Ribuan Jamaah Muslimin Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha

BANDUNG-MIOL: Sekitar 3.000 Jamaah Muslimin (Hizbullah) dari beberapa provinsi di Jawa dan luar Jawa mengikuti “Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha”, berjarak 32 kilometer pada Sabtu (11/11) malam dilanjutkan pada Minggu pagi dari Tanjungsari Sumedang hingga Kota Bandung.

Gerak jalan yang dimaksudkan untuk sosialisasi dan membangkitkan ruhul jihad (semangat juang) kaum Muslimin dalam upaya membebaskan Masjidil Aqsha dari tangan Zionis Israel di Yerusalem itu mengambil start di Pondok Pesantren Al Fatah Ciluluk Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat sekitar pukul 20.30 WIB.

Selanjutnya Jamaah Muslimin yang mengenakan kaos putih dan berbando (ikat kepala) putih bertuliskan “Allahu Akbar” itu berjalan kaki menyusuri jalan utama Sumedang Bandung, yakni Tanjungsari – Jatinangor – Cileunyi – Cibiru – Cicaheum – Jalan Surapati dan finish pertama di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jabar di Bandung sekitar pukul 02.00 WIB.

Iring-iringan massa itu mengalunkan ayat-ayat suci Al Quran, Takbir dan Tahmid diselingi dengan orasi dari koordinator massa yang intinya mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk membebaskan Masjid Al Aqsha dari penguasaan kaum Yahudi.

Ikut pula pada gerak jalan itu Pimpinan Ponpes Al-Fatah, Imamul Muslimin KH Muhyiddin Hamidy yang juga melepas keberangkatan peserta gerak jalan itu di Tanjungsari Sumedang.

Massa yang bergerak di kegelapan malam itu membawa senter dan lilin, dan sesekali melambaikan tangan kepada para pengendara yang berpapasan di jalan.

Rombongan pejalan kaki berada di barisan paling depan, diikuti oleh ratusan pengendara sepeda motor yang dilengkapi dengan bendera hitam. Peserta gerak jalan tertua berusia 76 tahun dan yang termuda 15 tahun

Beberapa peserta yang tidak kuat lagi untuk berjalan kaki langsung disisir dan dinaikkan ke atas mobil atau dibonceng dengan sepeda motor. Setiba di Pusdai, Minggu sekitar pukul 02.00 WIB, massa langsung beristirahat dan menunggu Shalat Subuh.

Kemudian mereka bergerak kembali ke Masjid Raya Bandung, sekaligus menggelar pengajian di masjid yang berlokasi di Alun-alun Kota Bandung itu.

Beberapa peserta Gerak Jalan Cinta Masjid Al Aqsha tampak tertatih-tatih akibat letih dan kakinya bengkak, namun mereka tetap menunjukkan semangat dan kecintaannya terhadap Masjid Al-Aqsha.

“Saya lakukan perjalanan ini tidak lain karena kecintaan saya pada Allah dan Al Aqsha. Kami tidak dibayar karena bayarannya dari Allah,” kata Muhamad Agus Solihin, asal Tanjung Priok Jakarta.

Setibanya di Masjid Raya Bandung, peserta gerak jalan juga disambut oleh Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Syeikh Taher Hammed, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bandung Tjetje Subrata serta Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga, Iman Gunawan.

Wakil Duta Besar Palestina, Syeikh Taher Hammed sangat menghargai dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian ummat Islam di Indonesia terhadap Masjid Al-Aqsha dan Palestina. “Rakyat Palestina tidak mungkin melupakan solidaritas dan kepedulian dari Rakyat Indonesia,” katanya.

Sementara itu Imamul Muslimin, KH Muhyiddin Hammidy mengatakan, kegiatan gerak jalan itu merupakan yang kedua kalinya digelar oleh Jamaah Muslimin.

Beberapa waktu lalu gerak Jalan serupa juga digelar dengan rute Cileungsi Bogor – Kedubes Palestina di Jakarta sejauh 41 kilometer.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa dan semangat jihad dalam upaya mengembalikan Masjid Al Aqsha dari penguasaan zionis Israel,” tuturnya.

Ia menambahkan, Masjid Al Aqsha adalah masjid yang termaktub dalam Al-Quran dan menjadi tempat persinggahan Rasulullah Nabi Muhammad SAW ketika ia melakuan Isra Mi?raj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yag diberkahi Allah.

“Nabi Muhammad bahkan menganjurkan umatnya, Umat Islam untuk melakukan perjalanan ke Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha, menurut salah sebuah hadits beliau,” demikian KH HM Hamidy. (Ant/OL-03)

sumber : media-indonesia.com

3 Balasan ke Ribuan Jamaah Muslimin Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha

  1. ibnu mengatakan:

    nabi tidak menganjurkan pergi kesana, bagaimana mencipatakan hati orang islam perhatian pada palestin yang saat ini tercabik2 oleh yahudi

  2. Muqarrabin al Yamin mengatakan:

    Ad Daulatul Islamiyah Melayu
    Khilafah Islam Akhir Zaman

    Kami mengundang Kaum Mukminin-Mukminat
    Dari seluruh Dunia untuk bergabung bersama kami
    Menjadi Tentara Islam The Man from The East of Imam Mahdi
    as A New World Religion Bangsa Islam Akhir Zaman.

    Kami mengundang Anda Menjadi Bagian Bangsa Islam berdasar Aqidah Islam
    Bukan Menjadi bagian dari Bangsa-bangsa berdasarkan Daerah

    Kunjungi Undangan kami Kehadiran anda kami tunggu di
    di http://dimelayu.co.nu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: