<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pasangan Suami Isteri Galang Aksi Solidaritas Skotlandia untuk Ghaza</title>
	<atom:link href="http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/2008/07/11/pasangan-suami-isteri-galang-aksi-solidaritas-skotlandia-untuk-ghaza/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/2008/07/11/pasangan-suami-isteri-galang-aksi-solidaritas-skotlandia-untuk-ghaza/</link>
	<description>Kita Kembalikan Masjid Al-Aqsha ke Pangkuan Umat Islam</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 09:17:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: sato</title>
		<link>http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/2008/07/11/pasangan-suami-isteri-galang-aksi-solidaritas-skotlandia-untuk-ghaza/#comment-69</link>
		<dc:creator>sato</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 13:37:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/?p=49#comment-69</guid>
		<description>amis, Oktober 30, 2008
HADIRILAH…! SEMINAR AL AQSA HAQQUNA !!!

HADIRILAH…! SEMINAR DAN TABLIGH AKBAR AL AQSA HAQQUNA !!!

“Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsa ke Pangkuan Muslimin”

Menghadirkan Pembicara :

Dr. Adhyaksa Daullt, SH, M. Sc (Menegpora RI)

H. Ahmad Heryawan, Lc. (Gubernur Jawa Barat)

Fariz N. Mehdawi (Duta Besar Palestina)

Syeikh Dr. Mahmoud Al-Khatib (Ketua Divisi Luar Negeri Al-Quds Intitution Yaman)

Dr. Abdul Ghani Shamsuddin (Presiden Sekretariat Ulama Asia Tenggara)

Drs. K.H. A. Hafidz Utsman (Ketua MUI Jawa Barat)

Abdurrahman Sony Sugema, MBA (Ketua Sidang Konferensi Internasional )

Herry Nurdi (Pemred Sabili)

Prof. Dr. dr. Saleh Alkatiri, MD, M.Sc (Dewan imamah Jama’ah Muslimin (Hizbullah))

Dr. K.H. Miftah Faridl (Ketua MUI Kota Bandung)

Drs. Fahmi Lukman, M. Hum (PP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI))

K.H. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid)

Drs. K.H. Yakhsyallah Mansur, MA (Mudir ‘Am Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor)

Ustadz Ferry Nur, S.Si (Sekjen KISPA)

Hedi Muhammad, S.H (Sekjen Forum Ulama dan Umat Islam)

Drs. Taufiqurrahman (Pengasuh OBSESI Pagi Radio Dahlia FM)

Ustadz Lesmana Ibrahim

Drs. K.H. Bukhari Muslim (Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Kota Bandung)

Ketua PW Muhammadiyah

Pimpinan Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung

H. Muhyiddin Hamidy (Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah))

Seminar Al-Aqsa Haqquna

Sabtu, 3 Dzulqa’dah 1429H/1 November 2008M. Pukul 08.30-15.30 WIB

Gd. Wahana Bakti POS Ruang Mas Suharto Lt. 8

Jl. Banda No. 30 Bandung

Tabligh Akbar Al-Aqsa Haqquna

Ahad, 4 Dzulqa’dah 1429H/2 November 2008M pukul 08.00-11.30 WIB

Masjid Raya Bandung

Alun-Alun

Penyelenggara : Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

Maktab ‘Am Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

Wilayah Jawa Barat

Jl. Diponegoro No. 48 Bandung, Indonesia

(022) 72797769; 081320052222</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>amis, Oktober 30, 2008<br />
HADIRILAH…! SEMINAR AL AQSA HAQQUNA !!!</p>
<p>HADIRILAH…! SEMINAR DAN TABLIGH AKBAR AL AQSA HAQQUNA !!!</p>
<p>“Aksi Nyata Mengembalikan Masjid Al-Aqsa ke Pangkuan Muslimin”</p>
<p>Menghadirkan Pembicara :</p>
<p>Dr. Adhyaksa Daullt, SH, M. Sc (Menegpora RI)</p>
<p>H. Ahmad Heryawan, Lc. (Gubernur Jawa Barat)</p>
<p>Fariz N. Mehdawi (Duta Besar Palestina)</p>
<p>Syeikh Dr. Mahmoud Al-Khatib (Ketua Divisi Luar Negeri Al-Quds Intitution Yaman)</p>
<p>Dr. Abdul Ghani Shamsuddin (Presiden Sekretariat Ulama Asia Tenggara)</p>
<p>Drs. K.H. A. Hafidz Utsman (Ketua MUI Jawa Barat)</p>
<p>Abdurrahman Sony Sugema, MBA (Ketua Sidang Konferensi Internasional )</p>
<p>Herry Nurdi (Pemred Sabili)</p>
<p>Prof. Dr. dr. Saleh Alkatiri, MD, M.Sc (Dewan imamah Jama’ah Muslimin (Hizbullah))</p>
<p>Dr. K.H. Miftah Faridl (Ketua MUI Kota Bandung)</p>
<p>Drs. Fahmi Lukman, M. Hum (PP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI))</p>
<p>K.H. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid)</p>
<p>Drs. K.H. Yakhsyallah Mansur, MA (Mudir ‘Am Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor)</p>
<p>Ustadz Ferry Nur, S.Si (Sekjen KISPA)</p>
<p>Hedi Muhammad, S.H (Sekjen Forum Ulama dan Umat Islam)</p>
<p>Drs. Taufiqurrahman (Pengasuh OBSESI Pagi Radio Dahlia FM)</p>
<p>Ustadz Lesmana Ibrahim</p>
<p>Drs. K.H. Bukhari Muslim (Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Kota Bandung)</p>
<p>Ketua PW Muhammadiyah</p>
<p>Pimpinan Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung</p>
<p>H. Muhyiddin Hamidy (Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah))</p>
<p>Seminar Al-Aqsa Haqquna</p>
<p>Sabtu, 3 Dzulqa’dah 1429H/1 November 2008M. Pukul 08.30-15.30 WIB</p>
<p>Gd. Wahana Bakti POS Ruang Mas Suharto Lt. 8</p>
<p>Jl. Banda No. 30 Bandung</p>
<p>Tabligh Akbar Al-Aqsa Haqquna</p>
<p>Ahad, 4 Dzulqa’dah 1429H/2 November 2008M pukul 08.00-11.30 WIB</p>
<p>Masjid Raya Bandung</p>
<p>Alun-Alun</p>
<p>Penyelenggara : Jama’ah Muslimin (Hizbullah)</p>
<p>Maktab ‘Am Jama’ah Muslimin (Hizbullah)</p>
<p>Wilayah Jawa Barat</p>
<p>Jl. Diponegoro No. 48 Bandung, Indonesia</p>
<p>(022) 72797769; 081320052222</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dukha</title>
		<link>http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/2008/07/11/pasangan-suami-isteri-galang-aksi-solidaritas-skotlandia-untuk-ghaza/#comment-61</link>
		<dc:creator>dukha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 13:21:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/?p=49#comment-61</guid>
		<description>Palestina Punya Ide Miliki KTP Israel


KOmpas Rabu, 13 Agustus 2008 &#124; 07:24 WIB

CAIRO, RABU - Ketua tim perunding Palestina, Ahmed Qorei, mengatakan, Palestina kemungkinan bisa menuntut solusi satu negara untuk dua bangsa jika Israel terus menolak mundur dari perbatasan tahun 1967.

”Pemimpin Palestina kini bekerja untuk berdirinya negara Palestina di atas tanah tahun 1967. Namun, jika Israel menolak mundur dari perbatasan tahun 1967, tertutup kemungkinan Palestina akhirnya terpaksa meminta kartu penduduk Israel dan menuntut solusi satu negara untuk dua bangsa,” lanjut Qorei.

Qorei mengungkapkan ide tersebut dalam pertemuan tertutup dengan para anggota dan simpatisan faksi Fatah hari Minggu (10/8) di Ramallah, Tepi Barat.

Qorei mengakui, perundingan damai dengan Israel buntu. Perundingan damai Israel-Palestina yang digelar sejak konferensi di Annapolis pada akhir tahun lalu tidak mengalami kemajuan, terutama tentang isu kota Jerusalem dan nasib pengungsi Palestina.

Pupus

Qorei menambahkan, peluang mewujudkan inisiatif damai Presiden AS George W Bush tentang solusi dua negara pada akhir tahun ini sudah pupus. Bulan lalu Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengumumkan berniat mundur lantaran terbelit kasus korupsi.

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Kamis pekan lalu, menyatakan tidak yakin kesepakatan damai Israel-Palestina bisa dicapai akhir tahun ini.

Belum ada reaksi resmi dari Israel tentang ide Qorei. Namun, selama ini Israel selalu menolak inisiatif solusi satu negara untuk dua bangsa. Menurut pandangan Israel, menampung jutaan warga Palestina akan mengancam Israel yang berpenduduk mayoritas Yahudi.

Seperti dimaklumi, pertumbuhan penduduk Arab jauh lebih tinggi daripada penduduk Yahudi di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Israel. Diramalkan, penduduk Arab akan menjadi mayoritas dalam 20 tahun mendatang di tiga wilayah itu.

Mantan Ketua Knesset (parlemen Israel) Abraham Burg dalam sebuah acara ceramah di kota Baqa, wilayah Israel pertengahan, Juni lalu, juga mengatakan, solusi dua negara untuk Israel dan Palestina sangat sulit menjadi kenyataan. Wilayah sempit itu tidak mampu menampung dua negara. Menurut dia, solusi ideal bagi Israel dan Palestina adalah membentuk satu negara federal untuk dua bangsa.(MTH)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Palestina Punya Ide Miliki KTP Israel</p>
<p>KOmpas Rabu, 13 Agustus 2008 | 07:24 WIB</p>
<p>CAIRO, RABU &#8211; Ketua tim perunding Palestina, Ahmed Qorei, mengatakan, Palestina kemungkinan bisa menuntut solusi satu negara untuk dua bangsa jika Israel terus menolak mundur dari perbatasan tahun 1967.</p>
<p>”Pemimpin Palestina kini bekerja untuk berdirinya negara Palestina di atas tanah tahun 1967. Namun, jika Israel menolak mundur dari perbatasan tahun 1967, tertutup kemungkinan Palestina akhirnya terpaksa meminta kartu penduduk Israel dan menuntut solusi satu negara untuk dua bangsa,” lanjut Qorei.</p>
<p>Qorei mengungkapkan ide tersebut dalam pertemuan tertutup dengan para anggota dan simpatisan faksi Fatah hari Minggu (10/8) di Ramallah, Tepi Barat.</p>
<p>Qorei mengakui, perundingan damai dengan Israel buntu. Perundingan damai Israel-Palestina yang digelar sejak konferensi di Annapolis pada akhir tahun lalu tidak mengalami kemajuan, terutama tentang isu kota Jerusalem dan nasib pengungsi Palestina.</p>
<p>Pupus</p>
<p>Qorei menambahkan, peluang mewujudkan inisiatif damai Presiden AS George W Bush tentang solusi dua negara pada akhir tahun ini sudah pupus. Bulan lalu Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengumumkan berniat mundur lantaran terbelit kasus korupsi.</p>
<p>Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Kamis pekan lalu, menyatakan tidak yakin kesepakatan damai Israel-Palestina bisa dicapai akhir tahun ini.</p>
<p>Belum ada reaksi resmi dari Israel tentang ide Qorei. Namun, selama ini Israel selalu menolak inisiatif solusi satu negara untuk dua bangsa. Menurut pandangan Israel, menampung jutaan warga Palestina akan mengancam Israel yang berpenduduk mayoritas Yahudi.</p>
<p>Seperti dimaklumi, pertumbuhan penduduk Arab jauh lebih tinggi daripada penduduk Yahudi di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Israel. Diramalkan, penduduk Arab akan menjadi mayoritas dalam 20 tahun mendatang di tiga wilayah itu.</p>
<p>Mantan Ketua Knesset (parlemen Israel) Abraham Burg dalam sebuah acara ceramah di kota Baqa, wilayah Israel pertengahan, Juni lalu, juga mengatakan, solusi dua negara untuk Israel dan Palestina sangat sulit menjadi kenyataan. Wilayah sempit itu tidak mampu menampung dua negara. Menurut dia, solusi ideal bagi Israel dan Palestina adalah membentuk satu negara federal untuk dua bangsa.(MTH)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dukha</title>
		<link>http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/2008/07/11/pasangan-suami-isteri-galang-aksi-solidaritas-skotlandia-untuk-ghaza/#comment-60</link>
		<dc:creator>dukha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 13:17:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://selamatkanalaqsha.wordpress.com/?p=49#comment-60</guid>
		<description>Jamaah Muslimin Indonesia Berjuang untuk Mesjid Al Aqsa

KOmpas Kamis, 21 Agustus 2008 &#124; 14:49 WIB

JAKARTA, KAMIS-Umat Islam yang tergabung dalam Jamaah Muslimin Indonesia (Hizbullah) akan berjuang membebaskan Mesjid Al Aqsa di Yerusalem dari tangan Israel.

Untuk mewujudkan tujua tersebut, mereka akan melakukan pendekatan dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan pihak-pihak terkait. Salah satunya adalah bekerja sama dengan stasiun televisi Al-Jazeera menggelar Konferensi Internasional Al Aqsa di Jakarta, Kamis (21/8).

Konferensi ini dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, Dubes Palestina untuk Indonesia Mohammad Syarif Medawi, serta Abdul Gani Syamsuddin dari Partai Islam se-Malaysia (PAS).

&quot;Sesuai dengan resolusi nomor 726 DK PBB, tertanggal 6 Januari 1992, yang menyatakan, DK PBB mengecam keras Israel karena Israel melanggar Konvensi Jenewa, oleh karenanya kami meminta tanah-tanah Palestina yang diduduki Israel harus dikembali kepada wilayah Palestina termasuk Yerusalem dan Mesjid Al Aqsa,&quot; ujar Imam Jamaah Muslimin Indonesia (Hizbullah) Muhyiddin Hamidi.(C11-08)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jamaah Muslimin Indonesia Berjuang untuk Mesjid Al Aqsa</p>
<p>KOmpas Kamis, 21 Agustus 2008 | 14:49 WIB</p>
<p>JAKARTA, KAMIS-Umat Islam yang tergabung dalam Jamaah Muslimin Indonesia (Hizbullah) akan berjuang membebaskan Mesjid Al Aqsa di Yerusalem dari tangan Israel.</p>
<p>Untuk mewujudkan tujua tersebut, mereka akan melakukan pendekatan dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan pihak-pihak terkait. Salah satunya adalah bekerja sama dengan stasiun televisi Al-Jazeera menggelar Konferensi Internasional Al Aqsa di Jakarta, Kamis (21/8).</p>
<p>Konferensi ini dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, Dubes Palestina untuk Indonesia Mohammad Syarif Medawi, serta Abdul Gani Syamsuddin dari Partai Islam se-Malaysia (PAS).</p>
<p>&#8220;Sesuai dengan resolusi nomor 726 DK PBB, tertanggal 6 Januari 1992, yang menyatakan, DK PBB mengecam keras Israel karena Israel melanggar Konvensi Jenewa, oleh karenanya kami meminta tanah-tanah Palestina yang diduduki Israel harus dikembali kepada wilayah Palestina termasuk Yerusalem dan Mesjid Al Aqsa,&#8221; ujar Imam Jamaah Muslimin Indonesia (Hizbullah) Muhyiddin Hamidi.(C11-08)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
