 1901] adalah presiden ke 25 Amerika Serikat. Dia bibunuh Leon Czogosz, seorang-orang penganut anarkhisme, yang memandang bahwa masyarakat bisa dan harus dikelola tanpa sebuah Negara yang koersif. Czolgosz dinyatakan bersalah dan dieksekusi di kursi listrik di penjara Auburn pada Oktober 1901
    *
    John Fitzgerald Kennedy [29 Mei 1917-22 November 1963], sering disebut Jhon F. Kennedy, Kennedy, Jhon Kennedy, Jack Kennedy, atau JFK adalah presiden ke – 5 Amerika Serikat. Merupakan presiden termuda setelah Theodore Roosevelt, tewas oleh terjangan peluru saat melakukan kunjungan ke Dallas [exas] pada 22 November 1963. Kurang lebih satu jam setelah pembunuhan, Lee Harvey Oswald ditangkap. Kemudian dituntut atas pembunuhan JFK sesuai dengan investigasi polisi. Dua hari kemudian, saat Oswald masih dalam tahanan, dia tewas di bunuh oleh Jack Ruby.

    KENDATI AMERIKAN SERAKAT NEGARA CERDAS, RASISME MASIH HIDUP BEBAS, DAN BISA MELUAS.
    Buku ini menjelaskan tentang terminology rasisme. Rasisme adalah suatu system kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menetukan pencapaian budaya atau individu-bahwa ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur yang lainnya.
    Beberapa penulis menngunakan istilah rasialisme untuk merujuk pada preferensi terhadap kelompok etnis tertentu sendiri [etnocentrisme], ketakutan terhadap orang asing [xenophobia] penolakan hubungan antarras [miscegenation], dan generalisasi terhadap suatu kelompok orang tertentu [stereotip].
    Di Amerika isme ini, kalau pun tidak boleh dikatakan tumbuh subur, isme ini dibaratakan tidur, pada saat yang tepat akan bangun dari dengkurnya. Karena itu , kecemasan akan adanya ancaman terhadap m jiwa Barack Obama sangat mendasar.Kita diingatkan atas perisitiwa terbunuhnya maestro kulit hitam di negeri Paman Sam ini.

    *
    Pendeta Martin Luther King, Jr. Ph.D [15 Januari 1929- 4 April 1968]. Adalah penerima Nobel, Pendeta Babtis, dan aktivis HAM warga Afrika-Amerika. King berjuang melawan diskriminasi rasial. Dalam seluaruh aksinya dia mengikuti prinsip-prinsip Mahatma Gandhi untuk menghindari kekerasan. Pada pulu 06.01 sore, 4 April 1968, King sedang berdiri di balkon lantai 2 Motel Larraine di ditembak James Earl Ray. Peluru masuk melalui pipi kanannya, menembus rahang, sebelum bersarang di pundaknya. King dinyatakan meninggal di St.Joseph’s Hospital pada pukul 07.05. Guncangan dari kematiannya menyebabkan banyak kerusuhan dan bentrokkan di berbagai kota seluruh Amerika Serikat. Satu setengah decade setelah pembunuhan terhadapnya pada 1968, Amerika Serikat menetapkan sebuah hari libur untuk memperingatinya, Hari Martin Luther King.
    *
    Malcolm X [19 Mei 1925-21 Februari 1965] adalah tokoh Muslim dari kaum Afrika Amerika yang ketokohannya dapat disandingkan dengan Dr. Martin Luther King yang berjuang menghapus segala macam diskrimanasi, lebih-lebih yang menimpa kaum Afrika – Amerika, yang sering dikonotasikan dengan kaum negro yang terdiskriminasikan. Pada 21 Februari 1965, pada saat akan memberikan cermah di sebuah hotel di New York, Macolm X tewas di ujung peluru tiga orang Afrika-Amerika yang ironisnya dia perjuangkan nilai-nilai dan hak-haknya serta tidak ada yang tahu siapa dan apa dibalik kematiannya.

    Kekhawatiran ini juga pernah menimpa Colin Powell, merupakan seorang-orang Afrika–Amerika yang berpangkat tertinggi dalam sejarah Amerika Serikat. Disebut-sebut sebagai sasaran ketiga setelah Malcolm dan Martin Luther King. Isteri Powell, Alma Vivian Johnson, mengaku takut terhadap keselamatan sang suami. Dia dikabarkan menerima banyak surat dan telepon berisi kebencian saat Powell memikirkan tawaran untuk mencalonkan Presiden.
    ANCAMAN PADA OBAMA.
    Sebelum Doris Lessing dan Bernard Hopkins mengungkapkan kekhawatiran mereka, ancaman pembunuhan terhadap Barack Obama sudah diungkapkan secara ekplisit. Dalam sebuah videoklip yang direkam dari konsernya di Anaheim, California, 21 Agustus 2007, pemusik Ted Nugent mengacungkan sepasang senapan mesin sungguhan,AR-15, seraya berteriak menceritakan pertemuannya dengan Obama di Chicago. “Obama, he’s a piece of shit. Waktu di Chicago, aku bilang padanya akan membenamkan senapan mesinku!” Penonton menyambutnya dengan teriakan. Lalu , dia juga bercerita tentang pertemuannya dengan Hillary Clinton di New York. “Disana, aku berkata, “Hillary, you might want to ride one of these into the sunset, you worthless bitch!’
    APA KATA HOPKINS?
    Bernard Hopkins, mantan juara dunia tinju kelas berat, mengatakan “ Jika dia [Obama] menang dalam nominasi partai, mereka tak akan membiarkannya menjadi Presiden.
    … Tapi jika dia menjadi presiden, hidupnya tak akan bertahan lama, mungkin kurang dari sebulan atau dua bulan. Hidupnya dalam bahaya. Orang boleh bilang ini waktunya untuk perubahan, tapi jika sungguh terjadi, saya pikir Amerika belum siap”
    [Wusana kata: Amerikan Serikat sebagai Negara dengan citarasa demokrasi” yang kental, sedang diuji. Karena “gembor-gembornya” selama ini, bahwa demokrasi selalu dibangun dari ; transparansi, hak asasi, dan kesamaan. Jika Amerika jauh dari pikiran ini, sudah dapat dipastikan, realitas empiric akan menggilasnya. Ingat suatu bentuk term yang sangat popular di negeri Paman Sam ini, yakni WASP. Sebuah kriterium yang tidak resmi, namun sangat mempengaruhi. WASP adalah, White-Anglo Saxon dan Protestant. Ini terbukti Presiden Amerika selama ini yang bukan berasal dari Kriten Protestant, hanya seorang, yakni Kennedy. Dalam menjatuhkan citra Obama, pesaingnya acapkali memberikan pencitraan negative, utamanya sensitivitas Amerika, seperti: Obama adalah seorang muslim; Obama pernah hidup lama di Jakarta Indonesia, Obama pernah photo berkostum muslim, Obama mengkrtik invasi ke Iran adalah sebuah aktivitas dungu, dan Obama merupakan anak tiri orang Indonesia, yang mantan militer. Dll.
    Warung tidak memiliki kepentingan, tapi warung hanya mengupas buku. Buku buku yang di kupas tentunya adalah buku yang memiliki kesamaan sensasi ]
    Catatan: Warung mengkalaim, memiliki koleksi lengkap buku-buku tentang Obama, dan sebagaian telah di posting di warung ini. Tepatnya pada 19 Pebruari 2008]

  31. muja mengatakan:

    DAJJAL & SYMBOL SETAN
    Mengungkap Agenda Iblis Laknatullah menguasai dunia

    pengarang K.H. Toto Asmara
    Ajaran-2 Kafirisasi

    Bab I : Iluminasi & Zionisme : Gerakan Konspirasi Global
    A. Adam Weishaupt
    Adam WeishauptAdam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan zionis dan freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya.

    Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama Kristen serta agama lainnya. Gerakan rahasia Iluminasi berkembang dengan jaringan yang “menggurita” dikarenakan dukungan dari keluarga Rothchild.6 Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi- ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia. Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah:

    Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don’t care who writes its laws).”

    James A. GarfieldMotto Rothchild ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota iIluminasi untuk tidak melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia. Bahkan, salah satu Presiden Amerika ke-20, yaitu James Abram Garfield yang juga anggota Iluminasi berkata:

    “Barangsiapa mengendalikan uang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai bangsa tersebut (whomever that control the money or economic of nation, they would control the nation too).”

    Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor di bidang hukum dan mengajar di Universitas Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan zionis untuk mendirikan satu pemerintahan dunia (one world government) yang akan menegakkan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham setan (abolition of all religion, except satanism).

    Jabatannya sebagai pastor dan Jesuit ditinggalkannya karena merasa bertentangan dengan pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan awal dari terbentuknya ordo Iluminasi. Dikatakan oleh Albert G. Mackey:

    “Weishaupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahayul para pastor yang sewenang-wenang di bidang hukum, telah mendirikan partai oposisi di Universitas. Ini adalah awal rencana Iluminasi atau ‘penerangan’. (Weishaupt whose views were cosmopolitan and who new condemned the bigotry and supertision of the priest, established opposing party in the university. This is the beginning of the order of Illuminati or the enlightened).”

    Setelah keluar dari gereja Katolik, dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang disebut dengan Lucifer Conspiracy serta Gereja Setan (The Synagogue of Satan). Menurutnya, setan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Setan sebagai makhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya setan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Iluminasi bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan denyut kehidupan dunia secara global (Satanism is about the evolution of humanity and the promotion of freedom on individual and global scales).7

    Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron Pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.

    1.

    Iluminasi harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).

    2.

    Iluminasi melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggata Iluminasi yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).

    3.

    Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Iluminasi, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Iluminasi akan dijadikannya sebagai agen Iluminasi di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).

    4.

    Iluminasi akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).

    Pemikiran Weishaupt dikembangkan pula pada pola pemikiran filosof Friedrich W Nietzsche yang mengkampanyekan slogan “God is dead!” sebagai salah satu bentuk serangan terhadap agama Kristen. Dogma Kristen yang mempertuhankan Yesus adalah jiwa budak yang harus dibebaskan. Manusia hanya akan menjadi “manusia” selama dia bebas, kuat, dan melepaskan diri dari jerat dogma agama.

    Keanggotaan Iluminasi sangat selektif, yaitu semua anggotanya berkualifikasi sampai ke tingkat atas yang didasarkan pada keunggulan fisik dan intelektual (bibit, bobot, dan bebet). Para anggotanya terdiri atas orang-orang penting di pemerintahan, para ahli keuangan yang mampu mengendalikan sistem perekonomian seluruh negara. 8

    Untuk menjaga kerahasiaan, setiap anggota dikategorikan dalam beberapa.tingkat, di mana tingkat yang satu tidak dapat mengetahui anggotanya di tingkat yang lain. Para anggota Iluminasi diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan dan dikelompokkan dalam tiga kategori besar, yaitu sebagai berikut.
    Tingkat Pertama Tingkat Kedua Tingkat Ketiga
    Man of Earth Lovers Hermit
    Birth Life Death
    Neophyt Adept Master

    Keanggotaan Iluminasi yang ditampung melalui organisasi freemason mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelacur, pengedar obat, artis, agamawan, intelektual sampai para pemimpin pemerintahan. Para anggotanya ini sangat “ahli” dalam mempercepat kerusuhan serta pergolakan politik di setiap negara. Berbagai revolusi mereka rekayasa, mulai dari Revolusi Perancis, Revolusi Rusia Bolshevik, sampai tata cara untuk menggulingkan sebuah pemerintahan yang dianggap menghambat jaringan organisasinya, selalu saja ada keterlibatan pemikiran Iluminasi.

    Pokoknya, tidak ada gerakan revolusi, reformasi, dan evolusi kecuali diamati dengan saksama oleh para tokoh puncak yang disebut dengan grand master atau dalam kelompok freemason termasuk dalam tingkat ketiga.

    Pada tahun 1785, seorang anggota Iluminasi (ordo anti-Christ) yang bernama Lanze tertangkap di Ratisbon, Jerman, pada saat membawa dokumen rahasia yang akan diserahkan ke Grand Orient cabang lluminasi di Perancis. Dokumen tersebut berisi rencana Revolusi Perancis yang harus dilaksanakan tahun 1789. Dokumen tersebut tersimpan dengan baik sampai saat ini di musium Munich.

    Sketch of Carl RitterTahun 1848, Karl Marx menulis Manifesto Komunis yang dipandu dan di arahkan oleh satu grup tingkat atas dari Iluminasi. Pada saat yang sama, anggota Iluminasi lainnya, yaitu Profesor Karl Ritter membuat anti tesis yang seakan-akan menantang buku Karl Marx. Padahal semuanya itu merupakan bagian dari strategi Iluminasi untuk memecah belah masyarakat, dan lebih memudahkan kelompok Iluminasi untuk melumpuhkan kedua kelompok yang saling berhadapan tersebut. Kemudian Iluminasi memutarbalikkan fakta dan “mencuci” otak kedua kelompok tersebut, lalu disuplainya senjata agar mereka saling memusnahkan satu sama lain.

    Tata cara dan gerakan Iluminasi tidak mengenal moral, hukum, dan aturan kecuali hanya satu, yaitu aturan yang telah di.tuangkan dalam “protokol” (program) yang dibuat sebagai tata laksana atau prosedur para anggotanya. Mereka mempopulerkan satu hukum dengan menghalalkan segala cara –akhir dari nilai suatu hukum (the end justifies the means)–dan karenanya tidak segan membunuh anggotanya yang berkhianat atau menghalangi laju gerakan jaringannya. Peristiwa pembunuhan para tokoh pemerintahan, termasuk presiden Amerika, seringkali dikaitkan dengan gerakan Iluminasi atau freemason, dan sudah dapat diduga para pembunuhnya tidak pernah diketahui dengan pasti, menjadi misteri, atau disebut pula sebagai dark case; alias tidak bisa diungkap.

    Dewasa ini, Iluminasi sudah memasuki seluruh kehidupan peradaban bangsa di dunia. Dia melakukan kendali politik dari jarak jauh. Mengadu domba antara rakyat dan pemerintahnya. Semuanya itu dilakukannya dalam rangka melemahkan bangsa tersebut agar menjadi budak “dunia baru” yang dicita-citakannya.

    Doktrin Iluminasi ialah menjadikan manusia sebagai tuhan dengan kekuatan dari setan Lucifer. Manusia harus bebas dan boleh berbuat apa saja. Ia harus gigih berjuang melawan agama-agama yang ada, terutama Kristen. Itulah sebabnya, mereka membentuk satu ideologi yang sangat kental, sebuah keyakinan yang harus dihayati dan dijadikan bentuk credo ‘keyakinan’ di kalangan anggotanya.

    Tujuan Iluminasi hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu “mencuci otak” (brainwashed) para pengambil keputusannya agar melaksanakan rencana-rencana mereka. Di suatu negara, presidennya dapat saja orang yang non Yahudi (goyim), tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem Iluminasi Yahudi. Untuk itu, mereka harus menguasai Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan cara melakukan berbagai lobi tingkat tinggi.

    Iluminasi telah menetapkan tujuh prinsip utamanya, yaitu sebagai berikut.

    1.

    Menghapuskan seluruh pemerintahan yang berorientasi kepada nasionalisme (aboliton of all national government).
    2.

    Menghapuskan seluruh agama kecuali ajaran setan (abolition of all religions except satanism).
    3.

    Menghapuskan nilai-nilai kehidupan keluarga –individu harus tunduk kepada kehidupan kolektif, massa, atau partai (abolition of the family).
    4.

    Menghapuskan hak pemilikan pribadi (abolition of private property).
    5.

    Menghapuskan nilai pajak yang tinggi (abolition of inheritance by high inheritance taxes).
    6.

    Menghapuskan-jiwa patriot (abolition of patriotism).
    7.

    Menciptakan pemerintahan dunia dengan memperalat Perserikatan Bangsa-bangsa yang telah dikuasai kaum Iluminasi (Creation of the world government under the United Nations by Illuminati).

    Kemerdekaan manusia tidak pernah akan tercapai selama di belenggu oleh dogma-dogma agama, sebagaimana kerinduan Nietzsche yang memimpikan Ubermensch (manusia unggul) –sebab Iluminasi menekankan falsafah kegiatannya kepada kekuasaan. Manusia baru menjadi manusia apabila mereka bebas tanpa ikatan. Manusia baru berdiri di atas kepribadiannya sendiri yang kuat melalui falsafahnya pada “3L” yaitu: life, love, and liberty (hidup, cinta, dan kebebasan) sebagai motto kehidupan yang akan membebaskannya dari “racun” agama. Dalam setiap pembicaraan atau komunikasi, mereka selalu menuliskan, “Cinta adalah hukum dan cinta di bawah kendali keinginan (love is the law, love under will).”

    Gambar 1: love is the law, love under will

    Kejatuhan Lucifer, ilustrasi oleh Gustave Doré untuk buku Paradise Lost karangan John Milton.Pemerintahan Dunia Baru adalah tegaknya hukum kebebasan. Kebebasan serta kemauan manusia tidak bisa dibatasi. Mereka yang membatasi kemauan manusia adalah tirani. Oleh karena itu, mereka yang membatasi harus dihancurkan. Bagi kaum Iluminasi, tidak ada Tuhan kecuali manusia itu sendiri (there is no God but man). Manusialah yang menentukan segalanya di bawah bimbingan kekuasaan setan Lucifer, sebagaimana lima prinsip anggota Iluminasi sebagai berikut:

    1.

    Manusia mempunyai hak untuk hidup dengan hukumnya sendiri, yaitu hukum yang memberikan kebebasan hidup, sesuai dengan cara manusia itu sendiri: bekerja sesuai dengan keinginannya; bermain sesuai dengan keinginannya; dan mati sesuai dengan kehendaknya, yaitu kapan dan bagaimana ia mati.

    2.

    Manusia mempunyai hak untuk memakan apa pun yang diinginkannya; meminum apa pun yang diinginkannya; bertempat tinggal sesuai dengan kehendaknya, serta berpindah tempat tinggal di mana pun ia suka.

    3.

    Manusia mempunyai hak untuk berpikir, untuk berbicara, membaca, menggambar, mencat, mengukir bentuk suatu bangunan, sesuai dengan kehendaknya.

    4.

    Manusia mempunyai hak untuk mencintai yang dikehendakinya

    5.

    Manusia mempunyai hak untuk membunuh siapapun yang dianggap merintangi kehendaknya.

    Manusia adalah tuhan, mempunyai ”roh” tuhan dan berasal dari surga yang bersifat bebas. Manusia harus membebaskan dirinya dari segala ikatan bila ingin menjadi manusia yang suci seperti awal penciptaan mereka. Manusia adalah homo liberalis yang harus berusaha menjadikan dirinya sebagai “tuan” bagi dirinya sendiri (the grand master). Dia harus menuju pada satu bentuk wujud manusia unggul (Ubermensch) sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W. Nietzsche, seorang filosof Yahudi warga negara Jerman yang juga anggota tingkat ke-33 freemason.

    Dengan doktrin-doktrinnya yang memikat serta bersifat seculum-matrialis, gerakan Iluminasi bertambah subur di dunia Barat (anglo saxon). Di Amerika dipelopori oleh James Abram Garfield, seorang anak muda jenius yang menjadi pahlawan Shilo dalam perang saudara dan atas jasanya tersebut, dia dipromosikan sebagai mayor jenderal, sehingga dia merupakan jenderal paling muda (30 tahun) dalam sejarah Amerika. Garfield adalah angggota Iluminasi pada tingkat puncak (grand orient), menjadi anggota Kongres Amerika Serikat selama 17 tahun. Pada Maret 1881, dia terpilih sebagai presiden Amerika paling singkat Tanggal 2 Juli 1881, dia di tembak oleh Charles Guiteau dan pada tanggal 19 September 1881, dia mati secara misterius, kemungkinan dibunuh oleh sesama anggota freemason pula. Sejak itu, setiap presiden Amerika selalu dalam jaringan atau restu Iluminasi dan freemason. Keputusan presiden Amerika telah dikoordinasikan dengan para anggota kongres dan senat, yang juga menjadi angggota Iluminasi dengan berbagai tingkatan. Dengan mengendalikan pucuk pimpinan pemerintahan, konglomerat, jurnalis, dan seluruh lapisan masyarakat, pihak Iluminasi dapat mewujudkan seluruh rencananya untuk menguasai dunia.

    Washington Monument / Great Satan / Setan Besar

    Sebagai bukti penghargaan terhadap para Iluminasi, didirikanlah sebuah monumen di Washington atas saran seorang anggota Iluminasi tingkat puncak (grand orient) yang mempunyai nama sandi Priapic Senuseret. Monumen Washington merupakan simbol Amerika sebagai “setan besar”. Pada zaman Revolusi Iran menjadi jargon perjuangan mahasiswa dan Pasdaran.

    Monumen Nasional – Jakarta
    Adakah benang merah Washington – Jakarta?? – You Dicide!!

    Seluruh pemikiran, konsep Iluminasi, dikukuhkan dalam Kongres Zionis yang pertama di Bazel Swiss yang dipimpin oleh tokoh zionis aliran keras (ekstrem), yaitu Theodore Hertzl.

    CATATAN KAKI

    6. Rothchild adalah miliuner Yahudi kelahiran Jerman yang kemudian mengembangkan konspirasi Lembaga Keuangan Internasional antara lain Bank Dunia dan IMF.
    7. Lihat Myron Pagan; hlm. 6.
    8. Lihat Melvin Sickler, A Satanic Plot for a One World Government, hlm.2.

  32. muja mengatakan:

    DAJJAL & SYMBOL SETAN

    Mengungkap Agenda Iblis Laknatullah menguasai dunia

    pengarang K.H. Toto Asmara

    Bab I : Iluminasi & Zionisme : Gerakan Konspirasi Global

    A. Adam Weishaupt

    Adam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan zionis dan freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya.

    Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama Kristen serta agama lainnya. Gerakan rahasia Iluminasi berkembang dengan jaringan yang “menggurita” dikarenakan dukungan dari keluarga Rothchild.6 Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi- ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia. Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah:

    Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don’t care who writes its laws).”

    Motto Rothchild ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota iIluminasi untuk tidak melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia. Bahkan, salah satu Presiden Amerika ke-20, yaitu James Abram Garfield yang juga anggota Iluminasi berkata:

    “Barangsiapa mengendalikan uang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai bangsa tersebut (whomever that control the money or economic of nation, they would control the nation too).”

    Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor di bidang hukum dan mengajar di Universitas Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan zionis untuk mendirikan satu pemerintahan dunia (one world government) yang akan menegakkan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham setan (abolition of all religion, except satanism).

    Jabatannya sebagai pastor dan Jesuit ditinggalkannya karena merasa bertentangan dengan pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan awal dari terbentuknya ordo Iluminasi. Dikatakan oleh Albert G. Mackey:

    “Weishaupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahayul para pastor yang sewenang-wenang di bidang hukum, telah mendirikan partai oposisi di Universitas. Ini adalah awal rencana Iluminasi atau ‘penerangan’. (Weishaupt whose views were cosmopolitan and who new condemned the bigotry and supertision of the priest, established opposing party in the university. This is the beginning of the order of Illuminati or the enlightened).”

    Setelah keluar dari gereja Katolik, dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang disebut dengan Lucifer Conspiracy serta Gereja Setan (The Synagogue of Satan). Menurutnya, setan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Setan sebagai makhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya setan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Iluminasi bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan denyut kehidupan dunia secara global (Satanism is about the evolution of humanity and the promotion of freedom on individual and global scales)

    Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron Pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.

    1.

    Iluminasi harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).

    2.

    Iluminasi melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggata Iluminasi yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).

    3.

    Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Iluminasi, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Iluminasi akan dijadikannya sebagai agen Iluminasi di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).

    4.

    Iluminasi akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).

    Pemikiran Weishaupt dikembangkan pula pada pola pemikiran filosof Friedrich W Nietzsche yang mengkampanyekan slogan “God is dead!” sebagai salah satu bentuk serangan terhadap agama Kristen. Dogma Kristen yang mempertuhankan Yesus adalah jiwa budak yang harus dibebaskan. Manusia hanya akan menjadi “manusia” selama dia bebas, kuat, dan melepaskan diri dari jerat dogma agama.

    Keanggotaan Iluminasi sangat selektif, yaitu semua anggotanya berkualifikasi sampai ke tingkat atas yang didasarkan pada keunggulan fisik dan intelektual (bibit, bobot, dan bebet). Para anggotanya terdiri atas orang-orang penting di pemerintahan, para ahli keuangan yang mampu mengendalikan sistem perekonomian seluruh negara. 8

    Untuk menjaga kerahasiaan, setiap anggota dikategorikan dalam beberapa.tingkat, di mana tingkat yang satu tidak dapat mengetahui anggotanya di tingkat yang lain. Para anggota Iluminasi diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan dan dikelompokkan dalam tiga kategori besar, yaitu sebagai berikut.

    Tingkat Pertama Tingkat Kedua Tingkat Ketiga
    Man of Earth Lovers Hermit
    Birth Life Death
    Neophyt Adept Master

    Keanggotaan Iluminasi yang ditampung melalui organisasi freemason mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelacur, pengedar obat, artis, agamawan, intelektual sampai para pemimpin pemerintahan. Para anggotanya ini sangat “ahli” dalam mempercepat kerusuhan serta pergolakan politik di setiap negara. Berbagai revolusi mereka rekayasa, mulai dari Revolusi Perancis, Revolusi Rusia Bolshevik, sampai tata cara untuk menggulingkan sebuah pemerintahan yang dianggap menghambat jaringan organisasinya, selalu saja ada keterlibatan pemikiran Iluminasi.

    Pokoknya, tidak ada gerakan revolusi, reformasi, dan evolusi kecuali diamati dengan saksama oleh para tokoh puncak yang disebut dengan grand master atau dalam kelompok freemason termasuk dalam tingkat ketiga.

    Pada tahun 1785, seorang anggota Iluminasi (ordo anti-Christ) yang bernama Lanze tertangkap di Ratisbon, Jerman, pada saat membawa dokumen rahasia yang akan diserahkan ke Grand Orient cabang lluminasi di Perancis. Dokumen tersebut berisi rencana Revolusi Perancis yang harus dilaksanakan tahun 1789. Dokumen tersebut tersimpan dengan baik sampai saat ini di musium Munich.

    Tahun 1848, Karl Marx menulis Manifesto Komunis yang dipandu dan di arahkan oleh satu grup tingkat atas dari Iluminasi. Pada saat yang sama, anggota Iluminasi lainnya, yaitu Profesor Karl Ritter membuat anti tesis yang seakan-akan menantang buku Karl Marx. Padahal semuanya itu merupakan bagian dari strategi Iluminasi untuk memecah belah masyarakat, dan lebih memudahkan kelompok Iluminasi untuk melumpuhkan kedua kelompok yang saling berhadapan tersebut. Kemudian Iluminasi memutarbalikkan fakta dan “mencuci” otak kedua kelompok tersebut, lalu disuplainya senjata agar mereka saling memusnahkan satu sama lain.

    Tata cara dan gerakan Iluminasi tidak mengenal moral, hukum, dan aturan kecuali hanya satu, yaitu aturan yang telah di.tuangkan dalam “protokol” (program) yang dibuat sebagai tata laksana atau prosedur para anggotanya. Mereka mempopulerkan satu hukum dengan menghalalkan segala cara –akhir dari nilai suatu hukum (the end justifies the means)–dan karenanya tidak segan membunuh anggotanya yang berkhianat atau menghalangi laju gerakan jaringannya. Peristiwa pembunuhan para tokoh pemerintahan, termasuk presiden Amerika, seringkali dikaitkan dengan gerakan Iluminasi atau freemason, dan sudah dapat diduga para pembunuhnya tidak pernah diketahui dengan pasti, menjadi misteri, atau disebut pula sebagai dark case; alias tidak bisa diungkap.

    Dewasa ini, Iluminasi sudah memasuki seluruh kehidupan peradaban bangsa di dunia. Dia melakukan kendali politik dari jarak jauh. Mengadu domba antara rakyat dan pemerintahnya. Semuanya itu dilakukannya dalam rangka melemahkan bangsa tersebut agar menjadi budak “dunia baru” yang dicita-citakannya.

    Doktrin Iluminasi ialah menjadikan manusia sebagai tuhan dengan kekuatan dari setan Lucifer. Manusia harus bebas dan boleh berbuat apa saja. Ia harus gigih berjuang melawan agama-agama yang ada, terutama Kristen. Itulah sebabnya, mereka membentuk satu ideologi yang sangat kental, sebuah keyakinan yang harus dihayati dan dijadikan bentuk credo ‘keyakinan’ di kalangan anggotanya.

    Tujuan Iluminasi hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu “mencuci otak” (brainwashed) para pengambil keputusannya agar melaksanakan rencana-rencana mereka. Di suatu negara, presidennya dapat saja orang yang non Yahudi (goyim), tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem Iluminasi Yahudi. Untuk itu, mereka harus menguasai Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan cara melakukan berbagai lobi tingkat tinggi.

    Iluminasi telah menetapkan tujuh prinsip utamanya, yaitu sebagai berikut.

    1.

    Menghapuskan seluruh pemerintahan yang berorientasi kepada nasionalisme (aboliton of all national government).
    2.

    Menghapuskan seluruh agama kecuali ajaran setan (abolition of all religions except satanism).
    3.

    Menghapuskan nilai-nilai kehidupan keluarga –individu harus tunduk kepada kehidupan kolektif, massa, atau partai (abolition of the family).
    4.

    Menghapuskan hak pemilikan pribadi (abolition of private property).
    5.

    Menghapuskan nilai pajak yang tinggi (abolition of inheritance by high inheritance taxes).
    6.

    Menghapuskan-jiwa patriot (abolition of patriotism).
    7.

    Menciptakan pemerintahan dunia dengan memperalat Perserikatan Bangsa-bangsa yang telah dikuasai kaum Iluminasi (Creation of the world government under the United Nations by Illuminati).

    Kemerdekaan manusia tidak pernah akan tercapai selama di belenggu oleh dogma-dogma agama, sebagaimana kerinduan Nietzsche yang memimpikan Ubermensch (manusia unggul) –sebab Iluminasi menekankan falsafah kegiatannya kepada kekuasaan. Manusia baru menjadi manusia apabila mereka bebas tanpa ikatan. Manusia baru berdiri di atas kepribadiannya sendiri yang kuat melalui falsafahnya pada “3L” yaitu: life, love, and liberty (hidup, cinta, dan kebebasan) sebagai motto kehidupan yang akan membebaskannya dari “racun” agama. Dalam setiap pembicaraan atau komunikasi, mereka selalu menuliskan, “Cinta adalah hukum dan cinta di bawah kendali keinginan (love is the law, love under will).”

    Pemerintahan Dunia Baru adalah tegaknya hukum kebebasan. Kebebasan serta kemauan manusia tidak bisa dibatasi. Mereka yang membatasi kemauan manusia adalah tirani. Oleh karena itu, mereka yang membatasi harus dihancurkan. Bagi kaum Iluminasi, tidak ada Tuhan kecuali manusia itu sendiri (there is no God but man). Manusialah yang menentukan segalanya di bawah bimbingan kekuasaan setan Lucifer, sebagaimana lima prinsip anggota Iluminasi sebagai berikut:

    1.

    Manusia mempunyai hak untuk hidup dengan hukumnya sendiri, yaitu hukum yang memberikan kebebasan hidup, sesuai dengan cara manusia itu sendiri: bekerja sesuai dengan keinginannya; bermain sesuai dengan keinginannya; dan mati sesuai dengan kehendaknya, yaitu kapan dan bagaimana ia mati.

    2.

    Manusia mempunyai hak untuk memakan apa pun yang diinginkannya; meminum apa pun yang diinginkannya; bertempat tinggal sesuai dengan kehendaknya, serta berpindah tempat tinggal di mana pun ia suka.

    3.

    Manusia mempunyai hak untuk berpikir, untuk berbicara, membaca, menggambar, mencat, mengukir bentuk suatu bangunan, sesuai dengan kehendaknya.

    4.

    Manusia mempunyai hak untuk mencintai yang dikehendakinya

    5.

    Manusia mempunyai hak untuk membunuh siapapun yang dianggap merintangi kehendaknya.

    Manusia adalah tuhan, mempunyai ”roh” tuhan dan berasal dari surga yang bersifat bebas. Manusia harus membebaskan dirinya dari segala ikatan bila ingin menjadi manusia yang suci seperti awal penciptaan mereka. Manusia adalah homo liberalis yang harus berusaha menjadikan dirinya sebagai “tuan” bagi dirinya sendiri (the grand master). Dia harus menuju pada satu bentuk wujud manusia unggul (Ubermensch) sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W. Nietzsche, seorang filosof Yahudi warga negara Jerman yang juga anggota tingkat ke-33 freemason.

    Dengan doktrin-doktrinnya yang memikat serta bersifat seculum-matrialis, gerakan Iluminasi bertambah subur di dunia Barat (anglo saxon). Di Amerika dipelopori oleh James Abram Garfield, seorang anak muda jenius yang menjadi pahlawan Shilo dalam perang saudara dan atas jasanya tersebut, dia dipromosikan sebagai mayor jenderal, sehingga dia merupakan jenderal paling muda (30 tahun) dalam sejarah Amerika. Garfield adalah angggota Iluminasi pada tingkat puncak (grand orient), menjadi anggota Kongres Amerika Serikat selama 17 tahun. Pada Maret 1881, dia terpilih sebagai presiden Amerika paling singkat Tanggal 2 Juli 1881, dia di tembak oleh Charles Guiteau dan pada tanggal 19 September 1881, dia mati secara misterius, kemungkinan dibunuh oleh sesama anggota freemason pula. Sejak itu, setiap presiden Amerika selalu dalam jaringan atau restu Iluminasi dan freemason. Keputusan presiden Amerika telah dikoordinasikan dengan para anggota kongres dan senat, yang juga menjadi angggota Iluminasi dengan berbagai tingkatan. Dengan mengendalikan pucuk pimpinan pemerintahan, konglomerat, jurnalis, dan seluruh lapisan masyarakat, pihak Iluminasi dapat mewujudkan seluruh rencananya untuk menguasai dunia.

    Sebagai bukti penghargaan terhadap para Iluminasi, didirikanlah sebuah monumen di Washington atas saran seorang anggota Iluminasi tingkat puncak (grand orient) yang mempunyai nama sandi Priapic Senuseret. Monumen Washington merupakan simbol Amerika sebagai “setan besar”. Pada zaman Revolusi Iran menjadi jargon perjuangan mahasiswa dan Pasdaran.

    Adakah benang merah Washington – Jakarta?? – You Dicide!!

    Seluruh pemikiran, konsep Iluminasi, dikukuhkan dalam Kongres Zionis yang pertama di Bazel Swiss yang dipimpin oleh tokoh zionis aliran keras (ekstrem), yaitu Theodore Hertzl.

    CATATAN KAKI

    6. Rothchild adalah miliuner Yahudi kelahiran Jerman yang kemudian mengembangkan konspirasi Lembaga Keuangan Internasional antara lain Bank Dunia dan IMF.
    7. Lihat Myron Pagan; hlm. 6.
    8. Lihat Melvin Sickler, A Satanic Plot for a One World Government, hlm.2.

  33. muja mengatakan:

    Jihad dan Masa Depan Palestina

    Selasa 29 Jul, 03:27 PM
    International Jihad Analysis – Bumi Palestina masih bergolak. Negeri para Nabi tersebut hingga kini tiada putus dirundung derita akibat kezaliman zionis yahudi Israel. Baru-baru ini setidaknya 7 warga Palestina syahid, termasuk seorang ibu dan keempat anaknya akibat serangan rudal zionis yahudi Israel, anak cucuk turunan kera dan babi, di Gaza Utara. Pada hari sabtu (26/4) pasukan zionis juga menerobos ke kota Beit Lahiya di utara Jalur Gaza dalam upaya menangkap seorang pemimpin Hamas setempat. Pasukan kufar zionis Israel ini menyerbu ke rumah pimpinan Hamas sekaligus pemimpin Brigade Izuddin Al Qossam, dan berhasil menangkap pemimpin Hamas tersebut, Talat Hassam Marouf, dan menembak putrinya, Mariam, yang berusia 14 tahun.

    Menurut juru bicara Hamas, Abdel Latif al-Qanou, pasukan Israel menghantam rumah Marouf dengan rudal dan meriam sehingga menyebabkan kerusakan berat. Selain itu, belasan tank dan pesawat tempur Israel membantu serangan tersebut, dengan menembakkan rudal-rudal ke arah para pejuang.

    al aqsha
    Gambar: Masjid Al Aqsha Palestina

    Aksi brutal kuffar zionis yahudi Israel baru-baru ini menambah panjang kekejaman negara agresor di bumi suci kaum Muslimin ini. Lebih dari 400 warga muslim Palestina tewas di sepanjang Jalur Gaza dalam waktu 5 bulan terakhir ini.

    Sumber-sumber medis menyebutkan mereka tewas ketika sebuah rudal dari penjajah Israel menghantam rumah mereka di Bayt Hanoun. Seorang pejuang Palestina dan seorang petani juga ikut mati syahid (Insya Allah) dalam dua insiden terpisah.

    Sedangkan serangan keji lainnya yang dilancarkan oleh penjajah Israel pada Ahad di Bayt Lahiya telah menewaskan seorang anak perempuan berusia 14 tahun dan 8 penduduk lainnya cedera.
    Tentara Israel bergerak masuk ke Gaza Senin pagi dan masuk ke Bayt Hanoun, yang tidak jauh dari perbatasan.
    Sepanjang serangan itu, sebuah rudal menembus ke atap rumah bertingkat satu ketika para penghuninya sedang sarapan pagi.

    “Sebuah keluarga ditembak setelah sarapan pagi di sini dan sekarang apa? Kami mendatangkan mobil untuk bagian tubuhnya,” kata Abu Muhammad, tetangganya.

    Ibu dan 4 anaknya –2 perempuan dan 2 laki-laki berusia 2 dan 6 tahun– tewas, kata dokter rumah sakit setempat.
    Omar Abdul Nabi, seorang petani yang sedang membawa traktor terkejut mendengar dua ledakan di area tersebut. “Orang-orang ketakutan ketika tank melintas ke jalanan,” katanya.

    Beberapa penduduk lainnya terluka akibat ledakan tersebut, dan sebagian dalam keadaan kritis.
    Sedangkan pejuang Hamas mengatakan seorang pejuangnya menembak tentara Israel di Bayt Hanoun. Tentara tersebut menderita cedera ringan.

    Derita Palestina Derita Umat

    kekejaman
    Gambar: Kekejaman dan Kebiadaban Israel Terhadap Kaum Muslimin Palestina

    Kekejaman pendudukan Zionis Israel telah berlangsung sejak tahun 1967, dimulai dengan pengusiran kaum muslimin, pengrusakan rumah-rumah, masjid-masjid mereka, terutama masjidil Aqso. Zionis yahudi Israel bahkan menggali masjid Al-Aqso, tempat suci ketiga kaum Muslimin, untuk mencari Haikal Sulaiman.

    Zionis yahudi berusaha merobohkan, menghancurkan, dan membakar masjid-masjid suci kaum Muslimin di seluruh Palestina, hingga saat ini. Mereka juga terus membangun pemukiman-pemukiman baru untuk orang-orang yahudi Israel dan memusnahkan rumah-rumah tempat tinggal kaum Muslimin. Setiap hari di bumi Palestina, ibu-ibu kaum Muslimin, anak-anak kecil dan orang-orang tua renta diseret, diusir dan ditendang dengan sangat bengisnya oleh penjajah yahudi laknatullah. Mereka menghancurkan rumah-rumah kaum muslimin, membombardir mereka setiap harinya, pagi maupun malam hari.

    Sebuah tindakan yang biadab.

    Masjid-masjid yang dirusak di Palestina tidak hanya masjid suci Al-Quds, tapi juga masjid at-Thobariyyah yang dibakar, dan masjid Umar bin Khattab yang diubah menjadi sinagog mereka, dan di tempat suci itu mereka mengatakan : “Allah Fakir dan kami kaya”. Dan mereka juga berkata : “Tangan Allah Terbelenggu”. Sungguh suatu kaum yang sangat membangkang dan berani melawan Allah swt.

    Sumber lokal di Al-Quds menyebutkan, sejumlah keluarga Palestina di Al-Quds mengadukan nasib rumah-rumah mereka yang terancam roboh menyusul penggalian Israel di sekitar Masjid Al-Aqsha.
    Sementara itu menurut salah seorang warga dari keluarga Usailah menyebutkan, ketika ia dan ayahnya keluar melewati gerbang Silsilah yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsha Kamis (10/4) dikagetkan dengan runtuhnya sebagian rumah mereka.

    Mereka mendengar suara gemuruh orang yang sedang bekerja di bawah terowongan yang terdapat di Jalan el-Wadi dekat dengan pelataran Buraq Al-Aqsha. Tadinya ia bermaksud melihat ke sana untuk memastikan sebab runtuhnya rumah tersebut. Namun para pegawai Israel melarangnya. Tapi ia tetap meneruskan pencarianya dan menemukan sejumlah terowongan serta galian yang lain di bawah rumah-rumah penduduk.

    penduduk

    Terakhir diketahui sebab runtuhnya rumah keluarga Usailah karena adanya peninggian terowongan tepat di bawah rumahnya setinggi tujuh meter.

    Sementara seorang pemuda lainya menuturkan, “Saya melihat kota di bawah perumahan warga. Kota tersebut penuh dengan terowongan dan areal yang sangat luas.”

    Keluarga Usailah mendiami rumah yang dekat dengan gerbang Silsilah, salah satu pintu Masjid al-Aqsha. Pintu Silsilah adalah satu-satunya gerbang al-Aqsha bagi keluarga Usailah yang terdiri dari 10 kepala keluarga.

    Pihak keluarga Usailah juga menuturkan bahwa pihaknya telah mendengar suara penggalian oleh Israel sejak setahun yang lalu. Akibat penggalian ini, maka rumah-rumah warga Palestina di sekitar al-Quds ibarat rumah yang menggantung di atas awan.

    Bahkan sejumlah pekarangan rumah Palestina di Al-Quds bila diketuk akan terdengar suara mendentung menunjukan bahwa di bawahnya adalah ruangan kosong.

    Rumah-rumah warga al-Quds menjadi tidak aman untuk didiami. Karena setiap saat terancam roboh. Keluarga Usailah, bukanlah satu-satunya keluarga yang mengeluhkan peristiwa ini.

    Bahkan seluruh keluarga yang mendiami wilayah Khasy (dekat dengan pintu Silsilah) terancam runtuh, akibat penggalian terowongan yang terus menerus oleh Israel

    Israel juga melanjutkan tindak kejahatannya dengan menghancurkan dua ruangan di Masjid Al-Aqsha. Mereka juga menutup jalan menuju pintu Magharibah di wilayah Selatan Al-Aqsha yang merupakan pintu bersejarah bagi Masjid yang menjadi kiblat pertama kaum Muslimin.

    Tindakan Israel ini merupakan bagian dari rencana Zionisme untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha secara keseluruhan, untuk kemudian membangun istana Haikal Sulaiman yang diyakini berada di lokasi Masjid Al-Aqsha.

    Syaikh Taisir At Tamimi, hakim Palestina, mengatakan,”Tentara Israel selama beberapa jam sejak pagi hari telah menutup semua jalan yang mengarah ke kota Al-Quds (Jerussalem), dan menutup semua akses pintu masuk kota Al-Quds. Israel juga menyebarkan ratusan tentara dan polisinya dengan senjata lengkap untuk melarang penduduk Palestina sampai ke wilayah Masjid Al-Aqsha. Pada waktu yang sama, puluhan buldoser Israel telah bergerak mengarah ke tembok masjid Al-Aqsha wilayah barat untuk kemudian menghancurkan tembok tersebut. “

    Ia menambahkan bahwa Zionis Israel benar-benar memanfaatkan situasi internal Palestina yang disibukkan oleh pertikaian antar sesama mereka.

    Karenanya, hakim Al-Quds itu menyerukan kepada seluruh rakyat Palestina untuk turun ke jalan segera guna melakukan aksi demonstrasi menghentikan proyek penghancuran Masjid Al-Aqsha yang sudah mulai dilakukan hari ini. At-Tamimi juga menyampaikan bahwa Al-Aqsha benar-benar dalam kondisi berbahaya dan membutuhkan dukungan kaum Muslimin dunia untuk melindungi Al-Aqsha dari rencana Zionis yang ingin mendirikan Haikal Sulaiman di atas puing-puing kiblat pertama kaum Muslimin.

    Majlis Tinggi Fatwa seperti dirilis oleh Palestine Information Center menduga bahwa Zionis Israel telah mulai menghancurkan sebagian dari pintu Barat Al-Aqsha. Dan jika itu telah terjadi, berarti akan pecahlah pertarungan hebat antara kaum Muslimin Palestina bahkan dunia melawan Israel. Syaikh Raid Shalah, kepala Harakah Islamiyah di Palestina yang dirampas pada tahun 1948 mengatakan, dirinya yakin bahwa Israel benar-benar telah melakukan proyek penghancuran itu sejak hari ini.

    Israel, menurutnya, juga sudah menghancurkan dua ruangan di wilayah Barat Masjidil Aqsha yang merupakan lokasi Al-Buraq.

    “Penghancuran dua ruangan itu akan membuka jalan dari Masjid Al-Buraq yang merupakan bagian dari Masjid Al-Aqsha hingga memudahkan Israel untuk melakukan penghancuran lebih lanjut pada waktu yang tepat. Jadi, mereka lebih dulu menghancurkan Masjid Al-Buraq, baru Masjid Al-Aqsha,” papar Syaikj Raid Shalah.

    Menurutnya, Zionis juga menargetkan untuk menghapus jalan menuju Magharibah. “Itu adalah wilayah Islam bersejarah, dan saat ini jalan menuju Magharibah telah rusak oleh galian lubang di bawah tanah oleh Zionis Israel. Kehancuran jalan itu bukan karena salju seperti yang diakui Israel. Tapi dihancurkan karena gorong-gorong yang dibuat Israel di bawahnya.”

    Derita Palestina adalah derita kaum Muslimin. Kaum Muslimin memiliki tanggung jawab untuk membebaskan bumi Palestina dari cengkraman musuh Islam, zionis Israel. Tiada berguna lagi himbauan-himbauan kepada lembaga-lembaga kufur seperti PBB, Amnesti Internasional dan sejenisnya. Juga tiada berguna seruan kepada pemimpin-pemimpin dan penguasa negeri-negeri Arab yang murtad dan lebih mementingkan tuan mereka, Amerika dan sekutu-sekutunya. Tentu para penguasa dan pemimpin negeri-negeri Islam yang murtad ini tidak akan pernah mau dan sudi memerintahkan tentara-tentara dan pasukan mereka untuk memerangi zionis yahudi Israel.

    Mereka bahkan mengupayakan jalan hina sebagai solusi, yakni dengan menjalin kerjasama perdamaian dengan Israel. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Mesir, Yordania, dan Arab Saudi. Jadi, bagaimana mungkin kaum muslimin menghiba-hiba dan mengharapkan tentara-tentara kufur mereka mau berjihad untuk memerangi si agresor, zionis yahudi Israel yang merupakan “sahabat” mereka sendiri. Untuk itu, tiada kata lain, dan tiada solusi menyeluruh untuk menyelesaikan masalah Palestina, kecuali dengan mengumandakangkan dan menyerukan Jihad!

    Jihad Untuk Membebaskan Bumi Palestina

    Kaum muslimin saat ini berkewajiban untuk melaksanakan jihad di bumi Palestina, karena hukum jihad di Palestina adalah fardhu ‘ain, alias setiap individu yang berada di sana wajib hukumnya melaksanakan jihad.

    Syaikhul Islam dan pelopor jihad abad modern, Dr. Abdullah Azzam dalam bukunya Ad-Difa’ An Aradli al-Muslimin Ahamu Furudl al-A’yan, atau Jihad Membela Negeri Kaum Muslimin, bahkan telah mewajibkan jihad atas segenap kaum muslimin di mana pun mereka berada.

    “Hai orang-orang yang beriman, apabila kalian bertemu dengan orang-orang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kalian membelakangi mereka (mundur). Barang siapa yang membelakangi mereka (mundur) pada waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak bergabung dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Alloh, dan tempatnya adalah Neraka Jahannam dan amat buruklah tempat kembalinya.”(QS Al-Anfal : 15-16)

    Kondisi Palestina saat ini telah mewajibkan jihad bagi seluruh kaum muslimin, terutama karena dua pasukan telah bertemu di Palestina, yakni antara kuffar yahudi Israel dengan kaum Muslimin Palestina. Selain itu, zionis yahudi Israel, sebagai musuh sudah sejak tahun 1947 menyerang dan menduduki wilayah kaum muslimin dan mereka terus memperluas daerah jajahan mereka dengan membangun pemukiman-pemukinan baru. Untuk itu, wajib atas seluruh kaum muslimin, khususnya kaum muslimin yang ada di wilayah Palestina untuk mengangkat senjata dan berjihad melawan kuffar yahudi Israel dan tidak menempuh cara-cara lain yang tidak disyari’atkan oleh Islam.

    Dalam rilis terakhir berita jihad di Palestina, empat pejuang Batalion Izzuddin Al-Qassam gugur syahid ketika menghadang serangan serdadu Israel di timur perkampungan Sejaiah sebelah timur Gaza pagi kemarin, Rabu (16/4).

    Unit bagian operasi lapangan di Batalion Izzuddin Al-Qassam menyatakan para pejuang mereka, Abdul Kareem Ahmad Al-Qoisi (35) dari masjid As-Salam di kampung Sejaiah di timur Gaza, mujahid Mustafa Tatar, Karm Wadiah, Mahmod Hils gugur ketika mereka menghadang serdadu Israel di wilayah tersebut.

    Batalion Al-Qassam menegaskan, Al-Qaisi adalah komandan di batalion.

    Sebelumnya pasukan khusus Israel terjebak dalam serangan batalion Izzudin Al-Qassam kemarin Selasa (15/4) di timur Sejaiyah. Sementara Israel sendiri mengaku salah satu serdadunya terluka.

    Dalam peristiwa ini, Al-Qassam mengaku berhasil meledakkan bom dan melepaskan beberapa misil hawn sepanjang 80 ml terhadap pasukan khusus Israel yang menyerang wilayah timur Sejaiah.

    Beberapa saat setelah kejadian ini, sejumlah ambulan Israel datang mengevakusi warga. Mereka menambahkan, pejuang Al-Qassam meledakkan sebuah bom kemudian terjadi baku tembak.

    Sementara itu, Mantan Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter, rencananya akan ke Palestina untuk menghalangi jihad dilancarkan kaum Muslimin di sana, terutama Hamas.

    Dalam wawancara televisi ABC, Carter mengatakan ia akan mencoba meyakinkan Hamas untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil Israel. Dengan kata lain, Carter ingin meredupkan semangat jihad Hamas. Kata “Jihad” memang membuat setiap orang kafir merasa untuk harus memadamkannya.

    Ia juga mengatakan ia akan mendesak Hamas agar bekerja sama dengan gerakan Fatah dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas guna memulihkan persatuan Palestina. Hamas mengusir Fatah dari kekuasaan di Jalur Gaza tahun lalu, sehingga membatasi kekuasaan Abbas hanya pada wilayah Tepi Barat saja.

    Carter mengatakan ia tidak mewakili pemerintah Amerika dalam lawatan ke Timur Tengah, yang dimulai Ahad dengan kunjungan ke Israel.

    Pejabat Amerika dan para anggota Kongres mendesak Carter agar jangan bertemu dengan Hamas, yang oleh Washington dinilai sebagai kelompok teroris.

    Sementara itu, pada hari Sabtu, (19/4) mujahidin melancarkan serangan terhadap fasilitas Israel di Jalur Gaza. Kali ini, sebuah perbatasan milik Israel yang menjadi sasaran.

    Sebuah mobil yang membawa banyak bahan peledak ditabrakan ke pembatas tersebut. Tiga mujahidin Palestina yang berada di dalam mobil tersebut tewas dan sedikitnya 13 tentara Israel mengalami luka.

    Serangan di Kerem Shalom ini merupakan yang ketiga yang dilakukan militan Palestina dalam dua pekan terakhir. Jenderal Yoav Galant melukiskan serangan kali ini yang paling berani sejak Israel menarik pasukan dari Jalur Gaza tahun 2005.

    Israel, yang masih memegang kontrol udara, perairan, dan suplai makanan bagi warga Gaza, menuduh Iran dan Suriah memberi pelatihan dan pasokan persenjataan bagi Hamas.
    Juru bicara Israel mengatakan dua jip meledak dalam serangan yang dilancarkan di bawah asap tebal yang sengaja dibuat. Sedangkan satu kendaraan lain yang juga bermuatan bom berhasil diamankan.
    Sayap militer Hamas. Brigade al-Qassam menyebutkan bahwa mereka telah menyiapkan empat kendaraan dalam serangan ini. Tiga di antaranya meledak. Menurut juru bicara Brigade al-Qassam, ini merupakan awal gelombang serangan yang akan dilancarkan terhadap Israel.

    Semua Mata Tertuju ke Bumi Palestina

    1

    Dimana pun mujahidin berjihad, seluruh mata mereka tertuju ke bumi Palestina. Itulah fakta yang menunjukkan bahwa bumi Palestina adalah tujuan akhir dari jihad global yang dilakukan oleh kaum Muslimin.

    Syekh Usamah bin Ladin dalam Taujih Manhajiatnya mengatakan bahwa kaum muslimin harus tetap waspada kepada yahudi dan program-program mereka dan melawannya dengan jihad.

    Karena menurut beliau, tujuan terpenting dari serangan salibis adalah mempersiapkan kondisi almantiqoh dibagi-bagi untuk mendirikan negara Israel Raya, yang mencakup sebagian besar Irak dan Mesir melewati Suria, Lebanon, Yordania, dan seluruh daerah Palestina dan sebagian besar dari negeri Haromain.

    Beliau menjelaskan bahwa Israel Raya adalah impian kaum yahudi dalam usahanya menegakkan apa yang dinamakan Israel Raya berdasarkan sebuah teks dalam kitab taurot yang berada di tangan mereka, yang berkata kepada Ibrohim ;” untuk keturunanmu kuberikan bumi ini, dari sungai Furot sampai sungai sungai besar Mesir.

    dr aiman

    Syekh Aiman Az Zawahiri dalam renungannya tahun 1427 H menghimbau agar kaum Muslimin di Palestina tetap berjuang dalam jihad mengusir agresor Israel dan meninggalkan seruan-seruan nasionalisme. Syekh Aiman menasihati Fatah agar meninggalkan seruan nasionalis sekular dan menurnikan perjuangan mereka, yakni jihad fie sabilillah. Beliau tidak menyeru Fatah agar bergabung kepada Hammas, Jihad Islam, atau pun Al Qaeda, tetapi beliau menyeru Fatah agar kembali kepada Islam, supaya mereka berperang untuk tujuan mendirikan Daulah Islam di wilayah Palestina, bukan untuk mendirikan negara sekuler yang dipaksakan oleh Amerika di beberapa potong wilayah Palestina.

    Syekh Aiman juga menyeru kepada saudara-saudara kita di Palestina, saudara-saudara dalam jihad, dalam ribath, dan dalam istisyhad. Menurut beliau tidak mungkin ada kemerdekaan atau pemerintahan berdaulat kecuali jika kita membebaskan Palestina dari Yahudi dan antek-antek mereka, dan kemudian kita mendirikan pemerintahan yang menjalankan syariat Allah SWT . Maka beliau pun mengajak semua rakyat Palestina agar semuanya kembali kepada Islam, dan bergabung dalam barisan mujahidin untuk jihad fie sabilillah melawan serangan bangsa salib paling dahsayt sepanjang sejarah. Beliau mengulang himbauannya dengan mengatakan bahwasanya mereka tidak akan mendapatkan kemuliaan kecuali di dalam Islam, dan kecuali dengan jihad!

    Dikutip Dari: JihadMagz Edisi II / Berita Dunia Islam

    International Jihad Analysis
    Ar Rahmah Media Network
    http://www.arrahmah.com
    The State of Islamic Media

    © 2008 Ar Rahmah Media Network.
    The State of Islamic Media. All Rights Reserved.

    Berita Lainnya tentang: Analisa • Jihad Internasional ̶

  34. narogong mengatakan:

    رئيس حركة المقاومة الاسلامية (حماس إنذار
    الرئيس الفلسطيني محمود عباس أعطى حماس مهلة زمنية حتى نهاية هذا العام ، ليقرر ما إذا كان لمواصلة الحوار أو السلطة الفلسطينية سوف يقرر تعجيل الانتخابات.

    واضاف “اليوم ، نحن سوف يضع حدا زمنيا حتى نهاية هذا العام المقرر لإجراء حوار وطني. وإذا كنا لا digubris الطلب ، وسنطلب من البرلمان وانتخاب رئيس جديد ،” وقال عباس في بيان بثه التلفزيون.

    الولايات المتحدة الدول للخروج من الحوار لتحقيق المصالحة الفلسطينية dimediasi في مصر ، لأن زعماء حركة فتح الفلسطينية أيضا رفض شرط ان القوات الامريكية لتحرير الفلسطينيين من اعضاء حماس الذين اعتقلوا في الضفة الغربية.

    الرئيس عباس ، الذي تلقى دعما من الدول الغربية ويقول ، وستجرى الانتخابات في وقت لاحق على أساس نظام التمثيل النسبي الكامل وليس شبه مثل نظام التمثيل النسبي في انتخابات 2006 التي فاز بها حماس.

    عباس مجموعة التغيير في شكل قانون في أيلول / سبتمبر أن من أمس. ويبدو أن عباس يسعى لحماس لا يفوز مرة أخرى إذا تسارع يجري الانتخاب. ولكن ، مع حركة حماس نرفض بشدة الانتخابات الخطاب تسريع الحصول على عباس ، مع السبب ، وفقا لعباس ، والدستور الفلسطيني لا يملك سلطة حل البرلمان قبل ذلك الوقت وينتهي في كانون الثاني / يناير 2010 في المستقبل. وفى الوقت نفسه ، فإن حكومة عباس سوف تنتهي في كانون الثاني / يناير 2009.

    وقد أكدت حركة حماس بعد أن تنتهي مدة ولايتهم عباس ، وحماس لن تعترف عباس زعيم السلطة الفلسطينية. “رئيس السلطة الفلسطينية لها الحق في الدعوة الى الانتخابات الرئاسية في كانون الثاني / يناير في المستقبل ، ولكن ليس لديهم الحق في أن يطلب من أجل التعجيل من الانتخابات البرلمانية ،” قال زعيم حماس ، خالد مشعل في دمشق في المعلومات.

    في الاجتماع ، المجلس المركزي لمنظمة التحرير الفلسطينية) يوم الأحد أمس ، عباس ومن المقرر ان يصبح رئيسا للدولة الفلسطينية اذا شكلت الفلسطينيين. وانتقدت حماس هو تحديد ، “ودعا الرئيس عباس من البلدان التي لم يتم هناك”.

    “الناس ليسوا بحاجة الى الدولة الفلسطينية التي لا توجد إلا في الاستغراق في التفكير الحالم ، في الوقت ما يكفي 20 عاما ، حماس تريد دولة فلسطينية حقيقية ،” وقال مشعل الذي يعيش في المنفى في سوريا. (من قانون الجنسية / اف ب / YN)
    Indonesian

    »

  35. boedax badeu mengatakan:

    كأس AFF
    Ayo ، دعم إندونيسيا ومرة أخرى!
    جاكرتا — AFF كأس سيعقد قريبا. Ditunjuknya مع إندونيسيا لاستضافة هذه المرة Suporter ‘الأحمر والأبيض’ لتشجيع يصرخون مرة أخرى.

    وإذا كان الحديث يتعلق دعم ، بل jagonya Suporter اندونيسيا. ليس فقط في كرة القدم على الساحة ، ولكن أيضا في مكان آخر ، مثل لعبة الريشة. عندما – über كأس توماس الذي عقد في جاكرتا قبل بضعة أشهر ، أدلى صليب Istora من جانب مؤيدي beratribut وهم يهتفون ‘والاحمر والابيض و’.

    الآن واحدة الحدث الدولي تأتي لإندونيسيا ، وهي ، AFF كأس. بلدنا didaulat لmenghelat البطولة بين البلدان في جنوب شرق آسيا مع تايلاند في ذلك التاريخ من 5-28 كانون الأول / ديسمبر 2008. وإذا كان لنا فريق وطني لتبدو جيدة ، لا يمكن ضمان الدعم من هذه الزيادة ساطع Suporter من يوم الى آخر.

    ثم ، ماذا عن استعداد المنتخب الوطني من هذا الآن؟ لنتحدث اولا عن turnamennya. من خلال الرسومات ، التي كان أداؤها في آب / أغسطس الماضي ، وضعت الهند في المجموعة الاولى مع سنغافورة ، فيتنام ، لاوس و. المجموعة بسهولة؟ ليس بالضرورة.

    سنغافورة ، ونجا بطل ، قد تغلبت على اندونيسيا في رأس الحزب قبل أربع سنوات. في المباراة النهائية التي استغرقت الذهاب والاياب ، ‘أسد البلاد الإجمالية للفوز 5-2.

    وعلاوة على اندونيسيا مؤخرا لم تصل الى احراز اللقب بطلة في البطولة الكبرى تحدي الملكية التي تجري في ميانمار. في المباراة النهائية ، التي استمرت منذ عدة ايام ، والويلزي كريغ بيلامي مع خدمات العملاء فقدت النتيجة 1-2 على يد المضيفة.

    وهذه النتائج بوضوح أن تصبح درسا للفريق الوطني. إذا كنت تريد ان يسارعوا الى النهائي مقطع شعري ، بيني Dolo مهندس كما ينبغي لفريق تقييم مواطن الضعف واصلاحها.

    Bendol كشفت أن 18 لاعبا الذين يلعبون في غراند الملكي وسيكون التحدي إعادة المدرجة. لتصبح سلسلة من 24 لاعبين ، المدير السابق Persita تانجيرانج التي لا تزال تحتاج المزيد من ستة لاعبين.

    بغض النظر عن ذلك ، لدينا فريق وطني ، واندونيسيا هي في الواقع ينبغي لنا الدعم. مع بطريقة ايجابية بالطبع. ويمكن للمرء أن يكون قادرا على توفير التوقيعات لدعم لهم.

    نايكي ، كما الملابس من مقدمي اندونيسيا ، وتوفير بعض الملصقات وضعت في الفوركس والميدانية ساحة Senayan لاستيعاب اي بي سي التوقيع اندونيسيا بدأت اليوم الثلاثاء (25/11/2008). لذا ، ربما يمكنك البدء في كتابة (أو يصيح) “العيش اندونيسيا”! أو “جيد مكافحة” من الآن فصاعدا.

  36. narogong mengatakan:

    הנשיא הפלסטיני של החמאס אולטימטום
    נשיא הרשות הפלסטינית מחמוד עבאס נתן החמאס על מגבלת זמן עד סוף השנה, כדי להחליט האם להמשיך את הדיאלוג או את הרשות הפלסטינית יחליטו על האצת בבחירות.

    “היום, אנו להגדיר את מגבלת הזמן עד לסוף השנה את ההחלטה על עצמו דיאלוג לאומי. אם איננו digubris הבקשה, אנו מבקשים את הפרלמנט ואת בחירתו של נשיא חדש”, אמר עבאס הצהרה על ידי שידור בטלוויזיה.

    ארה”ב מדינות מתוך דיאלוג לפיוס פלסטיני dimediasi של מצרים, כי גם מנהיגים פלסטינים פת”ח לדחות את הדרישה כי כוחות ארה”ב לשחרר פלסטינים פעילי חמאס אשר נעצרו בגדה המערבית.

    הנשיא עבאס, אשר קיבלו תמיכה מאת נאמר מדינות מערביות, הבחירות יתקיימו במועד מאוחר יותר על בסיס ייצוג יחסי של המערכת אינו מלא או חצי מידתית כגון מערכת הבחירות של 2006 ניצח על ידי החמאס.

    עבאס להגדיר את השינוי בצורה של החוק בספטמבר כי אתמול. עבאס נראה כי החמאס שואפים לזכות שוב אינה אם תאוצה של הבחירות מוחזקת. עם זאת, עם החמאס בתוקף לדחות את הבחירות השיח מואצת לקבל עבאס, בצדק, על פי עבאס, החוקה הפלסטינית אין את הסמכות לפזר את הפרלמנט לפני זמן שנגמר לו בינואר 2010 בעתיד. בינתיים, עבאס הממשלה יפוג בינואר 2009.

    החמאס הדגיש כי לאחר קדנציה תפוגת עבאס, החמאס לא יהיה לזהות עבאס כמו מנהיג הרשות הפלסטינית. “נשיא הרשות הפלסטינית יש זכות להתקשר הבחירות לנשיאות בינואר על העתיד, אבל אין לך זכות לבקש את תאוצה של הפרלמנט בבחירות”, אמר מנהיג החמאס, ח ‘אלד Meshaal ב דמשק על הפרטים.

    באותה פגישה של המועצה המרכזית של הארגון לשחרור פלשתין (אש”ף) ביום ראשון אתמול, עבאס מוגדר להיות נשיא של מדינה פלסטינית אם הפלסטינים המונית. בקביעה ביקורת חמאס, “הנשיא עבאס התקשר ממדינות שלא הייתי שם.”

    “אנשים לא צריכים מדינה פלשתינית כי קיים רק בתוך חלום בהקיץ, השעה 20 שנים הוא מספיק, חמאס רוצה מדינה פלסטינית אמיתית”, אמר Meshaal מי הוא גולה בסוריה. (ln / AFP / YN)
    Indonesian

    »

  37. narogong mengatakan:

    Πρόεδρο της Παλαιστινιακής Χαμάς τελεσίγραφο
    Παλαιστίνιο Πρόεδρο Μαχμούντ Αμπάς η Χαμάς έδωσε ένα χρονικό όριο για μέχρι το τέλος του τρέχοντος έτους, να αποφασίσει αν θα συνεχίσει το διάλογο ή την Παλαιστινιακή Αρχή θα αποφασίσει την επίσπευση των εκλογών.

    “Σήμερα, θα ορίσει την προθεσμία μέχρι το τέλος της φετινής απόφαση να προβεί σε εθνικό διάλογο. Αν δεν digubris αίτηση, θα ζητήσει από το Κοινοβούλιο και την εκλογή του νέου προέδρου,” Αμπάς ανέφερε σε δήλωση που μεταδόθηκαν από την τηλεόραση.

    Πολιτείες των ΗΠΑ από το διάλογο για τη συμφιλίωση στα παλαιστινιακά dimediasi Αίγυπτο, επειδή οι ηγέτες της Φατάχ επίσης να απορρίψει την απαίτηση ότι οι αμερικανικές δυνάμεις ελευθερώνουν τα μέλη της Χαμάς που συνελήφθησαν στη Δυτική Όχθη.

    Ο πρόεδρος Αμπάς, που υποστηρίχθηκε από δυτικές χώρες, δηλαδή η εκλογή θα πραγματοποιηθεί αργότερα με βάση το αναλογικό εκλογικό σύστημα δεν είναι πλήρες και ημι-αναλογικού συστήματος, όπως η εκλογή του 2006 κέρδισε η Χαμάς.

    Που την Αμπάς αλλαγή, με τη μορφή ενός νόμου, τον Σεπτέμβριο ότι χθες. Αμπάς φαίνεται να αγωνιστεί για την Χαμάς δεν κερδίσει και πάλι αν η επιτάχυνση της εκλογής είναι πραγματοποιήθηκε. Ωστόσο, με τη Χαμάς την οποία απορρίπτουμε κατηγορηματικά την προεκλογική ρητορική επιτάχυνση πάρετε Αμπάς, με λόγο, σύμφωνα με Αμπάς, παλαιστίνιος Σύνταγμα δεν έχει την εξουσία να διαλύσει το Κοινοβούλιο πριν από το χρόνο λήγει τον Ιανουάριο του 2010 μέλλον. Εν τω μεταξύ, η κυβέρνηση Αμπάς θα λήξει τον Ιανουάριο του 2009.

    Η Χαμάς τόνισε ότι μετά τη λήξη της θητείας του Αμπάς, η Χαμάς δεν θα αναγνωρίσει Παλαιστινιακής Αρχής Μαχμούντ Αμπάς ως ηγέτη. “Πρόεδρο της Παλαιστινιακής Αρχής έχουν το δικαίωμα να ζητούν προεδρικές εκλογές τον Ιανουάριο του μέλλοντος, αλλά δεν έχουν το δικαίωμα να ζητά την επιτάχυνση του Κοινοβουλίου εκλογή», είπε ο ηγέτης της Χαμάς, Khaled Meshaal στη Δαμασκό στις πληροφορίες.

    Κατά τη συνάντηση, το Κεντρικό Συμβούλιο της Οργάνωσης για την Απελευθέρωση της Παλαιστίνης (ΟΑΠ) της Κυριακής χθες, Αμπάς έχει οριστεί να γίνει πρόεδρος του παλαιστινιακού κράτους εάν Παλαιστίνιοι που σχηματίζεται. Προσδιορισμός είναι επέκρινε τη Χαμάς, “ο πρόεδρος Αμπάς ζήτησε από τις χώρες που δεν έχουν πάει εκεί.”

    «Οι άνθρωποι δεν χρειάζονται ένα παλαιστινιακό κράτος που υπάρχει μόνο στην ονειροπόληση, ο χρόνος 20 χρόνια είναι αρκετά, η Χαμάς ήθελε πραγματικά παλαιστινιακού κράτους”, δήλωσε Meshaal ο οποίος είναι εξόριστος στη Συρία.

  38. slavent mengatakan:

    Detik-detik Keruntuhan Benteng Cordoba

    by: swarahadiwirosa

    Abdullah Bin Abdurrahman berdiri tegap diujung benteng batu setinggi tigapuluh meter yang mengitari Istana. Dari puncak benteng itu ia dapat memandang hingga kedermaga pelabuhan yang kini mulai diselimuti asap dari kapal-kapal yang terbakar. Disamping kanannya disudut dinding yang berbentuk melingkar berkibar bendera merah besar bergambar bintang dan bulan sabit dan bertuliskan kalimat syahadat yang ditulis dalam bentuk kaligrafi indah berbentuk pedang, disulam menggunakan benang emas.

    Baju besi, pelidung paha dari kulit kuda dan apron penutup dada dari rantai yang dijalin serta helm dari baja berkilau tahan karat membuat tubuh sang pimpinan pasukan yang tinggi kerempeng karena rajin berpuasa itu menjadi tampak besar tegap perkasa. Jubah lusuh didalam baju besinya basah oleh keringat, dan sorban penutup kepala yang terkadang digunakan untuk sajadah ketika sholat kini dipakai sebabagai selendang menutupi lehernya. Ujung sorbannya yang sedikit robek-robek karena sering tersangkut ujung pedang itu ikut berkibar-kibar tertiup angin sore yang berhembus kencang diketinggian puncak benteng.

    Matanya yang tajam namun teduh kelihatan merah dan berair karena terkena asap minyak yang dibakar dari senjata pelontar bola api.

    Disampingnya ada dua orang prajurit memegang bendera kecil berbentuk segi tiga. Bendera itu sebagai tanda sandi perintah penyerangan atau penggunaan senjata. Bendera kuning untuk memerintahkan regu pemanah baris ke satu, bendera hijau untuk regu pemanah krisbow, hijau untuk tombak dan warna merah untuk senjata pelontar bola api. Satu setengah meter dari tempatnya berdiri, lima orang prajurit yang sedang sibuk memanah dengan menggunakan panah besar yang disebut krisbow. Telinganya sudah terbiasa dengan bunyi berderit dari kayu dan pelat baja berbentuk busur yang sedang ditarik meregang itu, dan seiring kibaran bendera tanda harus melepas anak panah, alat itu akan menimbulkan bunyi desingan indah manakala anak panah melesat keluar dari larasnya, kemudian dipadu dengan nyanyian kalimat takbir penuh semangat, panah meluncur membawa api dan meninggalkan jejak asap dilangit.

    Disamping regu pemanah krisbow itu, disepanjang puncak benteng tersebut berjejer pula para prajurit-prajuritnya yang gagah berani. Diatas permukaan puncak benteng yang lebarnya kurang dari tiga meter tersebut berdesak-desakan para prajurit pemanah, mereka terdiri dari tiga lapis pasukan. Mereka melepaskan panah-panah, saling bergantian tanpa henti. Sementara itu bebererapa prajurit yang bertugas membawa anak panah berlari mondar-mandir di gang yang sempit itu untuk mensuplai anak panah, membawa minyak bahan bakar yang akan digunakan untuk anak panah api, membawa kantung berisi batu berlapis kain kasar yang berbentuk-bola dan juga kantung-kantung air untuk minum dan pendingin lantai yang menyala karena terkena tetesan minyak panas dan membawa makanan. Disetiap duapuluh prajurit, terdapat alat pelontar bola api berbentuk ketapel besar. Ketapel besar itu dapat melontarkan bola api sebesar kepala sejauh duaratus lima puluh meter. Pada peperangan sebelumnya, alat pelontar api ini adalah senjata andalan pasukan muslim yang dikomandoi Abdullah. Kapal dan perahu-perahu dan juga prajurit-prajurit musuh banyak yang hangus terbakar bila terkena bola api tersebut.

    Sementara Ditanah lapang didalam area benteng, ada pula pelontar bola api yang lebih besar, yang dapat melontarkan bola api jauh melintasi dinding benteng. Dengan daya jangkaunya yang lebih jauh dari panah krisbow, alat itu sangat diandalkan dimedan pertempuran. Tetapi alat itu belum sempurna, masih sering rusak karena penguncinya sering patah dan tali penarik balok pelontar utamanya juga sering putus terkena percikan api.

    Perang sudah berjalan dua miggu, dan akan memasuki minggu ketiga. Bersama rekan-rekannya Abdullah dapat menahan serangan musuh dan masih dapat mempertahankan benteng tersebut. Ia dan seleruh prajuritnya tak merasa lelah.

    Tiba-tiba Abdullah terkesiap! Benteng yang menjadi tempat pertahanannya sesekali terasa bergetar bersamaan dengan suara menggelegar yang disusul dengan nyala api dan kepulan asap yang membumbung tinggi. Diujung puncak benteng, seratus meter dari tempatnya berdiri, dibekas sumber suara ledakan tadi, ia melihat puluhan prajurit yang panik, ia mendengar jeritan prajurit-prajurit yang berteriak karena terluka, terbakar atau yang sedang melayang jatuh menghujam dasar kaki benteng yang berbatu. Dan syahid.

    “Ahmeeeeeeed……!” Ia berteriak keras sambil menempelkan telapak tangan kirinya nya kesamping mulut membentuk corong agar terikannya yang lantang bisa terdengar dan tidak kalah ditelan bisingya desingan anak panah dan bunyi gemertak senjata pelontar.

    Yang dipanggil adalah seorang prajurit bernama Ahmed yang sedang berlari terbungkuk-bungkuk karena merunduk diantara pasukan pemanah. Prajurit itu mempercepat larinya. Ahmed seorang prajurit yang bertugas menyampaikan berita perkembangan terbaru disetiap sudut benteng. Sepanjang hari ia berlari, memberi informasi tebaru kepada setiap pimpinan pasukan diatas benteng.

    “Ahmed! Apa yang terdengar menggelagar dan disertai asap hitam dan nyala api itu, sehingga benteng kita yang kokoh ini terasa bergetar, bahkan aku lihat ada lubang besar dibekas ledakan itu?”. Tanya Abdulah tak sabar kepada prajurit pembawa informasi itu, bahkan ketika sang prajurit itu belum lagi sampai didepannya.

    Ahmed kali ini merasakan kata-kata yang lain dari biasanya. Kata-kata Abdullah yang biasanya tenang dan sejuk kini terasa bernada gusar.

    “Komandan!” katanya seraya mendekat, nafasnya terengah-engah, “Benteng kita telah digempur oleh musuh dengan menggunakan senjata jenis terbaru. Senjata itu bernama meriam atau disebut juga canon! Senjata jenis ini menggunakan bubuk mesiu dan sebuah laras tebal terbuat dari logam yang dicor. Pelurunya terbuat dari logam yang didalamnya diisi dengan bubuk mesiu dan dicampur dengan serpihan-serpihan atau bola-bola logam. Cara kerja senjata itu pertama-tama bagian belakang larasnya diisi dengan bubuk mesiu dan diberi sumbu melalu lubang kecil, lalu peluru yang berbentuk bola dimasukkan kedalam larasnya melalui lubang depan, kemudian sumbu dibagian pangkal laras meriam itu disulut api, maka terjadi ledakan yang mendorong peluru. Peluru seberat tigasetengah kilogram itu dapat meluncur dengan kecepatan tinggi dan dapat mencapai jarak sejauh empatratuslimapuluh meter. Bahkan dengan sudut parabolik jangkauannya bisa lebih jauh lagi, bisa mencapai sejauh tigasetengah kali dari alat pelontar bola api kita. Jadi mereka dapat menembakan peluru itu dari jauh. Sedangkan senjata kita tidak dapat menjangkau posisis mereka. Dan kehebatan senjata itu, ketika ditembakkan dan mengenai dinding, maka bola besi yang disebut peluru itu dapat meledak dengan kekuatan yang dahsyat, ledakannya dapat menghancurkan bebatuan yang menjadi dinding benteng, sedangkan serpihan logamnya dapat menembus baju prajurit kita. Sekali tembak mereka dapat membunuh duapuluhlima orang prajurit kita! Armada laut kita yang bertugas mengamankan pelabuhan sudah hancur! Satu tembakan peluru mereka dapat menenggelamkan perahu layar kita yang berisi seratus duapuluh orang prajurit! Menurutku, bila musuh dapat bergerak maju dan mengarahkan gempurannya ke pintu gerbang istana, kita akan segera kalah!”.

    Abdullah, sang pimpinan prajurat nan perkasa ini tertunduk, ia menggelengkan kepalanya sambil berucap”MasyaAllah”. Lalu dia memandang Ahmed, matanya mengernyit tajam tanda dia sedang bersuaha mengingat sesuatu, lalu dia berkata:

    “Ahmed, apa nama senjata itu tadi?”

    “Meriam, atau Canoon!”

    “Meriam? Aku ingat! Bukankah enam bulan yang lalu, sebelum musuh ini menyerang kota, pada pertemuan dengan Sultan, kita telah pernah membahasnya! Waktu itu ada seorang pemuda ahli senjata menawarkan sebuah rancangan senjata jenis terbaru kepada Sultan. Senjata itu adalah pengembangan dari senjata yang digunakan oleh tentara Cina. Pemuda itu sangat yakin bahwa senjata hasil rancangannya tersebut sangat hebat dan sangat yakin pula bahwa Sultan akan menerimanya. Dan atas rancangannya tersebut ia meminta kepada Sultan agar memberinya bayaran yang besar dan kedudukan yang terhormat dikerajaan. Tetapi sultan menolak. Dan kaupun tahu sendiri bahwa Sultan kita yang ini tidak begitu peduli dengan penemuan para ilmuwan. Sedangkan para penasihat Sultanpun tidak dapat membujuk atau memberi argumen yang baik agar sultan menerima tawaran pemuda itu. Ia lebih suka mendengarkan para ahli politik yang pandai berbicara”

    “Ya, karena penolakan sang Sultan, pemuda ahli senjata itu sangat kecewa lalu ia pergi dan menawarkan rancangannya tersebut kepada pihak musuh. Kini pemuda tersebut mendapat jabatan yang bagus dipihak musuh serta menjadi penasihat startegi perang mereka”. Jelas Ahmed kepada Abdullah.

    “Ahmed, aku ingin bertanya padamu, karena menurut pendapatku dan juga sahabat-sahabatku sesama pimpinan pasukan, bahwa kamu adalah orang yang cerdas dan sangat berbakat! Suatu saat kamu bisa menjadi mentri dikerajaan. Kami semua yakin itu. Pertanyaanku, apa pendapatmu sehingga Sultan menolak pemuda yang mengajukan rancangan senjata yang ampuh itu?”

    Mata Ahmed berseri, ia bahagia mendapat pujian dari Abdullah sang Pimpinan pasukan yang terkenal jujur dan gagah berani itu.

    “Menurutku, dengan menolak tawaran dari ahli senjata itu Sultan telah berbuat kesalahan yang fatal. Menurut pengamatanku Belakangan ini Sultan terlalu sibuk dengan memanjakan para anak-anaknya dan juga terlalu asyik dengan harem-haremnya. Dan hal yang tidak kalah penting adalah Sultan telah mengangkat para penasehat yang teralu menitik beratkan kepada masalah Agama dan Ibadah dan juga para mentri licik yang ahli politik”.

    Abdullah sang pemimpin pasukan benteng barat itu sangat terkejut, alisnya berkerut tanda keheranannya akan ungkapan Ahmed yang dinilainya agak tidak sopan. Ia tidak menyangka mendapat jawaban seperti itu. Ingin rasanya ia mencengkram leher prajurit itu! Jika saja dia masih seperti sepeluh tahun yang lalu yang dikenal keras tegas dan gampang marah, pasti hal itu telah dilakukannya. Ia kini telah berubah menjadi kepala prajurit yang bijaksana. Ia tak habis pikir, megapa Ahmed berkata seperti itu. Ia dapat menerima alasan jika Sultan terlalu sibuk dengan anak-anak dan harem-harem kesayangannya, atau ahli politik, tetapi menyalahkan Sultan karena mengangkat penasehat yang para ahli ibadah adalah suatu pendapat yang kurang ajar. Ia menyesal telah memuji Ahmed tadi.

    “Ahmed, apa maksudmu bahwa Sultan juga salah karena telah mengangkat penasehat yang justru para ahli Ibadah? Aku tidak mengerti maksudmu? Hati-hati, fikiranmu bisa membuatmu menjadi orang yang sombong dan tersesat! Apakah kamu tidak ingat, beberapa waktu lalu sultan memecat seorang ilmuwan dan juga membakar ratusan buku-buku karya imiah ilmuwan tersebut? Kamu bisa dihukum gantung bila berkata seperti itu didepan Sultan. Beristighfarlah! Kamu bisa jadi orang zindik”

    “Maafkan aku!” kata Ahmed tanpa merasa takut atau bersalah. Ia sangat yakin dengan pendapatnya. “Maksudku adalah, semenjak Sultan lebih banyak memiliki penasihat para ahli syariah dan ahli ibadah, kebijakan sultan jadi tidak berimbang lagi. Beliau telah mengesampingkan pentingnya Ilmu pengetahuan dan penelitian serta pengembangan teknologi. Padahal dimasa-masa mendatang bangsa yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi adalah bangsa yang akan menguasai dunia, tidak peduli apakah dia muslim atau bukan. Bukankah kota Cordoba ini menjadi sangat maju karena Sultan-sultan terdahulu sangat peduli terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi? Apakah kau tidak menyadari bahwa Rasulullah dan sahabat-sahabatnya selain ahli ibadah tetapi juga ahli strategi yang sangat baik. Beliau bahkan menyuruh tawanan perangnya untuk mengajari baca tulis kepada para kaum muslim diMadinah. Surah Al-Quran pertama kali diturunkan adalah perintah untuk membaca! Ketahuilah bahwa Baca tulis adalah pintu pertama menuju abad Ilmu pengetahuan dan Teknologi, kemenangan pasukan nabi diperang khandak juga adalah karena keunggulan Teknologi dan strategi. Bukankah Nabi juga tidak menganjurkan kepada kita untuk beribadah tanpa henti, misalnya berzikir sampai ribuan kali sepanjang malam. Pendapatku, Jika berzikir seperti itu, bukankah Allah telah menciptakan malaikat! Ibadah kita haruslah berimbang, kita seharusnya memakmuran bumi ini dengan kreasi kita, kita ummat Islam harus cerdas, kreatif dan inovatif tentu saja harus sesuai, selaras dan tetap berpegang teguh dengan petunjuk Al-quran dan Hadits. Bila kita dapat memadukan semua itu barulah kita bisa disebut sebagai ummat yang membawa rahmatan lil alamin”.

    Abdullah sang pimpinan prajurit benteng barat termenung, ia beristighfar. Kejernihan hatinya membuatnya cepat menyadari apa yang dimaksud Ahmed. Tapi didalam lubuk hatinya ia masih menyimpan satu pertanyaan. Ia tak sanggup menahannya, naluri keprajuritannya selalu bergerak secara otomatis untuk selalu setia membela Sultan. Lalu ia berkata lagi kepada Ahmed sang prajurit informasi, “Tapi Ahmed, aku berfikir bahwa Sultan juga punya alasan yang mulia untuk menolak rancangan senjata yang punya daya hancur mengerikan itu. Sultan punya sifat kasih sayang yang tinggi terhadap sesama manusia. Ia mungkin berpendapat bahwa senjata itu tidak adil, dan akan mengakibatkan kehancuran dan korban yang besar dipihak musuh” begitu argumen sang pimpinan pasukan benteng barat itu.

    “Ya! Itu suatu sifat yang sangat terpuji! Tetapi bukankah musuh tidak akan pernah berhenti mengganggu kita hingga hari kiamat? Lihatlah akibat dari ketidak pedulian pemimpin kita terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi!” tangan Ahmed menunjuk kearah barat laut, tempat dimana asap membumbung dari pelabuhan. “Aku kagum dengan keberanianmu dimedan tempur, aku iri dengan sifat ketaatanmu pada Allah SWT. Sifat juhudmu adalah panutan bagi setiap prajurit! Tetapi aku juga kecewa padamu! Seharusnya diantara rasa kelezatanmu beribadah, kaupun harusnya menyeimbangkannya dengan hal yang kreatif! Kau bisa merancang senjata-senjata yang lebih baik! Apakah kau tidak sadar bahwa peralatan tempurmu sudah ketinggalan jaman? Tahukah kau apa akibatnya? Lihatlah kedermaga sebelah sana, sekarang pasukan kita digaris depan telah hancur lebur, hari ini saja, kita telah kehilangan limabelasribu prajurit. Sahabatmu yang bernama Mirkad-si orang Tunisia yang memimpin armada laut itu, telah syahid kemarin sore, tubuh sahabtmu itu hancur terkena peluru meriam! Dan sahabatmu Abu Ja’far yang berbadan tinggi besar dari kota Basrah yang memimpin kavileri panah dan tombak beserta seluruh prajuritnya yang bertugas menjaga gerbang kota juga telah syahid pagi ini, tubuhnya hancur dan baju besinya terbelah, kepalanya yang masih utuh sekarang digantung didinding gerbang kota”.

    “Innalillahiwainnailaihirojiuun, Allahumaghfirlahu, Warhamhu, wa-afihi wa-fuanhu..”. Selesai membacakan doa, Abdullah mengusap wajahnya. Ia memandang Ahmed. “Kau benar Ahmed, kau pantas menjadi Mentri atau penasehat Sultan. Selepas perang ini aku akan meminta kepada Panglima kita untuk mengirimmu keIstambul, kau bisa meningkatkan karirmu disana, Pimpinan Ummat ini membutuhkan orang sepertimu untuk menjadi penasihat agar mereka dapat membuat kebijaksanaan yang dapat membawa ummat Islam berjaya dimasa-masa mendatang. Berjaya disegala bidang, bukan berjaya diatas mimbar atau menyendiri dipojok-pojok mesjid dan musholah, mereka akan menjadi dinamis dan kreatif bukannya sibuk beradu debat mengenai agama ini!”.

    Percakapan mereka ditengah hiruk pikuknya senjata menjadi terhenti dengan sebuah ledakan besar didekat pintu gerbang, kira-kira sembilan puluh meter dari tempat mereka berdiri. Mereka melihat puluhan prajurit muslim berguguran. Terbayang kekecewaan yang sangat dalam pada wajah mereka. Lalu Abdullah memeluk Ahmed,

    “Terimakasih Ahmed! Kau memang cerdas, selama ini aku sering berselisih pendapat denganmu dan sering berkata keras kepadamu, bahkan terkadang aku menyangsikan keimananmu. Tetapi ketahuilah Ahmed, kamu sesungguhnya sudah kuanggap seperti adik kandungku!. Sekarang teruskan tugasmu, cepat Informasikan kepada pimpinan pasukan dibenteng sebelah timur “. Abdullah mempersilahkan Ahmed meneruskan tugasnya. Lalu prajurit pemberi informasi itu bergegas menuju pimpinan pasukan berikutnya. Ahmed memandang sang pimpinan pasukan dengan mata berbinar. Kali ini ada perasaan aneh dalam hatinya. Ia merasa lega telah mengatakan unek-uneknya! Unek-unek yang harusnya ditumpahkan didepan Sultan beberapa bulan lalu!

    Matahari tenggelam diiringi kumandang azan bersahut-sahutan, dimasa damai biasanya setiap sore ketika akan tenggelam, bila dilihat dari atas benteng, matahari bersinar indah membawa warna keemasan, siluet bayang-bayang benteng membawa kesan kokoh terhadap benteng yang mengelilingi istana Sultan. Para penduduk kota Cordoba begitu yakin bahwa Islam akan berjaya dinegri yang dulunya cuma dipenuhi bukit berbatu ini dan kini menjadi Indah karena dibangun oleh kaum Muslim yang datang membawa kemakmuran. Tetapi sore ini warna matahari itu terlihat kemerahan dan terlihat redup karena tertutup asap kelam dari kapal-kapal yang terbakar, membawa kesan kepada Istana itu suasana yang menyeramkan. Sepanjang hari ini pasukan Muslim yang gugur berjumlah lebih dari tigaribu tujuhratus limapuluh orang ! Jumlah yang sangat banyak!

    ****

    Minggu ketiga, hari ketujuh semenjak gempuran musuh menggunakan meriam.

    Abdullah sang pimpinan pasukan dibenteng sebelah barat tak sabar menunggu berita perkembangan terbaru dari Ahmed. Tetapi Ahmed, belum terlihat.

    Ahmed adalah seorang prajurit yang bertugas sebagai pembawa informasi . Ia berdarah Lebanon yang bertubuh atletis itu, wajahnya tampan, dibawah alisnya yang lebat terlihat matanya menyorot lembut sekaligus tajam menandakan bahwa ia seorang pemuda yang cerdas. Diantara dagu dan pipinya yang berbulu, kulitnya terlihat putih kemerahan ciri khas orang Lebanon. Ia menguasai beberapa bahasa. Ia hafal Al-quran dan ribuan hadits shahih, Bahasa Arabnya sangat faseh dengan gramatika yang baik karena sering berhubungan dengn para petinggi diIstana Sultan, ia juga menguasai bahasa Ibrani, Persia, Andalusia, Italia, Prancis dan bahasa Inggris dengan baik, karena keahliannya itulah maka ketika terjadi perang ia mendapat tugas prajurit pembawa informasi. Keahliannya berbahasa diawali ketika ia membantu para iluwan di Universitas Cordoba dalam menterjemahkan atau menyalin manuskrif-manuskrif yang ditulis untuk kemudian disimpan di perpustakaan. Belakangan ini ia sudah mulai menguasai bahasa Rusia yang ia pelajari dari para prajurit yang berasal dari daerah Samarkand. Ia dapat berbicara kepada para pimpinan pasukan muslim yang berasal dari banyak wilayah.

    Menjelang siang, Ahmed belum juga muncul! Suara dentuman meriam semakin menggema! Kini Abdullah dapat dengan jelas melihat bendera putih berlambang salib besar yang diapit oleh gambar dua buah singa emas yang berdiri seperti mencakar. Pertanda pasukan musuh semakin mendekat. Abdullah meraskan pertanda kejatuhan Istana semakin dekat. Pasukan salib dibawah komando prajurit-prajurit Jerman dengan perlatan tempur yang jauh lebih canggih.

    Selepas Juhur, seorang prajurit berlari tergesa-gesa menghadap Abdullah, seorang prajurit berdadan agak kurus dan berkulit agak hitam kecoklatan, dengan bahasa arab beraksen Maroko, pemuda itu berkata kepada Abdullah dengan nada terengah-engah..

    “Komandan, aku membawa kabar untukmu, bahwa Ahmed, prajurit pembawa informasi telah syahid pagi tadi. Kakinya kanannya putus dan dadanya tertembus terkena serpihan ledakan meriam, jika saja bukan karena bajunya yang punya ciri khas tentu kita tidak akan dapt mengenali mayatnya, karena wajahnya hancur!”

    “Innalillahiwainnailaihirojiuun, Allahumagfilahu, warhamhu, waafihiwafuanhu..”. Abdullah berdoa sambil memandang kelangit lalu tertunduk. Ia menangis. Baru kali ini ia menangis untuk seseorang. Terakhir kali ia menitikkan airmata dan menangis ketika ibunya meninggal dunia duabelas tahun yang lalu ketika menderita sakit akibat usia lanjut dan terlalu lelah sepulang dari menunaikan ibadah haji.

    Abdullah teringat kembali percakapannya dengan Amed, janjinya untuk mengirim Ahmed KeIstambul gagal sudah. Ia kembali berdoa, menengadah kelangit seolah Ia dapat melihat Ahmed yang bergelar “syuhada” sedang terbang bersama malaikat menuju syurga.! Ia jadi iri!. Ya Rabb, kenapa kau panggil dia! Desisnya dalam hati. Ia tertunduk, dalam hatinya kini ada keyakinan aneh, kini ia baru mengerti kata-kata Ahmed. Keunggulan teknologi dan Ilmu pengetahuan ternyata sama pentingnya dengan Ibadah ritual seperti sholat, zikir dan mengaji.

    ****

    Hari ketujuh semenjak musuh menggunakan meriam.

    Musuh semakin mendekat. Letak kota Cordoba yang sangat strategis karena dapat diakses dari tiga penjuru laut sekaligus menjadikannya rawan karena dapat diserang dari ketiga penjuru itu. Kota akan dapat ditaklukan dengan mudah manakala musuh telah berhasil menghancurkan pasukan-pasukan angkatan laut dipelabuhan. Kini pasukan muslimin semakin banyak yang berguguran. Dinding benteng sebelah timur mulai kewalahan.. Teriakan takbir mengiringi kematian semakin sering terdengar. Setiap kali terdengar dentuman, terlihat lubang besar didinding benteng dan juga diatas puncak benteng, batu-batu dinding benteng berjatuhan menimbulkan suara bergemuruh , debunya yang putih becampur asap hitam membumbung melewati puncak benteng. Alat pelontar bola api mulai berkurang karena rusak dihantam peluru meriam, disekitarnya bergelimpangan prajurit yang tewas ataupun terluka parah. Lubang-lubang diatas dinding benteng berbentuk jendela sebagai tempat perlindungan ketika melepaskan anak panah mulai banyak yang menganga.menjadikan prajurit muslim disana menjadi sasaran empuk serangan anak panah musuh.

    Tangga-tangga kayu mulai menjulang bersandar didinding-dinding benteng. Prajurit-prajurit musuh mulai menaiki tangga tersebut. Dentingan pedang dan pekikan semakin riuh dipuncak benteng. Prajurit-prajurit berperisai bergambar salib semakin merangsek. Parjurit-prajurit bersorban mulai berjatuhan. Bahkan yang telah mati terkena panahpun masih ditusuk-tusuk dengan pedang.

    Tiba-tiba sebuah dentuman besar jatuh beberap meter didekat Abdullah, ia limbung. Lalu ia merasa kakinya kesemutan. Sebuah anak panah api tertancap dipaha kanannya. Lalu ia jatuh pingsan,

    Ketika Matahari mulai tergelincir kebarat, pintu gerbang berhasil dijebol musuh. Prajurit-prajurit pembawa bendera bergambar salib dan singa mulai merangsek! Hari itu Benteng terakhir kota Cordoba Andalusia jatuh ketangan pasukan tentara salib. Lalu tejadilah pembantaian yang paling mengerikan disepanjang sejarah Islam! Jeritan kesakitan dan pekikan takbir membumbung besama debu dan darah dilantai depan gerbang. Ribuan kaum muslimin, lelaki, perempuan, tua muda dan bayi digiring dan disembelih. Darah mengalir diselokan-selokan kota Cordoba.

    ****

    Dua hari setelah penaklukan.

    Abdullah siuman dari pingsannya, kemarin ia dijemur dan dikumpulkan dihalaman istana, karena ia termasuk pimpinan salah satu divisi benteng bagian barat kota, maka ia dikumpulkan bersama pimpinan-pimpinan pasukan yang lain. Sedangkan parurit-prajurit dalam divisinya yang masih selamat telah disiksa dan dibunuh kemarin siang. Dia menyaksikan pembantaian prajurit-prajurit kesayangannya yang telah belasan tahun ikut bersamanya. Kemarin dia hanya disiksa lalu ia pingsan. Kini ia mendapati tubuhnya yang kurus sedang tergantung. Kedua tangannya terikat, Ia dan beberapa orang pimpinan pasukan disalib disebuah tiang diruang bawah tanah Istana sultan. Dadanya yang kerempeng disulut besi panas hingga terkelupas dan tulang iganya kelihatan. Punggungnya meneteskan darah dari gari-garis luka bekas dicambuk, Ia pingsan ketika lukanya disiram air asam yang terasa sangat pedih bila terkena luka. Ia juga sempat melihat anak-anak dan wanita anggota keluarga Sultan dan para mentrinya disiksa dan dibunuh. Sangat kejam!.. Ia memejamkan matanya ketika melihat salah seorang anak mentri yang dia kenal sedang ditusuk dengan pedang hingga menembus punggung. Ditengah rasa sakit karena luka dan sakit hatinya melihat kekejaman yang terjadi didepan matanya, Ia hanya bisa bergumam, “Allahuakbar…..,Subhanallah,….ya Hafidz, Ya Rahman….”. tetapi setiap kali ia mengucapkan kalimat itu, orang yang menyiksaannya bertambah semangat! Abdullah tersenyum karena sebentar lagi ia dapat bertemu Ahmed, Ia bahagia karena ia juga berharap dapat menjadi syuhada. Ia ingin bertemu dan berkumpul segera dengan pemimpin para syuhada Sayyidina Hamzah, paman Nabi. Menjelang sore dadanya ditembus besi panas, dan nyawanya terbang kelangit.

    Puncak segala kehancuran.

    Sementara itu, beberapa puluh meter dari ruang gudang makanan yang kini berubah menjadi penyiksaan bawah tanah. Dilantai atas, disebuah ruangan yang sangat besar dan sangat indah yang disetiap sisi dan sudut-sudutnya dikelilingi dengan rak-rak yang menjulang tinggi, rauang yang kemudian tersambung dengan lorong jalan menuju universitas Cordoba, yang biasanya tempat ini ramai oleh trasaksi penjualan buku dan ramai oleh para pelajar dan orang-orang yang mencari referensi. Tercatat dalam sejarah ada tujuribu kios atau took buku dijalan itu.

    Didalam ruangan perpustakaan dan laboratorium terbesar yang kini telah ditinggalkan para penghuninya itu, karena para ilmuwan muslim telah dibantai dan dieksekusi, pimpinan pasukan musuh bersama beberapa penasihat ahli strategi sedang berbincang-bincang.

    “Kita akan bakar tempat ini berikut isinya!” suara pimpinan itu dengan lantang, sikap berdirinya sangat congkak, tangan kakannya menghunus pedang dan tangan kirinya memegang helm perang yang dikepitkan kepinggang.

    ” Jangan Jenderal!. Tempat ini adalah pusat perpustakaan terbesar kaum muslimin setelah perpustakaan diBaghdad dan Kairo!. Harap Tuan Ketahui, tidak seperti perpustakaan Bagdad dan Kairo yang kebanyakan hanya menyimpan buku-buku tentang Syariat dan Ibadah dalam agama Islam, Perpustakaan Cordoba adalah satu-satunya perpustakaan tempat dimana karya-karya para ahli dan ilmuwan muslim menyimpan karyanya disini. Para Ilmuwan atau yang biasa mereka sebut ulama-ulama itu datang dari berbagai negri muslim, bahkan ada yang datang dari negri Cina, India dan Samarkand. Mereka mengkaji segala macam ilmu disini, dari ilmu kedokteran, geografi, fisika, kimia, optik, matematika, pelayaran, ekonomi dan perdagangan bahkan ilmu konstuksi bangunan dan juga Astronomi”. Lalu sang penasehat itu berjalan dan mengambil sebuah buku tebal berwarna coklat. ” Lihat ini! Ini adalah buku kedokteran karya ilmuwan Islam! Lihat! Dibuku ini ditulis bagaimana caranya mengoperasi mata! Sungguh menakjubkan! Gila! Mereka telah bisa melakukan transplantasi mata! Dan lihat gambar-gambar ini, ini adalah gambar jantung dan pembuluh-pembuluh darah, ini juga ada gambar alat-alat dan pisau untuk melakukan operasi bedah. Aha..! Dia menulis bahwa untuk mencegah luka menjadi membusuk karena kuman, luka harus di cuci dengan al-kohol. Dia juga menulis bagaimana cara membuat alkohol dari permentasi buah-buahan yang disuling”. Sang penasehat itu membolak-balik kitab tebal itu dengan hati-hati, jemarinya bergetar seolah ia baru menemukan sebongkah emas, matanya memandang tak berkedip karena takjub.

    Sang Jenderal mulai tertarik, lalu mengambil sebuah buku. “Hmmm, nampaknya ini buku yang ditulis oleh ulama dari Mesir. Lihat ini…,orang-orang Azam itu ternyata sudah membuat gambar bagaimana cara membangun bendungan dan membangun irigasi, lihat ini cara bagaimana memompa air dengan menggunakan kincir yang digerakan oleh tenaga air”. Ia kemudian memandang kesekeliling ruangan yang sangat besar dan berornamen indah itu. Rak-rak buku itu diatur dengan sangat rapi dan dengan menggunakan system penyimpanan yang sangat menakjubkan. Buku-buku tersebut telah disusun berdasarkan bidang Ilmu pengetahuan, dan berdasarkan abjad. Sungguh hebat system pencatatan dan administrasi diperpustakaan itu membuat setiap orang dapat dengan sangat mudah untuk mendapatkan jenis buku apa yang ia cari. – sang Jenderal tidak tahu bahwa penemuan system pencatatan yang rapi tersebut adalah hasil karya sekertaris Nabi bernama Said, ketika sekertaris itu ditugaskan oleh Khalifah Abubakar As-Sidik RA dan Khalifah Umar RA untuk menyusun kumpulan Alquran-. Sang Jenderal berkeliling ruangan, dimeja panjang dekat jendela yang menghadap taman air mancur, Ia juga melihat ratusan alat peraga, ada jam pasir, ada alat berbentuk piring yang dibelakang pringannya terdapat piringan-piringan bergerigi besar dan kecil dari metal yang terhubung dengan kawat melingkar dan sebuah bandul- ternyata itu adalah alat pengukur waktu-atau jam bandul, ada alat seperti tempat lilin berbentuk bunga yang dapat bergerak yang ternyata merupakan peraga atau alat simulasi dari system orbit planet yang digunakan sebagai basis penghitungan kalender. Dimeja panjang itupun terdapat sebuah alat berbentuk bulat yang diameternya bertingkat-tingkat, bagian depannya ditutup dengan bahan dari batu transparant seperti kaca dengan permukan yang melembung seperti bola mata. Alat itu adalah teropong untuk mengamati bintang dan planet-planet. Disebelahnya ada alat serupa tetapi lebih pendek, itu adalah microskop pertama didunia. Didekat alat itu ada lempengan dari tembaga dengan ukiran-ukiran angka-angka-yang ternyata itu adalah kalender.

    Dari Ratusan Rak-rak besar yang berisi ribuan buku, ada satu rak besar yang didalmnya hanya terdapat buku-buku yang membahas tentang syariah, tasawuf, sufi, ibadah, dan buku-buku yang bahasan-bahasannya melulu mengenai ibadah.

    “Bagimana dengan ini?”tanya sang jenderal seraya menunjuk kearah rak tersebut yang berisi buku-buku tidak terlalu banyak. ” Menurutku ini tidak berguna, dan aku juga tidak tertarik! lagipula membaca buku-buku ini bisa merusak iman Kristen kita. Mungkin lebih baik kita bakar saja dan kita dijadikan api unggun untuk menghangatkan para prajurit kita yang sedang pesta ditengah-tengah lapangan didepan istana! “.

    “Jangan Jenderal!” sergah sang penasehat yang berkebangsaan Italia-Inggris- dan masih punya hubungan darah Yahudi- karena kakek buyutnya adalah orang Yahudi. Sang penasehat itu bernama Leonardo Alfred Ben-Nini “Saya usulkan, buku-buku yang bertema ilmu pengetahuan dan buku-buku hasil penelitian dan pemikiran para ilmuwan muslim yang cerdas ini kita bawa semua, lalu kita bisa mendirikan pusat kajian dan pendidikan diEropa, para anak muda-anak muda cerdas dinegri kita dapat belajar dan mengembangkan penemuan-penemuan yang telah dilakukan oleh para ilmuwan muslim ini, kita terjemahkan kedalam bahasa kita dan kita buat salinannya. Lalu buku-buku itu kita kirimkan kegubernur-gubernur kita agar mereka membangun pusat pendidikan dikota-kota mereka. Negri kita akan menjadi sangat maju nantinya.” Seorang pengawal yang berrambut ikal pirang berkebangsaan Jerman tersenyum setuju.

    “Dan terhadap seluruh kitab-kita ibadah ini, sebagian kita baker dan sebagian kecil kita biarkan dan kita tinggalkan disini, untuk nanti kita berikan kepada para pemimpin-pemimpin agama mereka. Nanti mereka dan juga generasi umat Islam berikutnya akan mengira bahwa agama Islam adalah agama yang hanya terdiri dari melulu tentang cara-cara ibadah. Mereka akan menjauhi ilmu pengetahuan dan teknologi , karena mempelajarinya menurut mereka adalah bid’ah. Kemudian mereka akan membandingkan buku-buku ini dengan buku-buku yang ada di Baghdad dan di Kairo, kemudian mereka akan berselisih dan bertengkar dengan sesama mereka karena mereka merasa bahwa kelompok merekalah yang paling benar. Mereka tidak akan pernah dapat bersatu, mereka akan lemah, bodoh dan bebal. Kelak mereka dapat kita jadikan budak atau buruh-buruh diperkebunan atau diperusahaan-perusahaan kita, mereka akan sibuk mencari nafkah, sibuk bekerja sehingga lupa kepada Tuhan mereka, atau mereka hanya akan mementingkan ibadah saja, mereka akan miskin, dan kita dapat mengatur mereka walaupun jumlah mereka sangat banyak dan menyebar diseluruh dunia. Walaupun mereka banyak dan tetap menjadi muslim, tetapi kelak kehidupan dan ekonomi mereka akan bergantung kepada kita, Diantara mereka nanti akan ada kelompok-kelompok yang sangat fanatik, nah dengan melalu agen spionase kita mereka kita kasih senjata peledak, mereka akan meledakkannya dinegri mereka sendiri, mereka akan mengira bahwa mereka telah mati syahid padahal mereka membunuh sesama mereka juga. Jadi kita tidak perlu repot-repot lagi memerangi mereka. Dimulai dari ruangan perpustakaan ini, mulai hari ini kita telah menguasai mereka dan anak cucu mereka. Hahahaha”. Leonardo terkekeh bangga,.

    “Kau sungguh hebat Leonardo! Kota Roma, London, Paris dan Berlin, dan seluruh orang Eropa berhutang jasa padamu! Dipesta kemenangan nanti, aku akan memberi hadiah padamu dan akan menyampaikan idemu ini ke Raja Inggris. Semoga raja akan meberimu sebidang tanah dan sebuah kastil lengkap dengan pegawainya. Dan…kau boleh melamar keponakanku yang cantik! Hahaha..” yang berada diruangan itu tertawa. Sang jendral tersenyum bangga seraya menepuk pundak Leonardo sebagai tanda takjub akan ide dan kejeniusan sang penasehatnya. “Kau boleh melakukan apa saja terhadap buku-buku ini. Dan aku akan menyiapkan orang-orang untuk membantumu. Kapanpun kauperlukan, kapal pengangkut akan kusiapkan untukmu”.

    Dengan mengepalkan tangan kanannya lalu menarik lengannya kearah dada, Leonardo Alfred Ben-Nini membuat gerakan seolah ingin menyikut lambungnya sendiri, lalu ia berkata.”Yessssss!” sebuah tanda kemenangan besar ala bapaknya. Tanda kemenangan ala orang Inggris.

    Beberapa minggu kemudian Dengan diangkut sembilanbelas kapal layar besar, Leonardo Alfred berlayar menuju Roma dan pelabuhan Inggris dengan membawa harta rampasan perang, didalam rombongan itu ada delapan kapal layar besar yang membawa buku-buku jarahan dari perpustakaan Cordoba. Buku-buku yang belum sempat dibaca oleh kaum muslim. Itu adalah rampasan perang paling berharga dalam sejarah perang yang dilakukan manusia. Ironisnya kaum muslim tedak merasa kehilangan!. Beberapa tahun kemudian Eropa menjadi kawasan yang sangat maju pesat dalam hal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu-ilmu dan juga aplikasinya diterapkan dalam bidang persenjataan, arsitektur, peralatan pertanian, alat angkut, perkapalan, astronomi, kedokteran. dan juga mesin mulai memakmurkan Eropa, Walaupun beberapa dekade kemudian terjadi perselisihan antara kelompok ilmuwan yang diketuai olah Galileo, tetapi karya-karya yang bersifat engineering tetap diakui oleh pihak Gereja. Ilmu dan teknologi pelayaran memungkinkan mereka menjelajah negri-negri yang jauh.

    Kota Cordoba akhirnya musnah, dan hanya merupakan sebuah cagar budaya! Turis yang datang kesana sering berdecak kagum akan keindahan kota tersebut. Orang muslim yang datang kesana terpana sekaligus sedih! Tak percaya mengapa Tuhan membiarkan kota ini terlepas dari kaum muslim. Mengapa Tuhan membiarkan pembantaian kaum muslim disini hingga tak satupun yang tersisa.

    *****

    Beberapa ratus tahun kemudian

    Berjarak Ribuan kilometer dari Andalusia yang telah musnah dari peradaban kaum muslimin. Penjarahan terus berlanjut.

    Disebuah pantai diselat sunda, di ujung barat pulau Jawa, berlabuhlah kapal-kapal layar dan prajurit-prajurit dari negri-negri Eropa. Kemudian berlabuh pula kapal-kapal itu dipulau-pulau lain milik beberapa kerajaan yang penduduknya sebagian besar beragama Islam.

    Lalu terjadilah peperangan hebat antara kaum muslimin yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol , sang Imam beserta pasukannya hancur terkena senjata api VOC, begitu pula Teuku Umar dan pasukannya mengalami nasib yang sama. Mereka bukan kalah Iman, tetapi kalah strategi dan teknologi peralatan tempur dengan tentara kolonial Belanda VOC, kemudian Pangeran Antasari yang bersenjata klewang gugur dan tenggelam bersama kapal dan seluruh prajuritnya karena kalah digempur meriam VOC. Harta kekayaan negri itu dijarah, tenaganya diperas! hasilnya untuk membuat bendungan-bendungan dan kincir-kincir air-yang ilmunya dulu didapat dari perpustakaan Cordoba.

    Dalam waktu yang terbilang sangat lama, setelah didera penderitaan yang bekepanjangan, dan dengan pengorbanan harta, tenaga dan jiwa tak terkira, walaupun dikungkung dalam keterbelakangan pengetahuan dan teknologi akhirnya negri itu dapat merdeka, dan harus diakui itupun dengan bantuan dan peralatan persenjataan hasil rampasan pihak musuh. Bukan hasil dari kreasi sendiri. Dan tentu karena kebaikan Allah SWT sajalah bangsa itu dapat merdeka. – Kalau tidak, maka nasibnya sama seperti Andalusia- Pulau-pulau itu kemudian bersatu menjadi sebuah negara merdeka.

    Puluhan tahun setelah merdeka , kebododohan penduduknya yang sebagaian besar kaum muslim masih terus saja berlanjut, seorang Insinyur cerdas dijatuhkan dari kursi kepresidenannya oleh seorang kolonel berpendidikan rendah.

    Puluhan tahun setelah itu, terjadi pula pelecehan terhadap Ilmu pengetahuan, karena seorang profesor cerdas diganti dengan seorang kyai yang secara fisik dan akademik jauh dibawah sang profesor. Suatu pertanda nyata bahwa bangsa itu tidak menghargai kecerdasan dan ilmu pengetahuan.

    Kemudian, dan tanpa disadari oleh penduduk negri itu…., sebuah system penghancuran tengah berjalan, sebuah system yang dirancang untuk menghancurkan kaum muslim. Dan keadaan yang mengerikan sedang terjadi. Dinegri itu telah berdiri ratusan sekolah dasar dan sekolah umum yang sebagian besar mempelajari ilmu sosial, dan sebagian kecil sekolah agama. Namun pada saat yang bersamaan juga telah berdiri ribuan perguruan tinggi jurusan “ilmu sosial politik”

    Tetapi cuma ada tiga sekolah tinggi atau Institut Teknologi. Itupun dengan fasilitas yang buruk.

    Implikasinya. Dinegri yang berpenduduk duaratuslimapuluhjuta itu kelak akan lahir seratusjuta politikus yang akan memperebutkan hanya delapan ribu jabatan! Kelak akan terjadi pengangguran politik yang dahsyat. Mereka akan bersaing, berbaris dan berdemo dengan alasan “demokrasi”. Sehingga dinegri itu “Tiada hari tanpa demo”! Setiap kebijakan pemerintah didemo, setiap datang tamu negara didemo, kantor-kantor pemerintahan tutup karena dibakar pendemo, sawah ladang sepi ditinggal berdemo, daerah bencana tak terurus karena ditinggal berdemo, korban bencana bukannya sibuk membangun tetapi malah sibuk berdemo, kampus dan sekolah sekolah sepi ditinggal berdemo, pabrik-pabrik sepi ditinggal berdemo, kios-kios dipasar sepi ditinggal berdemo! Jalan-jalan macet digunakan untuk berdemo, para pengangguran sibuk berdemo, mesjid dan majelis-majelis belajar sepi karena orang-orang yang berjubah juga sibuk berdemo! Siaran televisi hanya menyiarkan kegiatan demo! Acaranyapun kebanyakan masalah politik dan berdemo, dan dengan diselingi acara joget-joget dan juga hantu dan kekerasan serta kriminal, karena para wartawannya pun orang-orang bebal yang cuma tahu, hantu, joget dan soal politik dan paling tahu soal demo.

    Sedikit sekali di negri itu orang yang pandai ilmu mesin, IT, dan rekayasa teknologi. Banyak penduduknya hanya modar-mandir berjalan berkeliling kawasan industri untuk mencari pekerjaan, tetapi mereka hanya tertunduk sedih karena mesin-mesin buatan negri seberang telah menggantikan fungsi mereka. Dinegri sendiri yang seharusnya menjadi negri yang makmur, meraka menjadi Manusia tak berguna.

    Seorang teknokrat bernama Swara Hadiwirosa memiperkirakan negri itu tidak lama lagi akan dilanda krisis politik dan perang hebat, karena penduduknya cuma pandai berdemo, sibuk joget dan mengurusi hantu. Rakyatnya kerjanya cuma berdemo, pemimpinnya cuma ngomong soal partai politik dan sibuk mengkoordinir pengikutnya untuk berkumpul dan berbaris melakukan demo, aparatnya sibuk mengamankan demo.

    Negri itu kelak akan hancur! Seperti hancurnya negeri Andalusia, Karena pemimpin dan penduduk negri itu sama bebal dan tidak peduli terhadap Ilmu pengetahuan dan Rekayasa Teknologi.

    Tahukah nama Negri itu? Negri berpenduduk muslim terbesar didunia itu bernama “Indonesia”.

    tamat.

    ****

    catatan:

    Sejarah kota Cordoba.

    Kota Cordoba dibangun oleh Raja Spanyol. Sekitar tahun 700M, spanyol jatuh ketangan kaum muslim pada masa kahlifah Dinasti Umayah; yang diawali oleh panglima perang Thariq bin Ziyad. Kemudian Cordoba mulain dibangun sebagai pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Cordoba mencapai puncak kejayaannya, pada masa kekuasaan sultan Abdurrahman dan diteruskan oleh putranya sultan Al-Hakam II.. Kota itu menjadi hiasan dunia, menjadi titik puncak kejayaan peradaban Islam dan juga merupakan pusat kebudayaan di Timur dan Barat. Pada masanya Universitas Cordoba adalah puncak dari perkembangan ilmu pengetahuan, sains dan kesenian dan menjadi mercusuar bagi dunia pendidikan diseluruh dunia. Perpustakaannya memliki ribuan koleksi buku dan manuskrif-manuskrif karya para ilmuwan Islam. .Istana-istana megah, taman-taman dan air mancur nan Indah dibangun. Ada tujuhratus mesjid dengan arsitektur terindah dibangun disana. Pada masa itu kaum muslin mencapai perkembangan peradaban yang terus dikenang sepanjang sejarah manusia. Karena keberhasilannya itulah Cordoba menjadi target penaklukan tentara-tentara Kristen dari Perancis, Inggris dan Jerman.

    Kejatuhan kota Cordoba terjadi pada beberapa dekade setelah mencapai puncak kejayaannya, ketika kekuasaan berpindah ke Sultan berikutnya. Dari sekian banyak sebab, kehancuran, ada salah satu penyebab yang jarang sekali dikaji secara mendalam oleh kaum muslimin- penyebab itiu adalah ketika terjadi perselisihan antara Sultan dan para mentrinya dengan para Ilmuwan dan Saintis.. Pihak Sultan dan para pemuka-pemuka agama yang menjadi penasihatnya menuduh para Ilmuwan telah menyimpang dari kerangka syariat Islam karena kebebasan berfikir dan berkreasi mereka. Kemudian mereka memecat beberpa ilmuwan, membatasi kreasi mereka. Persis seperti perlakuan yang dilakukan gereja katolik Roma terhadap Galileo.

    Kejatuhan kota Cordoba merupakan awal penderitaan dan kehancuran kaum muslim dinegri Andalusia itu dan juga menjadi titik awal runtuhnya perkembangan dan kemajuan peradaban Islam. Setelah kejatuhannya hingga beberapa tahun kemudian, orang-orang muslim disana masih terus dikejar dan disiksa, mereka yang mau murtad dibiarkan hidup sedangkan yang tidak mau menanggalkan keIslaman mereka dibunuh dengan sadis. Istana dan mesjid-mesjid indah dihancurkan dan dirubah menjadi Gereja, atau dibiarkan hancur. Akhirnya tak seorangpun penduduk negri itu yang beragama Islam. Sungguh tragis dan balasan yang keji, padahal awalnya negri itu hanyalah bukit-bukit berbatu. Dan ketika muslim berkuasa kota dan negri itu dibangun dan diperindah, para penduduk yang bukan muslimpun dilindungi dan mendapat perlakuan yang baik, pemerintahpun tetap mengijinkan pembangunan gereja.. Sungguh tak pernah terbayangkan bahwa Islam yang pernah sangat berjaya dinegri itu akhirnya punah. Segala hal yang berbau peninggalan muslim dimusnahkan.

    Apakah anda ingin Indonesia seperti Andalusia?

    *ceita ini hanya fiksi dan karangan bebas dari penulis, tetapi kisah kehancuran kota Cordoba adalah nyata, pembantaian di Cordoba adalah nyata, penjarahan buku-buku oleh pasukan Eropa adalah nyata, dan kisah penolakan Sultan terhadap rancangan senjata Meriam juga nyata.

    ** Kisah tentang sejarah para pahlawan disebuah negri bernama Indonesia juga nyata, keterbelakangan penduduknya terhadap penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi juga nyata.

    *** Dan ancaman bencana mengerikan akibat system pendidikan yang buruk serta terlalu banyak politikus juga sangat nyata!

    Story by: swara hadiwirsoa

    Kisah ini merupakan bagian dari buku kumpulan cerpen inspirasi “ayat-ayat sang insinyur” yang sedang digarap oleh penulis.

  39. tetanga Muhajirun Lampung mengatakan:

    SELIPKAN SEBARIS DO’A UNTUK PALESTINA
    http://www.kispa.org
    2008-09-09 13:50:37

    Untukmu jiwa-jiwa kami. Untukmu darah kami

    Untukmu jiwa dan darah kami. Wahai Al-Aqsha tercinta

    Kami akan berjuang. Demi kebangkitan Islam
    Kami rela berkorban. Demi Islam yang Mulia

    Untukmu Palestina tercinta. Kami penuhi panggilanmu
    Untukmu Al-Aqsha yang mulia. Kami kan terus bersamamu

    Ya Rabbi izinkanlah kami. Berjihad di Palestina-Mu
    Ya Allah masukkanlah kami. Tercatat sebagai syuhada-Mu

    (Palestina Tercinta, Nasyid Shouhar)

    ***

    Kadang terbetik sebuah pertanyaan, kenapa orang Islam, ketika menunaikan ibadah haji, menangis ketika berdoa di hadapan ka’bah Masjidil Haram atau di hadapan mimbar Masjid Nabawi? Saya kemudian berkesimpulan, karena mereka tidak sekedar melihat kab’ah atau mimbar itu sebagai benda mati. Mereka melihat rangkaian perjalanan panjang kehidupan yang menyertai keberadaan Baitullah dan Masjid Nabawi itu dan kisah-kisah panjang yang mempertemukan mereka.

    Boleh jadi yang terbayang di pelupuk mata seorang yang berdoa menghadap ka’bah adalah keagungan Allah Swt yang bercampur dengan kerendahan dirinya dan dosa-dosa yang telah dilakukannya. Betapa ia merasa menanggung dosa yang begitu tinggi, sedang dihadapannya adalah Allah yang Maha Dahsyat Siksanya sekaligus Maha Pengampun. Betapa ia mengadukan segala kegundahan yang meliputi hidupnya, sedang dihadapannya adalah Allah yang Maha Menyempitkan sekaligus Maha Meluaskan kehidupan. Betapa ia merasa hina, sedangkan dihadapannya adalah Allah yang Maha Menghinakan sekaligus Maha Memuliakan. Kebimbangan di antara khauf dan raja’, boleh jadi itulah yang mengahadirkan tangis dan derai air mata.

    Demikian halnya ketika seorang menghadap mimbar Nabi di masjid Nabawi. Boleh yang jadi yang terbayang dipelupuk mata adalah Nabi Muhammad Saw dengan segala keagungan akhlaknya. Ia merasa lemah dalam menanggung beban kehidupan, sedang dihadapannya adalah ingatan akan Muhammad Saw yang juga menanggung beban demikian berat dalam menegakkan risalahnya, namun ia tetap sabar, tabah dan teguh dalam keimanannya. Beliau memberikan teladan terbaik dalam kehidupan manusia. Amat kasih terhadap kaum mukmin dan bersikap lembut terhadap orang-orang yang memusuhinya, sedang ia begitu jauh dari kemulian akhlak-akhlak Rasulullah Saw tersebut.

    Demikian juga dengan Masjid Al-Aqsha, yang pernah menjadi kiblat pertama bagi kaum muslimin. Ia menjadi tempat tujuan Isra’ Nabi Saw, dan menjadi titik tolak Mi’raj beliau ke Sidratul Muntaha. Namanya diabadikan dengan jelas di dalam Al-Quran yang menjadi pedoman hidup ummat Islam hingga akhir zaman. Pengabadian namanya adalah legalitas dari Rabb pemilik langit dan bumi ini, dan yang maha memelihara makhluk-makhluk di dalamnya. Adalah suatu hal yang wajar, jika ummat Islam sedunia memprotes atas upaya Zionis Israel yang selalu berusaha meruntuhkan salah satu dari tiga masjid suci ummat Islam itu, untuk diganti dengan kuil yang diklaim dulunya sebagai tempat bekas kuil mereka berdiri sebelum dihancurkan oleh tentara Romawi. Padahal keberadaan kuil itu tidak didukung oleh bukti historis, hanya mengikuti persangkaan mereka (mitos)belaka.

    Jelas-jelas bahwa dalam Masjidil Al-Aqsha adalah masjid yang diakui oleh Allah yang juga menurunkan kitab taurat kepada mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarnya. Mereka tetap melakukan penggalian-penggalian di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsha yang mengancam fondasi dan runtuhnya Masjid berkubah hijau/biru tua itu (bukan berkubah emas).

    Masjid Al-Aqsha tidak hanya milik rakyat Palestina. Ia adalah milik ummat Islam seluruh dunia. Berjihad dengan harta dan jiwa untuk mengembalikan Palestina dari Zionis Israel dan membersihkan dari penjajah adalah wajib bagi seluruh muslim, baik dengan cara persuasif maupun politik. Namun pembebasan palestina bukanlah perkara mudah, karena menuntut ummat Islam bersatu dan dengan kekuatan akidahnya tidak membiarkan saudaranya terus dirundung malang.

    Ingatan akan hal inilah yang kadang menjadikan seorang tidak kuasa menahan tangis ketika mendengar ceramah tentang Al-Aqsha. Ia ingat akan kesuciannya, kekejaman zionis untuk melenyapkannya, dan kelemahan ummat untuk membebaskannya. Tangisan itu adalah ekspresi bentuk ketidakberdayaan dan kelemahan manusia dihadapan Allah Swt.

    ***
    Siang itu, di Jum’at pertama dari bulan Ramadhan, saya mendengarkan penuturan khotib tentang kondisi terakhir yang dialami Masjid Al-Aqsha dan saudara-saudara kita di Palestina. Sungguh menggetarkan dada. Rakyat Palestina yang ingin bermunajat di sana, tidak diperbolehkan masuk melainkan yang sudah berusia di atas 45 tahun. Itu pun dengan pengawalan ketat tentara Zionis Israel. Mereka yang tidak diperkenankan masuk, terutama pemuda berusia 30-45 tahun, tentu akan sedih bercampur geram. Bagaimana mungkin Masjid yang Allah telah berikan otoritasnya bagi kaum muslimin, justru mereka dilarang untuk memasukinya.

    Allah berfirman, “Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah, “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS 2:217)

    Baik Masjidilharam maupun Masjidil Aqsha, keduanya adalah masjid yang disucikan. Maka menembus barikade tentara Zionis yang menghalangi masuknya penduduk Palestina itu, bahkan jika dilakukan di bulan Ramadhan yang diharamkan berperang ini, diperkenankan oleh Allah. Hanya sayang, mereka tidak berdaya dan tidak memiliki kekuatan.

    Khotib yang bertutur tentang kondisi Masjidil Aqsha itu, sungguh mampu mengingatkan kembali, khususnya pada diri ini, untuk tidak melupakan nasib Al-Aqsha yang terancam dan nasib saudara-saudara di Palestina yang selalu dirundung penderitaan. Tanpa melupakan kepedulian terhadap nasib penduduk negeri ini yang juga selalu dirundung duka, kepedulian terhadap mereka di Palestina adalah prioritas, meski secara lokal kita bisa melakukan upaya persuasif dan diplomasi politik. Di akhir khutbah, saya tidak kuasa membendung linangan air mata ketika sang khotib memanjatkan bait-bait doa untuk keselamatan Al-Aqsha dan mujahidin di sana.

    Saya tidak cuma menangisi kemulian Al-Aqsha yang terinjak-injak, wanita dan anak-anak Palestina yang meradang, dan para pemuda yang terbunuh tanpa perlawanan. Saya juga menangisi diri ini yang kadang terlalu memikirkan diri sendiri dan keluarga, tanpa mau berpikir untuk saudara-saudara di belahan dunia sana yang dihimpit derita. Betapa diri ini selalu lupa untuk menyisihkan sebagian dana, sekecil apapun, untuk disumbang kepada mujahidin Palestina yang menjadi garda terdepan pembelaan terhadap Al-Aqsha. Betapa diri ini kadang mengeyampingkan masalah Al-Aqsha dengan alasan masih banyak carut-marut yang melanda negeri ini yang perlu diperhatikan. Padahal eksistensi dan nasib ummat Islam secara keseluruhan di muka bumi, ditentukan oleh perlawanan yang berlangsung di sana. Bukankah dengan bisa dihancurkannya Masjidil Aqsha, bisa juga dihancurkan masjid suci lainnya? Jika masjid suci yang mampu membangkitkan semangat juang kaum muslimin itu sudah dihancurkan, maka kaum muslimin menjadi laksana jasad tanpa ruh. Kapan saja bisa dibantai oleh musuh-musuh Islam.

    Pada moment Ramadhan ini, di mana doa-doa orang yang berpuasa dikabulkan oleh Allah, saya mengajak kaum muslimin untuk menyelipkan doa pada setiap doa yang kita panjatkan. Baik ketika siang sedang berpuasa, ketika berbuka, ketika habis shalat fardhu, ketika bermunajat di sepertiga malam, atau kapanpun khususnya di bulan Ramadhan ini, untuk keselamatan penduduk dan mujahidin di Palestina. Cukup dengan sebaris doa: “Allahummanshur ikhwana al-mujahidiina fii Filistin (Ya Allah tolonglah saudarakamimujahidin di Palestina).”

    Bagi saya yang imannya masih lemah ini, hanya sebaris doa itulah yang bisa saya persembahkan. Namun tidak tertutup kemungkinan, jika doa itu terpanjat oleh jutaan ummat Islam di seluruh dunia, dengan diiringi istighfar, hamdallah dan shalawat Nabi, Insya Allah, Allah berkenan memberikan pertolongan untuk keselamatan Al-Aqsha yang mulia. Waallahua’lam bishshawaab.

  40. Jahid mengatakan:

    SELIPKAN SEBARIS DO’A لفلسطين
    http://www.kispa.org
    2008-09-09 13:50:37

    لنفوسنا. دم لدينا

    لدينا الروح والدم. محمد الحبيب يا Aqsha

    سنقاتل. قبل ظهور الإسلام
    نحن التضحية عن طيب خاطر. قبل موليا الإسلامية

    فلسطين الحبيبة. نجتمع الدعوة
    شركة نبيل للAqsha. علينا فقط الاستمرار في

    نعم الحاخام izinkanlah لنا. خاض الفلسطيني مو
    يا الله ونحن ندخل. كما سجلت شهيدا – مو

    (فلسطين Tercinta ، Nasyid Shouhar)

    ***

    أحيانا terbetik سؤال ، لماذا الناس من الإسلام ، وعندما الحج تبكي عند الصلاة في الحرم امام ka’bah Masjidil أو أمام منبر المسجد النبوي؟ الاستنتاج الذي توصلت إليه بعد ذلك ، لأنها لا ترى kab’ah المنصة أو أشياء ميتة. يرون سلسلة من رحلة طويلة من الحياة التي تصاحب مجلس النواب وجود مسجد النبوي ، والقصص الطويلة التي توحدهم.

    قد يكون عرض فيها جفن ka’bah هو الصلاة لعظمة الله بسم الله الرحمن الرحيم) اختلط مع ذل نفسه ، والخطايا التي تم القيام به. كيف يشعر خطايا تتحمل نسبة عالية جدا ، ويجري dihadapannya Dahsyat الله ، فإن معظم Siksanya غفور في وقت واحد. كيف kegundahan جميع الأعشاب التي غطت حياته ، في حين أن الله هو الذي dihadapannya هو في الوقت ذاته تقييد مدد الحياة. كيف شعر المتواضع ، في حين أن الله هو الذي dihadapannya هو المتواضع في آن والثناء. خلاف بين الملك وkhauf ‘ويمكن أن الحبوب mengahadirkan الحزن والدموع.

    وبالمثل عندما تواجه المنصة النبي في المسجد النبوي. بحيث يمكن أن dipelupuk نظر النبي محمد هو شاهد كل عظمة akhlaknya. انه يشعر بالضعف في تحمل أعباء الحياة ، ويجري dihadapannya ذاكرة محمد المنشار كما تتحمل عبئا ثقيلا في إنفاذ هذه risalahnya ، لكنه ما زال صامدا ، والشجاعة والعزم في النية. انه ضرب لنا مثلا في أفضل للحياة البشرية. غاية الحب من المؤمنين ، وتكون لينة على الناس الذين memusuhinya انه يجري حتى الآن من بين الطابع الأخلاقي kemulian يراه.

    وبالمثل ، مع مسجد – Aqsha ، الذي كان الاتجاه الأول للمسلمين. اصبح المقصد الإسرائيلي ‘وقال إنه لا يرى ، وتصبح نقطة انطلاق لMi’raj انه Sidratul منتهى. اسمه هو منصوص عليه بوضوح في جريدة القرآن هو توجيه حياة البشر وحتى نهاية العصر الإسلامي. Pengabadian اسم شرعية الرب مالك السماء والأرض ، والحفاظ على الكائنات جدا في ذلك. ومن المعقول ، إذا كان العالم الإسلامي جهود المجتمع Zionis احتجاجا على إسرائيل ، والذي يسعى دائما قلب واحد من ثلاثة مساجد المقدسة الإسلامية للمجتمع ، على أن يستعاض عن معبد التى وصفت بانها مكان كانوا يقفون أمام المعبد دمر الجيش الروماني. في حين أن وجود المعبد لا تدعمها الأدلة التاريخية ، يتبعهم (الأساطير) صارخ.

    ومن الواضح أن في Masjidil آل Aqsha مسجد معترفا به من قبل الله ، وهو أيضا بانخفاض القانون لهم ، إلا أنها لم تكن تريد أن تسمع. ولا تزال عمليات التنقيب وحفر في المنطقة المجاورة لمسجد عمر Aqsha المعقدة والتي تهدد أسس وسقوط مسجد القبة الخضراء / الزرقاء هي الأكبر سنا (وليس القبة الذهبية).

    مسجد – Aqsha لا تنتمي فقط للشعب الفلسطيني. وهو مملوك من قبل المجتمع العالمي للإسلام. السعي مع ثرواتهم واستعادة الروح من فلسطين واسرائيل واضح من Zionis المستعمر إلزامي لجميع المسلمين ، والسياسي على حد سواء بطريقة مقنعة. ومع ذلك ، فإن عدم وجود استثناء من الفلسطينيين ، والعرق ، وذلك لأن المجتمع الإسلامي ، وقوة الأمم akidahnya لا ندع شقيقه مواصلة dirundung كئيبة.

    ويذكر أن هذه هي الحال في بعض الأحيان أن لا يبكي حين عقد سلطة الاستماع إلى محاضرات عن جريدة Aqsha. انه يتذكر نقاء والقسوة zionis لmelenyapkannya ، والضعف البشري لmembebaskannya. تبكي من أشكال التعبير التي ketidakberdayaan البشرية والضعف أمام الله.

    ***
    بعد ظهر ذلك اليوم ، يوم الجمعة الاول من شهر رمضان ، أسمع كلمة عن حالة khotib الماضي شهد مسجد Aqsha وبين اخواننا في فلسطين. الرهيبة بحق الصدر. الشعب الفلسطيني الذي يريد bermunajat هناك ، لا يسمح بدخول ولكن هذا هو اكثر من 45 عاما. وكان ذلك تحت حراسة مشددة من الجيش Zionis مع اسرائيل. لا يسمح لهم الدخول ، وخاصة الشباب الذين تتراوح أعمارهم بين 30-45 سنة ، وسيكون من المحزن مزيج غضب. كيف يمكن للمسجد الله الذي منح السلطة للمسلمين ، ومن ثم فهم ممنوعون من دخول.

    وقال : “أطلب إليكم عن الحرب في المجمع المقدس. يقول” في هذه الحرب هو خطيئة كبيرة ، ولكنها تعوق (للرجال) عن سبيل الله ، وكفروا بالله ، (استبعاد) مسجد وطرد السكان من المناطق المجاورة ، وزيادة (الخطيئة) على جانب الله. وأكبر القذف (الخطيئة) ، وليس القتل. لم يكن لك وقف القتال حتى (يمكن) بدوره لك من دينك (الكفر) ، وإذا استطاعوا. أيا كان بينكم مارقة من الدين ، وتوفي في الكفر ، ومن ثم فهي غير مجدية amalannya في الدنيا والآخرة ، وهي النار ، سوف أتناول في ذلك. “(QS 2:217)

    أو ما إذا كان Masjidil Aqsha المسجد ، والمسجد الذي هو تنقية. ثم اختراق الحاجز Zionis الجيش منعت دخول السكان الفلسطينيين ، حتى لو أجريت في شهر رمضان ممنوع الحرب ، والتي يسمح بها الله. من المؤسف فقط ، فهي ليست عاجزة وليس لديها السلطة.

    Khotib فإن bertutur بشرط أن Masjidil Aqsha ، قادرة على استعادة محمل الجد ، وخصوصا في هذه أنفسهم ، ومن دون ان ننسى مصير شركة Aqsha هددت مصير والاخوة في فلسطين ، التي هي دائما dirundung المعاناة. دون أن ننسى القلق على مصير هذا البلد الذي هو دائما dirundung الحزن ، والرعاية لهم في فلسطين هو من الأولويات ، محليا وعلى الرغم من أننا يمكن أن يكون مقنعا الجهود السياسية والدبلوماسية. عند الانتهاء من الخطب ، وأنا لا قمع السلطة linangan الدموع عندما khotib معبد للصلاة من أجل سلامة المعبد شركة Aqsha والمجاهدين هناك.

    أنا لا حدادا kemulian آل Aqsha فإن مجلس terinjak والنساء والأطفال الفلسطينيين الذين يرون الحمراء ، والشباب الذين قتلوا من دون مقاومة. وأود أيضا أن حدادا على الذات في بعض الأحيان أيضا التأمل في النفس والأسرة ، من دون التفكير يريد الاشقاء في العالم أن هناك dihimpit المعاناة. كيف الذاتي دائما التأكد من تخصيص بعض الأموال ، أي الصغيرة ، لتصبح disumbang المجاهدين الفلسطينيين الذي يقود الحرس للدفاع شركة Aqsha. كيف الذاتي mengeyampingkan في بعض الأحيان ، مشكلة مع شركة Aqsha أسباب كثيرة تجديف أن البلد يحتاج إلى. في حين أن وجود البشرية ومصير الاسلام ككل على وجه الأرض ، التي تحددها المقاومة التي وقعت هناك. لا يمكن مع dihancurkannya Masjidil Aqsha ، ويمكن أيضا أن تدمير المسجد الاقصي أخرى؟ إذا مساجد الحرم الشريف التي هي قادرة على حفز قتال المسلمين ودمر ، ثم على المسلمين من دون ان يكون عليه الحال Jasad ruh. ويمكن في أي وقت من قبل أعداء الإسلام.

    في هذه اللحظة رمضان هذا العام ، حيث الصلاة من الصوم التي منحها الله له ، وأدعو المسلمين الى الصلاة في مكان العمل في كل صلاة ان panjatkan. اليوم الذي يكون فيه على حد سواء بسرعة ، عندما berbuka ، عندما تستنفد fardhu الصلاة ، عندما bermunajat في ثالث ليلة ، أو في أي وقت ، وخاصة في شهر رمضان ، لسلامة والمجاهدين في فلسطين. ببساطة sebaris الصلاة : “Allahummanshur ikhwana آل mujahidiina fii الفلسطينيون (اللهم saudarakamimujahidin تساعد في فلسطين)”.

    بالنسبة لي ، هو ضعف الإيمان ، إلا sebaris صلاة أستطيع أن persembahkan. لكنها لم تغلق احتمال ، إذا كانت الصلاة terpanjat الإسلام بها الملايين من الناس حول العالم ، ترافق مع istighfar ، حمد الله والسلام نبي الله ، والله هو تؤوي ل سلامة Aqsha المجيدة. Waallahua’lam bishshawaab

  41. syahid mengatakan:

    mas kenapa AWg bubar ????

  42. الاسلام اداله سمباهان سطان

    ALISLAM ADALAH SEMBAHAN SETAN

  43. Alejandro mengatakan:

    ły poganin. Jak mówią jak również
    diabłu ogarek wydołał w kaplicy Alejandro
    formułować. I smok był tym, co okrutnie drażniło mieszczan.
    Rycerz podjął decyzję.
    Przerwał von Eggerowi niecierpliwym machnięciem d�.

  44. 06design.com mengatakan:

    The cheap lebron james shoes Luxury Handbags for fall 2008
    are equally coveted as the collection includes a wide variety of diseases.

    Like reese wither spoon in this blue and black cheap lebron james shoes.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: