MARI SELAMATKAN AL-AQSHA

Juli 15, 2008

Konferensi Internasional Al-Aqsha Haqquna:

AKSI NYATA MENGEMBALIKAN MASJID AL-AQSHA KE PANGKUAN UMAT ISLAM

Waktu :
Day / Date : Thusday, 20 Sya’ban 1429 H. / August 21st 2008 M.
Local time  : 09.00 – 17.00 WIB.
Tempat : (Alternative) :
Audhitorium Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta
on Medan Merdeka Barat Street, No. 4-5 Jakarta, Indonesian.

PANITIA PELAKSANA :

JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH)

Sekretariat Pusat :

Pesantren Al-Fatah

Jl. Pesantren 1 Rt 02/05 Pasirangin, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat 16820

Telp. : 021-8249833, 081310460021

e-mail : ajlamaahhizbullah@yahoo.co.id

Maksud dan Tujuan:

  • Menyamakan persepsi umat Islam Internasional tentang pentingnya mewujudkan solidaritas bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel
  • Membangun jaringan (networking) umat Islam Internasional untuk mewujudkan solidaritas bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel
  • Menggalang aksi nyata umat Islam Internasional bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel.

Bentuk Kegiatan:

  • Konferensi Internasional sehari bersifat terbuka dan terbatas
  • Pameran Foto Perjuangan Al-Aqsha dan Dunia Islam
  • Menggalang dana bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha
  • Penandatanganan komitmen bersama pimpinan umat Islam Internasional bagi Pembebasan Masjid Al-Aqsha

Info lebih jelas akan saya paparkan di sini jika sudah ada data yang lengkap. atau hubungi saja telp diatas

Undangan belum saya Edit, nanti anda bisa download di sini.


Jamaah Muslimin Gelar Pameran Foto Kejayaan Islam

Juli 15, 2008

Wonogiri – Jemaah Muslimin (Hizbullah) Wonogiri menggelar pameran foto yang bertema ‘Sejarah Kejayan Islam di Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta’, di halamana Masjid Agung Al Taqwa Wonogiri, 11-13 Juli 2008.

Ketua Panitia Penyelenggara, Tribolo Waluyo, di Wonogiri, Jumat (11/7), mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pekan Solidaritas Cinta Al Aqsha, yang digelar secara bergiliran di sejumlah daerah.

Tribolo Waluyo menuturkan, dalam pameran foto tersebut ditampilkan sekitar 218 foto dari total sekitar 3.000 foto tentang kemajuan Islam yang dimiliki Jemaah Muslimin.

Dari foto-foto yang dipamerkan kali ini, kata dia, beberapa yang cukup istimewa ialah sejumlah foto Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Foto mengenai Jenderal Sudirman yang ditampilkan ini, lanjut dia, cukup beragam, mulai dari tempat tinggal Panglima Besar TNI itu , memimpin pasukan meski dalam kondisi sakit, saat memimpin pasukan dalam salat berjemaah hingga akhir hayatnya.

“Foto-foto ini merupakan koleksi pribadi beliau yang jarang dipublikasikan. Total ada sekitar 150 frame foto tentang Jenderal Sudirman yang kami miliki,” katanya.

Selain tokoh pejuang, kata dia, dalam pameran ini juga ditampilkan foto Wali Songo. Pun ditampilkan pula sejumlah koleksi foto tentang Masjid Al Aqsha di Palestina, mulai dari kondisi aslinya dahulu hingga sekarang.

Pameran ini dibuka secara resmi oleh Bupati Wonogiri, Begug Purnomosidi, yang diwakili Sekretaris Daerah Wonogiri, Suprapto.

Rangkaian kegiatan Pekan Solidaritas Cinta Al Aqsha ini akan digelar hingga 13 Juli 2008, dan pada hari Minggu itu akan digelar tabligh akbar dengan tema ‘Mewujudkan Kesatuan Umat Islam dan Upaya Pembebasan Masjid Al Aqsha’.

Pada Sabtu (12/7) malam akan digelar long march sejauh 17 km oleh para Jemaah Muslimin, dari kawasan Ngadirojo menuju Masjid Agung Al Taqwa Wonogiri. (Sumber : antara & republika online)


Bupati Wonogiri : Islam Mengedepankan Nilai Luhur Peradaban

Juli 15, 2008

Wonogiri - Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi mengungkapkan, tidak dapat dipungkiri Islam adalah agama yang mengedepankan peradaban luhur umat yang membawa rahmat bagi semesta alam.

Bupati Begug menyampaikan hal itu saat meresmikan pembukaan Pameran Foto Akbar Wonogiri Islamic Expo 2008 di kompleks Masjid Agung Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, Jumat (11/7).

Dalam sambutan dibacakan Sekda Suprapto, Bupati menyatakan keluhuran peradaban Islam tampak pada ajarannya yang teduh, membawa salam kedamaian, mengibarkan panji-panji keadilan, serta mengajarkan hidup berdampingan secara damai dengan peradaban lain.

“Peradaban luhur Islam seperti itu harus dibangun kembali, sehingga Islam memberikan solusi dan jawaban berbagai persoalan di dunia ini,” tandas Bupati.

Foto Eksklusif

Pimpinan Jamaah Muslimin (Hizbullah) Wonogiri, Makmun Syamsuddin selaku Panitia Expo menyebutkan, panitia memajang lebih dari 200 foto eksklusif peradaban Islam, yang belum pernah dipublikasikan. Di antaranya foto Jenderal Soedirman saat salat berajamaah bersama Bung Karno, Bung Hatta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, dan para pejuang gerilya lainnya.

Pada bagian lain dipamerkan foto Wali Songo, Sultan Turki Utsmani, Laksamana Muhammad Cheng Ho, situs-situs sejarah di Jogjakarta dan Jawa Tengah, Masjid Demak, perkembangan Islam di Amerika, Jepang, Cina, dan para ulama penemu iptek modern.

Foto-foto sejenis telah dipamerkan sebelumnya secara road show di berbagai provinsi, mulai dari Nagroe Aceh Darussalam, Medan, Jambi, Bandar Lampung, Banten, Jakarta, Bogor, Semarang, Surabaya, hingga Pontianak dan Singkawang Kalbar.

“Foto-foto Masjid Al-Aqsha dan perjuangan Palestina juga ditampilkan untuk menumbuhkan solidaritas sesama muslim di seluruh dunia,” ujar Makmun.

Deklarasi Wonogiri

Pada rangkaian Expo, Panitia membentangkan spanduk putih sepanjang puluhan meter bertuliskan “Deklarasi Wonogiri bagi Pembebasan Al-Aqsha”. Deklarasi dibubuhi tanda tangan pengunjung berisi pernyataan tekad kesediaan membebaskan Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Zionis Israel.

Spanduk Deklarasi digelar selama pameran berlangsung tanggal 10-13 Juli, dilanjutkan road show ke berbagai kota di tanah air. Puncak deklarasi direncanakan diselenggarakan pada forum Konferensi Internasional Pembebasan Al-Aqsha di Jakarta tanggal 21 Agustus 2008. (Sumber : Afta Reporter Khilafah News)