Pasangan Suami Isteri Galang Aksi Solidaritas Skotlandia untuk Ghaza

Pasangan suami isteri Palestina-Skotlandia, Khalil Al-Niss dan isterinya Linda Willis melakukan aksi solidaritas untuk masyakarat Palestina di Ghaza, dengan melakukan perjalanan menggunakan mobil van ke seluruh Eropa dan Timur Tengah.

Mobil van mereka berisi bantuan berupa berbagai peralatan kesehatan dan obat-obatan yang akan mereka bawa ke Jalur Ghaza, yang hingga kini masih diblokade oleh rezim Zionis Israel. “Barang-barang untuk keperluan medis sangat sulit didapat di Ghaza. Saya merasa apa yang kami lakukan ini akan sangat membantu, ” kata Khalil Al-Niss pada Edinburgh News beberapa jam sebelum memulai perjalanannya.

Khalil yang asal al-Quds, bersama isterinya Linda berangkat dengan van mereka dari depan gedung parlemen Skotlandia di Edinburgh Tengah. Mereka membawa muatan berupa barang-barang keperluan medis seberat 1, 5 ton, mulai keperluan medis untuk penderita penyakit jantung, diabetes, perban antibiotik dan peralatan untuk keperluan operasi. Bantuan tersebut adalah sumbangan dari masyarakat dan organisasi-organisasi amal yang ada di seluruh Skotlandia.

Mereka menargetkan perjalanan melewati Eropa dan Timur Tengah akan selesai dalam lima hari, dan akan sampai di perbatasan Rafah-perbatasan Ghaza-Mesir- pada tanggal 15 Juli mendatang.

Menurut Linda yang berprofesi sebagai perawat, ide itu datang dari suaminya. “Saya tahu peralatan medis dan obat-obatan sangat dibutuhkan di sana. Saya membayangkan, ini akan menjadi pengalaman yang menantang, melihat sendiri bagaimana kondisi di sana, ” kata Linda.

Khalil menggunakan vannya sendiri yang sengaja ia beli belum lama ini untuk keperluan perjalanan itu. Niat dan semangatnya mendapat sambutan positif dari para pemuka masyarakat di Skonlandia. “Kami sangat terkesima dengan respon semua orang di sini, ” ujar Khalil.

“Kami menerima banyak sumbangan, dan hampir tidak muat jika dimasukkan semua ke van kami. Sisa bantuan akan dibawa oleh kelompok lain, ” sambung Khalil yang mendapat bantuan dari Scottish Palestine Solidarity Campaign dalam menyebarluaskan rencana aksi solidaritasnya untuk rakyat Palestina.

Komunitas Masjid Edinburgh juga membantu pasangan itu mengumpulkan sumbangan uang dan bantuan medis. Glasgow Palestine Human Right Campaign mengkordinir siaran di radio-radio lokal dalam mempromosikan rencana perjalanan Khalil dan Linda. Seorang warga Glasgow, John Noble, menawarkan untuk menghias van Khalil dan seorang warga lainnya menawarkan untuk membuat situs berisi informasi perjalanan Linda dan Khalil.

Anggota Parlemen Skotlandia Margo MacDonald memberikan dukungan pada misi kedua suami-isteri itu. “Mereka adalah pasangan yang biasa yang melakukan apa yang mereka bisa lakukan untuk menyediakan keperluan medis bagi orang-orang yang membutuhkan. Maka, saya memberikan yang terbaik untuk membantu mereka menceritakan pada masyarakat tentang perjalanan mereka dan mendapatkan apa yang mereka butuhkan, ” tukas MacDonald pada Evening News.

“Setiap orang yang tahu tentang apa yang terjadi di Ghaza, akan mengagumi apa yang dilakukan oleh pasangan ini, ” sambungnya. (ln/iol).

sumber : eramuslim.com

3 Balasan ke Pasangan Suami Isteri Galang Aksi Solidaritas Skotlandia untuk Ghaza

  1. dukha mengatakan:

    Jamaah Muslimin Indonesia Berjuang untuk Mesjid Al Aqsa

    KOmpas Kamis, 21 Agustus 2008 | 14:49 WIB

    JAKARTA, KAMIS-Umat Islam yang tergabung dalam Jamaah Muslimin Indonesia (Hizbullah) akan berjuang membebaskan Mesjid Al Aqsa di Yerusalem dari tangan Israel.

    Untuk mewujudkan tujua tersebut, mereka akan melakukan pendekatan dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan pihak-pihak terkait. Salah satunya adalah bekerja sama dengan stasiun televisi Al-Jazeera menggelar Konferensi Internasional Al Aqsa di Jakarta, Kamis (21/8).

    Konferensi ini dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, Dubes Palestina untuk Indonesia Mohammad Syarif Medawi, serta Abdul Gani Syamsuddin dari Partai Islam se-Malaysia (PAS).

    “Sesuai dengan resolusi nomor 726 DK PBB, tertanggal 6 Januari 1992, yang menyatakan, DK PBB mengecam keras Israel karena Israel melanggar Konvensi Jenewa, oleh karenanya kami meminta tanah-tanah Palestina yang diduduki Israel harus dikembali kepada wilayah Palestina termasuk Yerusalem dan Mesjid Al Aqsa,” ujar Imam Jamaah Muslimin Indonesia (Hizbullah) Muhyiddin Hamidi.(C11-08)

  2. dukha mengatakan:

    Palestina Punya Ide Miliki KTP Israel

    KOmpas Rabu, 13 Agustus 2008 | 07:24 WIB

    CAIRO, RABU – Ketua tim perunding Palestina, Ahmed Qorei, mengatakan, Palestina kemungkinan bisa menuntut solusi satu negara untuk dua bangsa jika Israel terus menolak mundur dari perbatasan tahun 1967.

    ”Pemimpin Palestina kini bekerja untuk berdirinya negara Palestina di atas tanah tahun 1967. Namun, jika Israel menolak mundur dari perbatasan tahun 1967, tertutup kemungkinan Palestina akhirnya terpaksa meminta kartu penduduk Israel dan menuntut solusi satu negara untuk dua bangsa,” lanjut Qorei.

    Qorei mengungkapkan ide tersebut dalam pertemuan tertutup dengan para anggota dan simpatisan faksi Fatah hari Minggu (10/8) di Ramallah, Tepi Barat.

    Qorei mengakui, perundingan damai dengan Israel buntu. Perundingan damai Israel-Palestina yang digelar sejak konferensi di Annapolis pada akhir tahun lalu tidak mengalami kemajuan, terutama tentang isu kota Jerusalem dan nasib pengungsi Palestina.

    Pupus

    Qorei menambahkan, peluang mewujudkan inisiatif damai Presiden AS George W Bush tentang solusi dua negara pada akhir tahun ini sudah pupus. Bulan lalu Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengumumkan berniat mundur lantaran terbelit kasus korupsi.

    Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Kamis pekan lalu, menyatakan tidak yakin kesepakatan damai Israel-Palestina bisa dicapai akhir tahun ini.

    Belum ada reaksi resmi dari Israel tentang ide Qorei. Namun, selama ini Israel selalu menolak inisiatif solusi satu negara untuk dua bangsa. Menurut pandangan Israel, menampung jutaan warga Palestina akan mengancam Israel yang berpenduduk mayoritas Yahudi.

    Seperti dimaklumi, pertumbuhan penduduk Arab jauh lebih tinggi daripada penduduk Yahudi di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Israel. Diramalkan, penduduk Arab akan menjadi mayoritas dalam 20 tahun mendatang di tiga wilayah itu.

    Mantan Ketua Knesset (parlemen Israel) Abraham Burg dalam sebuah acara ceramah di kota Baqa, wilayah Israel pertengahan, Juni lalu, juga mengatakan, solusi dua negara untuk Israel dan Palestina sangat sulit menjadi kenyataan. Wilayah sempit itu tidak mampu menampung dua negara. Menurut dia, solusi ideal bagi Israel dan Palestina adalah membentuk satu negara federal untuk dua bangsa.(MTH)

  3. sato mengatakan:

    amis, Oktober 30, 2008
    HADIRILAH…! SEMINAR AL AQSA HAQQUNA !!!

    HADIRILAH…! SEMINAR DAN TABLIGH AKBAR AL AQSA HAQQUNA !!!

    “Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsa ke Pangkuan Muslimin”

    Menghadirkan Pembicara :

    Dr. Adhyaksa Daullt, SH, M. Sc (Menegpora RI)

    H. Ahmad Heryawan, Lc. (Gubernur Jawa Barat)

    Fariz N. Mehdawi (Duta Besar Palestina)

    Syeikh Dr. Mahmoud Al-Khatib (Ketua Divisi Luar Negeri Al-Quds Intitution Yaman)

    Dr. Abdul Ghani Shamsuddin (Presiden Sekretariat Ulama Asia Tenggara)

    Drs. K.H. A. Hafidz Utsman (Ketua MUI Jawa Barat)

    Abdurrahman Sony Sugema, MBA (Ketua Sidang Konferensi Internasional )

    Herry Nurdi (Pemred Sabili)

    Prof. Dr. dr. Saleh Alkatiri, MD, M.Sc (Dewan imamah Jama’ah Muslimin (Hizbullah))

    Dr. K.H. Miftah Faridl (Ketua MUI Kota Bandung)

    Drs. Fahmi Lukman, M. Hum (PP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI))

    K.H. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid)

    Drs. K.H. Yakhsyallah Mansur, MA (Mudir ‘Am Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor)

    Ustadz Ferry Nur, S.Si (Sekjen KISPA)

    Hedi Muhammad, S.H (Sekjen Forum Ulama dan Umat Islam)

    Drs. Taufiqurrahman (Pengasuh OBSESI Pagi Radio Dahlia FM)

    Ustadz Lesmana Ibrahim

    Drs. K.H. Bukhari Muslim (Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Kota Bandung)

    Ketua PW Muhammadiyah

    Pimpinan Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung

    H. Muhyiddin Hamidy (Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah))

    Seminar Al-Aqsa Haqquna

    Sabtu, 3 Dzulqa’dah 1429H/1 November 2008M. Pukul 08.30-15.30 WIB

    Gd. Wahana Bakti POS Ruang Mas Suharto Lt. 8

    Jl. Banda No. 30 Bandung

    Tabligh Akbar Al-Aqsa Haqquna

    Ahad, 4 Dzulqa’dah 1429H/2 November 2008M pukul 08.00-11.30 WIB

    Masjid Raya Bandung

    Alun-Alun

    Penyelenggara : Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

    Maktab ‘Am Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

    Wilayah Jawa Barat

    Jl. Diponegoro No. 48 Bandung, Indonesia

    (022) 72797769; 081320052222

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: